Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. At Taghaabun (Hari dinampakkan kesalahan-kesalahan) - surah 64 ayat 6 [QS. 64:6]

ذٰلِکَ بِاَنَّہٗ کَانَتۡ تَّاۡتِیۡہِمۡ رُسُلُہُمۡ بِالۡبَیِّنٰتِ فَقَالُوۡۤا اَبَشَرٌ یَّہۡدُوۡنَنَا ۫ فَکَفَرُوۡا وَ تَوَلَّوۡا وَّ اسۡتَغۡنَی اللّٰہُ ؕ وَ اللّٰہُ غَنِیٌّ حَمِیۡدٌ
Dzalika biannahu kaanat ta’tiihim rusuluhum bil bai-yinaati faqaaluuu abasyarun yahduunanaa fakafaruu watawallau waastaghnallahu wallahu ghanii-yun hamiidun;
Yang demikian itu karena sesungguhnya ketika rasul-rasul datang kepada mereka (membawa) keterangan-ke-terangan lalu mereka berkata,
“Apakah (pantas) manusia yang memberi petunjuk kepada kami?”
Lalu mereka ingkar dan berpaling;
padahal Allah tidak memerlukan (mereka).
Dan Allah Mahakaya, Maha Terpuji.

―QS. At Taghaabun [64]: 6

Daftar isi

That is because their messengers used to come to them with clear evidences, but they said,
"Shall human beings guide us?"
and disbelieved and turned away.
And Allah dispensed (with them);
and Allah is Free of need and Praiseworthy.
― Chapter 64. Surah At Taghaabun [verse 6]

ذَٰلِكَ demikian itu

That
بِأَنَّهُۥ karena sesungguhnya

(is) because
كَانَت adalah

had
تَّأْتِيهِمْ datang kepada mereka

come to them
رُسُلُهُم rasulrasul mereka

their Messengers
بِٱلْبَيِّنَٰتِ dengan keterangan-keterangan

with clear proofs,
فَقَالُوٓا۟ lalu mereka berkata

but they said,
أَبَشَرٌ apakah manusia

"Shall human beings
يَهْدُونَنَا memberi petunjuk kepada kami

guide us?"
فَكَفَرُوا۟ lalu mereka ingkar

So they disbelieved
وَتَوَلَّوا۟ dan mereka berpaling

and turned away.
وَّٱسْتَغْنَى dan mencukupi/tidak memerlukan

And can do without them
ٱللَّهُ Allah

Allah.
وَٱللَّهُ dan Allah

And Allah
غَنِىٌّ Maha Kaya

(is) Self-sufficient,
حَمِيدٌ Maha Terpuji

Praiseworthy.

Tafsir Quran

Surah At Taghaabun
64:6

Tafsir QS. At-Taghaabun (64) : 6. Oleh Kementrian Agama RI

Allah menerangkan bahwa sebab-sebab ditimpakan berbagai azab kepada umat terdahulu itu ialah karena kecerobohan mereka mendustakan para rasul sesudah mereka diberi keterangan yang jelas, dan diperlihatkan mukjizat-mukjizat nyata.
Mereka berkata,
"Satu hal yang ajaib bahwa orang yang akan memberi petunjuk kepada kami ialah manusia biasa yang tidak mempunyai sedikit pun kelebihan dari kami.

Ia tidak mempunyai pikiran lebih unggul dari kami, dan tidak memiliki kekuatan dan kekuasaan untuk menundukkan kami."
Dalam ayat yang lain Allah ﷻ berfirman:

فَقَالُوْٓا اَبَشَرًا مِّنَّا وَاحِدًا نَّتَّبِعُهٗٓ اِنَّآ اِذًا لَّفِيْ ضَلٰلٍ وَّسُعُرٍ

Maka mereka berkata,
"Bagaimana kita akan mengikuti seorang manusia (biasa) di antara kita?"
(Al-Qamar [54]: 24)

Mereka tidak mengetahui bahwa para nabi dan rasul itu adalah orang-orang yang telah dipilih Allah menurut kehendak-Nya, sebagaimana diterangkan dalam firman-Nya:

اَللّٰهُ اَعْلَمُ حَيْثُ يَجْعَلُ رِسٰلَتَهٗ

Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan-Nya.
(Al-An’am [6]: 124)

Setelah keingkaran mereka berkepanjangan dan pembangkangan mereka berlarut-larut, maka Allah membinasakan mereka.
Allah tidak memerlukan mereka serta tidak mempunyai kepentingan sedikit pun kepada mereka.

Dia Mahakuasa, tidak mempunyai keperluan sedikit pun kepada sesuatu, Maha Terpuji atas segala nikmat yang telah ditetapkan kepada makhluk-Nya.

Tafsir QS. At Taghaabun (64) : 6. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Musibah yang telah dan akan mereka terima itu adalah disebabkan karena mereka telah didatangi para rasul dengan membawa mukjizat yang nyata, tetapi mereka mengingkarinya dengan mengatakan,
"Apakah manusia biasa yang dapat memberi petunjuk kepada kami?"
Mereka mengingkari pengutusan para rasul tersebut dan berpaling dari kebenaran.
Allah kemudian memperlihatkan bahwa Dia tidak memerlukan keimanan mereka dengan cara menghancurkan mereka.


Allah Mahakaya hingga tidak memerlukan makhluk- Nya, dan amat pantas menerima segala pujian karena karunia-Nya yang baik.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Yang demikian itu menimpa mereka di dunia dan di akhirat kelak disebabkan setiap kali para utusan Allah mendatangi mereka dengan membawa keterangan dan mukjizat yang jelas, dengan sangat ingkar mereka berkata,
"Apakah seorang manusia seperti kita yang akan membimbing kita?"
Mereka pun kafir kepada Allah dan mendustakan risalah para rasul.
Mereka berpaling dari kebenaran dan enggan menerimanya.


Sungguh Allah tidak memerlukan mereka.
Allah Mahakaya, kekayaan sempurna dan mutlak hanya milik-Nya, Maha Terpuji dalam ucapan, perbuatan, dan sifat-Nya.


Sedikit pun tidak peduli kepada mereka.
Kesesatan mereka tidak akan memudaratkan Allah sedikit pun.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Yang demikian itu) atau azab di dunia itu


(adalah karena sesungguhnya) dhamir yang terdapat dalam lafal annahu adalah dhamir sya’n


(telah datang kepada mereka rasulrasul mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata) hujahhujah yang jelas yang menunjukkan kepada keimanan


(lalu mereka berkata,
"Apakah manusia) yang dimaksud adalah jenisnya


(yang akan memberi petunjuk kepada kami?"
Lalu mereka ingkar dan berpaling) dari keimanan


(dan Allah tidak memerlukan) keimanan mereka.


(Dan Allah Maha Kaya) dari makhluk-Nya


(lagi Maha Terpuji) dalam perbuatan-perbuatan-Nya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian disebutkan penyebabnya melalui firman-Nya:

Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya telah datang kepada mereka rasulrasul mereka (membawa) keterangan-keterangan.
(QS. At-Taghaabun [64]: 6)

Maksudnya, membawa alasan-alasan, dalildalil, dan keterangan-keterangan yang jelas.

lalu mereka berkata,
"Apakah manusia yang akan memberi petunjuk kepada kami?"
(QS. At-Taghaabun [64]: 6)

Yakni mereka menganggap mustahil bila rasul itu dari kalangan manusia, dan petunjuk mereka berada di tangan manusia yang sama seperti mereka.

lalu mereka ingkar dan berpaling.
(QS. At-Taghaabun [64]: 6)

Yaitu mendustakan perkara yang hak dan membangkang, tidak mau mengamalkannya.

dan Allah tidak memerlukan (mereka).
(QS. At-Taghaabun [64]: 6)


Yakni tidak membutuhkan keimanan dan pengamalan mereka.

Dan Allah Mahakaya lagi Maha Terpuji.
(QS. At-Taghaabun [64]: 6)

Unsur Pokok Surah At Taghaabun (التغابن)

Surat ini terdiri atas 18 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah dan diturunkan sesudah surat At Tahrim.

Nama At Taghaabun, diambil dari kata "at taghaabun" yang terdapat pada ayat ke 9 yang artinya:
hari dinampakkan kesalahan-kesalahan.

Keimanan:

▪ Seluruh isi alam bertasbih kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
▪ Penjelasan tentang kekuasaan Allah subhanahu wa ta’ala serta keluasan ilmu-Nya.
▪ Penegasan bahwa semua yang terjadi dalam alam ini adalah atas izin Allah.

Hukum:

▪ Perintah ta’at kepada Allah dan Rasul.
▪ Perintah supaya bertakwa dan menafkahkan harta.

Lain-lain:

▪ Peringatan kepada orang-orang kafir tentang nasib orang-orang dahulu yang mendurhakai Rasulrasul.
▪ Di antara isteri-isteri dan anak-anak seseorang ada yang menjadi musuh baginya.
▪ Harta dan anak-anak adalah cobaan dan ujian bagi manusia.

Ayat-ayat dalam Surah At Taghaabun (18 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. At-Taghaabun (64) : 1-18 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 18 + Terjemahan Indonesia



QS. At-Taghaabun (64) : 1-18 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 18

Gambar Kutipan Ayat

Surah At Taghaabun ayat 6 - Gambar 1 Surah At Taghaabun ayat 6 - Gambar 2
Statistik QS. 64:6
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah At Taghaabun.

Surah At-Tagabun (Arab: التّغابن , “Hari Ditampakkan Segala Kesalahan”) adalah surah ke-64 dalam al Qur’an.
Surah ini tergolong surah Madaniyah, terdiri atas 18 ayat.
Nama At-Tagabun diambil dari kata At-Tagabun yang terdapat pada ayat ke 9 yang artinya hari ditampakkan kesalahan-kesalahan.

Nomor Surah 64
Nama Surah At Taghaabun
Arab التغابن
Arti Hari dinampakkan kesalahan-kesalahan
Nama lain
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 108
Juz Juz 28
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 18
Jumlah kata 242
Jumlah huruf 1091
Surah sebelumnya Surah Al-Munafiqun
Surah selanjutnya Surah At-Talaq
Sending
User Review
4.6 (28 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

64:6, 64 6, 64-6, Surah At Taghaabun 6, Tafsir surat AtTaghaabun 6, Quran At Taghabun 6, At-Tagabun 6, Surah At Tagabun ayat 6

Video Surah

64:6


More Videos

Kandungan Surah At Taghaabun

۞ QS. 64:1 • Segala sesuatu milik Allah • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa)

۞ QS. 64:2 • Al Bashir (Maha Melihat) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 64:3 • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 64:4 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 64:5 • Azab orang kafir

۞ QS. 64:6 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al Ghaniy (Maha Kaya) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 64:7 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 64:8 • Al Khabir (Maha Waspada) • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitab

۞ QS. 64:9 • Pahala iman • Nama-nama hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 64:10 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Mereka yang kekal dalam neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 64:11 • Pahala iman • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Kebenaran dan hakikat takdir • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 64:13 Tauhid Uluhiyyah

۞ QS. 64:14 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Macam-macam fitnah • Toleransi Islam

۞ QS. 64:15 • Macam-macam fitnah • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 64:16 • Keistimewaan Islam • Toleransi Islam • Melenyapkan kesusahan orang muslim

۞ QS. 64:17 • Ampunan Allah yang luas • Al Halim (Maha Penyabar) • Al Syakur (Maha Penerima syukur) • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Berjual beli dengan Allah

۞ QS. 64:18 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) •

Ayat Pilihan

Sungguh orang-orang yang beriman & mengerjakan amal saleh,
mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.
Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga A’adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai,
mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.
QS. Al-Bayyinah [98]: 7-8

Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya.
Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
QS. Al-Hajj [22]: 40

Negeri akhirat itu,
kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri & berbuat kerusakan (maksiat),
di (muka) bumi,
dan kesudahan (yang baik) itu (surga) adalah bagi orang-orang yang bertakwa.
QS. Al-Qasas [28]: 83

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya ...

Correct! Wrong!

Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah ...

Correct! Wrong!

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al 'Adl, yang berarti bahwa Allah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Sifat adil Allah berlaku untuk ...

Correct! Wrong!

Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #2
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #2 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #2 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #12

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lahir pada bulan … Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah … Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … …

Kuis Agama Islam #31

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya …Ilmu yang bermanfaat adalah …Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan …Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah …Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan …

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Kamus Istilah Islam

tanah suci

Apa itu tanah suci? daerah atau negara yang dianggap suci oleh para penganut agama … •

Al Ghafuur

Apa itu Al Ghafuur? Allah itu Al-Ghafur ◀ Maha Pengampun. Allah akan mengampuni hamba-Nya yang mau bertaubat dan memperbaiki kesalahannya. Oleh karena itu kita harus senantiasa mengucapkan istighfa...

Pertempuran Yamamah

Apa itu Pertempuran Yamamah? Petempuran Yamamah terjadi pada Desember 632 di jazirah Arab pada wilayah Yamamah antara Khalifah Abu Bakar melawan Musailamah al-Kazzab yang mengaku sebagai nabi. Latar...