Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Az Zumar (Rombongan-rombongan) – surah 39 ayat 16 [QS. 39:16]

لَہُمۡ مِّنۡ فَوۡقِہِمۡ ظُلَلٌ مِّنَ النَّارِ وَ مِنۡ تَحۡتِہِمۡ ظُلَلٌ ؕ ذٰلِکَ یُخَوِّفُ اللّٰہُ بِہٖ عِبَادَہٗ ؕ یٰعِبَادِ فَاتَّقُوۡنِ
Lahum min fauqihim zhulalun minannaari wamin tahtihim zhulalun dzalika yukhau-wifullahu bihi ‘ibaadahu yaa ‘ibaadi faattaquun(i);
Di atas mereka ada lapisan-lapisan dari api dan di bawahnya juga ada lapisan-lapisan yang disediakan bagi mereka.
Demikianlah Allah mengancam hamba-hamba-Nya (dengan azab itu).
“Wahai hamba-hamba-Ku, maka bertakwalah kepada-Ku.”
―QS. Az Zumar [39]: 16

Daftar isi

They will have canopies of fire above them and below them, canopies.
By that Allah threatens His servants.
O My servants, then fear Me.
― Chapter 39. Surah Az Zumar [verse 16]

لَهُم bagi mereka

For them
مِّن dari

from
فَوْقِهِمْ atas mereka

above them
ظُلَلٌ naungan/lapisan

coverings
مِّنَ dari

of
ٱلنَّارِ api

the Fire
وَمِن dan dari

and from
تَحْتِهِمْ bawah mereka

below them
ظُلَلٌ naungan/lapisan

coverings.
ذَٰلِكَ demikian itu

(With) that
يُخَوِّفُ mempertakuti

threatens
ٱللَّهُ Allah

Allah
بِهِۦ dengannya

[with it]
عِبَادَهُۥ hamba-hamba-Nya

His slaves,
يَٰعِبَادِ hai hamba-Ku

"O My slaves!
فَٱتَّقُونِ maka bertakwalah kepada-Ku

So fear Me."

Tafsir Quran

Surah Az Zumar
39:16

Tafsir QS. Az-Zumar (39) : 16. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini, Allah menjelaskan derita yang mereka alami.
Mereka akan diletakkan di tengah-tengah api neraka yang berlapis-lapis.

Di bagian atas terdapat api yang berlapis-lapis dan di bawahnya pun demikian pula.
Mereka berada di puncak derita, karena mereka dikepung oleh api neraka.

Allah ﷻ berfirman:

يَوْمَ يَغْشٰىهُمُ الْعَذَابُ مِنْ فَوْقِهِمْ وَمِنْ تَحْتِ اَرْجُلِهِمْ وَيَقُوْلُ ذُوْقُوْا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ

Pada hari (ketika) azab menutup mereka dari atas dan dari bawah kaki mereka dan (Allah) berkata (kepada mereka),
"Rasakanlah (balasan dari) apa yang telah kamu kerjakan!"
(Al-‘Ankabut [29]: 55)

Dan firman-Nya:

لَهُمْ مِّنْ جَهَنَّمَ مِهَادٌ وَّمِنْ فَوْقِهِمْ غَوَاشٍ وَكَذٰلِكَ نَجْزِى الظّٰلِمِيْنَ

Bagi mereka tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka). (Al-A’raf [7]: 41)

Siksa-siksa yang dahsyat itu dikemukakan Allah tiada lain hanyalah untuk menakut-nakuti hamba-Nya, agar mereka sadar dan insaf serta kembali kepada jalan yang lurus, jalan yang ditunjukkan Rasulullah ﷺ serta suka memohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa yang telah mereka kerjakan.

Pada akhir ayat, Allah memerintahkan Rasul-Nya agar menyeru para hamba-Nya agar bertakwa, suka menaati perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya.
Seruan itu menunjukkan sifat kasih sayang Allah terhadap hamba-hamba-Nya dan kebijaksanaan-Nya yang tak ternilai tingginya.

