Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Az Zukhruf (Perhiasan) – surah 43 ayat 20 [QS. 43:20]

وَ قَالُوۡا لَوۡ شَآءَ الرَّحۡمٰنُ مَا عَبَدۡنٰہُمۡ ؕ مَا لَہُمۡ بِذٰلِکَ مِنۡ عِلۡمٍ ٭ اِنۡ ہُمۡ اِلَّا یَخۡرُصُوۡنَ
Waqaaluuu lau syaa-ar-rahmanu maa ‘abadnaahum maa lahum bidzalika min ‘ilmin in hum ilaa yakhrushuun(a);
Dan mereka berkata,
“Sekiranya (Allah) Yang Maha Pengasih menghendaki, tentulah kami tidak menyembah mereka (malaikat).”
Mereka tidak mempunyai ilmu sedikit pun tentang itu.
Tidak lain mereka hanyalah menduga-duga belaka.
―QS. Az Zukhruf [43]: 20

Daftar isi

And they said,
"If the Most Merciful had willed, we would not have worshipped them."
They have of that no knowledge.
They are not but falsifying.
― Chapter 43. Surah Az Zukhruf [verse 20]

وَقَالُوا۟ dan mereka berkata

And they say,
لَوْ jika

"If
شَآءَ menghendaki

had willed
ٱلرَّحْمَٰنُ Maha Pengasih

the Most Gracious,
مَا tidak

we would not have worshipped them." *[meaning includes next or prev. word]
عَبَدْنَٰهُم kami menyembah mereka

we would not have worshipped them." *[meaning includes next or prev. word]
مَّا tidak ada

Not
لَهُم bagi mereka

they have
بِذَٰلِكَ demikian itu

about that
مِنْ dari

any
عِلْمٍ pengetahuan

knowledge.
إِنْ tidak lain

Nothing
هُمْ mereka

they (do)
إِلَّا kecuali

but
يَخْرُصُونَ mereka mengada-adakan kebohongan

lie.

Tafsir Quran

Surah Az Zukhruf
43:20

Tafsir QS. Az-Zukhruf (43) : 20. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan bahwa kaum musyrik telah berbuat empat kesalahan besar yang menunjukkan kekafiran mereka.
Pertama, dikatakannya bahwa Allah mempunyai anak;
kedua, anak-anak Allah perempuan;
dan ketiga, anak-anak Allah itu adalah malaikat, padahal malaikat adalah hamba yang dimuliakan-Nya, yang senantiasa menyembah Tuhan siang dan malam, dan tidak pernah menyalahi apa yang diperintahkan kepadanya.

Malaikat yang bersifat demikian dikatakannya perempuan.
Keempat, anggapan mereka bahwa mereka menjadi musyrik karena ditakdirkan oleh Allah.

Semua pernyataan mereka itu adalah dosa besar dan kebohongan yang tidak berdasar sama sekali.

Apakah mereka menyaksikan penciptaan malaikatmalaikat itu sehingga mereka berani menetapkan yang demikian dan yakin bahwa malaikat itu perempuan?
Allah ﷻ berfirman:

اَمْ خَلَقْنَا الْمَلٰۤىِٕكَةَ اِنَاثًا وَّهُمْ شَاهِدُوْنَ .

اَلَآ اِنَّهُمْ مِّنْ اِفْكِهِمْ لَيَقُوْلُوْنَ .
وَلَدَ اللّٰهُ وَاِنَّهُمْ لَكٰذِبُوْنَ

Atau apakah Kami menciptakan malaikatmalaikat berupa perempuan sedangkan mereka menyaksikan(nya)?Ingatlah, sesungguhnya di antara kebohongannya mereka benar-benar mengatakan,"Allah mempunyai anak."
Dan sungguh, mereka benar-benar pendusta.
(As-Saffat [37]: 150-152)

Ayat 19 ini ditutup dengan satu ancaman kepada orang musyrik bahwa apa yang mereka katakan mengenai malaikat, semua itu akan dicatat dan akan dimintai pertanggungjawaban mereka di akhirat kelak.

Satu lagi diperlihatkan perbuatan sesat dan orang musyrik.
Mereka berkata dengan nada mengejek,
"Sekiranya Allah yang Maha Pemurah menghendaki, niscaya kami tidak menyembah malaikat itu."
Seakan-akan mereka menyembah malaikat karena kehendak Allah.
Allah ﷻ berfirman:

سَيَقُوْلُ الَّذِيْنَ اَشْرَكُوْا لَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ مَآ اَشْرَكْنَا وَلَآ اٰبَاۤؤُنَا وَلَا حَرَّمْنَا مِنْ شَيْءٍ

Orang-orang musyrik akan berkata,
"Jika Allah menghendaki, tentu kami tidak akan mempersekutukan-Nya.
(Al-An’am [6]: 148)

Pendirian mereka sangat keliru dan sesat, karena Allah tidak pernah merestui suatu penyembahan terhadap sesuatu selain Dia, Allah hanya memerintahkan agar manusia hanya menyembah kepada-Nya, sebagaimana firman-Nya:

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِيْ كُلِّ اُمَّةٍ رَّسُوْلًا اَنِ اعْبُدُوا اللّٰهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوْتَ

Dan sungguh, Kami telah mengutus seorang rasul untuk setiap umat (untuk menyerukan),
"Sembahlah Allah, dan jauhilah thagut"
(An-Nahl [16]: 36)

Dan firman-Nya:

وَسْٔـَلْ مَنْ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رُّسُلِنَآ اَجَعَلْنَا مِنْ دُوْنِ الرَّحْمٰنِ اٰلِهَةً يُّعْبَدُوْنَ

Dan tanyakanlah (Muhammad) kepada rasulrasul Kami yang telah Kami utus sebelum engkau,
"Apakah Kami menentukan tuhan-tuhan selain (Allah) Yang Maha Pengasih untuk disembah?"
(Az-Zukhruf [43]: 45)

Ayat 20 ini ditutup dengan satu ketegasan, menolak ucapan orang musyrik itu, bahwa mereka tidak tahu sama sekali keadaan yang sebenarnya dan tidak mempunyai pengetahuan sedikit pun mengenai hal itu.
Apa yang dikatakan mereka hanya dugaan belaka dan tidak berdasarkan hak dan kebenaran.

Tafsir QS. Az Zukhruf (43) : 20. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Orang-orang musyrik itu berkata,
"Kalau Tuhan Sang Maha Pengasih itu menghendaki kami untuk tidak menyembah tuhan-tuhan lain, tentu kami tidak akan menyembahnya."
Mereka mengira bahwa Tuhan berkenan dengan tingkah mereka menyembah tuhan-tuhan palsu itu.


Padahal, mereka tidak memiliki sandaran ilmu apa-apa tentang apa yang mereka ucapkan itu.
Mereka hanya menduga-duga dan mengatakan sesuatu tanpa berdasarkan bukti.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Orang-orang musyrik dari kaum Quraisy itu berkata,
"Jikalau Allah yang Maha Pengasih menghendaki, tentulah kami tidak menyembah seorang pun selain-Nya."
Ini adalah hujah yang batil.


Sungguh, Allah telah menegakkan hujah atas hamba dengan mengutus para rasul dan menurunkan KitabKitab.
Hujah mereka tentang qada dan qadar adalah hal paling batil setelah adanya peringatan para rasul kepada mereka.


Sebenarna mereka tidak tidak memiliki ilmu tentang apa yang mereka katakan.
Mereka hanya berkata berdasarkan dugaan dan dusta karena tidak ada bukti dan kabar dari Allah tentang hal itu.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan mereka berkata,
"Jika Allah Yang Maha Pemurah menghendaki tentulah kami tidak menyembah mereka") tidak menyembah malaikat, maka ibadah atau penyembahan kami kepada mereka berdasarkan kehendak dari-Nya, Dia rela kami melakukan hal itu.
Lalu Allah berfirman,
"


(Tiadalah bagi mereka tentang hal itu) yakni dugaan mereka yang mengatakan bahwa Allah rela mereka menyembah malaikat


(suatu pengetahuan pun, tidak lain) tiada lain


(mereka hanya menduga-duga belaka) hanya berdusta belaka tentang itu, karenanya mereka harus menerima siksaan.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan mereka berkata,
"Jikalau Allah Yang Maha Pemurah menghendaki, tentulah kami tidak menyembah mereka (malaikat)."
(QS. Az-Zukhruf [43]: 20)

Yaitu seandainya Allah berkehendak, tentulah Dia menghalang-halangi antara kami dan penyembahan kami terhadap berhalaberhala ini yang dibentuk dalam rupa para malaikat yang merupakan anak-anak perempuan Allah.
Karena sesungguhnya Dia mengetahui hal tersebut, dan hal ini berarti Dia menyetujui kami melakukan hal tersebut.

Dengan demikian, mereka (orang-orang musyrik) itu melakukan berbagai macam kekeliruan, yang dapat disimpulkan seperti berikut:

Pertama, mereka telah menganggap Allah beranak, padahal Mahasuci lagi Mahatinggi Allah subhanahu wa ta’ala dari hal tersebut dengan ketinggian yang setinggi-tingginya.

kedua, anggapan mereka yang menyatakan bahwa Allah memilih anak-anak perempuan daripada anak laki-laki, maka mereka menganggap para malaikat yang merupakan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai jenis perempuan.

ketiga, selain itu mereka menyembah para malaikat itu tanpa dalil, tanpa keterangan, serta tanpa izin dari Allah subhanahu wa ta’ala Bahkan hanya semata-mata berdasarkan pendapat sendiri dan keinginan hawa nafsu serta mengikuti jejak nenek moyang pendahulu mereka yang tersesat di lembah kejahiliahan.

keempat, alasan mereka yang mengatakan bahwa penyembahan mereka kepada berhalaberhala itu merupakan suatu hal yang disahkan oleh takdir, padahal kenyataannya mereka tidak beralasan, bahkan tejerumus ke dalam kebodohan yang parah.
Karena sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala mengingkari perbuatan tersebut dengan pengingkaran yang keras, sebab sejak Allah subhanahu wa ta’ala mengutus para rasul dan menurunkan kitab-kitabNya, selalu memerintahkan kepada manusia untuk menyembah Dia semata, tiada sekutu bagi-Nya.
Dan Dia melarang penyembahan kepada selain-Nya.
Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan),
"Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Tagut itu."
Maka di antara umat itu ada orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya.
Maka berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan.
(QS. Al-Hijr [15]: 36)

Dan tanyakanlah kepada rasulrasul Kami yang telah Kami utus sebelum kamu,
"Adakah Kami menentukan tuhan-tuhan untuk disembah selain Allah Yang Maha Pemurah?"
(QS. Az-Zukhruf [43]: 45)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala dalam ayat ini sesudah menyebutkan alasan mereka (orang-orang musyrik):

Mereka tidak mempunyai pengetahuan sedikit pun tentang itu.
(QS. Az-Zukhruf [43]: 20)

yang membenarkan pendapat mereka dan apa yang dijadikan alasan oleh mereka.

mereka tidak lain hanyalah menduga-duga belaka.
(QS. Az-Zukhruf [43]: 20)

Yakni berdusta dan membuat-buat kedustaan.


Mujahid mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Mereka tidak-mempunyai pengetahuan sedikit pun tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga belaka.
(QS. Az-Zukhruf [43]: 20)
Maksudnya, mereka tidak mengetahui kekuasaan Allah subhanahu wa ta’ala atas hal tersebut.

Unsur Pokok Surah Az Zukhruf (الزخرف)

Surat Az Zukhruf terdiri atas 89 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Asy Syuura.

Dinamai "Az Zukhruf" (Perhiasan) diambil dari perkataan "Az Zukhruf" yang terdapat pada ayat 35 surat ini.

Orang-orang musyrik mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang tergantung kepada perhiasan dan harta benda yang ia punyai, karena Muhammad ﷺ adalah seorang anak yatim lagi miskin, ia tidak pantas diangkat Allah sebagai seorang rasul dan nabi.
Pangkat rasul dan nabi itu harus diberikan kepada orang yang kaya.

Ayat ini menegaskan bahwa harta tidak dapat dijadikan dasar untuk mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang, karena harta itu merupakan hiasan kehidupan duniawi, bukan berarti kesenangan akhirat.

Keimanan:

Alquran berasal dari Lauh Mahfuzh.
Nabi Isa `alaihis salam itu tidak lain hanyalah seorang hamba Allah.
▪ Pengakuan Nabi Isa `alaihis salam bahwa Allah-lah Tuhan yang sebenarnya.
▪ Mensifatkan bagaimana kesenangan di dalam syurga dan hebatnya penderitaan orang kafir di dalam neraka sehingga mereka ingin mati saja agar terlepas dari siksa itu.
▪ Tuhan tidak mempunyai anak.

Hukum:

▪ Perintah Tuhan kepada Nabi Muhammad ﷺ supaya menjauhi orang-orang yang tidak beriman.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Ibrahim `alaihis salam, Musa `alaihis salam dan Isa `alaihis salam sebagai perbandingan bagi Nabi dan sebagai penawar sewaktu menghadapi kesulitan dalam melakukan dakwah.

Lain-lain:

▪ Pengakuan orang musyrik Mekah bahwa Allah-lah Yang menciptakan langit dan bumi, tetapi mereka tetap menyembah berhala.
▪ Kepercayaan mereka bahwa malaikat adalah anak Allah dan penolakan atas kepercayaan yang salah itu.
Muhammad ﷺ sebagai rasul mendapat ejekan dan celaan-celaan dari kaumnya dan hal ini adalah biasa, karena rasulrasul yang dahulu pun demikian pula halnya.
▪ orang-orang musyrik sangat kuat berpegang kepada tradisi dan adat istiadat nenek moyang mereka dalam beragama, sehingga tertutup hati mereka untuk menerima kebenaran.

Audio Murottal

QS. Az-Zukhruf (43) : 1-89 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 89 + Terjemahan Indonesia



QS. Az-Zukhruf (43) : 1-89 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 89

Gambar Kutipan Ayat

Surah Az Zukhruf ayat 20 - Gambar 1 Surah Az Zukhruf ayat 20 - Gambar 2
Statistik QS. 43:20
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Az Zukhruf.

Surah Az-Zukhruf (Arab: الزخرف , “Perhiasan”) adalah surah ke-43 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 89 ayat.
Dinamakan Az-Zukhruf yang berarti Perhiasan karena kata Az-Zukhruf yang terdapat pada ayat 35 pada surah ini.
Ayat ini menegaskan bahwa harta tidak dapat dijadikan dasar untuk mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang, karena harta itu merupakan hiasan kehidupan duniawi, bukan berarti kesenangan akhirat.

Nomor Surah 43
Nama Surah Az Zukhruf
Arab الزخرف
Arti Perhiasan
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 63
Juz Juz 25
Jumlah ruku’ 7 ruku’
Jumlah ayat 89
Jumlah kata 838
Jumlah huruf 3609
Surah sebelumnya Surah Asy-Syura
Surah selanjutnya Surah Ad-Dukhan
Sending
User Review
4.2 (12 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

43:20, 43 20, 43-20, Surah Az Zukhruf 20, Tafsir surat AzZukhruf 20, Quran Az-Zukhruf 20, Surah Az Zukruf ayat 20

Video Surah

43:20


More Videos

Kandungan Surah Az Zukhruf

۞ QS. 43:3 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 43:5 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:7 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:8 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:9 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Tauhid Rububiyyah • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:10 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 43:11 • Kekuasaan Allah • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur • Segala sesuatu ada takdirnya •

۞ QS. 43:12 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 43:13 • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:14 Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 43:15 • Mendustai Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:16 • Mendustai Allah

۞ QS. 43:17 • Mendustai Allah • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 43:19 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Tugas-tugas malaikat • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 43:20 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 43:21 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:22 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:23 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:24 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:25 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:27 • Islam agama para nabi • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 43:29 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 43:30 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:31 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:32 Ar Rabb (Tuhan) • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 43:33 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Al Rahman (Maha Pengasih) • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 43:34 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 43:35 • Pahala iman • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Ar Rabb (Tuhan) • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 43:36 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Sifat iblis dan pembantunya • Jin yang berteman dengan manusia • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 43:37 • Sifat iblis dan pembantunya • Syetan menyesatkan dan menghinakan manusia

۞ QS. 43:38 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Jin yang berteman dengan manusia

۞ QS. 43:39 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:41 Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:42 • Allah menepati janji • Kekuasaan Allah • Al Muqtadir (Maha Kuasa) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:44 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 43:45 Tauhid Uluhiyyah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Islam agama para nabi

۞ QS. 43:46 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:47 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:48 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:49 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:55 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:56 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:57 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:58 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:60 • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 43:61 • Nama-nama hari kiamat • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Turunnya nabi Isa sebelum kiamat

۞ QS. 43:62 • Nama-nama neraka • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 43:64 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi •

۞ QS. 43:65 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:66 • Nama-nama hari kiamat • Hari kiamat datang tiba-tiba • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:67 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 43:68 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Keutamaan iman

۞ QS. 43:69 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Keutamaan iman

۞ QS. 43:70 • Pahala iman • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keutamaan iman

۞ QS. 43:71 • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 43:72 • Pahala iman • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 43:73 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 43:74 • Nama-nama neraka • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:75 • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 43:76 • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 43:77 Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian neraka • Penjaga neraka • Percakapan ahli neraka •

۞ QS. 43:78 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:79 • Balasan dari perbuatannya • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:80 • Keluasan ilmu Allah • Tugas-tugas malaikat • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 43:81 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 43:82 Tauhid Rububiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:83 • Allah menepati janji • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:84 Tauhid Uluhiyyah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 43:85 • Segala sesuatu milik Allah • Keluasan ilmu Allah • Nama-nama hari kiamat • Waktu kiamat tidak diketahui • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 43:86 • Mereka yang memperoleh syafaat • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 43:87 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:88 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:89 • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

…,
laki-laki & perempuan yang benar,
laki-laki & perempuan yang sabar,
laki-laki & perempuan yang khusyu’,
laki-laki & perempuan yang bersedekah,

Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan & pahala yang besar.
QS. Al-Ahzab [33]: 35

Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri & suara yang lembut.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
QS. Al-A’raf [7]: 55

Demi pena & apa yang mereka tulis.
Berkat nikmat Tuhanmu kamu (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila.
Dan sesungguhnya bagi kamu benar-benar pahala yang besar yang tak putus-putusnya.
Dan sungguh kamu benar-benar berbudi pekerti yang luhur
QS. Al-Qalam [68]: 1-4

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti ...

Correct! Wrong!

Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah ...

Correct! Wrong!

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al 'Adl, yang berarti bahwa Allah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Sifat adil Allah berlaku untuk ...

Correct! Wrong!

Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #2
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #2 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #2 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Pendidikan Agama Islam #28

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam? … Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa ‘Alaihissalam? … Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama? … Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah … Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu? …

Kamus Istilah Islam

sanawiah

Apa itu sanawiah? sa.na.wi.ah tingkat menengah pertama ; pesantren ini memiliki tingkat sanawiah dan aliah dengan lama belajar enam tahun … •

Ibnu Qutaibah

Siapa itu Ibnu Qutaibah? Ibnu Qutaibah adalah seorang ahli sejarah politik. Dia juga adalah seorang cendekiawan Islam dan pakar bahasa Arab serta pembela ahli hadits. Ibnu Qutaibah lahir pada tahun 82...

Al-Waqi’ah

Apa itu Al-Waqi’ah? Surah Al-Waqi’ah adalah surah ke-56 dalam Alquran. Surah ini terdiri atas 96 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah. Surah ini dinamai dengan Al Waaqi’ah , di...