Asy Syu’araa (Penyair) – surah 26 ayat 130 [QS. 26:130]

وَ اِذَا بَطَشۡتُمۡ بَطَشۡتُمۡ جَبَّارِیۡنَ
Wa-idzaa bathasytum bathasytum jabbaariin(a);

Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu menyiksa sebagai orang-orang kejam dan bengis.
―QS. 26:130
Topik ▪ Merenungi ciptaan Allah
26:130, 26 130, 26-130, Asy Syu’araa 130, AsySyuaraa 130, Asy Syuara 130, Asy Syu’ara 130, Asy-Syu’ara 130

Tafsir surah Asy Syu'araa (26) ayat 130

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Asy Syu’araa (26) : 130. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan perilaku kaum ad yang kasar dan kejam.
Apabila menyiksa musuh, mereka melakukannya dengan kejam tanpa rasa belas kasihan sedikit pun.
Mereka dianugerahi tubuh yang kuat, tinggi, dan perkasa.
Watak mereka sesuai pula dengan tubuh yang perkasa itu.
Dengan kekuatan yang ada, mereka menyerang negeri-negeri lain hingga sampai ke negeri Syam dan Irak.
Dalam peperangan, mereka menindak dan memperlakukan musuh-musuh secara kejam.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Jika kalian melakukan penyiksaan, kalian terlalu berlebihan melakukannya dengan cara-cara yang bengis dan kejam.
Kalian membunuh dan memukul tanpa belas kasihan sedikit pun.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan apabila kalian menyiksa) dengan pukulan atau membunuh (maka kalian menyiksa sebagai orang-orang yang kejam dan bengis) tanpa belas kasihan sedikit pun.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Bila kalian menimpakan hukuman atas seseorang dengan membunuh atau memukul, maka kalian melakukannya dengan penuh kekejaman dan kezhaliman.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan apabila kalian menyiksa, maka kalian menyiksa sebagai orang-orang kejam dan bengis.
(Asy-Syu’ara’: 130)

Yakni mereka mempunyai ciri khas kuat, kasar, dan sewenang-wenang.


Informasi Surah Asy Syu'araa (الشعراء)
Surat ini terdiri dari 227 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamakan “Asy Syu’araa” (kata jamak dari “Asy Syaa ‘ir” yang berarti penyair) diambil dari kata “Asy Syu­ araa’ yang terdapat pada ayat 224, yaitu pada bagian terakhir surat ini, dikala Allah subhanahu wa ta’ala se­cara khusus menyebutkan kedudukan penyair-penyair.
Para penyair-penyair itu mempunyai sifat-sifat yang jauh berbeda dengan para rasul-rasul mereka diikuti oleh orang-orang yang sesat dan mereka suka memutar balikkan lidah dan mereka tidak mempunyai pendirian, perbuatan mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka ucapkan.
Sifat-sifat yang demikian tidaklah sekali­ kali terdapat pada rasul-rasul.
Oleh karena demikian tidak patut bila Nabi Muhammad ﷺ dituduh sebagai penyair, dan Al Qur’an dituduh sebagai syair, Al Qur’an adalah wahyu Allah, bukan buatan manusia.

Keimanan:

Jaminan Allah akan kemenangan perjuangan rasul-rasul-Nya dan keselamatan mereka
Al Qur’an benar-benar wahyu Allah yang dibawa turun ke dunia oleh Ma­laikat Jibril a.s, (Ruuhul amiin) hanya Allah yang wajib disembah.

Hukum:

Keharusan memenuhi takaran dan timbangan
larangan menggubah syair yang be­risi cacian-cacian, khurafat-khurafat, dan kebohongan-kebohongan.

Kisah:

Kisah-kisah Nabi Musa a.s. dengan Fir’aun
kisah Nabi Ibrahim a.s. dengan kaum­nya
kisah Nabi Nuh a.s. dengan kaumnya
kisah Nabi Shaleh a.s. dengan kaum­nya (Tsamud)
kisah Nabi Hud a.s. dengan kaumnya(‘Aad)
kisah Nabi Luth a.s. dengan kaumnya
kisah Nabi Syu’ai’b a.s. dengan penduduk Aikah.

Lain-lain:

Kebinasaan suatu bangsa atau umat disebabkan mereka meninggalkan petunjuk­ petunjuk agama
tumbuh-tumbuhan yang beraneka ragam dan perobahan-pero­bahannya adalah bukti adanya Tuhan Yang Maha Esa
petunjuk-petunjuk Allah bagi pemimpin agar berlaku lemah lembut terhadap pengikut-pengikutnya
turun­nya kitab Al Qur’an dalam bahasa Arab sudah disebut dalam kitab-kitab suci dahulu.

Audio

Qari Internasional

Asy Syu'araa (26) ayat 130 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Asy Syu'araa (26) ayat 130 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Asy Syu'araa (26) ayat 130 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Asy Syu'araa - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full 227 Ayat & Terjemahan


Gambar



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Baqarah

Surah Asy-Syu'ara atau Surah Asy-Syu'ara' adalah surah ke-26 dari Al-Qur'an.
Surah ini terdiri dari 227 ayat termasuk golongan surah-surah Makkiyyah.
Dinamakan Asy Syu'ara (kata jamak dari Asy Sya'ir yang berarti penyair) diambil dari kata Asy Syuara yang terdapat pada ayat 224.
Banyak nilai-nilai yang berharga dari bebagai kisah-kisah para Nabi yang umat mereka dipunahkan serta sebagian riwayat tiga hamba Allah yang dimuliakan Musa, Harun dan Ibrahim.

Nomor Surah26
Nama SurahAsy Syu'araa
Arabالشعراء
ArtiPenyair
Nama lainTha Sin Mim, Al-Jami’ah
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu47
JuzJuz 19
Jumlah ruku'11 ruku'
Jumlah ayat227
Jumlah kata1223
Jumlah huruf5630
Surah sebelumnyaSurah Al-Furqan
Surah selanjutnyaSurah An-Naml
4.5
Ratingmu: 4.7 (27 orang)
Sending

✅ URL singkat halaman ini: https://risalahmuslim.id/26-130







Pembahasan ▪ asbabun nuzul surat asy syu ara ayat 130

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta