Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Asy Syams (Matahari) – surah 91 ayat 9 [QS. 91:9]

قَدۡ اَفۡلَحَ مَنۡ زَکّٰىہَا ۪ۙ
Qad aflaha man zakkaahaa;
sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu),
―QS. Asy Syams [91]: 9

Daftar isi

He has succeeded who purifies it,
― Chapter 91. Surah Asy Syams [verse 9]

قَدْ sesungguhnya

Indeed,
أَفْلَحَ beruntung

he succeeds
مَن siapa/orang

who
زَكَّىٰهَا mensucikannya

purifies it,

Tafsir Quran

Surah Asy Syams
91:9

Tafsir QS. Asy-Syams (91) : 9. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat-ayat ini, Allah menegaskan pesan yang begitu pentingnya sehingga untuk itu Ia perlu bersumpah.
Pesan itu adalah bahwa orang yang membersihkan dirinya, yaitu mengendalikan dirinya sehingga hanya mengerjakan perbuatan-perbuatan baik, akan beruntung, yaitu bahagia di dunia dan terutama di akhirat.

Sedangkan orang yang mengotori dirinya, yaitu mengikuti hawa nafsunya sehingga melakukan perbuatan-perbuatan dosa, akan celaka, yaitu tidak bahagia di dunia dan di akhirat masuk neraka.

Tafsir QS. Asy Syams (91) : 9. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Orang-orang yang menyucikan dirinya dengan selalu taat dan berbuat baik sungguh sangat beruntung.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Allah bersumpah demi matahari, dan demi siangnya serta cahayanya di waktu dhuha, demi bulan apabila mengiringinya ketika terbit dan terbenam, demi siang apabila menghilangkan dan menyingkapkan kegelapan, demi malam apabila menutupi bumi sehingga apa yang ada di permukaannya menjadi gelap, demi langit dan bangunannya yang kokoh, demi bumi dan penghamparannya, dan demi jiwa serta penyempurnaan Allah pada penciptaannya untuk menunaikan tugasnya.
Kemudian Allah menjelaskan kepadanya jalan keburukan dan kebaikan.


Beruntunglah orang yang menyucikan jiwa dan menumbuhkannya dengan kebaikan.
Dan merugilah orang yang menutupi jiwanya dalam kemaksiatan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sesungguhnya beruntunglah) pada lafal Qad Aflaha ini sengaja tidak disebutkan huruf Lam Taukidnya karena mengingat panjangnya pembicaraan


(orang yang menyucikannya) yakni menyucikan jiwanya dari dosa-dosa.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.
(QS. Asy-Syams [91]: 8)

Yakni Allah menerangkan kepadanya jalan kefasikan dan ketakwaan, kemudian memberinya petunjuk kepadanya sesuai dengan apa yang telah ditetapkan Allah untuknya.


Ibnu Abbas mengatakan sehubungan dengan makna firman Allah subhanahu wa ta’ala:
maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.
(QS. Asy-Syams [91]: 8)
Allah telah menjelaskan kepadanya kebaikan dan keburukan.


Hal yang sama telah dikatakan oleh Mujahid, Qatadah, Ad-Dahhak, dan As-Sauri.
SaMd ibnu Jubair mengatakan bahwa Allah mengilhamkan (menginspirasikan) kepadanya jalan kebaikan dan keburukan.
Ibnu Zaid mengatakan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala menjadikan dalam jiwa itu kefasikan dan ketakwaannya.

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Basysyar, telah menceritakan kepada kami Safwan ibnu Isa dan Abu Asim An-Nabil, keduanya mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Azrah ibnu Sabit, telah menceritakan kepadaku Yahya ibnu Aqil, dari Yahya ibnu Ya’mur, dari Abul Aswad Ad-Daili yang mengatakan bahwa Imran ibnu Husain mengatakan kepadanya,
"Bagaimanakah pendapatmu tentang apa yang dikerjakan oleh manusia sehingga mereka bersusah payah melakukannya?
Apakah hal itu merupakan sesuatu yang telah ditetapkan atas mereka dan telah digariskan oleh takdir yang terdahulu atas mereka.
Ataukah merupakan sesuatu yang bergantung kepada penerimaan mereka terhadap apa yang disampaikan oleh Nabi ﷺ kepada mereka dan yang telah diperkuat oleh hujjah sebagai alasan terhadap mereka?"
Maka Abul Aswad Ad-Daili menjawab,
"Tidak demikian, sebenarnya hal itu merupakan sesuatu yang telah ditetapkan atas diri mereka oleh takdir Allah.’"
Imran ibnu Husain bertanya,
"Maka apakah hal itu bukan termasuk perbuatan aniaya?"

Abul Aswad Ad-Daili mengatakan bahwa ia merasa sangat terkejut terhadap pertanyaan itu.
Maka ia menjawab,
"Tiada sesuatu pun melainkan dia adalah makhluk-Nya dan menjadi milik-Nya, tiada seorang pun yang menanyakan apa yang diperbuat-Nya, sedangkan mereka akan dimintai pertanggungjawaban dari apa yang telah mereka kerjakan."

Imran ibnu Husain berkata,
"Semoga Allah meluruskanmu, sesungguhnya aku bertanya kepadamu tiada lain untuk memberitahukan kepadamu bahwa pernah ada seorang lelaki dari Bani Muzayyanah atau Bani Juhainah datang kepada Rasulullah ﷺ, lalu bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimanakah menurutmu tentang apa yang dikerjakan oleh manusia yang mereka bersusah payah menanggulanginya.
Apakah hal itu merupakan sesuatu yang telah ditetapkan atas mereka dalam takdir yang terdahulu, ataukah hal itu merupakan sesuatu yang mereka terima dari apa yang disampaikan oleh Nabi mereka kepada mereka, lalu diperkuat dengan hujah atas diri mereka?"

Maka Rasulullah ﷺ menjawab:

Tidak demikian, sebenarnya hal itu adalah sesuatu yang telah ditetapkan atas diri mereka.

Lelaki itu bertanya lagi,
"Lalu apakah gunanya kita beramal?"
Rasulullah ﷺ menjawab, bahwa barang siapa yang diciptakan oleh Allah untuk mengerjakan salah satu di antara keduanya, maka Allah menyiapkannya untuk itu, dan hal yang membenarkan ini dalam Kitabullah adalah firman-Nya yang mengatakan:
dan jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.
(QS. Asy-Syams [91]: 7-8)

Imam Ahmad dan Imam Muslim meriwayatkannya melalui hadis Azrah ibnu Sabit dengan sanad yang sama.

Unsur Pokok Surah Asy Syams (الشمس)

Surat Asy Syams terdiri atas 15 ayat.
Termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qadr.

Dinamai "Asy Syams" (rnatahari), diambil dari perkataan Asy Syams yang terdapat pada ayat permulaan surat ini.

Keimanan:

Kaum Tsamud telah dihancurkan Allah karena kedurhakaannya. Tuhan menegaskan bahwa hal ini adalah mudah bagi-Nya, sebagaimana mudahnya menciptakan benda-benda alam, siang dan malam dan menciptakan jiwa yang tersebut dalam sumpah-Nya.
▪ Allah memberitahukan kepada manusia jalan ketakwaan dan jalan kekafiran.
▪ Manusia mempunyai kebebasan memilih antara kedua jalan itu.

Audio Murottal

QS. Asy-Syams (91) : 1-15 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 15 + Terjemahan Indonesia



QS. Asy-Syams (91) : 1-15 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 15

Gambar Kutipan Ayat

Surah Asy Syams ayat 9 - Gambar 1 Surah Asy Syams ayat 9 - Gambar 2
Statistik QS. 91:9
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Asy Syams.

Surah Asy-Syams (Arab: الشّمس‎) adalah surah ke-91 dalam Alquran, terdiri atas 15 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah, diturunkan sesudah surah Al-Qadr.
Dinamai Asy Syams (matahari) diambil dari perkataan Asy Syams yang terdapat pada ayat permulaan surat ini.

Nomor Surah 91
Nama Surah Asy Syams
Arab الشمس
Arti Matahari
Nama lain Nakha Saleh (Unta Betina Nabi Saleh)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 26
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 15
Jumlah kata 54
Jumlah huruf 253
Surah sebelumnya Surah Al-Balad
Surah selanjutnya Surah Al-Lail
Sending
User Review
4.5 (11 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

91:9, 91 9, 91-9, Surah Asy Syams 9, Tafsir surat AsySyams 9, Quran Asy-Syams 9, Surah As Syam ayat 9

Video Surah

91:9


More Videos

Kandungan Surah Asy Syams

۞ QS. 91:5 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 91:6 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 91:7 • Islam agama fitrah

۞ QS. 91:8 • Allah menggerakkan hati manusia • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 91:9 • Pahala iman • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 91:10 • Manusia antara memilih dan dipaksa • Azab orang kafir

۞ QS. 91:11 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 91:14 Ar Rabb (Tuhan) • Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 91:15 • Sifat Kamal (sempurna) • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

“Kami dengar & kami taat”.
(Mereka berdoa):
“Ampunilah kami ya Tuhan kami & kepada Engkaulah tempat kembali”.
QS. Al-Baqarah [2]: 285

Sesungguhnya Allah,
hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat,
dan Dialah Yang menurunkan hujan,
dan mengetahui apa yang ada dalam rahim.
QS. Luqman [31]: 34

Hai sekalian manusia,
makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi,
dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan,
karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.
QS. Al-Baqarah [2]: 168

Dan tinggalkanlah dosa yang nampak & yang tersembunyi.
Sesungguhnya orang yang mengerjakan dosa,
kelak akan diberi pembalasan (pada hari kiamat),
disebabkan apa yang mereka telah kerjakan.
QS. Al-An’am [6]: 120

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu ...

Correct! Wrong!

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di ...

Correct! Wrong!

Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama ...

Correct! Wrong!

+

Array

Sejak wahyu di Surah Al Muddasir [74]: 1-7, Rasullullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada ...

Correct! Wrong!

Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam terkandung dalam surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
'Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,
Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.'
--QS. al-Alaq [96] ayat 1-5.

Pendidikan Agama Islam #10
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #10 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #10 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Kuis Agama Islam #31

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya …Ilmu yang bermanfaat adalah …Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan …Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah …Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan …

Pendidikan Agama Islam #14

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut? … Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah … Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan … Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah … Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan …

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Kamus Istilah Islam

Kaum 'Ad

Siapa itu Kaum ‘Ad? Kaum `Ad adalah sebuah suku bangsa kuno yang tinggal di daerah Al-Ahqaf di sebelah utara Hadramaut, antara Yaman dan Oman. Mereka hidup pasca banjir besar pada masa Nabi Nuh...

menapaktilasi

Apa itu menapaktilasi? me.na.pak.ti.lasi menyusuri jejak yang pernah dilalui bekas pejuang atau para wali; di samping pergelaran kebudayaan Islam, kami pun ingin mencoba menapaktilasi jejak-jejak sej...

Hindun binti Abi Umayyah

Siapa itu Hindun binti Abi Umayyah? Hind bint Abi Umayya adalah istri dari Nabi Muhammad, dan termasuk dari Ibu Para Mukminin. Hind bint Abi Umayya, Hind al Makhzumiyah, Hind bint Suhayl, juga dipan...