Tafsir QS. Az Zumar (39) : 16. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Untuk orang-orang yang merugi itu disediakan api neraka berlapis-lapis, dari arah atas dan bawah mereka.
Dengan gambaran siksa seperti itu, Allah mengancam hamba-hamba-Nya,
"Wahai hamba-hamba- Ku, takutilah murka-Ku. "

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Orang-orang yang merugi itu di hari kiamat dalam Neraka Jahanam mendapatkan potongan-potongan azab Neraka dari atas mereka seperti atap yang memayungi, dari bawah mereka juga demikian.
Dengan azab yang seperti itulah Allah menakut-nakuti hamba-hamba-Nya agar mereka mewaspadai-nya.


Wahai hamba-hamba-Ku, bertakwalah kepada-Ku dengan menjalankan perintah-perintah-Ku dan menjauhi larangan-larangan-Ku.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Bagi mereka gumpalan-gumpalan di atas mereka) lapisan-lapisan


(dari api dan di bawah mereka pun gumpalan-gumpalan) lapisan-lapisan dari api.


(Demikianlah Allah mempertakuti hamba-hamba-Nya dengan azab itu) yakni hamba-hamba-Nya yang beriman, supaya mereka bertakwa kepada-Nya, pengertian ini disimpulkan dari firman selanjutnya, yaitu,


(Maka bertakwalah kepada-Ku hai hamba-hamba-Ku).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian Allah menggambarkan keadaan mereka di neraka melalui firman-Nya:

Bagi mereka lapisan-lapisan dari api di atas mereka dan di bawah mereka pun lapisan-lapisan (dari api).
(QS. Az-Zumar [39]: 16)

Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya dalam ayat:

Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka).
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim.
(QS. Al-A’raf [7]: 41)

Pada hari mereka ditutup oleh azab dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka dan Allah berkata (kepada mereka),
"Rasailah (pembalasan dari) apa yang telah kamu kerjakan."
(QS. Al-‘Ankabut [29]: 55)

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Demikianlah Allah mempertakuti hamba-hamba-Nya dengan azab itu.
(QS. Az-Zumar [39]: 16)

Yakni sesungguhnya Dia mengisahkan berita yang pasti terjadi ini untuk mempertakuti hamba-hamba-Nya agar mereka menjauhi hal-hal yang diharamkan dan perbuatan-perbuatan dosa.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka bertakwalah kepada-Ku, hai hamba-hamba-Ku.
(QS. Az-Zumar [39]: 16)

Artinya, takutlah kalian terhadap pembalasan, siksaan, dan kemurkaan-Ku.

Kata Pilihan Dalam Surah Az Zumar (39) Ayat 16

DZULLAH
ظُلَّة

Arti lafaz dzhullah ialah sesuatu yang digunakan untuk berteduh seperti kemah.
Bentuk jamaknya adalah dzhulalun.

Di dalam Al Qur’an dzhullah diulang dua kali yaitu dalam surah:
• Al A’raaf (7), ayat 171;
• Asy Syu’araa (26), ayat 189.

Dalam surah Al A’raaf (7), ayat 171 diceritakan ketika Bani Israil disumpah berjanji taat kepada ajaran yang dibawa Nabi Musa, Allah mengangkat Gunung Tursina ke atas mereka seolah-olah ia tempat berteduh dzhullah dan mereka menyangka gunung itu akan menimpa mereka.

Sedangkan dalam surah Asy Syu’araa (26), ayat 189 menceritakan tentang azab yang diterima oleh kaum Nabi Syu’alb karena mereka mendustakan ajaran Allah.
Azab yang diterima oleh mereka diistilahkan di dalam Al Qur’an sebagai dzhullah, makna harfiahnya ialah "azab siksa hari awan mendung"

Imam Ibnu Katsir menerangkan kaum Nabi Syu’aib diazab dengan cuaca yang panas selama tujuh hari, kemudian didatangkan awan di atas mereka, dan mereka pun berlindung di bawah awan itu dari panas.
Namun, setelah mereka berkumpul di bawah awan itu, turunlah titisan api, jilatan api yang menyala besar, sedangkan bumi yang di bawah mereka mengalami gempa yang dahsyat.

Adapun lafaz dzhulalun diulang di dalam Al Qur’an sebanyak empat kali yaitu dalam surah:
• Al Baqarah (2), ayat 210;
Az Zumar (39), ayat 16 (dua kali);
Luqman (31), ayat 32.

Surah Al Baqarah (2), ayat 210 menegaskan orang yang ingkar pada ajaran yang benar dihadapkan Allah pada awanawan di hari kiamat yang berada di atas mereka, kemudian mereka diberi hukuman secara adil oleh Allah.

Surah Az Zumar (39), ayat 16 juga menegaskan orang kafir di neraka nanti disediakan lapisan-lapisan dari api yang menyerkup di atas mereka dan lapisan-lapisan dari api di bawah mereka.

Surah Luqman (31), ayat 32 menerangkan orang kafir apabila mereka dilamun serta diliputi oleh ombak yang besar seperti kelompok awan menyerkup, (dzhulalun). Pada saat itu, mereka semua berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan kepercayaan mereka kepadanya semata-mata.
Kemudian apabila Allah menyelamatkan mereka ke daratan, sebahagian saja antara mereka yang bersikap adil lalu bersyukur kepada Allah serta mengesakannya.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:362-363

Unsur Pokok Surah Az Zumar (الزمر)

Surat Az Zumar terdiri atas 75 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Saba’.

Dinamakan "Az Zumar" (Rombongan-rombongan) karena perkataan "Az Zumar" yang terdapat pada ayat 71 dan 73 ini.

Dalam ayat-ayat tersebut diterangkan keadaan manusia di hari kiamat setelah mereka dihisab, di waktu itu mereka terbagi atas dua rombongan, satu rombongan dibawa ke neraka dan satu rombongan lagi dibawa ke surga.
Masing-masing rombongan memperoleh balasan dari apa yang mereka kerjakan di dunia dahulu.

Surat ini dinamakan juga "Al Ghuraf" (kamar-kamar) berhubung perkataan "ghuraf" yang terdapat pada ayat 20, di mana diterangkan keadaan kamar-kamar dalam surga yang diperoleh orang-orang yang bertakwa.

Keimanan:

▪ Dalil-dalil ke-Esaan dan kekuasaan Allah.
▪ Malaikat-malaikat berkumpul di sekeliling ‘Arsy bertasbih kepada Tuhannya.
▪ Pada hari kiamat tiap-tiap orang mempunyai catatan amalan masing-masing.

Kisah:

▪ Perintah memurnikan keta’atan kepada Allah.
▪ Larangan berputus asa terhadap rahmat Allah.

Lain-lain:

▪ Tabiat orang-orang musyrik dalam keadaan senang dan susah.
▪ Perumpamaan dalam Alquran dan faedahnya.
▪ Kedahsyatan hari kiamat.
▪ Air muka orang musyrik dan air muka orang mukmin pada hari kiamat.
▪ Janji Allah mengampuni orang-orang yang bersalah bila mereka bertaubat.

Audio Murottal

QS. Az-Zumar (39) : 1-75 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 75 + Terjemahan Indonesia



QS. Az-Zumar (39) : 1-75 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 75

Gambar Kutipan Ayat

Surah Az Zumar ayat 16 - Gambar 1 Surah Az Zumar ayat 16 - Gambar 2
Statistik QS. 39:16
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Az Zumar.

Surah Az-Zumar (Arab: الزمر , “Rombongan-Rombongan”) adalah surah ke-39 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 75 ayat.
Dinamakan Az-Zumar yang berarti Rombongan-Rombongan karena kata Az-Zumar yang terdapat pada ayat 71 dan 73 pada surah ini.
Dalam ayat-ayat tersebut diterangkan keadaan manusia di hari kiamat setelah mereka dihisab, di waktu itu mereka terbagi atas dua rombongan; satu rombongan dibawa ke neraka dan satu rombongan lagi dibawa ke surga.
Masing- masing rombongan memperoleh balasan dari apa yang mereka kerjakan di dunia dahulu.
Surah ini dinamakan juga Al-Ghuraf yang berarti Kamar-Kamar karena kata Ghuraf yang terdapat pada ayat 20, di mana diterangkan keadaan kamar-kamar dalam surga yang diperoleh orang-orang yang bertakwa.

Nomor Surah 39
Nama Surah Az Zumar
Arab الزمر
Arti Rombongan-rombongan
Nama lain al-Guraf (Kamar-Kamar), Ghuraf, Surah Al-‘Arab
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 59
Juz Juz 23 & 24
Jumlah ruku’ 8 ruku’
Jumlah ayat 75
Jumlah kata 1180
Jumlah huruf 4871
Surah sebelumnya Surah Sad
Surah selanjutnya Surah Al-Mu’min
Sending
User Review
4.3 (21 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

39:16, 39 16, 39-16, Surah Az Zumar 16, Tafsir surat AzZumar 16, Quran Az-Zumar 16, Surah Az Zumar ayat 16

Video Surah

39:16


Load More

Kandungan Surah Az Zumar

۞ QS. 39:1 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 39:2 • Kewajiban hamba pada Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 39:3 • Tauhid Uluhiyyah • Mendustai Allah • Allah menggerakkan hati manusia • Wali Allah dan wali syetan • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 39:4 • Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat Iradah (berkeinginan) • Al Qahhar (Maha Pemaksa)

۞ QS. 39:5 • Ampunan Allah yang luas • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Ghaffar (Maha Pemgampun)

۞ QS. 39:6 • Tauhid Uluhiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 39:7 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Ghaniy (Maha Kaya)

۞ QS. 39:8 • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 39:9 • Memohon hanya kepada Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya •

۞ QS. 39:10 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Sikap orang mukmin terhadap fitnah • Kewajiban hamba pada Allah •

۞ QS. 39:11 • Islam agama para nabi • Kewajiban hamba pada Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 39:12 • Islam agama yang diterima di sisi Allah • Islam agama para nabi

۞ QS. 39:13 • Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 39:14 • Islam agama para nabi • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 39:15 • Siksa orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 39:16 • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Kewajiban hamba pada Allah • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 39:17 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 39:18 • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 39:19 • Kebenaran dan hakikat takdir

۞ QS. 39:20 • Pahala iman • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 39:21 • Kekuasaan Allah • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 39:22 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia • Islam agama yang diterima di sisi Allah • Azab orang kafir

۞ QS. 39:23 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia • Ketentuan Allah tak dapat dihindari • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 39:24 • Azab orang kafir • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 39:25 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 39:26 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 39:28 • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 39:29 • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 39:30 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup

۞ QS. 39:31 • Ar Rabb (Tuhan) • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat hari penghitungan •

۞ QS. 39:32 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 39:33 • Pahala iman

۞ QS. 39:34 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 39:35 • Pahala iman • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 39:36 • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 39:37 • Siksaan Allah sangat pedih • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 39:38 • Mendustai Allah • Sifat Iradah (berkeinginan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 39:39 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 39:40 • Keabadian neraka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 39:41 • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 39:42 • Pencabutan ruh saat tidur • Cara pencabutan ruh • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir •

۞ QS. 39:43 • Mendustai Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 39:44 • Syafaat hak Allah semata • Segala sesuatu milik Allah • Manusia dibangkitkan dari kubur • Syafaat hanya milik Allah semata •

۞ QS. 39:45 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 39:46 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 39:47 • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Sifat hari penghitungan • Azab orang kafir • Siksa orang kafir •

۞ QS. 39:48 • Sifat hari penghitungan • Azab orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 39:49 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 39:50 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 39:51 • Kekuasaan Allah • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 39:52 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 39:53 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 39:54 • Ar Rabb (Tuhan) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Azab orang kafir • Bersegera dalam melakukan kebaikan • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 39:55 • Ar Rabb (Tuhan) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Hari kiamat datang tiba-tiba • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh •

۞ QS. 39:56 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 39:57 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 39:58 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 39:59 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 39:60 • Derajat para pemeluk agama • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 39:61 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 39:62 • Al Khaliq (Maha Pencipta) • Al Wakil (Maha Penolong)

۞ QS. 39:63 • Segala sesuatu milik Allah • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 39:64 • Tauhid Uluhiyyah • Islam agama para nabi

۞ QS. 39:65 • Perbuatan orang kafir sia-sia • Siksa orang kafir • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 39:66 • Tauhid Uluhiyyah • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 39:67 • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Kekuasaan Allah • Al Muta’ali (Maha Luhur) • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 39:68 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Peniupan sangkakala • Kedahsyatan hari kiamat • Manusia dibangkitkan dari kubur •

۞ QS. 39:69 • Ar Rabb (Tuhan) • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat hari penghitungan • Keadilan Allah dalam menghakimi •

۞ QS. 39:70 • Keluasan ilmu Allah • Sifat hari penghitungan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 39:71 • Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Nama-nama neraka • Memasuki neraka • Penjaga neraka

۞ QS. 39:72 • Nama-nama neraka • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir •

۞ QS. 39:73 • Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian surga • Pintu-pintu surga • Memasuki surga •

۞ QS. 39:74 • Pahala iman • Allah menepati janji • Percakapan para ahli surga

۞ QS. 39:75 • Tauhid Rububiyyah • Arsy • Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Keadilan Allah dalam menghakimi

Ayat Pilihan

Hai orang-orang yang beriman,
bertakwalah kepada Allah & carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya,
dan berjihadlah pada jalan-Nya,
supaya kamu mendapat keberuntungan.
QS. Al-Ma’idah [5]: 35

Sesungguhnya Alquran ini memberikan petunjuk kepada) jalan (yang lebih lurus) lebih adil & lebih besar (dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.)
QS. Al-Isra’ [17]: 9

Berpeganglah kamu kepada tali (agama) Allah, dan jangan kamu bercerai berai, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kau dahulu bermusuh-musuhan, maka Allah persatukan hatimu, lalu jadilah kamu karena nikmat Allah, orang yang bersaudara
QS. Ali ‘Imran [3]: 103

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Pembatasan aurat wanita adalah ...

Correct! Wrong!

Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut ...

Correct! Wrong!

Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Dalam Islam, pakaian harus ...

Correct! Wrong!

Sebelum berpakaian, kita harus ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #3
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #3 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #3 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #23

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke … Al Falaq artinya … Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu … … Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun … Meja, kursi, manusia, hewan dan tumbuhan adalah merupakan salah satu cara mengenal Allah Subhanahu Wa Ta`ala melalui …

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Kamus Istilah Islam

ilafi

Apa itu ilafi? ila.fi jiwa terhalus yang sudah dapat mendekatkan diri kepada Allah … •

istikamah

Apa itu istikamah? is.ti.ka.mah sikap teguh pendirian dan selalu konsekuen; Alquran mengajarkan kita agar mempunyai sikap istikamah … • Istiqamah, Istiqomah

mashdar

Apa itu mashdar? Mashdar adalah isim manshub yang datang pada urutan ke tiga dalam tashrif fi’il, yakni jika fi’il ditashrif dua kali, maka setelahnya akan didapati mashdar. Mashdar berada...