Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. At Tin (Buah Tin) – surah 95 ayat 2 [QS. 95:2]

وَ طُوۡرِ سِیۡنِیۡنَ ۙ
Wathuuri siiniin(a);
demi gunung Sinai,
―QS. At Tin [95]: 2

Daftar isi

And (by) Mount Sinai
― Chapter 95. Surah At Tin [verse 2]

وَطُورِ dan bukit

And (the) Mount
سِينِينَ Sinai

Sinai,

Tafsir Quran

Surah At Tin
95:2

Tafsir QS. At-Tin (95) : 2. Oleh Kementrian Agama RI

Setelah itu, Allah bersumpah dengan Gunung Sinai, tempat Nabi Musa menerima wahyu (Taurat).
Mengenai bahwa Nabi Musa menerima wahyu di tempat itu dikisahkan pula antara lain dalam Surah Al-A’raf [7]: 144. Allah ﷻ berfirman:


قَالَ يٰمُوْسٰٓى اِنِّى اصْطَفَيْتُكَ عَلَى النَّاسِ بِرِسٰلٰتِيْ وَبِكَلَامِيْ فَخُذْ مَآ اٰتَيْتُكَ وَكُنْ مِّنَ الشّٰكِرِيْنَ

(Allah) berfirman,
"Wahai Musa! Sesungguhnya Aku memilih (melebihkan) engkau dari manusia yang lain (pada masamu) untuk membawa risalah-Ku dan firman-Ku, sebab itu berpegang-teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah engkau termasuk orang-orang yang bersyukur."
(Al-A’raf [7]: 144)

Dalam ayat sebelumnya dikisahkan bagaimana Nabi Musa naik bukit Sinai untuk menerima wahyu.

Dalam ayat ini dinyatakan pengangkatan Musa sebagai nabi dan menerima wahyu yaitu kitab Taurat.

Tafsir QS. At Tin (95) : 2. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Demi gunung tempat Allah berbicara kepada Nabi Musa `alaihis salam.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Allah bersumpah demi buah tin dan buah zaitun, keduanya adalah di antara buah-buahan yang terkenal.
Allah pun bersumpah demi bukit Thursina (Sinai), di mana Dia bercakap-cakap dengan Musa secara langsung.


Dia bersumpah dengan kota yang aman dari ketakutan ini, yaitu Makkah sebagai tempat turunnya wahyu.
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya, kemudian Kami akan memasukkannya ke neraka jika tidak ia mentaati Allah dan mengikuti para rasul.


Tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka mendapatkan pahala besar yang tidak ada putus-putusnya dan tidak dikurangi.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan demi bukit Sinai) nama sebuah bukit tempat sewaktu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman kepada Nabi Musa.
Arti lafal Siiniina ialah yang diberkahi atau yang baik karena memiliki banyak pohon yang menghasilkan buah.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

(1-8)

Ulama tafsir berbeda pendapat sehubungan dengan tafsir surat ini, ada beberapa pendapat yang cukup banyak di kalangan mereka mengenainya.
Menurut suatu pendapat, yang dimaksud dengan tin adalah sebuah masjid di kota Dimasyq.
Menurut pendapat yang lainnya adalah buah tin.
Dan menurut pendapat yang lainnya lagi adalah nama sebuah gunung penuh dengan buah tin.

Al-Qurtubi mengatakan bahwa tin adalah nama masjid As-habul Kahfi.
Dan telah diriwayatkan dari Ibnu Abbas oleh Al-Aufi, bahwa tin di sini adalah masjid Nabi Nuh yang ada di puncak Bukit Al-Judi.
Mujahid mengatakan bahwa makna yang dimaksud adalah pohon tin kalian ini.

