Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages
Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

QS. Asy Syu’araa (Penyair) – surah 26 ayat 98 [QS. 26:98]

اِذۡ نُسَوِّیۡکُمۡ بِرَبِّ الۡعٰلَمِیۡنَ
Idz nusau-wiikum birabbil ‘aalamiin(a);
karena kita mempersamakan kamu (berhala-berhala) dengan Tuhan seluruh alam.
―QS. 26:98
Topik ▪ Neraka ▪ Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka ▪ Keburukan kaum Luth
English Translation - Sahih International
When we equated you with the Lord of the worlds.
―QS. 26:98

Alquran Arti Perkata (Indonesia & English)
إِذْ apabila

When
نُسَوِّيكُم kita mempersamakan kamu

we equated you
بِرَبِّ dengan Tuhan

with (the) Lord
ٱلْعَٰلَمِينَ semesta alam

(of) the worlds.

 

Tafsir surah Asy Syu'araa (26) ayat 98

Tafsir

Alquran

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Yaitu tatkala kami menyederajatkan kalian, wahai sembahan, setara untuk disembah dengan Tuhan semesta alam.
Padahal jelas perbedaan antara kalian yang lemah dengan Dia yang Mahakuasa.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Karena) sebab

(kita mempersamakan kalian dengan Rabb semesta alam) dalam hal menyembah.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Tidak samar sedikit pun saat kami menyamakan kalian dengan Rabb semesta alam yang berhak untuk disembah satu-satunya,

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

dan bala tentara iblis semuanya.
(QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 95)

Mereka dilemparkan ke dalam neraka beserta antek-anteknya, tanpa ada yang ketinggalan.

Mereka berkata sedang mereka bertengkar di dalam neraka,
“Demi Allah;
sungguh kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata, karena kita mempersamakan kalian dengan Tuhan semesta alam.”
(QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 96-98)

Orang-orang yang lemah dari orang-orang kafir itu berkata kepada orang-orang yang kuat dan sombong dari kalangan mereka,
“Sesungguhnya kami hanya mengikuti kalian, maka apakah kalian dapat menyelamatkan kami dari azab neraka?”
Mereka yang lemah itu berkata seraya menyadari akan kesalahan dirinya sendiri:

Demi Allah, sesungguhnya, kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata, karena kita mempersamakan kalian dengan Tuhan semesta alam.
(QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 97-98)

Yakni kami dahulu menjadikan perintah kalian ditaati oleh kami sebagaimana perintah Tuhan semesta alam, dan kami sembah kalian beserta Tuhan semesta alam.

Unsur Pokok Surah Asy Syu’araa (الشعراء)
Surat ini terdiri dari 227 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamakan “Asy Syu’araa” (kata jamak dari “Asy Syaa ‘ir” yang berarti penyair) diambil dari kata “Asy Syu­araa’ yang terdapat pada ayat 224, yaitu pada bagian terakhir surat ini, dikala Allah subhanahu wa ta’ala secara khusus menyebutkan kedudukan penyair-penyair.

Para penyair-penyair itu mempunyai sifat-sifat yang jauh berbeda dengan para rasulrasul, mereka diikuti oleh orang-orang yang sesat dan mereka suka memutar-balikkan lidah dan mereka tidak mempunyai pendirian, perbuatan mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka ucapkan.
Sifat-sifat yang demikian tidaklah sekali-kali terdapat pada rasulrasul.

Oleh karena demikian tidak patut bila Nabi Muhammad ﷺ dituduh sebagai penyair, dan Alquran dituduh sebagai syair, Alquran adalah wahyu Allah, bukan buatan manusia.

Keimanan:

▪ Jaminan Allah akan kemenangan perjuangan rasulrasul-Nya dan keselamatan mereka.
Alquran benar-benar wahyu Allah yang dibawa turun ke dunia oleh Malaikat Jibril `alaihis salam (Ruuhul amiin) hanya Allah yang wajib disembah.

Hukum:

▪ Keharusan memenuhi takaran dan timbangan.
▪ Larangan menggubah syair yang berisi cacian-cacian, khurafatkhurafat, dan kebohongan-kebohongan.

Kisah:

▪ Kisah-kisah Nabi Musa `alaihis salam dengan Fir’aun.
▪ Kisah Nabi Ibrahim `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Kisah Nabi Nuh `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Kisah Nabi Shaleh `alaihis salam dengan kaumnya (Tsamud).
▪ Kisah Nabi Hud `alaihis salam dengan kaumnya(‘Aad).
▪ Kisah Nabi Luth `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Kisah Nabi Syu’ai’b `alaihis salam dengan penduduk Aikah.

Lain-lain:

▪ Kebinasaan suatu bangsa atau umat disebabkan mereka meninggalkan petunjuk-petunjuk agama.
▪ Tumbuh-tumbuhan yang beraneka ragam dan perubahan-perubahannya adalah bukti adanya Tuhan Yang Maha Esa.
▪ Petunjuk-petunjuk Allah bagi pemimpin agar berlaku lemah lembut terhadap pengikut-pengikutnya.
▪ Turunnya kitab Alquran dalam bahasa Arab sudah disebut dalam kitabkitab suci dahulu.

Qari Internasional

QS. Asy-Syu’araa (26) : 98 ⊸ Syekh Mishari Alafasy

QS. Asy-Syu’araa (26) : 98 ⊸ Syekh Sa’ad Al-Ghamidi

QS. Asy-Syu’araa (26) : 98 ⊸ Syekh Muhammad Ayyub

Murottal Alquran & Terjemahan Indonesia
QS. Asy-Syu’araa (26) : 1-227 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 227 + Terjemahan

Ayat 1 sampai 227 + Terjemahan

Gambar Ayat

Surah Asy Syu'araa ayat 98 - Gambar 1 Surah Asy Syu'araa ayat 98 - Gambar 2

Statistik QS. 26:98
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Asy Syu’araa.

Surah Asy-Syu’ara atau Surah Asy-Syu’ara’ adalah surah ke-26 dari Alquran.
Surah ini terdiri dari 227 ayat termasuk golongan surah-surah Makkiyyah.
Dinamakan Asy Syu’ara (kata jamak dari Asy Sya’ir yang berarti penyair) diambil dari kata Asy Syuara yang terdapat pada ayat 224.
Banyak nilai-nilai yang berharga dari bebagai kisah-kisah para Nabi yang umat mereka dipunahkan serta sebagian riwayat tiga hamba Allah yang dimuliakan Musa, Harun dan Ibrahim.

Nomor Surah 26
Nama Surah Asy Syu’araa
Arab الشعراء
Arti Penyair
Nama lain Tha Sin Mim, Al-Jami’ah
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 47
Juz Juz 19
Jumlah ruku’ 11 ruku’
Jumlah ayat 227
Jumlah kata 1223
Jumlah huruf 5630
Surah sebelumnya Surah Al-Furqan
Surah selanjutnya Surah An-Naml
Sending
User Review
4.7 (13 votes)

Tags:

Quran 26:98, 26 98, 26-98, Asy Syu’araa 98, tafsir surat AsySyuaraa 98, Asy Syuara 98, Asy Syu’ara 98, Asy-Syu’ara 98

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Hadits Shahih

Podcast

Haditds & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #8

Orang yang menceritakan hadits disebut … sanad tabi’ut tabi’in tabi’in haditsain perawi Benar! Kurang

Ayat Pilihan

Hadits Pilihan

Kamus Istilah Islam