QS. Az Zukhruf (Perhiasan) – surah 43 ayat 49 [QS. 43:49]

وَ قَالُوۡا یٰۤاَیُّہَ السّٰحِرُ ادۡعُ لَنَا رَبَّکَ بِمَا عَہِدَ عِنۡدَکَ ۚ اِنَّنَا لَمُہۡتَدُوۡنَ
Waqaaluuu yaa ai-yuhaassaahiruud’u lanaa rabbaka bimaa ‘ahida ‘indaka innanaa lamuhtaduun(a);

Dan mereka berkata:
“Hai ahli sihir, berdoalah kepada Tuhanmu untuk (melepaskan) kami sesuai dengan apa yang telah dijanjikan-Nya kepadamu, sesungguhnya kami (jika doamu dikabulkan) benar-benar akan menjadi orang yang mendapat petunjuk.
―QS. 43:49
Topik ▪ Kebutuhan muslim terhadap amal saleh
43:49, 43 49, 43-49, Az Zukhruf 49, AzZukhruf 49, Az-Zukhruf 49

Tafsir surah Az Zukhruf (43) ayat 49

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Az Zukhruf (43) : 49. Oleh Kementrian Agama RI

Fir’aun dan pengikut-pengikutnya merasakan bencana-bencana yang ditimpakan kepada mereka sangat dahsyat, lalu mereka memohon kepada Nabi Musa agar berdoa kepada Allah supaya melepaskan mereka dari azab itu.
“Wahai tukang sihir!” kata mereka, “Berdoalah kepada Tuhanmu sesuai dengan apa yang Ia janjikan kepadamu! Kami pasti menerima apa yang kau sampaikan.” Memanggil Nabi Musa tukang sihir sudah menunjukkan bahwa mereka menghina beliau dan tidak mempercayainya.
Tetapi Nabi Musa tetap mengabulkan permintaan mereka, karena Allah memang telah menjanjikan kepadanya bahwa bila mereka beriman, azab itu akan dihentikan.
Nabi Musa pun berdoa setelah mereka berjanji akan beriman, lalu Allah pun menghentikan azab tersebut.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Ketika berbagai macam musibah dan bencana itu mengenai semua mereka secara merata, mereka pun meminta pertolongan kepada Musa dengan mengatakan, “Wahai tukang sihir,”–padahal Musa adalah seorang alim, bukan tukang sihir–“mintakanlah untuk kami kepada Tuhanmu seraya bertawassul dengan janji-Nya kepadamu agar Dia melepaskan siksaan ini dari kami.
Kalau siksaan ini dilepaskan, kami pasti akan mau mengikuti petunjuk.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan mereka berkata) kepada Musa tatkala mereka melihat adanya azab itu, (“Hai ahli sihir!) maksudnya, hai orang yang alim lagi sempurna ilmunya! Dikatakan demikian karena menurut mereka ilmu sihir itu adalah ilmu yang paling diagungkan di kalaagan mereka (Berdoalah kepada Rabbmu untuk kami, sesuai dengan apa yang telah dijanjikan-Nya kepadamu) yakni Dia akan melepaskan kami dari azab ini jika kami beriman (sesungguhnya kami benar-benar akan menjadi orang-orang yang mendapat petunjuk”) atau mau beriman.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Yang dimaksud dengan ahli sihir ialah orang yang ‘alim (pandai).
Demikianlah menurut Ibnu Jarir, karena ulama di masa mereka adalah para ahli sihir.
Di masa itu sihir bukan merupakan suatu hal yang tercela di kalangan mereka.
Dan ungkapan ini bukan mereka maksudkan untuk merendahkan Musa ‘alaihis salamkarena keadaannya adalah keadaan darurat, mereka sangat memerlukan pertolongan Musa, sehingga tidak tepat bila ungkapan ini diartikan merendahkan kedudukan Musa ‘alaihis salam Bahkan ungkapan ini merupakan suatu kehormatan dan kemuliaan bagi Musa dari mereka, menurut keyakinan mereka.


Informasi Surah Az Zukhruf (الزخرف)
Surat Az Zukhruf terdiri atas 89 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Asy Syuura.

Dinamai “Az Zukhruf” (Perhiasan) diambil dari perkataan “Az Zukhruf” yang terdapat pada ayat 35 surat ini.

Orang-orang musyrik mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang tergantung kepada perhiasan dan harta benda yang ia punyai, karena Muhammad ﷺ adalah seorang anak yatim lagi miskin, ia tidak pantas diangkat Allah sebagai seorang rasul dan nabi.
Pangkat rasul dan nabi itu harus diberikan kepada orang yang kaya.

Ayat ini menegaskan bahwa harta tidak da­ pat dijadikan dasar untuk mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang, karena harta itu merupakan hiasan kehidupan duniawi, bukan berarti kesenangan akhirat.

Keimanan:

Al Qur’an berasal dari Lauh Mahfuzh
Nabi Isa a.s. itu tidak lain hanyalah seorang hamba Allah
pengakuan Nabi Isa a.s. bahwa Allah-lah Tuhan yang sebenarnya
mensifatkan bagaimana kesenangan di dalam syurga dan hebatnya penderitaan orang kafir di dalam neraka sehingga mereka ingin mati saja agar terlepas dari siksa itu
Tuhan tidak mempunyai anak.

Hukum:

Perintah Tuhan kepada Nabi Muhammad ﷺ supaya menjauhi orang-orang yang tidak beriman.

Kisah:

Kisah Nabi Ibrahim a.s., Musa a.s. dan Isa a.s. sebagai perbandingan bagi Nabi dan sebagai penawar sewaktu menghadapi kesulitan dalam melakukan da’wah.

Lain-lain:

Pengakuan orang musyrik Mekah bahwa Allah-lah Yang menciptakan langit dan bumi, tetapi mereka tetap menyembah berhala
kepercayaan mereka bahwa malaikat adalah anak Allah dan penolakan atas kepercayaan yang salah itu
Muhammad ﷺ sebagai rasul mendapat ejekan dan celaan-celaan dari kaumnya dan hal ini adalah biasa, karena rasul-rasul yang dahulupun demikian pula halnya
orang­ orang musyrik sangat kuat berpegang kepada tradisi dan adat istiadat nenek moyang mereka dalam beragama, sehingga tertutup hati mereka untuk menerima kebenaran.

Ayat-ayat dalam Surah Az Zukhruf (89 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Az-Zukhruf (43) ayat 49 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Az-Zukhruf (43) ayat 49 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Az-Zukhruf (43) ayat 49 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Az-Zukhruf - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 89 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 43:49
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Az Zukhruf.

Surah Az-Zukhruf (Arab: الزخرف , "Perhiasan") adalah surah ke-43 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 89 ayat.
Dinamakan Az-Zukhruf yang berarti Perhiasan karena kata Az-Zukhruf yang terdapat pada ayat 35 pada surah ini.
Ayat ini menegaskan bahwa harta tidak dapat dijadikan dasar untuk mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang, karena harta itu merupakan hiasan kehidupan duniawi, bukan berarti kesenangan akhirat.

Nomor Surah 43
Nama Surah Az Zukhruf
Arab الزخرف
Arti Perhiasan
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 63
Juz Juz 25
Jumlah ruku' 7 ruku'
Jumlah ayat 89
Jumlah kata 838
Jumlah huruf 3609
Surah sebelumnya Surah Asy-Syura
Surah selanjutnya Surah Ad-Dukhan
4.9
Ratingmu: 4.7 (13 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta