QS. Az Zumar (Rombongan-rombongan) – surah 39 ayat 32 [QS. 39:32]

فَمَنۡ اَظۡلَمُ مِمَّنۡ کَذَبَ عَلَی اللّٰہِ وَ کَذَّبَ بِالصِّدۡقِ اِذۡ جَآءَہٗ ؕ اَلَیۡسَ فِیۡ جَہَنَّمَ مَثۡوًی لِّلۡکٰفِرِیۡنَ
Faman azhlamu mimman kadzaba ‘alallahi wakadz-dzaba bish-shidqi idz jaa-ahu alaisa fii jahannama matswal(n)-lilkaafiriin(a);

Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah dan mendustakan kebenaran ketika datang kepadanya?
Bukankah di neraka Jahannam tersedia tempat tinggal bagi orang-orang yang kafir?
―QS. 39:32
Topik ▪ Neraka ▪ Nama-nama neraka ▪ Tantangan Al Qur’an
39:32, 39 32, 39-32, Az Zumar 32, AzZumar 32, Az-Zumar 32

Tafsir surah Az Zumar (39) ayat 32

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Az Zumar (39) : 32. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan bahwa tidak ada orang yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah, dengan mengadakan sesembahan yang lain, atau mengatakan bahwa para malaikat adalah anak-anak perempuan Allah.
Mereka juga mendustakan kebenaran Al-Qur’an yang dibawa oleh Nabi Muhammad, yang mengajak kepada ketauhidan, melaksanakan amar ma’ruf nahi mungkar dan memberitahu akan datangnya hari kebangkitan dan pembalasan.
Mereka bersikap mendustakan justru ketika kebenaran datang kepada mereka, seolah-olah mereka menutup akal dan pancaindra untuk mengadakan penyelidikan atau membedakan mana yang hak dan yang batil seperti yang dilakukan oleh manusia yang sadar dan wajar.
Semua itu timbul karena sifat kesombongan dan keangkuhan.
Oleh karena itu, Allah menyampaikan ancaman yang keras dalam bentuk pertanyaan, “Bukankah di neraka Jahanam tersedia tempat tinggal bagi orang-orang yang kafir?”
Cara menyampaikan ancaman dengan bentuk pertanyaan itu sering dijumpai dalam Al-Qur’an, karena faedahnya besar sekali bagi mereka yang sedang mencari kebenaran.
Pertanyaan itu menimbulkan kejutan atau paling sedikit perhatian bagi mereka yang lengah dan lalai.
Sesuai dengan sunatullah, setelah menyampaikan ancaman terhadap orang-orang kafir, Allah lalu memberi kabar gembira dan pujian kepada Nabi Muhammad dan para sahabat serta pengikutnya yang selalu bertakwa kepada-Nya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Tak ada yang lebih zalim daripada orang yang menyandangkan sesuatu yang tidak pantas kepada Allah dan orang yang mengingkari kebenaran saat datang kepadanya melalui para rasul, tanpa memikirkan dan merenungkannya.
Bukankah dalam neraka jahanam terdapat tempat yang abadi bagi orang-orang kafir yang tertipu sehingga berani menentang Allah?

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Maka siapakah) artinya, tiada seorang pun (yang lebih aniaya daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah) dengan cara menisbatkan kepada-Nya mempunyai sekutu dan anak (dan mendustakan kebenaran) Alquran (ketika datang kepadanya.

Bukankah di neraka Jahanam tersedia tempat tinggal) yakni tempat menetap (bagi orang-orang yang kafir?) tentu saja disediakan.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Tidak ada seseorang yang lebih zhalim daripada orang yang mengadakan kedustaan atas nama Allah dengan menisbahkan sesuatu kepada-Nya yang tidak patut dengan-Nya, seperti sekutu dan anak. Atau dia berkata : Aku diberi wahyu. Padahal dia tidak diberi apapun. Dan tidak seorang pun yang lebih zhalim daripada seseorang yang mendustakan kebenaran yang turun kepada Muhammad sallallahu alaihi wa sallam. Bukankah api neraka adalah tempat kembali dan tempat tinggal orang-orang yang kafir kepada Allah, tidak membenarkan Muhammad sallallahu alaihi wa sallam dan tidak mengamalkan apa yang dia bawa? Benar.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman ditujukan kepada orang-orang musyrik yang telah mengada-adakan kedustaan terhadap Allah dan menjadikan tuhan-tuhan lain beserta-Nya; mereka juga mengatakan bahwa malaikat-malaikat itu adalah anak-anak perempuan Allah, dan mereka berkeyakinan bahwa Allah beranak, padahal Mahasuci Allah dari apa yang dikatakan oleh mereka dan Mahatinggi dengan ketinggian yang setinggi-tingginya.
Selain itu mereka mendustakan perkara yang hak ketika perkara yang hak itu datang kepada mereka melalui lisan rasul-rasul Allah, karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:

Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah dan mendustakan kebenaran ketika datang kepadanya?
(Q.S. Az-Zumar [39]: 32)

Yakni tiada seorang pun yang lebih zalim daripadanya, karena sesungguhnya hal ini berarti dia telah melakukan dua kebatilan secara bersamaan, yaitu membuat-buat kedustaan terhadap Allah dan mendustakan rasul-Nya.
Mereka mengatakan kebatilan dan menolak kebenaran, karena itulah maka Allah subhanahu wa ta’ala berfirman kepada mereka dengan nada mengancam:

Bukankah di neraka Jahanam tersedia tempat tinggal bagi orang-orang kafir?
(Q.S. Az-Zumar [39]: 32)

Mereka adalah orang-orang yang ingkar (kepada Allah) dan mendustakan (rasul-Nya)


Informasi Surah Az Zumar (الزمر)
Surat Az Zumar terdiri atas 75 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Saba’.

Dinamakan “Az Zumar” (Rombongan-rombongan) karena perkataan “Az Zumar” yang ter­ dapat pada ayat 71 dan 73 ini.

Dalam ayat-ayat tersebut diterangkan keadaan manusia di hari kiamat setelah mereka di­ hisab, di waktu itu mereka terbagi atas dua rombongan satu rombongan dibawa ke neraka dan satu rombongan lagi dibawa ke surga.
Masing-masing rombongan memperoleh balasan dari apa yang mereka kerjakan di dunia dahulu.

Surat ini dinamakan juga “Al Ghuraf” (kamar-kamar) berhubung perkataan “ghuraf” yang terdapat pada ayat 20, di mana diterangkan keadaan kamar-kamar dalam surga yang diperoleh orang-orang yang bertakwa.

Keimanan:

Dalil-dalil ke-Esaan dan kekuasaan Allah
malaikat-malaikat berkumpul di sekeli­ ling ‘Arsy bertasbih kepada Tuhannya
pada hari kiamat tiap-tiap orang mempu­nyai catatan amalan masing-masing.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Perintah memumikan keta’atan kepada Allah
larangan berputus asa terhadap rahmat Allah.

Lain-lain:

Tabiat orang-orang musyrik dalam keadaan senang dan susah
perumpamaan dalam al Qur’an dan faedahnya
kedahsyatan hari kiamat
air muka orang musyrik dan air muka orang mu ‘min pada hari kiamat
janji Allah mengampuni orang-orang yang bersalah bila mereka bertaubat.

Ayat-ayat dalam Surah Az Zumar (75 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Az-Zumar (39) ayat 32 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Az-Zumar (39) ayat 32 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Az-Zumar (39) ayat 32 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Az-Zumar - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 75 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 39:32
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Az Zumar.

Surah Az-Zumar (Arab: الزمر , "Rombongan-Rombongan") adalah surah ke-39 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 75 ayat.
Dinamakan Az-Zumar yang berarti Rombongan-Rombongan karena kata Az-Zumar yang terdapat pada ayat 71 dan 73 pada surah ini.
Dalam ayat-ayat tersebut diterangkan keadaan manusia di hari kiamat setelah mereka dihisab, di waktu itu mereka terbagi atas dua rombongan; satu rombongan dibawa ke neraka dan satu rombongan lagi dibawa ke surga.
Masing- masing rombongan memperoleh balasan dari apa yang mereka kerjakan di dunia dahulu.
Surah ini dinamakan juga Al-Ghuraf yang berarti Kamar-Kamar karena kata Ghuraf yang terdapat pada ayat 20, di mana diterangkan keadaan kamar-kamar dalam surga yang diperoleh orang-orang yang bertakwa.

Nomor Surah 39
Nama Surah Az Zumar
Arab الزمر
Arti Rombongan-rombongan
Nama lain al-Guraf (Kamar-Kamar), Ghuraf, Surah Al-‘Arab
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 59
Juz Juz 23 & 24
Jumlah ruku' 8 ruku'
Jumlah ayat 75
Jumlah kata 1180
Jumlah huruf 4871
Surah sebelumnya Surah Sad
Surah selanjutnya Surah Al-Mu’min
4.7
Ratingmu: 4.3 (9 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim