QS. Ath Thuur (Bukit) – surah 52 ayat 5 [QS. 52:5]

وَ السَّقۡفِ الۡمَرۡفُوۡعِ ۙ
Wassaqfil marfuu'(i);

dan atap yang ditinggikan (langit),
―QS. 52:5
Topik ▪ Ampunan Allah yang luas
52:5, 52 5, 52-5, Ath Thuur 5, AthThuur 5, Ath Thur 5, At Thur 5, At-Tur 5

Tafsir surah Ath Thuur (52) ayat 5

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ath Thuur (52) : 5. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala bersumpah dengan atap yang ditinggikan (langit) yaitu alam tinggi yang mempunyai beberapa matahari, beberapa bulan, bintang-bintang tetap, dan bintang-bintang beredar.
Di sana juga terletak ‘Arsy dan kursi-Nya; demikian juga malaikat-malaikat-Nya (yang tidak pernah menolak perintah Allah subhanahu wa ta’ala dan selalu patuh terhadap apa yang Allah perintahkan kepada mereka).
Di sana juga ada benda-benda alam yang tak terhitung banyaknya hanya Allah subhanahu wa ta’ala yang mengetahuinya, dan balatentara Allah subhanahu wa ta’ala yang kita juga tak mengetahui hakikatnya kecuali Dia yang menciptakannya.
Dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala dijelaskan:

Dan tidak ada yang mengetahui bala tentara Tuhanmu kecuali Dia sendiri.
(Al-Muddatstsir: 31)

Sufyan ats-sauri, Syu’bah dan Abdul Ahwas meriwayatkan dari Simak dari Harb dari Khalid bin Ar’arah dari ‘Ali bahwa As-Saqful Marfu’ artinya ‘langit.
Sufyan membaca firman Allah sebagai berikut:

Dan Kami menjadikan langit sebagai atap yang terpelihara.
(Q.S. Al-Anbiyaa [21]: 32)

Maksudnya ialah bahwa langit itu sebagai atap dan yang dimaksud dengan “terpelihara” ialah segala yang berada di langit itu dijaga oleh Allah subhanahu wa ta’ala dengan peraturan dan hukum-hukum yang menyebabkan semuanya berjalan dengan teratur dan tertib, sesuai sistem dan hukumnya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Aku bersumpah demi bukit Thur Sina’ (Sinai), tempat Nabi Musa diajak bicara oleh Tuhannya, demi kitab suci yang turun dari Allah dan tertulis di lembaran-lembaran yang mudah dibaca, demi al-Bayt al-Ma’mur dengan yang berthawaf, berdiri, rukuk dan sujud di situ, demi langit yang diangkat tanpa tiang dan demi lautan yang penuh dengan air.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan demi atap yang ditinggikan) yakni langit.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan atap yang ditinggikan (langit).
(Q.S. Ath-Thuur [52]: 5)

Sufyan As’-Sauri, Syu’bah, dan Abul Ahwas telah meriwayatkan dari Sammak, dari Khalid ibnu Ur’urah, dari Ali sehubungan dengan makna firman-Nya: dan atap yang ditinggikan.
(Q.S. Ath-Thuur [52]: 5) Yakni langit.

Sufyan mengatakan bahwa lalu Khalid ibnu Ur’urah membaca firman-Nya:

Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedangkan mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.
(Q.S. Al-Anbiyaa [21]: 32)

Hal yang sama dikatakan oleh Mujahid, Qatadah, As-Saddi, Ibnu Juraij, dan Ibnu Zaid, lalu dipilih oleh Ibnu Jarir.

Ar-Rabi’ ibnu Anas mengatakan bahwa makna yang dimaksud adalah ‘Arasy; ‘Arasy adalah atap bagi semua makhluk.
Apa yang dikatakannya itu cukup beralasan, dan ini merupakan salah satu pendapat sama dengan yang lainnya, menurut jumhur ulama.


Informasi Surah Ath Thuur (الطور)
Surat Ath Thuur terdiri atas 49 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat As Sajdah.

Dinamai “Ath Thuur” (Bukit) diambil dari perkataan “Ath Thuur” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dimaksud dengan “bukit” di sini ialah bukit Thursina yang terletak di semenanjung Sinai, tempat Nabi Musa ‘alaihis salam menerima wahyu dari Tuhannya.

Keimanan:

Keadaan orang-orang kafir di dalam neraka dan keadaan orang-orang beriman di dalam syurga
bukti kekuasaan dan keesaan Allah
setiap orang bertanggungjawab terhadap perbuatannya masing-masing, sekalipun demikian bapak dan anak akan dikumpulkan Allah dalam syurga apabila kedua-duanya sama-sama beriman.

Hukum:

Kewajiban untuk tetap berda’wah dan anjuran melakukan zikir dan tasbih pada waktu siang dan malam.

Lain-lain:

Orang-orang zalim pasti mendapat siksaan Allah di dunia dan akhirat
Allah tetap akan menjaga dan melindungi Nabi Muhammad s.a.w

Ayat-ayat dalam Surah Ath Thuur (49 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ath-Thuur (52) ayat 5 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ath-Thuur (52) ayat 5 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ath-Thuur (52) ayat 5 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ath-Thuur - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 49 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 52:5
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Ath Thuur.

Surah At-Tur (bahasa Arab:الطور) adalah surah ke-52 dalam Al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 49 ayat.
Dinamakan at-Tur yang berarti Bukit diambil dari kata At-Tur yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan bukit disini ialah bukit Sinai yang terletak di semenanjung Sinai, tempat Nabi Musa menerima Taurat dari Allah.

Nomor Surah 52
Nama Surah Ath Thuur
Arab الطور
Arti Bukit
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 76
Juz Juz 27
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 49
Jumlah kata 313
Jumlah huruf 1324
Surah sebelumnya Surah Az-Zariyat
Surah selanjutnya Surah An-Najm
4.9
Ratingmu: 4.5 (15 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/52-5









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta