Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Asy Syu’araa (Penyair) – surah 26 ayat 52 [QS. 26:52]

وَ اَوۡحَیۡنَاۤ اِلٰی مُوۡسٰۤی اَنۡ اَسۡرِ بِعِبَادِیۡۤ اِنَّکُمۡ مُّتَّبَعُوۡنَ
Wa-a-uhainaa ila muusa an asri bi’ibaadii innakum muttaba’uun(a);

Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa,
“Pergilah pada malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), sebab pasti kamu akan dikejar.”
―QS. Asy Syu’araa [26]: 52

Daftar isi

And We inspired to Moses,
“Travel by night with My servants;
indeed, you will be pursued.”
― Chapter 26. Surah Asy Syu’araa [verse 52]

وَأَوْحَيْنَآ dan Kami wahyukan

And We inspired
إِلَىٰ kepada

to
مُوسَىٰٓ Musa

Musa,
أَنْ agar

[that]
أَسْرِ pergilah diwaktu malam

“Travel by night
بِعِبَادِىٓ dengan hamba-hamba-Ku

with My slaves,
إِنَّكُم sesungguhnya kalian

indeed, you
مُّتَّبَعُونَ orang-orang yang diikuti

(will be) followed.”

Tafsir Quran

Surah Asy Syu’araa
26:52

Tafsir QS. Asy-Syu’ara’ (26) : 52. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan bahwa Allah mewahyukan kepada Musa supaya pergi bersama Bani Israil meninggalkan Mesir pada malam hari.
Allah juga mengabarkan bahwa ketika Fir’aun mendengar berita ini, dia dan tentaranya pasti akan menyusul dan memaksa mereka untuk kembali menjadi budak-budak yang melayani keinginan dan kebutuhan mereka.

Kepergian orang-orang Bani Israil akan memberi kerugian besar bagi mereka.

Tafsir QS. Asy Syu’araa (26) : 52. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Saat didapati Musa tak tahan lagi menahan pedih, Allah mewahyukan kepadanya untuk membawa pergi orang-orang Bani Israil yang beriman pada malam hari.
Dan Allah telah mengatur kedua kelompok ini–yaitu Musa dan kaumnya berada di muka, sementara Fir’aun beserta kaumnya mengikuti di belakang mereka–sehingga, begitu sampai di laut, Allah akan membinasakan Fir’aun dan balatentaranya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dan Allah mewahyukan kepada Musa:
Bawalah orang-orang yang beriman kepadamu dari Bani Israil di malam hari, karena Fir’aun dan bala tentaranya agar mengejar kalian sehingga mereka tidak bisa menangkap kalian sebelum kalian sampai di laut.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan Kami wahyukan kepada Musa) sesudah beberapa tahun ia tinggal bersama dengan kaum Firaun, yang di masa-masa itu ia menyeru mereka kepada jalan yang benar dengan membawa ayat-ayat Allah, akan tetapi hal itu tidak menambah mereka melainkan hanya kesombongan belaka,


(“Pergilah di malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku) yakni bangsa Bani Israel.
Menurut suatu qiraat lafal An Asri dibaca An-isri.
Asal katanya adalah berakar dari lafal Asra, maksudnya, pergilah dengan mereka menuju ke arah laut Merah di malam hari


(karena sesungguhnya kamu sekalian akan dikejar”) oleh Firaun dan bala tentaranya, maka mereka pun ikut masuk ke dalam laut di belakang kalian, lalu Aku menyelamatkan kalian dan menenggelamkan mereka.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Setelah Musa tinggal cukup lama di negeri Mesir dan telah menegakkan hujah-hujah Allah dan bukti-bukti dari-Nya terhadap Fir’aun dan bala tentaranya, sekalipun mereka tetap bersikap angkuh dan ingkar,’ sehingga tiada yang tersisa bagi mereka selain azab dan pembalasan Allah.
Maka Allah memerintahkan kepada Musa ‘alaihis salam agar keluar di malam hari membawa Bani Israil keluar dari negeri Mesir, lalu membawa mereka menuju ke tempat yang telah diperintahkan agar Musa membawa mereka ke tempat itu.

Musa ‘alaihis salam melakukan apa yang diperintahkan oleh Tuhannya.
Musa keluar membawa mereka setelah meminjam banyak perhiasan dari kaum Fir’aun.
Menurut keterangan yang diperoleh dari sejumlah ahli tafsir, Musa membawa mereka keluar dari negeri Mesir di malam purnama saat rembulan terbit.
Mujahid rahimahullah mengatakan bahwa pada malam itu terjadi gerhana bulan, hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui kebenarannya.

Disebutkan pula bahwa Musa ‘alaihis salam menanyakan tentang kuburan Yusuf ‘alaihis salam, lalu ia ditunjukkan oleh seorang nenek-nenek dari kalangan Bani Israil.
Maka Musa membawa peti jenazah Nabi Yusuf pergi bersama mereka.
Menurut suatu pendapat, Musa sendirilah yang memanggul peti itu.
Disebutkan pula Nabi Yusuf ‘alaihis salam pernah berwasiat bahwa apabila Bani Israil keluar (dari Mesir), hendaknya mereka membawanya pergi bersama mereka.

Kisah mengenai hal ini disebutkan di dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abu Hatim rahimahullah.


Disebutkan bahwa telah menceritakan kepada kami Ali ibnul Husain, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Umar ibnu Aban ibnu Saleh, telah menceritakan kepada kami Ibnu Fudail, dari Yunus ibnu Abu Ishaq, dari Ibnu Abu Burdah, dari ayahnya, dari Abu Musa yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah singgah di rumah seorang Badui, lalu orang Badui itu menghormatinya.
Maka Rasulullah ﷺ bersabda,
“Engkau telah menghormati kami.”
Kemudian orang Badui itu datang kepada Rasulullah ﷺ Lalu Rasul ﷺ bertanya,
“Apa keperluanmu ?”
Orang Badui itu menjawab,
“Unta lengkap dengan pelananya dan kambing betina yang akan menjadi kambing perahan keluargaku.”
Maka Rasulullah ﷺ bersabda,
“Apakah kamu tidak mampu berbuat seperti apa yang dilakukan oleh seorang wanita tua Bani Israil?”
Para sahabat bertanya,
“Wahai Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan wanita tua Bani Israil?”
Rasulullah ﷺ menjawab, bahwa sesungguhnya Musa ‘alaihis salam ketika hendak membawa pergi Bani Israil di malam hari sesat jalan.
Maka ia bertanya kepada kaum Bani Israil,
“Mengapa demikian?”
Salah seorang ulama Bani Israil menjawab,
“Kami akan bercerita kepadamu bahwa sesungguhnya Yusuf ‘alaihis salam ketika menjelang kewafatannya telah mengambil suatu janji atas diri kami dengan nama Allah, bahwa kami tidak boleh keluar meninggalkan negeri Mesir sebelum membawa peti jenazahnya bersama-sama kami.”
Maka Musa berkata kepada mereka,
“Siapakah di antara kalian yang mengetahui kuburan Yusuf?”
Mereka menjawab,
“Tiada seorang pun yang mengetahuinya kecuali seorang nenek Bani Israil.”
Kemudian Musa memanggil nenek itu dan berkata kepadanya,
“Tunjukkanlah kepadaku tempat kuburan Yusuf.”
Si nenek menjawab,
“Demi Allah, aku tidak akan menunjukkannya sebelum kamu memberikan upahnya kepadaku.”
Musa bertanya,
“Lalu apakah upah yang kau minta?”
Si nenek berkata,
“Upahku ialah hendaknya aku dapat bersamamu di dalam surga.”
Musa merasa keberatan dengan permintaannya itu, lalu dikatakan kepada Musa,
“Berilah saja upahnya itu.”
Kemudian si nenek pergi bersama mereka ke sebuah danau (rawa), lalu ia berkata kepada mereka,
“Keringkanlah air rawa ini.”
Setelah mereka mengeringkannya, si nenek berkata,
“Galilah tempat ini.”
Maka mereka menggalinya dan mengeluarkan peti jenazah Yusuf.
Setelah mereka membawanya, tiba-tiba jalan menjadi terang seperti cahaya siang hari bagi mereka.

Hadis ini garib sekali, yang lebih mendekati kebenaran predikat hadis ini mauquf, hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Unsur Pokok Surah Asy Syu’araa (الشعراء)

Surat ini terdiri dari 227 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamakan “Asy Syu’araa” (kata jamak dari “Asy Syaa ‘ir” yang berarti penyair) diambil dari kata “Asy Syu­araa’ yang terdapat pada ayat 224, yaitu pada bagian terakhir surat ini, dikala Allah subhanahu wa ta’ala secara khusus menyebutkan kedudukan penyair-penyair.

Para penyair-penyair itu mempunyai sifat-sifat yang jauh berbeda dengan para rasul-rasul, mereka diikuti oleh orang-orang yang sesat dan mereka suka memutar-balikkan lidah dan mereka tidak mempunyai pendirian, perbuatan mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka ucapkan.
Sifat-sifat yang demikian tidaklah sekali-kali terdapat pada rasul-rasul.

Oleh karena demikian tidak patut bila Nabi Muhammad ﷺ dituduh sebagai penyair, dan Alquran dituduh sebagai syair, Alquran adalah wahyu Allah, bukan buatan manusia.

Keimanan:

▪ Jaminan Allah akan kemenangan perjuangan rasul-rasul-Nya dan keselamatan mereka.
▪ Alquran benar-benar wahyu Allah yang dibawa turun ke dunia oleh Malaikat Jibril `alaihis salam (Ruuhul amiin) hanya Allah yang wajib disembah.

Hukum:

▪ Keharusan memenuhi takaran dan timbangan.
▪ Larangan menggubah syair yang berisi cacian-cacian, khurafat-khurafat, dan kebohongan-kebohongan.

Kisah:

▪ Kisah-kisah Nabi Musa `alaihis salam dengan Fir’aun.
▪ Kisah Nabi Ibrahim `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Kisah Nabi Nuh `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Kisah Nabi Shaleh `alaihis salam dengan kaumnya (Tsamud).
▪ Kisah Nabi Hud `alaihis salam dengan kaumnya(‘Aad).
▪ Kisah Nabi Luth `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Kisah Nabi Syu’ai’b `alaihis salam dengan penduduk Aikah.

Lain-lain:

▪ Kebinasaan suatu bangsa atau umat disebabkan mereka meninggalkan petunjuk-petunjuk agama.
▪ Tumbuh-tumbuhan yang beraneka ragam dan perubahan-perubahannya adalah bukti adanya Tuhan Yang Maha Esa.
▪ Petunjuk-petunjuk Allah bagi pemimpin agar berlaku lemah lembut terhadap pengikut-pengikutnya.
▪ Turunnya kitab Alquran dalam bahasa Arab sudah disebut dalam kitab-kitab suci dahulu.

Audio Murottal

QS. Asy-Syu’araa (26) : 1-227 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 227 + Terjemahan Indonesia



QS. Asy-Syu’araa (26) : 1-227 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 227

Gambar Kutipan Ayat

Surah Asy Syu'araa ayat 52 - Gambar 1 Surah Asy Syu'araa ayat 52 - Gambar 2
Statistik QS. 26:52
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Asy Syu’araa.

Surah Asy-Syu’ara atau Surah Asy-Syu’ara’ adalah surah ke-26 dari Alquran.
Surah ini terdiri dari 227 ayat termasuk golongan surah-surah Makkiyyah.
Dinamakan Asy Syu’ara (kata jamak dari Asy Sya’ir yang berarti penyair) diambil dari kata Asy Syuara yang terdapat pada ayat 224.
Banyak nilai-nilai yang berharga dari bebagai kisah-kisah para Nabi yang umat mereka dipunahkan serta sebagian riwayat tiga hamba Allah yang dimuliakan Musa, Harun dan Ibrahim.

Nomor Surah 26
Nama Surah Asy Syu’araa
Arab الشعراء
Arti Penyair
Nama lain Tha Sin Mim, Al-Jami’ah
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 47
Juz Juz 19
Jumlah ruku’ 11 ruku’
Jumlah ayat 227
Jumlah kata 1223
Jumlah huruf 5630
Surah sebelumnya Surah Al-Furqan
Surah selanjutnya Surah An-Naml
Sending
User Review
4.9 (9 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

26:52, 26 52, 26-52, Surah Asy Syu’araa 52, Tafsir surat AsySyuaraa 52, Quran Asy Syuara 52, Asy Syu’ara 52, Asy-Syu’ara 52, Surah Asy Syuara ayat 52

Video Surah 26:52

Load More

Kandungan Surah Asy Syu’araa

۞ QS. 26:4 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 26:5 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:6 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 26:7 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 26:8 • Orang mukmin kelompok minoritas • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:9 • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:10 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:12 • Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:15 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat Sama’ (mendengar)

۞ QS. 26:16 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:21 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:23 • Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:24 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:26 • Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:27 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:28 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:29 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:31 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:34 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:35 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:41 • Meminta upah dari sihir

۞ QS. 26:47 • Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:48 • Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:49 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:50 • Ar Rabb (Tuhan) • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 26:51 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:52 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 26:57 • Azab orang kafir

۞ QS. 26:62 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Ar Rabb (Tuhan) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 26:63 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 26:67 • Orang mukmin kelompok minoritas

۞ QS. 26:68 • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:71 • Kebodohan orang kafir • Syirik adalah dosa terbesar

۞ QS. 26:72 • Kebodohan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 26:73 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:74 • Kebodohan orang kafir • Syirik adalah dosa terbesar

۞ QS. 26:75 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:76 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:77 • Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:78 • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 26:81 • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan)

۞ QS. 26:83 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:85 • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbedaan derajat di surga

۞ QS. 26:87 • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 26:88 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat

۞ QS. 26:89 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 26:90 • Sifat hari penghitungan • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 26:91 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 26:92 • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 26:93 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 26:94 • Memasuki neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Siksa orang kafir •

۞ QS. 26:95 • Memasuki neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Siksa orang kafir •

۞ QS. 26:96 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 26:97 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:98 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:99 • Sifat iblis dan pembantunya • Syetan menyesatkan dan menghinakan manusia • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 26:100 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 26:101 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 26:102 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Mereka yang kekal dalam neraka • Permohonan orang kafir pada hari kiamat untuk kembali ke dunia •

۞ QS. 26:103 • Orang mukmin kelompok minoritas • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:104 • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:105 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:109 • Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat •

۞ QS. 26:113 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:117 • Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:118 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 26:119 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 26:120 • Azab orang kafir

۞ QS. 26:121 • Orang mukmin kelompok minoritas • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:122 • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:123 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:127 • Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat •

۞ QS. 26:130 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:135 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 26:136 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:137 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:138 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 26:139 • Orang mukmin kelompok minoritas • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:140 • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:141 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:145 • Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat •

۞ QS. 26:151 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:152 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:154 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:156 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 26:157 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:158 • Orang mukmin kelompok minoritas • Azab orang kafir

۞ QS. 26:159 • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:163 • Kewajiban patuh kepada Rasul

۞ QS. 26:164 • Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat •

۞ QS. 26:166 • Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:169 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:170 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 26:171 • Azab orang kafir

۞ QS. 26:172 • Azab orang kafir

۞ QS. 26:173 • Azab orang kafir

۞ QS. 26:174 • Orang mukmin kelompok minoritas • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:175 • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:176 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:179 • Kewajiban patuh kepada Rasul

۞ QS. 26:180 • Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat •

۞ QS. 26:184 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 26:185 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:186 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 26:187 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:188 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 26:189 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 26:190 • Orang mukmin kelompok minoritas • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:191 • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:192 • Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 26:193 • Sifat Jibril • Pertemuan Jibril dan Nabi pada saat awal turun wahyu

۞ QS. 26:198 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 26:199 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 26:200 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 26:201 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:202 • Hari kiamat datang tiba-tiba • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 26:203 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 26:205 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 26:206 • Allah menepati janji • Maksiat dan dosa

۞ QS. 26:207 • Azab orang kafir

۞ QS. 26:208 • Hukum alam

۞ QS. 26:209 • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 26:212 • Usaha jin untuk mencuri informasi

۞ QS. 26:213 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Azab orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 26:216 • Rasul bebas dari kemusyrikan dan orang musyrik

۞ QS. 26:217 • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 26:218 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat Bashar (melihat)

۞ QS. 26:220 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Sama’ (mendengar) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) •

۞ QS. 26:221 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 26:222 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 26:223 • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha jin untuk mencuri informasi

۞ QS. 26:224 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 26:227 • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

Siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan siapa menghendaki pahala akhirat,
Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu.
Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur
QS. Ali ‘Imran [3]: 145

dan kerjakanlah amalan yang saleh.
Sesungguhnya Allah melihat apa yang kamu kerjakan.
QS. Saba’ [34]: 11

Jangan kamu tunjukkan pandanganmu kepada kenikmatan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka (orang-og kafir),
dan jangan kamu bersedih hati terhadap mereka dan berendah dirilah kamu terhadap orang beriman
QS. Al-Hijr [15]: 88

Alif Laam Miim.
Kitab (Alquran) ini tiada keraguan padanya,
petunjuk bagi mereka yang bertakwa. (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan salat,
dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.
QS. Al-Baqarah [2]: 1-3

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah ...

Correct! Wrong!

Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan ...

Correct! Wrong!

Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang ...

Correct! Wrong!

+

Array

Orang yang suka berbohong adalah orang ...

Correct! Wrong!

Lawan kata dari jujur adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #5
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #5 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #5 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Pendidikan Agama Islam #18

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan… ..kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … sebagai … Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah… .. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Arti al-Kaafirun adalah … Arti dari lafal لَكُمْ دِينُكُمْ yaitu …

Pendidikan Agama Islam #15

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti …َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaituSalah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik … Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah …

Kamus Istilah Islam

Al-Hajj

Apa itu Al-Hajj? Surah Al-Hajj adalah surah ke-22 dalam Alquran. Surah ini terdiri dari 78 ayat . Sebagian ayat dari surah ini diturunkan di Mekkah dan sebagian lagi di Madinah, oleh karena itu para ...

Ar Raqiib

Apa itu Ar Raqiib? Allah itu Ar-Raqib ◀ Allah itu Yang Maha Mengawasi siapa saja tanpa terkecuali. Pengawasan Allah terhadap makhluk-Nya sangat teliti, cermat dan setiap saat. Sehingga tidak ada sa...

Murabahah

Apa itu Murabahah? Murabahah adalah perjanjian jual-beli antara bank dengan nasabah. Bank syariah membeli barang yang diperlukan nasabah kemudian menjualnya kepada nasabah yang bersangkutan sebesar ha...