QS. Ath Thuur (Bukit) – surah 52 ayat 23 [QS. 52:23]

یَتَنَازَعُوۡنَ فِیۡہَا کَاۡسًا لَّا لَغۡوٌ فِیۡہَا وَ لَا تَاۡثِیۡمٌ
Yatanaaza’uuna fiihaa ka’san laa laghwun fiihaa walaa ta’tsiimun;

Di dalam surga mereka saling memperebutkan piala (gelas) yang isinya tidak (menimbulkan) kata-kata yang tidak berfaedah dan tiada pula perbuatan dosa.
―QS. 52:23
Topik ▪ Iman ▪ Keutamaan Iman ▪ Ayat yang berhubungan dengan Aisyah binti al Siddiq
52:23, 52 23, 52-23, Ath Thuur 23, AthThuur 23, Ath Thur 23, At Thur 23, At-Tur 23

Tafsir surah Ath Thuur (52) ayat 23

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ath Thuur (52) : 23. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala menggambarkan tentang kegembiraan mereka di surga yaitu mereka masing-masing mengambil gelas minuman mereka.
Mereka duduk sambil bersulang dengan teman-teman mereka, bersenda-gurau seperti terjadi dalam suatu kelompok sahabat, sebagai gambaran betapa riang-gembiranya mereka.
Minuman khamar di akhirat tidak memabukkan seperti halnya dengan khamar di dunia, dan tidak pula menyebabkan orang berbicara melantur tak tentu arah atau mabuk seperti peminum di dunia.
Allah subhanahu wa ta’ala telah menjelaskan dalam ayat lain, yakni tentang khamar di akhirat dan sedap rasa makanan yaitu ayat yang berbunyi dalam firman-Nya:

(warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum.
Tidak ada di dalamnya (unsur) yang memabukkan dan mereka tidak mabuk karenanya.

(Q.S. As-Saffat [37]: 46-47)

Dan firman-Nya:

Mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk.
(Q.S. Al-Waqi’ah [56]: 19)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Di surga, dengan penuh rasa kasih sayang, mereka saling memperebutkan piala yang penuh dengan minuman yang tidak akan membawa mereka mengatakan perkataan yang jelek, dan juga tidak mengerjakan perbuatan dosa.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Mereka saling memperebutkan) mereka saling beri (di dalamnya) dalam surga (piala) yang berisikan khamar (yang isinya tidak menimbulkan kata-kata yang tidak berfaedah) di antara mereka disebabkan karena meminumnya (dan tiada pula perbuatan dosa) yang menimpa mereka disebabkan meminumnya, berbeda dengan khamar di dunia.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Di dalam surga mereka saling memperebutkan piala (gelas).
(Q.S. Ath-Thuur [52]: 23)

Yakni mereka saling memberi minuman khamr, menurut Ad-Dahhak.

yang isinya tidak (menimbulkan) kata-kata yang tidak berfaedah dan tiada pula perbuatan dosa.
(Q.S. Ath-Thuur [52]: 23)

Mereka tidak mengeluarkan kata-kata yang tidak berguna setelah meminumnya, yakni tidak mengigau, tidak pula berkata kotor (jorok) sebagaimana yang dialami oleh para peminum (khamr) di dunia.

Ibnu Abbas mengatakan bahwa al-lagwu artinya kata-kata yang batil, dan al-ismu artinya perkataan yang dusta.

Mujahid mengatakan bahwa mereka tidak saling mencaci dan tidak pula saling berbuat dosa.

Qatadah mengatakan bahwa hal tersebut selalu disertai oleh setan ketika di dunia, maka Allah subhanahu wa ta’ala menyucikan khamr akhirat dari kekotoran khamr dunia dan penyakitnya seperti yang telah disebutkan.
Untuk itu khamr akhirat dibersihkan dari pengaruh negatif akibat meminumnya, seperti kepala pusing, perut mual, dan akal sehat tertutup.
Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan pula bahwa khamr akhirat tidak merangsang mereka untuk mengeluarkan kata-kata kotor, kata-kata yang tiada gunanya, serta kata-kata yang tidak karuan.
Dan Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan bahwa khamr akhirat di surga baik rupanya serta wangi aroma dan pengaruhnya.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

(Warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum.
Tidak ada dalam khamr itu alkohol dan mereka tiada mabuk karenanya.
(Q.S. As-Saffat [37]: 46-47)

mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk.
(Q.S. Al-Waqi’ah [56]: 19)

Dan dalam surat ini disebutkan oleh firman-Nya:

Di dalam surga mereka saling memperebutkan piala (gelas) yang isinya tidak (menimbulkan) kata-kata yang tidak berfaedah dan tiada pula perbuatan dosa.
(Q.S. Ath-Thuur [52]: 23)


Informasi Surah Ath Thuur (الطور)
Surat Ath Thuur terdiri atas 49 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat As Sajdah.

Dinamai “Ath Thuur” (Bukit) diambil dari perkataan “Ath Thuur” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dimaksud dengan “bukit” di sini ialah bukit Thursina yang terletak di semenanjung Sinai, tempat Nabi Musa ‘alaihis salam menerima wahyu dari Tuhannya.

Keimanan:

Keadaan orang-orang kafir di dalam neraka dan keadaan orang-orang beriman di dalam syurga
bukti kekuasaan dan keesaan Allah
setiap orang bertanggungjawab terhadap perbuatannya masing-masing, sekalipun demikian bapak dan anak akan dikumpulkan Allah dalam syurga apabila kedua-duanya sama-sama beriman.

Hukum:

Kewajiban untuk tetap berda’wah dan anjuran melakukan zikir dan tasbih pada waktu siang dan malam.

Lain-lain:

Orang-orang zalim pasti mendapat siksaan Allah di dunia dan akhirat
Allah tetap akan menjaga dan melindungi Nabi Muhammad s.a.w

Ayat-ayat dalam Surah Ath Thuur (49 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ath-Thuur (52) ayat 23 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ath-Thuur (52) ayat 23 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ath-Thuur (52) ayat 23 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ath-Thuur - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 49 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 52:23
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Ath Thuur.

Surah At-Tur (bahasa Arab:الطور) adalah surah ke-52 dalam Al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 49 ayat.
Dinamakan at-Tur yang berarti Bukit diambil dari kata At-Tur yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan bukit disini ialah bukit Sinai yang terletak di semenanjung Sinai, tempat Nabi Musa menerima Taurat dari Allah.

Nomor Surah 52
Nama Surah Ath Thuur
Arab الطور
Arti Bukit
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 76
Juz Juz 27
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 49
Jumlah kata 313
Jumlah huruf 1324
Surah sebelumnya Surah Az-Zariyat
Surah selanjutnya Surah An-Najm
4.9
Ratingmu: 4.7 (29 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim