Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Ath Thaariq (Yang datang di malam hari) – surah 86 ayat 9 [QS. 86:9]

یَوۡمَ تُبۡلَی السَّرَآئِرُ ۙ
Yauma tublassaraa-ir(u);
Pada hari ditampakkan segala rahasia,
―QS. Ath Thaariq [86]: 9

Daftar isi

The Day when secrets will be put on trial,
― Chapter 86. Surah Ath Thaariq [verse 9]

يَوْمَ hari

(The) Day
تُبْلَى dibuka/dinampakkan

will be tested
ٱلسَّرَآئِرُ rahasia-rahasia

the secrets,

Tafsir Quran

Surah Ath Thaariq
86:9

Tafsir QS. At-Tariq (86) : 9. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat-ayat ini diterangkan bahwa Allah akan membangkitkan manusia kembali pada hari yang ditampakkan segala rahasia, yaitu hari Kiamat.
Ketika itu, tidak seorang pun dapat luput dari apa yang sudah ditentukan sebagai balasan atas perbuatannya, yaitu surga bagi yang beramal saleh dan neraka bagi yang durhaka dan melanggar perintah Allah.

Ketika di akhirat, semua manusia akan memperoleh balasan sesuai dengan perbuatan masing-masing.
Jadi, setiap orang akan memperoleh sebagaimana amal yang telah dilakukan di dunia.

Tidak ada satu kekuatan pun yang dapat mengubahnya dan tidak ada penolong yang dapat membantunya kecuali kekuasaan Allah semata, sebagaimana firman-Nya:

وَلَمْ تَكُنْ لَّهٗ فِئَةٌ يَّنْصُرُوْنَهٗ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَمَا كَانَ مُنْتَصِرًا

Dan tidak ada (lagi) baginya segolongan pun yang dapat menolongnya selain Allah;
dan dia pun tidak akan dapat membela dirinya.
(Al-Kahfi [18]: 43)

Tafsir QS. Ath Thaariq (86) : 9. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Pada suatu hari ketika semua hati nurani diuji dan dibedakan antara yang baik dan yang buruk.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Pada hari ketika segala rahasia yang tersembunyi ditampakkan dan yang baik dipisahkan dari yang buruk.
Manusia tidak memiliki kekuatan dan tidak pula seorang penolong yang bisa menghalanginya dari azab Allah.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Pada hari ditampakkan) maksudnya, diuji dan dibuka


(segala rahasia) yaitu hal-hal yang terkandung di dalam kalbu berupa keyakinan-keyakinan dan niat-niat.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala bersumpah dengan menyebut nama langit dan semua bintang yang bersinar terang yang menghiasinya.
Untuk itu, maka disebutkan oleh firman-Nya:


{وَالسَّمَاءِ وَالطَّارِقِ}

Demi langit dan yang datang pada malam hari.
(QS. At-Tariq [86]: 1)


Kemudian dalam firman berikutnya disebutkan:

{وَمَا أَدْرَاكَ مَا الطَّارِقُ}

tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?
(QS. At-Tariq [86]: 2)

Lalu ditafsirkan oleh firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{النَّجْمُ الثَّاقِبُ}

(yaitu) bintang yang cahayanya menembus.
(QS. At-Tariq [86]: 3)

Qatadah dan lain-Lainnya mengatakan bahwa sesungguhnya bintang dinamakan Ath-Thariq tiada lain karena ia hanya dapat dilihat di malam hari, sedangkan siang hari tidak kelihatan.
Hal ini diperkuat dengan apa yang disebutkan di dalam hadis sahih yang mengatakan:

نَهَى أَنْ يَطْرُقَ الرَّجُلُ أَهْلَهُ طُرُوقًا

Beliau ﷺ melarang seseorang mendatangi keluarganya di malam hari yang sudah larut.

Yakni dia pulang ke rumahnya dengan mengejutkan di malam hari.
Di dalam hadis lain yang mengandung doa telah disebutkan:


"إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ"

kecuali orang yang datang di tengah malam dengan membawa kebaikan, ya Tuhan Yang Maha Pemurah.

Mengenai firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{الثَّاقِبُ}

yang cahayanya menembus.
(QS. At-Tariq [86]: 3)

Ibnu Abbas mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah yang cahayanya terang.
As-Saddi mengatakan, makna yang dimaksud ialah yang menembus setan-setan apabila dilemparkan kepadanya.
Ikrimah mengatakan, makna yang dimaksud ialah yang cahayanya terang lagi membakar setan-setan.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{إِنْ كُلُّ نَفْسٍ لَمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ}

tidak ada suatu jiwa (diri) pun melainkan ada penjaganya.
(QS. At-Tariq [86]: 4)

Yaitu sesungguhnya pada tiap diri terdapat malaikat yang menjaganya ditugaskan oleh Allah subhanahu wa ta’ala agar melindunginya dari berbagai bencana dan penyakit.
Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

لَهُ مُعَقِّباتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ

Bagi manusia ada malaikatmalaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah.
(QS. Ar-Ra’d [13]: 11)

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{فَلْيَنْظُرِ الإنْسَانُ مِمَّ خُلِقَ}

Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?
(QS. At-Tariq [86]: 5)

Ini mengingatkan manusia akan betapa lemahnya asal kejadiannya, sekaligus membimbingnya untuk mengakui adanya hari kemudian.
yaitu hari berbangkit.
Karena sesungguhnya Tuhan yang mampu menciptakannya dari semula mampu pula untuk mengembalikannya seperti keadaan semula, bahkan lebih mudah.
Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman Allah subhanahu wa ta’ala:

وَهُوَ الَّذِي يَبْدَؤُا الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ وَهُوَ أَهْوَنُ عَلَيْهِ

Dan Dialah Yang Menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkan)nya kembali, dan menghidupkan kembali itu adalah lebih mudah bagi-Nya.
(QS. Ar-Rum [30]: 27)

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{خُلِقَ مِنْ مَاءٍ دَافِقٍ}

Dia diciptakan dari air yang terpancar.
(QS. At-Tariq [86]: 6)

Yaitu air mani yang dipancarkan oleh laki-laki dan bertemu dengan indung telur wanita, maka terjadilah anak dari percampuran keduanya dengan seizin Allah subhanahu wa ta’ala Karena itulah maka disebutkan dalam firman berikut-nya:

{يَخْرُجُ مِنْ بَيْنِ الصُّلْبِ وَالتَّرَائِبِ}

yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada.
(QS. At-Tariq [86]: 7)

Yakni dari sulbi laki-laki dan dari tulang dada wanita.


Syabib ibnu Bisyr telah meriwayatkan dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada.
(QS. At-Tariq [86]: 7)
Yaitu sulbi laki-laki dan tara-ibul mar-ah (tulang dada wanita) yang warna air maninya kuning lagi agak encer, kejadian anak dari air mani keduanya.
Hal yang sama telah dikatakan oleh Sa’id ibnu Jubair, Ikrimah, Qatadah, As-Saddi, dan lain-lainnya.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Sa’id Al-Asyaj, telah menceritakan kepada kami Abu Usamah, dari Mis’ar, bahwa ia pernah mendengar Al-Hakam menceritakan pendapat Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada.
(QS. At-Tariq [86]: 7)
Lalu Ibnu Abbas mengatakan,
"Inilah tara-ib,"
seraya meletakkan tangannya ke dadanya.
Ad-Dahhak dan Atiyyah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa taribatul mar-ah artinya tempat kalung (liontin)nya.
Hal yang sama dikatakan oleh Ikrimah dan Sa’id ibnu Jubair.

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa tara-ib artinya di antara susunya.
Diriwayatkan dari Mujahid bahwa tara-ib ialah antara’kedua pundak sampai dada.
Diriwayatkan pula dari Mujahid bahwa tara-ib berada di bawah kerongkongan.
Diriwayatkan dari Ad-Dahhak bahwa tara-ib terletak di antara kedua susu, kedua kaki, dan kedua mata.

Al-Lais ibnu Sa’d telah meriwayatkan dari Ma’mar ibnu Abu Habibah Al-Madani, bahwa Al-Lais telah mendapat berita darinya sehubungan dengan makna firman-Nya:
yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada.
(QS. At-Tariq [86]: 7)

Bahwa yang dimaksud ialah tetesan hati, dari sanalah asal mula terjadinya anak.
Diriwayatkan pula dari Qatadah sehubungan dengan makna firman-Nya:
yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada.
(QS. At-Tariq [86]: 7)
Yakni di antara tulang sulbi dan bagian bawah kerongkongannya.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{إِنَّهُ عَلَى رَجْعِهِ لَقَادِرٌ}

Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup sesudah matinya).
(QS. At-Tariq [86]: 8)

Sehubungan dengan makna ayat ini ada dua pendapat.

Pertama, mengatakan bahwa Allah berkuasa mengembalikan air mani yang telah terpancarkan ini ke tempat asalnya keluar.
Hal ini dikatakan oleh Mujahid, Ikrimah, dan selain keduanya.

Pendapat yang kedua mengatakan, sesungguhnya Allah berkuasa menghidupkan kembali manusia yang diciptakan dari air mani ini sesudah matinya, lalu dibangkitkan untuk menuju negeri akhirat.
Karena sesungguhnya Tuhan yang menciptakan dari semula mampu mengembalikan (menghidupkan) ciptaan-Nya seperti semula.
Allah subhanahu wa ta’ala telah menyebutkan dalil yang menunjukkan hal ini di dalam Alquran di berbagai tempat.
Pendapat ini dikatakan oleh Ad-Dahhak dan dipilih oleh Ibnu Jarir.
Karena itulah maka disebutkan dalam firman berikutnya:

{يَوْمَ تُبْلَى السَّرَائِرُ}

Pada hari ditampakkan segala rahasia.
(QS. At-Tariq [86]: 9)

Pada hari kiamat semua rahasia ditampakkan sehingga menjadi jelas dan terang, dan tiada lagi rahasia karena semuanya menjadi tampak kelihatan dan semua yang tadinya tersembunyi di hari itu menjadi kelihatan.


Di dalam kitab Sahihain disebutkan melalui Ibnu Ulnar, bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:


"يُرْفَعُ لِكُلِّ غَادِرٍ لِوَاءٌ عِنْدَ اسْتِهِ يُقَالُ:
هَذِهِ غَدْرَةُ فُلَانِ بْنِ فُلَانٍ"

Bagi tiap orang yang khianat dinaikkan (dipasang) bendera pada pantatnya, lalu dikatakan bahwa ini adalah pengkhianatan si Fulan bin Fulan.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{فَمَا لَهُ}

maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu.
(QS. At-Tariq [86]: 10)


Yakni bagi manusia kelak di hari kiamat.

{مِنْ قُوَّةٍ}

satu kekuatan pun.
(QS. At-Tariq [86]: 10)


Maksudnya, kekuatan dalam dirinya.

{وَلا نَاصِرٍ}

dan tidak (pula) seorang penolong.
(QS. At-Tariq [86]: 10)

Yaitu dari luar dirinya.
Dengan kata lain, tiada seorang pun yang dapat menyelamatkan dirinya dari azab Allah dan tiada pula seorang pun yang dapat menolong orang lain dari azab Allah.

Unsur Pokok Surah Ath Thaariq (الطارق)

Surat Ath Thaariq terdiri atas 17 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Balad.

Dinamai "Ath Thaariq " (yang datang di malam hari) diambil dari perkataan "Ath Thaariq" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Tiap-tiap jiwa selalu dipelihara dan diawasi Allah.
▪ Merenungkan asal kejadian diri sendiri yaitu dari air mani, akan menghilangkan sifat sombong dan takabur.
▪ Allah kuasa menghidupkan manusia kembali pada hari kiamat, pada waktu itu tidak ada kekuatan yang dapat menolong selain Allah.
Alquran adalah pemisah antara yang hak dan yang batil.

Ayat-ayat dalam Surah Ath Thaariq (17 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Ath-Thaariq (86) : 1-17 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 17 + Terjemahan Indonesia



QS. Ath-Thaariq (86) : 1-17 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 17

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ath Thaariq ayat 9 - Gambar 1 Surah Ath Thaariq ayat 9 - Gambar 2
Statistik QS. 86:9
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Ath Thaariq.

Surah At-Tariq (bahasa Arab:الطّارق) adalah surah ke 86 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makiyah yang terdiri atas 17 ayat.
Dinamakan At-Tariq yang berarti Yang datang di malam hari diambil dari perkataan Ath Thaariq yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 86
Nama Surah Ath Thaariq
Arab الطارق
Arti Yang datang di malam hari
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 36
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 17
Jumlah kata 61
Jumlah huruf 254
Surah sebelumnya Surah Al-Buruj
Surah selanjutnya Surah Al-A’la
Sending
User Review
4.5 (11 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

86:9, 86 9, 86-9, Surah Ath Thaariq 9, Tafsir surat AthThaariq 9, Quran At Tariq 9, At-Tariq 9, Surah At Tariq ayat 9

Video Surah

86:9


More Videos

Kandungan Surah Ath Thaariq

۞ QS. 86:4 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 86:8 • Kekuasaan Allah • Al Qaadir (Maha Kuasa) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur •

۞ QS. 86:9 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 86:10 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 86:13 • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 86:14 • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 86:15 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 86:16 • Balasan dari perbuatannya • Maksiat dan dosa

۞ QS. 86:17 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

Ayat Pilihan

Apabila kamu membaca Alquran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk.

[ucapkan a`uudzu billaahi minasy syaithaanirrajiim] ― QS. An-Nahl [16]: 98

Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah.
Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui.
QS. Al-‘Ankabut [29]: 41

Allah berfirman kepada Musa,
“Aku telah kabulkan apa yang kau minta. Ini karunia untukmu. Sebelumnya, Kami juga telah berimu karunia lain tanpa diminta, ketika Kami ilhamkan kepada ibumu sebuah ilham yang kelak merupakan sumber hidupmu”
QS. Ta Ha [20]: 36-38

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah ...

Correct! Wrong!

Yang berarti ''menggabungkan sesuatu dengan yang lain'' adalah lafaz ...

Correct! Wrong!

Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti ...

Correct! Wrong!

+

Array

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya ...

Correct! Wrong!

Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #16
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #16 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #16 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Pendidikan Agama Islam #29

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah … Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali … potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah … Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu … Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Kamus Istilah Islam

wali mujbir

Apa itu wali mujbir? wali yang berhak menikahkan seseorang yang masih gadis tanpa memerlukan izin gadis tsb … •

Quraisy

Apa itu Quraisy? Surah Quraisy adalah surah ke-106 dalam Alquran. Surah ini terdiri atas 4 ayat dan tergolong surah Makkiyah. Kata Quraisy sendiri merujuk pada kaum Quraisy yakni kaum yang mendapat ...

Shafiyah binti Huyay

Siapa itu Shafiyah binti Huyay? Shafiyah binti Huyay adalah salah satu istri ke-11 Muhammad yang berasal dari suku Bani Nadhir. Ketika menikah, ia masih berumur 17 tahun. Ia mendapatkan julukan R...