Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Tampilkan Lainnya ...

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages
QS. Asy Syu’araa (Penyair) – surah 26 ayat 4 [QS. 26:4]
اِنۡ نَّشَاۡ نُنَزِّلۡ عَلَیۡہِمۡ مِّنَ السَّمَآءِ اٰیَۃً فَظَلَّتۡ اَعۡنَاقُہُمۡ لَہَا خٰضِعِیۡنَ
In nasya’ nunazzil ‘alaihim minassamaa-i aayatan fazhallat a’naaquhum lahaa khaadhi’iin(a);
Jika Kami menghendaki, niscaya Kami turunkan kepada mereka mukjizat dari langit, yang akan membuat tengkuk mereka tunduk dengan rendah hati kepadanya.
―QS. 26:4
Topik ▪ Takdir ▪ Allah menggerakkan hati manusia ▪ Permusuhan antara syetan dan manusia
English Translation - Sahih International
If We willed, We could send down to them from the sky a sign for which their necks would remain humbled.
―QS. 26:4

Alquran Arti Perkata (Indonesia & English)
إِن jika

If
نَّشَأْ Kami menghendaki

We will,
نُنَزِّلْ Kami turunkan

We can send down
عَلَيْهِم atas mereka

to them
مِّنَ dari

from
ٱلسَّمَآءِ langit

the sky
ءَايَةً mukjizat

a Sign
فَظَلَّتْ maka senantiasa

so would bend
أَعْنَٰقُهُمْ kuduk-kuduk mereka

their necks
لَهَا kepadanya

to it
خَٰضِعِينَ tunduk

(in) humility.

 

Tafsir surah Asy Syu'araa (26) ayat 4

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Sesungguhnya Kami Mahakuasa untuk mendatangkan kepada mereka suatu mukjizat yang dapat memaksa mereka untuk beriman, sehingga–sebagaimana yang kamu harapkan–mereka semua menjadi patuh dan tunduk kepada-Ku.
Tetapi Kami tidak akan melakukan hal seperti itu, karena sudah menjadi ketetapan hukum Kami (sunnatullah) untuk menyuruh mereka beriman tanpa paksaan.
Dengan demikian, perintah dan larangan yang akan menghasilkan pahala atau siksa itu tidak kehilangan maknanya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Jika Kami kehendaki niscaya Kami menurunkan kepada mereka mukjizat dari langit, maka akan senantiasa) lafal Fazhallat dalam bentuknya yang Madhi ini bermakna Mudhari’, artinya:
maka akan terus-menerus

(kuduk-kuduk mereka tunduk kepadanya) yakni mereka beriman kepadanya.
Karena lafal Al A’naaq disifati dengan lafal Al Khudhu’.
Sifat tersebut merupakan ciri khas makhluk yang berakal, maka sifat Al A’naaq dijamakkan ke dalam bentuk sebagaimana makhluk yang berakal.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Bila Kami berkehendak, Kami akan menurunkan mukjizat dari langit atas orang-orang yang mendustakan dari kaummu, mukjizat tersebut akan membuat mereka ketakutan dan membuat mereka beriman.
Sehingga leher mereka menjadi tunduk dan hina, akan tetapi Kami tidak menghendaki itu, karena iman yang berguna adalah iman atas dasar sesuatu yang ghaib secara suka rela.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Maksudnya, sekiranya Kami kehendaki, tentulah Kami akan menurunkan suatu mukjizat yang memaksa mereka untuk beriman secara paksa.
Tetapi Kami tidak akan melakukan hal itu karena Kami tidak menghendaki seseorang beriman melainkan berdasarkan kesadaran dirinya.
Dalam ayat yang lain disebutkan melalui firman-Nya:

Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya.
Maka apakah kamu (hendak.) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ?
(QS. Yunus [10]: 99)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala yang mengatakan:

Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu.
(QS. Hud [11]: 118)

Takdir Allah telah berlangsung, hikmah-Nya berjalan, serta hujah-Nya (alasan-Nya) telah ditegakkan terhadap makhluk-Nya, yaitu dengan mengutus para rasul kepada mereka dan menurunkan kitabkitab-Nya kepada mereka.

Qari Internasional

QS. Asy-Syu’araa (26) : 4 ⊸ Syekh Mishari Alafasy

QS. Asy-Syu’araa (26) : 4 ⊸ Syekh Sa’ad Al-Ghamidi

QS. Asy-Syu’araa (26) : 4 ⊸ Syekh Muhammad Ayyub

Murottal Alquran & Terjemahan Indonesia
QS. Asy-Syu’araa (26) : 1-227 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 227 + Terjemahan

Ayat 1 sampai 227 + Terjemahan