Sedangkan mengenai zaitun —menurut Ka’bul Ahbar, Qatadah, Ibnu Zaid, dan yang lainnya— hal ini adalah nama sebuah masjid yang terletak di kota Yerussalem (Baitul Maqdis).
Mujahid dan Ikrimah mengatakan bahwa makna yang dimaksud adalah buah zaitun yang kalian peras ini.

dan demi Bukit Sinai.
(QS. At-Tin [95]: 2)

Ka’bul Ahbar dan yang lainnya yang bukan hanya seorang mengatakan bahwa ini adalah nama bukit yang di tempat itu Allah berbicara langsung kepadaMusa’alaihis salam

dan demi kota (Mekah) ini yang aman.
(QS. At-Tin [95]: 3)

Makna yang dimaksud adalah kota Mekah, menurut Ibnu Abbas, Mujahid, Ikrimah, Al-Hasan, Ibrahim An-Nakha’i, Ibnu Zaid, dan Ka’bul Ahbar;
tiada perbedaan pendapat di kalangan mereka dalam hal ini.

Sebagian para imam mengatakan bahwa ketiganya merupakan nama tiga tempat yang pada masing-masingnya Allah telah mengutus seorang nabi dari kalangan Ulul ‘Azmi para pemilik syariat-syariat yang besar.

Yang pertama ialah tempat yang dipenuhi dengan tin dan zaitun, yaitu Baitul Maqdis, Allah telah mengutus Isa putra Maryam padanya.
Yang kedua adalah Tur Sinai, yakni nama bukit yang padanya Allah berbicara langsung kepada Musa ibnu Imran.
Dan yang ketiga ialah Mekah alias kota yang aman;
yang barang siapa memasukinya, pasti dia dalam keadaan aman;
di tempat inilah Allah subhanahu wa ta’ala mengutus Nabi Muhammad ﷺ

Mereka mengatakan bahwa pada akhir kitab Taurat nama ketiga tempat ini disebutkan,
"Allah datang dari Bukit Sinai —yakni tempat yang padanya Allah berbicara langsung kepada Musa ‘alaihis salam ibnu Imran—.
Dan muncul di Sa’ir, nama sebuah bukit di Baitul Maqdis, yang padanya Allah mengutus Isa.
Dan tampak di bukit-bukit Faran, yakni bukit-bukit Mekah yang darinya Allah subhanahu wa ta’ala mengutus Nabi Muhammad ﷺ

Maka Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan nama-nama ketiga tempat itu seraya memberitakan tentang mereka yang diutus-Nya secara tertib dan menurut urutan zamannya.
Untuk itulah hal ini berarti Allah bersumpah dengan menyebut yang mulia, lalu yang lebih mulia darinya, kemudian yang lebih mulia dari keseluruhannya.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
(QS. At-Tin [95]: 4)

Dan inilah subjek sumpahnya, yaitu bahwa Allah subhanahu wa ta’ala telah menciptakan manusia dalam bentuk yang paling baik dan rupa yang paling sempurna, tegak jalannya dan sempurna, lagi baik semua anggota tubuhnya.

Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya.
(QS. At-Tin [95]: 5)

Yakni neraka, menurut Mujahid, Abul Aliyah, Al-Hasan, Ibnu Zaid, dan lain-lainnya.
Yakni kemudian sesudah penciptaan yang paling baik lagi paling indah itu, tempat kembali mereka adalah ke neraka, jika mereka tidak taat kepada Allah dan tidak mengikuti rasul-rasul-Nya.
Untuk itulah maka disebutkan dalam firman berikutnya:

kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh.
(QS. At-Tin [95]: 6)

Sebagian ulama ada yang mengatakan sehubungan dengan firman-Nya:
Kemudian Kami kembalikan dia ke tempatyang serendah-rendahnya.
(QS. At-Tin [95]: 5)

Yaitu kepada usia yang paling hina.
Hal ini telah diriwayatkan dari Ibnu Abbas, dan Ikrimah, sehingga Ikrimah mengatakan bahwa barang siapa yang hafal Alquran seluruhnya, maka ia tidak akan memasuki usia yang paling hina.
Pendapat ini dipilih oleh Ibnu Jarir.

Seandainya hal itulah yang dimaksud oleh makna ayat, niscaya tidaklah menjadi indah pujian bagi kaum mukmin, mengingat sebagian dari mereka adalah yang mengalami usia pikun.
Dan sesungguhnya makna yang dimaksud hanyalah sebagaimana yang telah kami sebutkan di atas, yakni ke neraka, bukan ke usia yang paling hina alias pikun.
Dan ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Demi masa.
Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, (QS. Al-‘Asr [103]: 1-3)

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.
(QS. At-Tin [95]: 6)

Yakni tiada habis-habisnya, sebagaimana yang sering diterangkan sebelumnya.
Kemudian disebutkan dalam firman berikutnya:

Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan.
(QS. At-Tin [95]: 7)


hai anak Adam.

(hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu?
(QS. At-Tin [95]: 7)

Maksudnya, pembalasan di hari kemudian.
Sesungguhnya kamu telah mengetahui permulaan kejadianmu dan telah mengetahui bahwa Tuhan yang mampu menciptakan dari semula berkuasa pula untuk mengembalikannya jadi hidup, bahkan itu lebih mudah bagi-Nya.
Maka apakah yang mendorongmu mendustakan adanya hari pembalasan, padahal engkau telah mengetahui hal tersebut?

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ahmad Ibnu Sinan, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman, dari Sufyan, dari Mansur yang mengatakan bahwa aku pernah bertanya kepada Mujahid mengenai makna firman-Nya:
Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu?
(QS. At-Tin [95]: 7)

Apakah yang dimaksud adalah Nabi ﷺ?
Maka Mujahid menjawab,
"Ma’azallah, makna yang dimaksud adalah manusia."
Hal yang sama telah dikatakan oleh Ikrimah dan lain-lainnya.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?
(QS. At-Tin [95]: 8)

Yakni bukankah Dia Hakim yang paling adil, yang tidak melampaui batas dan tidak aniaya terhadap seseorang pun.
Dan termasuk dari sifat adil-Nya ialah Dia mengadakan hari kiamat, lalu orang yang dianiaya di dunia dapat membalas kepada orang yang pernah berbuat aniaya kepadanya di hari itu.
Dalam pembahasan yang lalu telah kami terangkan melalui hadis Abu Hurairah secara marfu’:

Apabila seseorang di antara kamu membaca Wat Tini Waz Zaituni (surat At-Tin), lalu sampai pada ayat terakhirnya, yaitu firman Allah subhanahu wa ta’ala,
"Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya,
"
maka hendaklah ia mengucapkan,
"Benar, dan aku termasuk orang-orang yang menjadi saksi atas hal tersebut."

Demikianlah akhir tafsir surat At-Tin, dan segala puji bagi Allah atas limpahan karunia-Nya.

Unsur Pokok Surah At Tin (التينِ)

Surat ini terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Buruuj.

Nama At Tiin diambil dari kata "At Tiin" yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya buah tin.

Keimanan:

▪ Manusia makhluk yang terbaik rohaniah dan jasmaniah, tetapi mereka akan dijadikan orang yang amat rendah jika tidak beriman dan beramal saleh.
▪ Allah adalah Hakim Yang Maha Adil.

Ayat-ayat dalam Surah At Tin (8 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. At-Tin (95) : 1-8 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 8 + Terjemahan Indonesia



QS. At-Tin (95) : 1-8 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 8

Gambar Kutipan Ayat

Surah At Tin ayat 2 - Gambar 1 Surah At Tin ayat 2 - Gambar 2
Statistik QS. 95:2
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah At Tin.

Surah At-Tin (Arab: التِّينِ , “Tin”) adalah surah ke-95 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini diturunkan setelah surah Al-Buruj.
Nama At-Tin diambil dari kata At-Tin yang terdapat pada ayat pertama surah ini yang artinya buah Tin.

