QS. Az Zumar (Rombongan-rombongan) – surah 39 ayat 33 [QS. 39:33]

وَ الَّذِیۡ جَآءَ بِالصِّدۡقِ وَ صَدَّقَ بِہٖۤ اُولٰٓئِکَ ہُمُ الۡمُتَّقُوۡنَ
Waal-ladzii jaa-a bish-shidqi washaddaqa bihi uula-ika humul muttaquun(a);

Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa.
―QS. 39:33
Topik ▪ Keutamaan Al Qur’an ▪ Keutamaan kalam Allah ▪ Al Qur’an benar-benar dari Allah
39:33, 39 33, 39-33, Az Zumar 33, AzZumar 33, Az-Zumar 33

Tafsir surah Az Zumar (39) ayat 33

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Az Zumar (39) : 33. Oleh Kementrian Agama RI

Adapun orang yang membawa kebenaran yaitu Muhammad ﷺ dan orang-orang yang membenarkannya, yaitu para sahabat dan pengikutnya sampai hari Kiamat.
Mereka selalu bertakwa kepada Allah, tidak menyembah patung dan berhala, selalu menunaikan kewajiban syariat, dan melaksanakan amar ma’ruf nahi mungkar sambil mengharapkan pahala dan menghindari azab-Nya.
Mereka itulah yang dimaksudkan golongan orang-orang yang bertakwa.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Orang yang membawa kebenaran dan mempercayainya saat kebenaran itu datang, merekalah orang-orang yang bertakwa, dan bukan orang lain.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan orang yang membawa kebenaran) yaitu Nabi ﷺ (dan membenarkannya) orang-orang mukmin.

Lafal Al-Ladzii di sini bermakna Al-Ladziina, yakni jamak (mereka itulah orang-orang yang bertakwa) maksudnya, yang menghindarkan diri dari kemusyrikan.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Dan orang yang datang membawa kebenaran pada perkataaannya dan perbuatannya dari kalangan para nabi dan para pengikut mereka, dan sekaligus membenarkannya dengan beriman dan mengamalkannya, mereka adalah orang-orang yang menggabungkan antara sifat-sifat takwa. Berada di deretan depan dari mereka adalah Nabi dan Rasul penutup, Muhammad sallallahu alaihi wa sallam dan orang-orang yang beriman kepadanya, yang mengamalkan syariatnya dari kalangan para shahabat serta orang-orang yang datang sesudah mereka sampai Hari Kiamat.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan orang yang membawa kebenaran dan membenarkannya.
(Q.S. Az-Zumar [39]: 33)

Mujahid, Qatadah, Ar-Rabi’ ibnu Anas, dan Ibnu Zaid mengatakan bahwa orang yang membawa kebenaran itu adalah Rasulullah ﷺ

As-Saddi mengatakan bahwa dia adalah Jibril ‘alaihis salam Dan yang dimaksud dengan firman-Nya: dan membenarkannya.
(Q.S. Az-Zumar [39]: 33) Yaitu Nabi Muhammad ﷺ

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya.
(Q.S. Az-Zumar [39]: 33) Yang dimaksud dengan kebenaran ialah kalimah ‘tidak ada Tuhan yang wajib disembah melainkan Allah’ dan yang dimaksud dengan orang yang membenarkannya ialah Rasulullah ﷺ

Lain pula dengan Ar-Rabi’ ibnu Anas, dia membaca ayat ini dengan bentuk jamak, sehingga artinya menjadi seperti berikut: “Dan orang-orang yang membawa kebenaran dan yang membenarkannya,” bahwa yang dimaksud dengan mereka adalah para nabi, sedangkan yang dimaksud dengan orang-orang yang membenarkannya ialah para pengikut mereka.

Lais ibnu Abu Sulaim telah meriwayatkan dari Mujahid sehubungan dengan makna firman-Nya: Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya.
(Q.S. Az-Zumar [39]: 33) Bahwa orang-orang yang mengamalkan Al-Qur’an yaitu orang-orang mukmin.
Mereka datang pada hari kiamat dan mengatakan, “Inilah yang telah Engkau berikan kepada Kami, maka kami mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya sesuai dengan apa yang Engkau perintahkan kepada kami.”

Pendapat yang bersumber dari Mujahid ini mempunyai pengertian yang mencakup semua orang mukmin.
Karena sesungguhnya orang-orang mukminlah yang mengatakan kebenaran dan mengamalkannya.
Dan Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling berhak termasuk ke dalam makna ayat ini, menurut tafsir versi ini.
Karena sesungguhnya beliaulah yang membawa kebenaran, membenarkan rasul-rasul, serta beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya.
Juga orang-orang mukmin, semuanya beriman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya.

Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam mengatakan sehubungan dengan makna firman Allah subhanahu wa ta’ala: Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya.
(Q.S. Az-Zumar [39]: 33) ialah Rasulullah ﷺ dan kaum muslim.

mereka itulah orang-orang yang bertakwa.
(Q.S. Az-Zumar [39]: 33)

Ibnu Abbas r.a.
mengatakan bahwa mereka menghindari perbuatan syirik.


Informasi Surah Az Zumar (الزمر)
Surat Az Zumar terdiri atas 75 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Saba’.

Dinamakan “Az Zumar” (Rombongan-rombongan) karena perkataan “Az Zumar” yang ter­ dapat pada ayat 71 dan 73 ini.

Dalam ayat-ayat tersebut diterangkan keadaan manusia di hari kiamat setelah mereka di­ hisab, di waktu itu mereka terbagi atas dua rombongan satu rombongan dibawa ke neraka dan satu rombongan lagi dibawa ke surga.
Masing-masing rombongan memperoleh balasan dari apa yang mereka kerjakan di dunia dahulu.

Surat ini dinamakan juga “Al Ghuraf” (kamar-kamar) berhubung perkataan “ghuraf” yang terdapat pada ayat 20, di mana diterangkan keadaan kamar-kamar dalam surga yang diperoleh orang-orang yang bertakwa.

Keimanan:

Dalil-dalil ke-Esaan dan kekuasaan Allah
malaikat-malaikat berkumpul di sekeli­ ling ‘Arsy bertasbih kepada Tuhannya
pada hari kiamat tiap-tiap orang mempu­nyai catatan amalan masing-masing.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Perintah memumikan keta’atan kepada Allah
larangan berputus asa terhadap rahmat Allah.

Lain-lain:

Tabiat orang-orang musyrik dalam keadaan senang dan susah
perumpamaan dalam al Qur’an dan faedahnya
kedahsyatan hari kiamat
air muka orang musyrik dan air muka orang mu ‘min pada hari kiamat
janji Allah mengampuni orang-orang yang bersalah bila mereka bertaubat.

Ayat-ayat dalam Surah Az Zumar (75 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Az-Zumar (39) ayat 33 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Az-Zumar (39) ayat 33 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Az-Zumar (39) ayat 33 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Az-Zumar - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 75 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 39:33
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Az Zumar.

Surah Az-Zumar (Arab: الزمر , "Rombongan-Rombongan") adalah surah ke-39 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 75 ayat.
Dinamakan Az-Zumar yang berarti Rombongan-Rombongan karena kata Az-Zumar yang terdapat pada ayat 71 dan 73 pada surah ini.
Dalam ayat-ayat tersebut diterangkan keadaan manusia di hari kiamat setelah mereka dihisab, di waktu itu mereka terbagi atas dua rombongan; satu rombongan dibawa ke neraka dan satu rombongan lagi dibawa ke surga.
Masing- masing rombongan memperoleh balasan dari apa yang mereka kerjakan di dunia dahulu.
Surah ini dinamakan juga Al-Ghuraf yang berarti Kamar-Kamar karena kata Ghuraf yang terdapat pada ayat 20, di mana diterangkan keadaan kamar-kamar dalam surga yang diperoleh orang-orang yang bertakwa.

Nomor Surah 39
Nama Surah Az Zumar
Arab الزمر
Arti Rombongan-rombongan
Nama lain al-Guraf (Kamar-Kamar), Ghuraf, Surah Al-‘Arab
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 59
Juz Juz 23 & 24
Jumlah ruku' 8 ruku'
Jumlah ayat 75
Jumlah kata 1180
Jumlah huruf 4871
Surah sebelumnya Surah Sad
Surah selanjutnya Surah Al-Mu’min
4.8
Ratingmu: 4.4 (10 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta