Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Az Zukhruf (Perhiasan) - surah 43 ayat 35 [QS. 43:35]

وَ زُخۡرُفًا ؕ وَ اِنۡ کُلُّ ذٰلِکَ لَمَّا مَتَاعُ الۡحَیٰوۃِ الدُّنۡیَا ؕ وَ الۡاٰخِرَۃُ عِنۡدَ رَبِّکَ لِلۡمُتَّقِیۡنَ
Wazukhrufan wa-in kullu dzalika lammaa mataa’ul hayaatiddunyaa wal-aakhiratu ‘inda rabbika lilmuttaqiin(a);
dan (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan dari emas.
Dan semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan kehidupan dunia, sedangkan kehidupan akhirat di sisi Tuhanmu disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.
―QS. Az Zukhruf [43]: 35

Daftar isi

And gold ornament.
But all that is not but the enjoyment of worldly life.
And the Hereafter with your Lord is for the righteous.
― Chapter 43. Surah Az Zukhruf [verse 35]

وَزُخْرُفًا dan perhiasan-perhiasan

And ornaments of gold.
وَإِن dan tidaklah

And not (is)
كُلُّ semua

all
ذَٰلِكَ demikian itu

that
لَمَّا melainkan

but
مَتَٰعُ kesenangan

an enjoyment
ٱلْحَيَوٰةِ kehidupan

(of) the life
ٱلدُّنْيَا dunia

(of) the world.
وَٱلْءَاخِرَةُ dan akhirat

And the Hereafter
عِندَ di sisi

with
رَبِّكَ Tuhanmu

your Lord
لِلْمُتَّقِينَ bagi orang-orang yang bertakwa

(is) for the righteous.

Tafsir Quran

Surah Az Zukhruf
43:35

Tafsir QS. Az-Zukhruf (43) : 35. Oleh Kementrian Agama RI

Begitu juga pintu-pintu rumah orang-orang kafir, dan tempat tidur yang mereka tiduri akan dijadikan dari perak.
Semua itu adalah perhiasan tempat manusia berbangga-bangga;
semua itu hanya merupakan kesenangan kehidupan dunia yang sifatnya sementara, dan hanya dapat bertahan beberapa saat saja lalu hilang lenyap, sedangkan kehidupan akhirat yang penuh dengan kesenangan dan kenikmatan yang beraneka ragam dan tak terhitung banyaknya serta kekal abadi telah dipersiapkan untuk orang yang bertakwa kepada Allah, yang tidak menyekutukan-Nya, yang tidak berbuat maksiat dengan melanggar perintah-Nya, tetapi taat dan patuh melaksanakan perintah-Nya.

Firman Allah:

بَلْ تُؤْثِرُوْنَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَا .
وَالْاٰخِرَةُ خَيْرٌ وَّاَبْقٰى

Sedangkan kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan dunia, padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.
(Al-A’la [87]: 16-17)

Tafsir QS. Az Zukhruf (43) : 35. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Tentu Kami akan menjadikan pintu dan dipan rumah mereka dari perak pula untuk mereka nikmati dan sebagai tempat mereka bersandar.
Dan tentu Kami akan mejadikan segalanya untuk perhiasan mereka.


Semua kenikmatan hidup yang Kami gambarkan kepadamu itu hanyalah kenikmatan yang bersifat sementara, terbatas hanya pada kehidupan dunia.
Dan pahala akhirat yang ada di sisi Tuhan Sang Pencipta dan Pemelihara, hanya disediakan untuk orang-orang yang menjauhi syirik dan dosa-dosa besar.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


(34-35) Kami jadikan pintu perak bagi rumah mereka dan dipan-dipan untuk bertelekan yang terbuat dari emas.
Semua itu hanyalah kesenangan kehidupan dunia yang hakikatnya sangatlah sedikit dan tidak abadi.


Sedangkan kenikmatan akhirat yang tersimpan di sisi Allah diperuntukkan bagi orang-orang bertakwa semata.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan Kami buatkan pula perhiasan-perhiasan) dari emas untuk mereka.
Makna ayat, seandainya tidak karena khawatir orang mukmin akan menjadi kafir, bila Kami anugerahkan kepadanya hal-hal tersebut sebagaimana yang telah Kami berikan kepada orang kafir, tentulah Kami akan memberikan kepada orang mukmin hal-hal itu.
Karena keduniaan itu tidak ada artinya di sisi Kami, dan kelak di akhirat tidak berharga sama sekali bila dibandingkan dengan nikmat surga.


(Dan sesungguhnya) lafal In di sini adalah bentuk Takhfif dari Inna yang Tsaqilah, artinya sesungguhnya


(semuanya itu tiada lain) jika dibaca Lama dengan cara Takhfif, maka huruf Ma adalah Zaidah, jika dibaca Lamma dengan memakai Tasydid pada huruf Mim maknanya sama dengan lafal Illa, dan lafal In bermakna Nafi.
Menurut bacaan pertama arti ayat ini ialah,
"Dan sesungguhnya semuanya itu hanyalah.
"
Menurut bacaan kedua artinya menjadi,
"Dan tiadalah semuanya itu melainkan


(kesenangan kehidupan dunia) yang dapat dipakai untuk bersenang-senang kemudian lenyap sesudah itu


(dan kehidupan di akhirat itu) yakni di surga


(di sisi Rabbmu bagi orang-orang yang bertakwa.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan.
(QS. Az-Zukhruf [43]: 35)

Yakni dari emas, menurut Ibnu Abbas, Qatadah, As-Saddi, dan Ibnu Zaid.
Kemudian dalam firman berikutnya disebutkan:

Dan semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan kehidupan dunia.
(QS. Az-Zukhruf [43]: 35)

Sesungguhnya semuanya itu hanyalah keduniawian yang fana dan pasti lenyap serta tiada harganya di sisi Allah subhanahu wa ta’ala Yakni Allah menyegerakan bagi mereka sebagai imbalan dari amal perbuatan mereka di dunia berupa balasan makanan dan minuman, agar kelak di saat mereka telah berada di negeri akhirat mereka tidak lagi memiliki suatu kebaikan pun yang akan dibalaskan kepada mereka, sebagaimana yang disebutkan dalam hadis sahih.


Dalam hadis lain disebutkan:

Seandainya dunia ini mempunyai bobot di sisi Allah yang seimbang dengan sayap nyamuk, niscaya Allah tidak akan memberi minum barang seteguk air pun kepada seorang kafir.

Al-Baghawi menyandarkan hadis ini melalui riwayat Zakaria ibnu Manzur, dari Abu Hazim, dari Sahl ibnu Sa’d r.a, dari Nabi Saw, lalu disebutkan hal yang semisal.


Imam Tabrani meriwayatkannya melalui jalur Zam’ah ibnu Saleh dari Abu Hazim, dari Sahl ibnu Sa’d, dari Nabi ﷺ:

Seandainya dunia ini seimbang di sisi Allah dengan berat sayap nyamuk, niscaya Allah tidak akan memberi sesuatu pun kepada orang kafir.

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala dalam firman berikutnya menyebutkan:
dan kehidupan akhirat itu di sisi Tuhanmu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.
(QS. Az-Zukhruf [43]: 35)

Yakni kehidupan akhirat itu khusus bagi mereka, tiada seorang pun dari kalangan selain mereka yang dapat menikmatinya bersama mereka.


Karena itulah ketika pada suatu hari Umar r.a. berkata kepada Rasulullah ﷺ di saat beliau ﷺ meng-I’la istri-istrinya, dan Umar menjumpainya, maka Umar melihat beliau sedang bersandar dengan beralaskan sebuah tikar yang digelarkan di pasir sehingga tikar itu membekas pada lambungnya.
Maka berlinanglah air mata Umar menyaksikan pemandangan itu, lalu berkata,
"Wahai Rasulullah, Kisra dan Kaisar dengan kemewahan hidup yang dialaminya, sedangkan engkau makhluk pilihan Allah keadaannya seperti ini."
Saat itu Rasulullah sedang bersandar, lalu bangkit dan duduk, kemudian bersabda,


"Apakah engkau sedang dalam keraguan, hai Ibnul Khattab?"
Kemudian Rasulullah ﷺ melanjutkan sabdanya:
Mereka adalah suatu kaum yang kebaikan mereka disegerakan untuk mereka dalam kehidupan dunia mereka.
Dalam riwayat yang lain disebutkan pula bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
Tidakkah engkau rela bila bagi mereka dunia, sedangkan bagi kita akhirat?

Dan di dalam kitab Sahihain serta kitabkitab hadis lainnya disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Janganlah kalian minum dengan memakai wadah emas dan perak, dan jangan pula kalian makan dengan memakai piring emas dan perak.
Karena sesungguhnya hal itu bagi mereka (orang-orang kafir) di dunia ini, dan bagi kita kelak di akhirat.

Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala memberikan hal itu kepada mereka di dunia ini hanyalah semata-mata karena rendahnya dunia dan ketiadaartiannya di sisi Allah subhanahu wa ta’ala

Di dalam riwayat Imam Turmuzi dan Imam Ibnu Majah disebutkan melalui jalur Hazim, dari Sahl ibnu Sa’d yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Seandainya dunia ini sebanding di sisi Allah dengan sayap nyamuk, niscaya Allah selamanya tidak akan memberi minum barang seteguk air pun kepada orang kafir.

Imam Turmuzi mengatakan, predikat hadis ini hasan sahih.

Kata Pilihan Dalam Surah Az Zukhruf (43) Ayat 35

ZUKHRUF
زُخْرُف

Ism mufrad dari kata akar zakhrafa, jamaknya zakhaarif mengandung makna perhiasan sesuatu dan lafaz zukhrufal bait berarti perabot atau barang yang menghiasi rumah.

Ar Razi berkata,
maknanya emas, kemudian diibaratkan dengan setiap sesuatu yang dihias dan diperindah.

Az Zujaj berkata,
az zukhruf dari segi bahasa bermakna al zinah atau perhiasan, maknanya sebahagian menghiasi sebahagian yang lain dengan amalan yang buruk.

Dalam Kamus Al Munjid, lafaz ini mengandung makna sesuatu yang bagus dan apabila disandarkan kepada al kalam berarti percakapan yang batil, apabila disandarkan kepada al ardh berarti beraneka ragam warna tumbuh tumbuhannya."

Disebut empat kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
• Al An’aam (6), ayat 112;
Yunus (10), ayat 24;
Al Israa (17), ayat 93;
Az Zukhruf (43), ayat 35.
Di dalam Al Qur’an, zukhruf mengandung beberapa makna menurut sandarannya yaitu:

1. Ia disandarkan kepada al qaul (percakapan) seperti dalam surah Al An’aam.

Ibnu Qutaibah berkata,
zukhrufal qaul bermakna perkara yang dihiasi dari percakapan dan diperindah lagi dengan kata-kata." Oleh karena itu, Al Yazidi menyatakan, setiap sesuatu yang engkau elokkan dari perkataan adalah kebatilan.

Ibnu Katsir menyatakan, zukhrufa qaul bermakna sebahagian menceritakan kepada sebahagian yang lain dengan perkataan yang indah yang menipu pendengarnya sehingga tidak diketahui hakikat perkataan itu.

Dengan itu, Ikrimah dan Mujahid menyatakan, zukhrufal qaul ialah menghiasi kebatilan dengan ungkapan dan kata-kata.

Dari Abi Umamah, katanya, Rasulullah berkata,
"Wahai Abu dzar, berlindunglah engkau dari syaitan, manusia dan jin," Beliau bertanya, "Wahai Rasulullah! Adakah pada manusia ada syaitan?" Beliau menjawab, "Ya’ yaitu

شَيَٰطِينَ ٱلْإِنسِ وَٱلْجِنِّ يُوحِى بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ زُخْرُفَ ٱلْقَوْلِ غُرُورًاۚ

Kesimpulannya zukhrufal qaul bermakna perkataan yang dihiasi dengan kebatilan.

2. Ia disandarkan kepada al bait atau al buyuut (rumah-rumah) seperti yang terdapat dalam surah Al Israa dan Az Zukhruf.

Dalam surah Al Israa, Az Zamakhsyari berkata,
ia bermakna emas, maknanya rumah dari emas, dan dalam surah Az Zukhruf.
Allah berfirman:

لِبُيُوتِهِمْ سُقُفًا مِّن فِضَّةٍ وَمَعَارِجَ عَلَيْهَا يَظْهَرُونَ وَلِبُيُوتِهِمْ أَبْوَٰبًا وَسُرُرًا عَلَيْهَا يَتَّكِـُٔونَ وَزُخْرُفًاۚ

Beliau berkata,
bagi menunjukkan ke hinaan perhiasan dan keindahan kehidupan dunia di sisi kami, Allah jadi kan bagi orang kafir atap, pintu, tangga, dan pagar yang kesemuanya dibuat dari perak dan emas sebagai perhiasan.
Bisa juga asal maknanya atap dari perak dan zukhruf yaitu sebahagian dari perak dan sebahagian lagi dari emas.

Begitu juga dengan pentafsiran Al Khazin, maknanya, "Dan Kami jadikan kesemuanya dari emas atau perhiasan segala sesuatu

3. Ia disandarkan kepada lafaz al ardh yang terdapat dalam surah Yunus.
Allah berfirman:

حَتَّىٰٓ إِذَآ أَخَذَتِ ٱلْأَرْضُ زُخْرُفَهَا

Al Qurtubi menyatakan, maknanya keindahan dan perhiasannya.
Az zukhruf menunjukkan kesempurnaan dan keindahan sesuatu dan darinya diungkapkan lafaz emas.

Asy Syaukani juga mengatakan, zukhrufal ardh berarti beragam warnanya yang indah yang sebahagiannya menyerupai warna emas, sebahagian lagi menyerupai warna perak, sebahagian lagi menyerupai warna intan dan sebahagian lagi menyerupai warna berlian.

Dalam Shafwa At Tafsir ia bermakna keindahan dunia dan perhiasannya.

4. Ia juga adalah salah satu nama surah di dalam Al Qur’an, yaitu surah yang ke 43 dan terdiri dari 89 ayat.
Diriwayatkan oleh Al Mardawayh dari Ibnu Abbas surah ini diturunkan di Makkah.

Ibnu Itiyyah dan Al Qurtubi keduanya menyatakan menurut ijmak ulama surah Az Zukhruf adalah surah Makkiah dan diturunkan setelah surah Asy Syura.

Muqatil berkata,
kecuali ayat 54 yang ia diturunkan di Madinah.

Sa’id Hawwa menyatakan, surah Az Zukhruf merangkum mukadimah yang terdiri dari tiga ayat yaitu,

حمٓ وَٱلْكِتَٰبِ ٱلْمُبِينِ إِنَّا جَعَلْنَٰهُ قُرْءَٰنًا عَرَبِيًّا لَّعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

Kemudian ayat-ayat berikutnya terdiri dari 3 paragraf (maqaati’), di mana setiap maqaati dimulai dengan ayat wa innahuu yang bermakna Al Qur’an.
Maqaati’ pertama dimulai dari ayat 4 hingga 43. Allah berfirman:

وَإِنَّهُۥ فِىٓ أُمِّ ٱلْكِتَٰبِ لَدَيْنَا لَعَلِىٌّ حَكِيمٌ

Maqaati’ kedua dimulai dari ayat 44 hingga 60. Allah berfirman:

وَإِنَّهُۥ لَذِكْرٌ لَّكَ وَلِقَوْمِكَۖ وَسَوْفَ تُسْـَٔلُونَ

Maqati’ ketiga dimulai dari ayat 61 hingga 89. Allah berfirman:

وَإِنَّهُۥ لَعِلْمٌ لِّلسَّاعَةِ فَلَا تَمْتَرُنَّ بِهَا وَٱتَّبِعُونِۚ هَٰذَا صِرَٰطٌ مُّسْتَقِيمٌ

Setiap permulaan maqaati’ menceritakan tentang karakter Al Qur’an dan didapati di dalamnya seruan untuk beriman, menerima dan beramal dengannya disertai penafian keraguan padanya.
Topik pembahasannya tidak terlalu panjang dan meluas, namun ia isyarat pada penekanan kandungannya, memberikan dalil kesempurnaan Al Qur’an dan mukjizatnya, menerangkan paradigma dan karakternya dan inilah yang ditemui dalam dua surah yaitu surah Yusuf dan Az Zukhruf.

Walaupun begitu, surah ini mempunyai peranan tersendiri dimana setiap ayat dan kumpulannya mengajak manusia berjalan di atas hidayah.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:271-273

Unsur Pokok Surah Az Zukhruf (الزخرف)

Surat Az Zukhruf terdiri atas 89 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Asy Syuura.

Dinamai "Az Zukhruf" (Perhiasan) diambil dari perkataan "Az Zukhruf" yang terdapat pada ayat 35 surat ini.

Orang-orang musyrik mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang tergantung kepada perhiasan dan harta benda yang ia punyai, karena Muhammad ﷺ adalah seorang anak yatim lagi miskin, ia tidak pantas diangkat Allah sebagai seorang rasul dan nabi.
Pangkat rasul dan nabi itu harus diberikan kepada orang yang kaya.

Ayat ini menegaskan bahwa harta tidak dapat dijadikan dasar untuk mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang, karena harta itu merupakan hiasan kehidupan duniawi, bukan berarti kesenangan akhirat.

Keimanan:

Alquran berasal dari Lauh Mahfuzh.
Nabi Isa `alaihis salam itu tidak lain hanyalah seorang hamba Allah.
▪ Pengakuan Nabi Isa `alaihis salam bahwa Allah-lah Tuhan yang sebenarnya.
▪ Mensifatkan bagaimana kesenangan di dalam syurga dan hebatnya penderitaan orang kafir di dalam neraka sehingga mereka ingin mati saja agar terlepas dari siksa itu.
▪ Tuhan tidak mempunyai anak.

Hukum:

▪ Perintah Tuhan kepada Nabi Muhammad ﷺ supaya menjauhi orang-orang yang tidak beriman.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Ibrahim `alaihis salam, Musa `alaihis salam dan Isa `alaihis salam sebagai perbandingan bagi Nabi dan sebagai penawar sewaktu menghadapi kesulitan dalam melakukan dakwah.

Lain-lain:

▪ Pengakuan orang musyrik Mekah bahwa Allah-lah Yang menciptakan langit dan bumi, tetapi mereka tetap menyembah berhala.
▪ Kepercayaan mereka bahwa malaikat adalah anak Allah dan penolakan atas kepercayaan yang salah itu.
Muhammad ﷺ sebagai rasul mendapat ejekan dan celaan-celaan dari kaumnya dan hal ini adalah biasa, karena rasulrasul yang dahulu pun demikian pula halnya.
▪ orang-orang musyrik sangat kuat berpegang kepada tradisi dan adat istiadat nenek moyang mereka dalam beragama, sehingga tertutup hati mereka untuk menerima kebenaran.

Audio Murottal

QS. Az-Zukhruf (43) : 1-89 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 89 + Terjemahan Indonesia



QS. Az-Zukhruf (43) : 1-89 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 89

Gambar Kutipan Ayat

Surah Az Zukhruf ayat 35 - Gambar 1 Surah Az Zukhruf ayat 35 - Gambar 2
Statistik QS. 43:35
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Az Zukhruf.

Surah Az-Zukhruf (Arab: الزخرف , “Perhiasan”) adalah surah ke-43 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 89 ayat.
Dinamakan Az-Zukhruf yang berarti Perhiasan karena kata Az-Zukhruf yang terdapat pada ayat 35 pada surah ini.
Ayat ini menegaskan bahwa harta tidak dapat dijadikan dasar untuk mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang, karena harta itu merupakan hiasan kehidupan duniawi, bukan berarti kesenangan akhirat.

Nomor Surah 43
Nama Surah Az Zukhruf
Arab الزخرف
Arti Perhiasan
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 63
Juz Juz 25
Jumlah ruku’ 7 ruku’
Jumlah ayat 89
Jumlah kata 838
Jumlah huruf 3609
Surah sebelumnya Surah Asy-Syura
Surah selanjutnya Surah Ad-Dukhan
Sending
User Review
4.9 (13 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

43:35, 43 35, 43-35, Surah Az Zukhruf 35, Tafsir surat AzZukhruf 35, Quran Az-Zukhruf 35, Surah Az Zukruf ayat 35

Video Surah

43:35


More Videos

Kandungan Surah Az Zukhruf

۞ QS. 43:3 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 43:5 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:7 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:8 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:9 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Tauhid Rububiyyah • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:10 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 43:11 • Kekuasaan Allah • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur • Segala sesuatu ada takdirnya •

۞ QS. 43:12 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 43:13 • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:14 Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 43:15 • Mendustai Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:16 • Mendustai Allah

۞ QS. 43:17 • Mendustai Allah • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 43:19 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Tugas-tugas malaikat • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 43:20 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 43:21 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:22 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:23 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:24 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:25 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:27 • Islam agama para nabi • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 43:29 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 43:30 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:31 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:32 Ar Rabb (Tuhan) • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 43:33 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Al Rahman (Maha Pengasih) • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 43:34 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 43:35 • Pahala iman • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Ar Rabb (Tuhan) • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 43:36 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Sifat iblis dan pembantunya • Jin yang berteman dengan manusia • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 43:37 • Sifat iblis dan pembantunya • Syetan menyesatkan dan menghinakan manusia

۞ QS. 43:38 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Jin yang berteman dengan manusia

۞ QS. 43:39 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:41 Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:42 • Allah menepati janji • Kekuasaan Allah • Al Muqtadir (Maha Kuasa) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:44 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 43:45 Tauhid Uluhiyyah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Islam agama para nabi

۞ QS. 43:46 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:47 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:48 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:49 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:55 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:56 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:57 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:58 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:60 • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 43:61 • Nama-nama hari kiamat • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Turunnya nabi Isa sebelum kiamat

۞ QS. 43:62 • Nama-nama neraka • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 43:64 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi •

۞ QS. 43:65 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:66 • Nama-nama hari kiamat • Hari kiamat datang tiba-tiba • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:67 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 43:68 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Keutamaan iman

۞ QS. 43:69 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Keutamaan iman

۞ QS. 43:70 • Pahala iman • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keutamaan iman

۞ QS. 43:71 • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 43:72 • Pahala iman • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 43:73 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 43:74 • Nama-nama neraka • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:75 • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 43:76 • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 43:77 Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian neraka • Penjaga neraka • Percakapan ahli neraka •

۞ QS. 43:78 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:79 • Balasan dari perbuatannya • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:80 • Keluasan ilmu Allah • Tugas-tugas malaikat • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 43:81 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 43:82 Tauhid Rububiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:83 • Allah menepati janji • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:84 Tauhid Uluhiyyah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 43:85 • Segala sesuatu milik Allah • Keluasan ilmu Allah • Nama-nama hari kiamat • Waktu kiamat tidak diketahui • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 43:86 • Mereka yang memperoleh syafaat • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 43:87 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:88 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:89 • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

Barang siapa yang murtad di antara kamu dari agamanya,
lalu dia mati dalam kekafiran,
maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia & di akhirat,
dan mereka itulah penghuni neraka,
mereka kekal di dalamnya.
QS. Al-Baqarah [2]: 217

Yang demikian itu adalah dari karunia Allah kepada kami & kepada manusia (seluruhnya),
tetapi kebanyakan manusia tidak mensyukuri (Nya).
QS. Yusuf [12]: 38

dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah.
Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah,
melainkan kaum yang kafir.
QS. Yusuf [12]: 87

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah ...

Correct! Wrong!

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
u0623u064eu0641u0652u0636u064eu0644u064f u0627u0644u0652u062cu0650u0647u064eu0627u062fu0650 u0623u064eu0646u0652 u064au064fu062cu064eu0627u0647u064eu062fu064e u0627u0644u0631u0651u064eu062cu064fu0644u064f u0646u064eu0641u0652u0633u064eu0647u064e u0648u064e u0647u064eu0648u064eu0627u0647u064f

(Jihad yang paling utama adalah seseorang berjihad [berjuang] melawan dirinya dan hawa nafsunya),
Hadits ini derajatnya shahih. Diriwayatkan oleh Ibnu An-Najjar dari Abu Dzarr Radhiyallahu anhu. Juga diriwayatkan oleh Abu Nu'aim dan Ad-Dailami. Hadits ini juga dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahih Al-Jami'ush-Shaghu00eer, no 1099, dan beliau menjelaskannya secara rinci dalam Silsilah Ash-Shu00e2hihah, no. 1496.

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut?

Correct! Wrong!

+

Array

Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan ...

Correct! Wrong!

Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #14
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #14 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #14 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Pendidikan Agama Islam #6

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai … Alquran dimulai dengan surah Al Fatihah (pembukaan) dan berakhir dengan surah … Alquran adalah panduan dan pedoman manusia bagi mereka yang beriman. Ini dikonfirmasikan oleh Allah dalam surah … Alquran bertindak sebagai Hudan, yang artinya adalah … Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang …

Kamus Istilah Islam

Al Qawiyyu

Apa itu Al Qawiyyu? Allah itu Al-Qawiyy ◀ Al-Qawiyy memiliki arti sebagai Allah itu Yang Maha Kuat. Sehingga tidak ada yang bisa mengalahkan-Nya. Kekuatan Allah itu sangat sempurna sehingga alam be...

Asy'ariyah

Apa itu Asy’ariyah? Asy’ariyah adalah mazhab teologi yang disandarkan kepada Imam Abul Hasan al-Asy’ari . Asy’ariyah mengambil dasar keyakinannya dari Kullabiyah, yaitu pemikir...

Al-Jinn

Apa itu Al-Jinn? Surah Al-Jinn adalah surah ke-72 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 28 ayat. Dinamakan “al-Jinn” yang berarti “Jin” diambil da...