Nomor Surah 95
Nama Surah At Tin
Arab التينِ
Arti Buah Tin
Nama lain Al-Zaitun, Wa Al-Tin wa al-Zaitun
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 28
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 8
Jumlah kata 34
Jumlah huruf 162
Surah sebelumnya Surah Al-Insyirah
Surah selanjutnya Surah Al-‘Alaq
Sending
User Review
4.5 (27 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

95:2, 95 2, 95-2, Surah At Tin 2, Tafsir surat AtTin 2, Quran At-Tin 2, Surah At Tin ayat 2

Video Surah

95:2


Load More

Ayat Pilihan

Allah tundukkan angin untuk menggiring awan sebagai tanda berita gembira datangnya hujan yang merupakan rahmat untuk manusia. Sungguh Kami turunkan dari langit air yang suci & menyucikan, serta hilangkan najis & kotoran
QS. Al-Furqan [25]: 48

(Di situlah diuji orang-orang Mukmin) mereka mendapat cobaan supaya menjadi jelas, siapa orang Mukmin yang benar-benar & siapakah yang gadungan
(dan hati mereka diguncang) berdegup-degup disebabkan ketakutan yang sangat mencekam mereka.
QS. Al-Ahzab [33]: 11

Hai orang-orang yang beriman,
bertakwalah kepada Allah & carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya,
dan berjihadlah pada jalan-Nya,
supaya kamu mendapat keberuntungan.
QS. Al-Ma’idah [5]: 35

Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu,
baik laki-laki atau perempuan,
QS. Ali ‘Imran [3]: 195

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
ٱلذِّكْرَ = Adz-Dzikr (pemberi peringatan).
Firman Allah:
'Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Adz-Dzikr (Alquran), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.'
(QS. Al Hijr [15] : 9)

Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah ...

Correct! Wrong!

َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
الفرقان, artinya 'Pembeda'.
Alquran dinamakan Al-Furqan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.

+

Array

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Mujahadah merupakan sebuah istilah yang terbentuk dari asal kata jihad, artinya berjuang dengan sungguh-sungguh menurut syari'at Islam.

Istilah lain yang juga berasal dari kata Jihad, yakni Mujahidin. Mujahidin adalah istilah bagi pejuang (Muslim) yang turut dalam suatu peperangan atau terlibat dalam suatu pergolakan.

Salah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Luqman adalah orang yang disebut dalam Alquran dalam surah Luqman [31] : 12-19 yang terkenal karena nasihat-nasihatnya kepada anaknya.

Pendidikan Agama Islam #15
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #15 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #15 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #22

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh … Takdir yang bisa diubah dinamakan … Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah …

Kamus Istilah Islam

Samurah bin Jundab

Siapa itu Samurah bin Jundab? Samurah bin Jundab adalah salah satu sahabat Nabi dan periwayat hadis. Samurah bin Jundab meriwayatkan hadis dari: Nabi Muhammad dan Abu Ubaidah bin al-Jarrah. Muhammad bin Sirin pernah berkata bahwa Samurah sangat jujur dan dapat dipercaya. Riwayat Kehidupan Samurah bin Jundab dibesarkan di lingkungan sukunya, Bani Fazara … • Samura ibn Jundab, Samurah bin Jundub, Samra bin Jundub

Nuh `alaihis salam

Siapa itu Nuh `alaihis salam? Nuh adalah seorang rasul yang diceritakan dalam Taurat, Alkitab, dan Al-Qur’an. Nuh diangkat menjadi nabi sekitar tahun 3650 SM. Diperkirakan ia tinggal di wilayah Selatan Irak modern. Namanya disebutkan sebanyak 58 kali dalam 48 ayat dalam 9 buku Alkitab Terjemahan Baru, dan 43 … • Nuh

mukena

Apa itu mukena? mu.ke.na kain selubung berjahit untuk menutup aurat wanita Islam pada waktu salat; telekung … •