QS. Az Zumar (Rombongan-rombongan) – surah 39 ayat 39 [QS. 39:39]

قُلۡ یٰقَوۡمِ اعۡمَلُوۡا عَلٰی مَکَانَتِکُمۡ اِنِّیۡ عَامِلٌ ۚ فَسَوۡفَ تَعۡلَمُوۡنَ
Qul yaa qaumii’maluu ‘ala makaanatikum innii ‘aamilun fasaufa ta’lamuun(a);

Katakanlah:
“Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku akan bekerja (pula), maka kelak kamu akan mengetahui,
―QS. 39:39
Topik ▪ Keluasan ilmu Allah
39:39, 39 39, 39-39, Az Zumar 39, AzZumar 39, Az-Zumar 39

Tafsir surah Az Zumar (39) ayat 39

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Az Zumar (39) : 39. Oleh Kementrian Agama RI

Setelah Rasulullah ﷺ mengemukakan argumen yang tidak dapat dibantah lagi oleh kaum musyrikin, Allah memerintahkan beliau supaya menyampaikan ancaman dengan berkata, “Hai kaumku, berbuatlah sesuai dengan anggapanmu, bahwa kamu mempunyai kekuatan dan keterampilan, dan peraslah keringatmu dalam membuat makar dan tipu dayamu, karena aku pun berbuat pula dalam mengokohkan dan menyiarkan agamaku, nanti kamu akan mengetahui, siapakah di antara kita yang lebih baik kesudahannya.”

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Katakan kepada mereka, sebagai ancaman, “Wahai kaumku, tetaplah pada sikap ingkar dan mendustakan kalian itu.
Aku pun akan tetap melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Tuhanku.
Kalian, kelak, akan mengetahui siapa di antara kita yang akan mendapatkan azab yang sangat menghinakan dan abadi yang tak ada akhirnya.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Katakanlah, “Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaan kalian) kondisi kalian (sesungguhnya aku akan bekerja pula) sesuai dengan keadaanku (maka kelak kalian akan mengetahui)

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Katakanlah wahai Rasul kepada kaummu yang menentang : Beramallah sesuai dengan keadaan kalian yang kalian ridhai untuk diri kalian, di mana kalian menyembah sesuatu yang tidak berhak disembah dan tidak memiliki dari urusan hidup sedikit pun. Sementara aku juga menjalankan apa yang diperintahkan kepadaku, yaitu menghadapkan wajahku hanya kepada Allah semata dalam perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatanku. Kalian akan mengetahui,

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Katakanlah, “Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu.” (Q.S. Az-Zumar [39]: 39)

Yakni sesuai dengan caramu; kalimat ini mengandung ancaman dan peringatan.

sesungguhnya aku akan bekerja (pula).
(Q.S. Az-Zumar [39]: 39)

Yaitu sesuai dengan cara dan metodaku sendiri.

Maka kelak kamu akan mengetahui.
(Q.S. Az-Zumar [39]: 39)

akibat dari perbuatan tersebut.


Kata Pilihan Dalam Surah Az Zumar (39) Ayat 39

AAMIL
عَٰمِل

Lafaz ini adalah ism fa’il dari kata kerja ‘amila, jamaknya ‘ummal, ‘amalah dan ‘amilun, mengandung makna orang yang bekerja dalam satu pekerjaan atau kilang, orang yang menguruskan harta seseorang, pekerjaannya dan pemilikannya. Ia juga bermakna orang yang mengambil zakat dari pembayar zakat.

Lafaz ini disebut sebanyak empat kali di dalam Al Qur’an, yaitu dalam surah:
-Ali Imran (3), ayat 195;
-Al An’aam (6), ayat 135;
-Hud (11), ayat 93;
-Az Zumar (39), ayat 39.

Pada surah Ali Imran terdapat sebab turunnya yang diriwayatkan dari Amru bin Dinar, katanya, ‘Aku mendengar dari seorang anak Umm Salamah isteri nabi berkata,
“Umm Salamah berkata,
“wahai Rasulullah! Aku tidak mendengar Allah menyebut para wanita sedikitpun di dalam masalah hijrah?” Maka Allah menurunkan ayat yang berrnaksud, “Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonan mereka. Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang yang beramal di antara kamu, baik lelaki maupun perempuan,” Kalimat orang yang beramal pada ayat ini adalah makna dari lafaz ‘aamil.

Dalam surah lain, kata ‘amil di dahulukan dengan lafaz “inni” (sesungguhnya aku) dan kata ganti nama pada lafaz ini disandarkan kepada Nabi Muhammad.

Sa’id Hawwa berkata,
“Dalam ayat ini terdapat perintah Allah kepada rasul Nya untuk menyatakan kepada orang kafir dan lafaz “inni ‘aamil” bermakna sesungguhnya aku tetap di dalam agama Islam.” Maksudnya, “Katakanlah wahai Muhammad! Wahai orang kafir! Tetaplah kamu di dalam kekufuran kamu, memusuhiku dan buatlah apa yang kamu hendak lakukan, sesungguhnya aku tetap akan mengerjakan apa yang diperintahkan oleh Tuhanku yang ditetapkan dalam agamaku.”

Ibn Katsir mentafsirkan lafaz “inni ‘amil” dengan “aku akan tetap terus’ Beliau berkata,
”Ayat ini adalah ancaman yang dahsyat dan pasti. Maksudnya, teruskanlah kamu di atas jalan dan arah kamu, jika sekiranya kamu berasa di atas petunjuk, sedangkan aku akan tetap terns di jalan Ku dan cara Ku”
Kesimpulannya, lafaz ‘aamil dalam surah Ali Imran bermakna orang yang beramal shaleh, sedangkan dalam surah yang lain bermakna Nabi Muhammad yang berarti “Aku tetap di atas agama yang diperintahkan oleh Tuhanku”

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:379-380

Informasi Surah Az Zumar (الزمر)
Surat Az Zumar terdiri atas 75 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Saba’.

Dinamakan “Az Zumar” (Rombongan-rombongan) karena perkataan “Az Zumar” yang ter­ dapat pada ayat 71 dan 73 ini.

Dalam ayat-ayat tersebut diterangkan keadaan manusia di hari kiamat setelah mereka di­ hisab, di waktu itu mereka terbagi atas dua rombongan satu rombongan dibawa ke neraka dan satu rombongan lagi dibawa ke surga.
Masing-masing rombongan memperoleh balasan dari apa yang mereka kerjakan di dunia dahulu.

Surat ini dinamakan juga “Al Ghuraf” (kamar-kamar) berhubung perkataan “ghuraf” yang terdapat pada ayat 20, di mana diterangkan keadaan kamar-kamar dalam surga yang diperoleh orang-orang yang bertakwa.

Keimanan:

Dalil-dalil ke-Esaan dan kekuasaan Allah
malaikat-malaikat berkumpul di sekeli­ ling ‘Arsy bertasbih kepada Tuhannya
pada hari kiamat tiap-tiap orang mempu­nyai catatan amalan masing-masing.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Perintah memumikan keta’atan kepada Allah
larangan berputus asa terhadap rahmat Allah.

Lain-lain:

Tabiat orang-orang musyrik dalam keadaan senang dan susah
perumpamaan dalam al Qur’an dan faedahnya
kedahsyatan hari kiamat
air muka orang musyrik dan air muka orang mu ‘min pada hari kiamat
janji Allah mengampuni orang-orang yang bersalah bila mereka bertaubat.

Ayat-ayat dalam Surah Az Zumar (75 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Az-Zumar (39) ayat 39 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Az-Zumar (39) ayat 39 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Az-Zumar (39) ayat 39 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Az-Zumar - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 75 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 39:39
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Az Zumar.

Surah Az-Zumar (Arab: الزمر , "Rombongan-Rombongan") adalah surah ke-39 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 75 ayat.
Dinamakan Az-Zumar yang berarti Rombongan-Rombongan karena kata Az-Zumar yang terdapat pada ayat 71 dan 73 pada surah ini.
Dalam ayat-ayat tersebut diterangkan keadaan manusia di hari kiamat setelah mereka dihisab, di waktu itu mereka terbagi atas dua rombongan; satu rombongan dibawa ke neraka dan satu rombongan lagi dibawa ke surga.
Masing- masing rombongan memperoleh balasan dari apa yang mereka kerjakan di dunia dahulu.
Surah ini dinamakan juga Al-Ghuraf yang berarti Kamar-Kamar karena kata Ghuraf yang terdapat pada ayat 20, di mana diterangkan keadaan kamar-kamar dalam surga yang diperoleh orang-orang yang bertakwa.

Nomor Surah 39
Nama Surah Az Zumar
Arab الزمر
Arti Rombongan-rombongan
Nama lain al-Guraf (Kamar-Kamar), Ghuraf, Surah Al-‘Arab
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 59
Juz Juz 23 & 24
Jumlah ruku' 8 ruku'
Jumlah ayat 75
Jumlah kata 1180
Jumlah huruf 4871
Surah sebelumnya Surah Sad
Surah selanjutnya Surah Al-Mu’min
4.8
Ratingmu: 4.2 (16 orang)
Sending







Pembahasan ▪ surat az zumar/39:53 ▪ az zumar 39 ▪ Tafsir surat 39 ▪ q s az-zumar:39

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim