Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Az Zukhruf (Perhiasan) - surah 43 ayat 13 [QS. 43:13]

لِتَسۡتَوٗا عَلٰی ظُہُوۡرِہٖ ثُمَّ تَذۡکُرُوۡا نِعۡمَۃَ رَبِّکُمۡ اِذَا اسۡتَوَیۡتُمۡ عَلَیۡہِ وَ تَقُوۡلُوۡا سُبۡحٰنَ الَّذِیۡ سَخَّرَ لَنَا ہٰذَا وَ مَا کُنَّا لَہٗ مُقۡرِنِیۡنَ
Litastawuu ‘ala zhuhuurihi tsumma tadzkuruu ni’mata rabbikum idzaaastawaitum ‘alaihi wataquuluu subhaanal-ladzii sakh-khara lanaa hadzaa wamaa kunnaa lahu muqriniin(a);
Agar kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya;
dan agar kamu mengucapkan,
“Maha-suci (Allah) yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya,
―QS. Az Zukhruf [43]: 13

Daftar isi

That you may settle yourselves upon their backs and then remember the favor of your Lord when you have settled upon them and say.
"Exalted is He who has subjected this to us, and we could not have (otherwise) subdued it.
― Chapter 43. Surah Az Zukhruf [verse 13]

لِتَسْتَوُۥا۟ supaya kamu sama(duduk)

That you may sit firmly,
عَلَىٰ atas

on
ظُهُورِهِۦ punggungnya

their backs,
ثُمَّ kemudian

then
تَذْكُرُوا۟ kamu ingat

remember
نِعْمَةَ nikmat

(the) favor
رَبِّكُمْ Tuhan kalian

(of) your Lord
إِذَا apabila

when
ٱسْتَوَيْتُمْ kamu sama duduk

you sit firmly
عَلَيْهِ atasnya

on them
وَتَقُولُوا۟ dan kamu mengucapkan

and say,
سُبْحَٰنَ Maha Suci Dia

"Glory be (to)
ٱلَّذِى yang

the One Who
سَخَّرَ menundukkan

(has) subjected
لَنَا untuk kami

to us
هَٰذَا ini

this,
وَمَا dan tidaklah

and not
كُنَّا kami

we were
لَهُۥ baginya

of it
مُقْرِنِينَ menguasai

capable.

Tafsir Quran

Surah Az Zukhruf
43:13

Tafsir QS. Az-Zukhruf (43) : 13. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa apabila manusia berada di atas punggung binatang, perahu, kapal, kereta api, pesawat terbang dan lain-lain hendaklah mengingat nikmat yang telah dikaruniakan Allah kepada mereka, hendaklah mengagungkan Allah dan menyucikan-Nya dari sifat-sifat yang tidak layak yang dituduhkan orang-orang musyrik kepada-Nya, dan hendaklah mereka membaca ayat ini sebagai doa:

سُبْحٰنَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هٰذَا وَمَا كُنَّا لَهٗ مُقْرِنِيْنَ .
وَاِنَّآ اِلٰى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

Mahasuci (Allah) yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.
(Az-Zukhruf [43]: 13-14)

Andaikata Allah tidak menundukkan alam semesta dengan ilmu yang dianugerahkan-Nya tentu manusia tidak dapat melakukannya, karena yang demikian itu di luar kemampuan mereka.

Bacaan doa itu mengingatkan manusia supaya selalu bersiap-siap menghadapi hari pembalasan saat seluruh manusia akan menghadapi dan mengalaminya dan jangan lalai mengingat Allah, baik di waktu bepergian atau tidak, di waktu berlayar atau tinggal di kampung halaman.

Sehubungan dengan tafsir di atas, diriwayatkan oleh Imam Muslim, Abu Dawud, dan An-Nasa’i bahwa Rasulullah ﷺ, apabila bepergian dan berkendaraan mengucapkan tiga kali dan membaca doa tersebut di atas.

Apabila Nabi ﷺ mengendarai kendaraannya untuk melakukan suatu perjalanan, maka beliau bertakbir tiga kali.

Kemudian beliau membaca,
"Mahasuci (Allah) yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami."(Riwayat Muslim, Abu Dawud, dan An-Nasa’i)

Ayat di atas mengajarkan agar manusia mensyukuri nikmat Allah yang telah diberikan berupa binatang dan memperlakukannya dengan baik.

Kesetaraan di antara makhluk, terutama antara binatang dan manusia, sangat ditekankan Tuhan.
Salah satu ayat di bawah ini menjelaskan bahwa binatang juga umat Tuhan, sama dengan manusia.

Walau mereka mempunyai ciri, kekhususan dan sistem yang berbeda-beda, pada hakikatnya, mereka sama dengan manusia di mata Tuhan.
Dan manusia diwajibkan untuk mengingatnya.

وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ وَلَا طٰۤىِٕرٍ يَّطِيْرُ بِجَنَاحَيْهِ اِلَّآ اُمَمٌ اَمْثَالُكُمْ مَا فَرَّطْنَا فِى الْكِتٰبِ مِنْ شَيْءٍ ثُمَّ اِلٰى رَبِّهِمْ يُحْشَرُوْنَ

Dan tidak ada seekor binatang pun yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan semuanya merupakan umat-umat (juga) seperti kamu.
Tidak ada sesuatu pun yang Kami luputkan di dalam Kitab, kemudian kepada Tuhan mereka dikumpulkan."
(Al-An’am [6]: 38)

Beberapa ayat Alquran menyinggung mengenai binatang, antara lain tentang bagaimana manusia harus bersikap terhadap binatang, kegunaan binatang untuk manusia, perilaku binatang yang harus ditiru manusia, dan banyak lagi lainnya.
Dalam hubungan kesetaraan antar makhluk ini, ada tulisan seorang arif, Muhammad Fazlur Rahman Ansari, berbunyi demikian,
"Segala yang di muka bumi ini diciptakan untuk kita, maka sudah menjadi kewajiban alamiah kita untuk:
menjaga segala sesuatu dari kerusakan;
memanfaatkannya dengan tetap menjaga martabatnya sebagai ciptaan Tuhan;
melestarikannya sebisa mungkin, yang dengan demikian, mensyukuri nikmat Tuhan dalam bentuk perbuatan nyata."



Menyangkut hewan atau satwa peliharaan, Alquran dalam Surah An-Nahl [16]: 5 menyebutkan beberapa manfaat binatang untuk manusia:

وَالْاَنْعَامَ خَلَقَهَا لَكُمْ فِيْهَا دِفْءٌ وَّمَنَافِعُ وَمِنْهَا تَأْكُلُوْنَ

Dan hewan ternak telah diciptakan-Nya untuk kamu, padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai manfaat, dan sebagiannya kamu makan. (An-Nahl [16]: 5)

Dalam hubungannya dengan ayat dari Surah An-Nahl di atas, kita harus memperhatikan bahwa, misalnya, kulit dan bulu binatang ternak boleh dimanfaatkan.
Namun Nabi Muhammad ﷺ melanjutkannya dengan satu hal yang sangat bijaksana.
Beliau melarang penggunaan kulit binatang liar walaupun sekedar untuk alas lantai.
Jika aturan atau himbauan yang dikemukakan Nabi ini ditaati oleh semua orang, maka pembunuhan sia-sia terhadap beberapa jenis binatang liar demi meraih keuntungan semata niscaya tidak terjadi.
Demikian pula, kendati umat Islam diperbolehkan mengkonsumsi daging beberapa binatang tertentu, tapi perlu diingat bahwa hal ini tidak menghalalkan pembantaian secara kejam dan tak terkendali terhadap mereka.



Salah satu manfaat binatang adalah sebagai tunggangan.
Kita harus ingat bahwa orang-orang Arab di masa lalu sepenuhnya bergantung pada unta untuk membantu membawa barang dalam perjalanan.
Tuhan menyatakan hal tersebut dalam ayat di bawah:


وَتَحْمِلُ اَثْقَالَكُمْ اِلٰى بَلَدٍ لَّمْ تَكُوْنُوْا بٰلِغِيْهِ اِلَّا بِشِقِّ الْاَنْفُسِ اِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ .
وَّالْخَيْلَ وَالْبِغَالَ وَالْحَمِيْرَ لِتَرْكَبُوْهَا وَزِيْنَةً وَيَخْلُقُ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ

Dan ia mengangkut beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup mencapainya, kecuali dengan susah payah.
Sungguh, Tuhanmu Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal, dan keledai untuk kamu tunggangi dan (menjadi) perhiasan.
Allah menciptakan apa yang tidak kamu ketahui.
(An-Nahl [16]: 7-8)

Pada hakikatnya Islam mengajarkan pada umatnya untuk menyayangi binatang dan melestarikan kehidupannya.
Di dalam Alquran, Allah menekankan bahwa Dia telah menganugerahi manusia wilayah kekuasaan yang mencakup segala sesuatu di dunia ini.


وَسَخَّرَ لَكُمْ مَّا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًا مِّنْهُ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ

Dan Dia menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untukmu semuanya (sebagai rahmat) dari-Nya.
Sungguh, dalam hal yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berpikir.
(Al-Jasiyah [45]: 13).



Dalam ayat ini, Alquran sama sekali tidak menunjukan bahwa manusia memiliki kekuasaan mutlak untuk berbuat sekehendak hatinya segala sesuatu yang ada di langit dan bumi.
Mereka juga tidak pula memiliki hak tanpa batas untuk menggunakan alam sehingga merusak keseimbangan ekologisnya.



"
….
semua itu dari Dia …."
Penggalan ayat di sini seharusnya disadari dan dimengerti sebagai pengingat-ingat dari Tuhan, bahwa manusia tidak memiliki apa-apa di dunia ini.
Jadi bagaimana seharusnya kita memperlakukan barang orang lain harus selalu diingat di dalam benak
"…orang-orang yang berpikir…."

Islam pada dasarnya tidak mendukung manusia untuk menyalahgunakan binatang untuk tujuan olahraga maupun untuk menjadikan binatang sebagai objek eksperimen yang sembarangan.
Ayat ini mengingatkan umat manusia bahwa Sang Pencipta telah menjadikan semua yang ada di alam ini (termasuk satwa) sebagai amanah yang harus mereka jaga.

Tafsir QS. Az Zukhruf (43) : 13. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Agar kalian dapat merasa tenang saat berada di atas punggungnya kemudian mengingat-ingat nikmat Sang Pencipta dan Pembimbing kalian dalam menundukkan binatang-binatang itu.
Juga agar kalian–sebagai pengagungan atas ditundukkannya bintang-binatang itu sekaligus sebagai pengakuan atas kelemahan kalian dalam mengendalikan dan menguasainya–berucap,
"Sungguh Mahasuci Tuhan yang telah menundukkan semua ini untuk kami, sementara kami tidak akan pernah mampu mendundukkannya!

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


(13-14) Agar kalian bisa duduk di atas tunggangan kemudian kalian bisa mengingat nikmat Tuhan apabila berkendara, hendaknya kalian berkata,
"Segala puji bagi Allah yang telah menundukkan ini semua untuk kita.
Tidaklah kita semua sanggup untuk melakukan itu."
Hendaklah pula berkata,
"Sesungguhnya hanya kepada Tuhan kita kembali setelah kematian."


Ayat ini menjadi penjelasan bahwa Allah memberi kenikmatan kepada hamba dalam beragam bentuk sehingga Dia-lah yang layak disembah dalam semua keadaan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Supaya kalian dapat duduk) tetap


(di atas punggungnya) Dhamir yang ada pada ayat ini dimudzakkarkan, dan lafal Zhahr dikemukakan dalam bentuk jamak sehingga menjadi Zhuhur, hal ini karena memandang makna yang terkandung di dalam lafal Ma


(kemudian kalian ingat nikmat Rabb kalian apabila kalian telah duduk di atasnya dan supaya kalian mengatakan,
"Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya) tidak dapat menguasainya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Supaya kamu duduk di atas punggungnya.
(QS. Az-Zukhruf [43]: 13)

Yaitu agar kamu dapat duduk dengan nyaman di atas punggungnya, yakni punggung hewan-hewan yang dijadikan tunggangan olehmu.

kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu.
(QS. Az-Zukhruf [43]: 13)


yang telah menundukkannya untuk kalian.

apabila kamu telah duduk di atasnya;
dan supaya kamu mengucapkan."Mahasuci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak menguasainya."
(QS. Az-Zukhruf [43]: 13)

Yakni tidak dapat mengendalikannya, seandainya Allah tidak menundukkan ini untuk kita, niscaya kita tidak akan mampu menguasainya.


Ibnu Abbas r.a, Qatadah, As-Saddi, dan Ibnu Zaid mengatakan bahwa muqrinin artinya tidak kuat menguasainya.

Unsur Pokok Surah Az Zukhruf (الزخرف)

Surat Az Zukhruf terdiri atas 89 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Asy Syuura.

Dinamai "Az Zukhruf" (Perhiasan) diambil dari perkataan "Az Zukhruf" yang terdapat pada ayat 35 surat ini.

Orang-orang musyrik mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang tergantung kepada perhiasan dan harta benda yang ia punyai, karena Muhammad ﷺ adalah seorang anak yatim lagi miskin, ia tidak pantas diangkat Allah sebagai seorang rasul dan nabi.
Pangkat rasul dan nabi itu harus diberikan kepada orang yang kaya.

Ayat ini menegaskan bahwa harta tidak dapat dijadikan dasar untuk mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang, karena harta itu merupakan hiasan kehidupan duniawi, bukan berarti kesenangan akhirat.

Keimanan:

Alquran berasal dari Lauh Mahfuzh.
Nabi Isa `alaihis salam itu tidak lain hanyalah seorang hamba Allah.
▪ Pengakuan Nabi Isa `alaihis salam bahwa Allah-lah Tuhan yang sebenarnya.
▪ Mensifatkan bagaimana kesenangan di dalam syurga dan hebatnya penderitaan orang kafir di dalam neraka sehingga mereka ingin mati saja agar terlepas dari siksa itu.
▪ Tuhan tidak mempunyai anak.

Hukum:

▪ Perintah Tuhan kepada Nabi Muhammad ﷺ supaya menjauhi orang-orang yang tidak beriman.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Ibrahim `alaihis salam, Musa `alaihis salam dan Isa `alaihis salam sebagai perbandingan bagi Nabi dan sebagai penawar sewaktu menghadapi kesulitan dalam melakukan dakwah.

Lain-lain:

▪ Pengakuan orang musyrik Mekah bahwa Allah-lah Yang menciptakan langit dan bumi, tetapi mereka tetap menyembah berhala.
▪ Kepercayaan mereka bahwa malaikat adalah anak Allah dan penolakan atas kepercayaan yang salah itu.
Muhammad ﷺ sebagai rasul mendapat ejekan dan celaan-celaan dari kaumnya dan hal ini adalah biasa, karena rasulrasul yang dahulu pun demikian pula halnya.
▪ orang-orang musyrik sangat kuat berpegang kepada tradisi dan adat istiadat nenek moyang mereka dalam beragama, sehingga tertutup hati mereka untuk menerima kebenaran.

Audio Murottal

QS. Az-Zukhruf (43) : 1-89 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 89 + Terjemahan Indonesia



QS. Az-Zukhruf (43) : 1-89 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 89

Gambar Kutipan Ayat

Surah Az Zukhruf ayat 13 - Gambar 1 Surah Az Zukhruf ayat 13 - Gambar 2
Statistik QS. 43:13
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Az Zukhruf.

Surah Az-Zukhruf (Arab: الزخرف , “Perhiasan”) adalah surah ke-43 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 89 ayat.
Dinamakan Az-Zukhruf yang berarti Perhiasan karena kata Az-Zukhruf yang terdapat pada ayat 35 pada surah ini.
Ayat ini menegaskan bahwa harta tidak dapat dijadikan dasar untuk mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang, karena harta itu merupakan hiasan kehidupan duniawi, bukan berarti kesenangan akhirat.

Nomor Surah 43
Nama Surah Az Zukhruf
Arab الزخرف
Arti Perhiasan
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 63
Juz Juz 25
Jumlah ruku’ 7 ruku’
Jumlah ayat 89
Jumlah kata 838
Jumlah huruf 3609
Surah sebelumnya Surah Asy-Syura
Surah selanjutnya Surah Ad-Dukhan
Sending
User Review
4.3 (29 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

43:13, 43 13, 43-13, Surah Az Zukhruf 13, Tafsir surat AzZukhruf 13, Quran Az-Zukhruf 13, Surah Az Zukruf ayat 13

Video Surah

43:13


More Videos

Kandungan Surah Az Zukhruf

۞ QS. 43:3 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 43:5 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:7 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:8 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:9 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Tauhid Rububiyyah • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:10 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 43:11 • Kekuasaan Allah • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur • Segala sesuatu ada takdirnya •

۞ QS. 43:12 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 43:13 • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:14 Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 43:15 • Mendustai Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:16 • Mendustai Allah

۞ QS. 43:17 • Mendustai Allah • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 43:19 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Tugas-tugas malaikat • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 43:20 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 43:21 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:22 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:23 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:24 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:25 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:27 • Islam agama para nabi • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 43:29 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 43:30 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:31 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:32 Ar Rabb (Tuhan) • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 43:33 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Al Rahman (Maha Pengasih) • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 43:34 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 43:35 • Pahala iman • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Ar Rabb (Tuhan) • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 43:36 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Sifat iblis dan pembantunya • Jin yang berteman dengan manusia • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 43:37 • Sifat iblis dan pembantunya • Syetan menyesatkan dan menghinakan manusia

۞ QS. 43:38 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Jin yang berteman dengan manusia

۞ QS. 43:39 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:41 Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:42 • Allah menepati janji • Kekuasaan Allah • Al Muqtadir (Maha Kuasa) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:44 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 43:45 Tauhid Uluhiyyah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Islam agama para nabi

۞ QS. 43:46 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:47 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:48 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:49 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:55 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:56 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:57 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:58 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:60 • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 43:61 • Nama-nama hari kiamat • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Turunnya nabi Isa sebelum kiamat

۞ QS. 43:62 • Nama-nama neraka • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 43:64 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi •

۞ QS. 43:65 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:66 • Nama-nama hari kiamat • Hari kiamat datang tiba-tiba • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:67 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 43:68 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Keutamaan iman

۞ QS. 43:69 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Keutamaan iman

۞ QS. 43:70 • Pahala iman • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keutamaan iman

۞ QS. 43:71 • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 43:72 • Pahala iman • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 43:73 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 43:74 • Nama-nama neraka • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 43:75 • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 43:76 • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 43:77 Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian neraka • Penjaga neraka • Percakapan ahli neraka •

۞ QS. 43:78 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:79 • Balasan dari perbuatannya • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:80 • Keluasan ilmu Allah • Tugas-tugas malaikat • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 43:81 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 43:82 Tauhid Rububiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:83 • Allah menepati janji • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 43:84 Tauhid Uluhiyyah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 43:85 • Segala sesuatu milik Allah • Keluasan ilmu Allah • Nama-nama hari kiamat • Waktu kiamat tidak diketahui • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 43:86 • Mereka yang memperoleh syafaat • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 43:87 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 43:88 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 43:89 • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

Jika kalian nampakkan atau sembunyikan kebaikan atau maafkan orang yang berbuat tak baik pada kalian,
Allah akan limpahkan pahala karena kalian beretika dengan etika ketuhanan, yaitu memberi maaf meski pada saat mampu untuk tidak memaafkan
QS. An-Nisa’ [4]: 149

(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu),
hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka,
dia berkata:
“Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia),
agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan.”
QS. Al-Mu’minun [23]: 99-100

Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan.

Dan bumi Allah itu adalah luas.

Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.
QS. Az-Zumar [39]: 10

(Dan mengutus) seorang Rasul yang membacakan kepadamu ayat-ayat Allah yang menerangkan (bermacam-macam hukum) supaya Dia mengeluarkan orang-orang yang beriman & beramal saleh dari kegelapan kepada cahaya.
QS. At-Talaq [65]: 11

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan.

Correct! Wrong!

Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu ...

Correct! Wrong!

Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna ...

Correct! Wrong!

+

Array

Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu ...

Correct! Wrong!

Setelah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Kekhalifahan Rasyidin adalah kekhalifahan yang berdiri setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW pada tahun 632 M, atau tahun 11 H. Kekhalifahan ini terdiri atas empat khalifah pertama dalam sejarah Islam, yang disebut sebagai Khulafaur Rasyidin.

Pendidikan Agama Islam #20
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #20 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #20 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Kamus Istilah Islam

Al-Ma'idah

Apa itu Al-Ma’idah? Surah Al-Ma’idah adalah surah ke-5 dalam Alquran. Surah ini terdiri dari 120 ayat dan termasuk golongan surah Madaniyah. Sekalipun ada ayat-ayatnya yang turun di Mekka...

mahar misil

Apa itu mahar misil? maskawin yang tidak ditentukan jumlahnya pada waktu melakukan akad nikah … •

Ammar bin Yasir

Siapa itu Ammar bin Yasir? Ammar bin Yasir adalah Sahabat Nabi Muhammad. Biografi Ammar bin Yasir adalah anak dari Sumayyah binti Khayyat dan Yasir bin Amir yang merupakan salah satu dari orang yan...