Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Asy Syams (Matahari) - surah 91 ayat 10 [QS. 91:10]

وَ قَدۡ خَابَ مَنۡ دَسّٰىہَا
Waqad khaaba man dassaahaa;
dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.
―QS. Asy Syams [91]: 10

Daftar isi

And he has failed who instills it (with corruption).
― Chapter 91. Surah Asy Syams [verse 10]

وَقَدْ dan sesungguhnya

And indeed,
خَابَ celaka/rugi

he fails
مَن orang

who
دَسَّىٰهَا mengotorinya

buries it.

Tafsir Quran

Surah Asy Syams
91:10

Tafsir QS. Asy-Syams (91) : 10. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat-ayat ini, Allah menegaskan pesan yang begitu pentingnya sehingga untuk itu Ia perlu bersumpah.
Pesan itu adalah bahwa orang yang membersihkan dirinya, yaitu mengendalikan dirinya sehingga hanya mengerjakan perbuatan-perbuatan baik, akan beruntung, yaitu bahagia di dunia dan terutama di akhirat.

Sedangkan orang yang mengotori dirinya, yaitu mengikuti hawa nafsunya sehingga melakukan perbuatan-perbuatan dosa, akan celaka, yaitu tidak bahagia di dunia dan di akhirat masuk neraka.

Tafsir QS. Asy Syams (91) : 10. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dan orang-orang yang memendam sifat-sifat baiknya dan mematikan potensi berbuat baiknya sungguh amat merugi.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Allah bersumpah demi matahari, dan demi siangnya serta cahayanya di waktu dhuha, demi bulan apabila mengiringinya ketika terbit dan terbenam, demi siang apabila menghilangkan dan menyingkapkan kegelapan, demi malam apabila menutupi bumi sehingga apa yang ada di permukaannya menjadi gelap, demi langit dan bangunannya yang kokoh, demi bumi dan penghamparannya, dan demi jiwa serta penyempurnaan Allah pada penciptaannya untuk menunaikan tugasnya.
Kemudian Allah menjelaskan kepadanya jalan keburukan dan kebaikan.


Beruntunglah orang yang menyucikan jiwa dan menumbuhkannya dengan kebaikan.
Dan merugilah orang yang menutupi jiwanya dalam kemaksiatan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan sesungguhnya merugilah) atau rugilah


(orang yang mengotorinya) yang menodainya dengan perbuatan maksiat.
Asalnya lafal Dassaahaa ialah Dassasahaa, kemudian huruf Sin yang kedua diganti menjadi Alif demi untuk meringankan pengucapannya, akhirnya jadilah Dassaahaa.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.
(QS. Asy-Syams [91]: 9-10)

Takwil makna ayat dapat dikatakan bahwa sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan dirinya dengan taat kepada Allah, sebagaimana yang dikatakan oleh Qatadah, dan membersihkannya dari akhlakakhlak yang hina.
Hal yang semisal telah diriwayatkan pula dari Mujahid, Ikrimah, dan Sa’id ibnu Jubair.
Makna ayat ini sama dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman), dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia salat.
(QS. Al-A’la [87]: 14-15)

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.
(QS. Asy-Syams [91]: 10)

Yakni membenamkannya, menguburnya, dan menghinakannya dengan tidak mengikuti jalan petunjuk, hingga terjerumuslah dia ke dalam perbuatan-perbuatan maksiat dan meninggalkan ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala Dapat juga makna ayat ditakwilkan dengan pengertian berikut, bahwa beruntunglah orang yang jiwanya dibersihkan oleh Allah, dan merugilah orang yang jiwanya ditakdirkan kotor oleh Allah subhanahu wa ta’ala Sebagaimana yang dikatakan oleh Al-Aufi dan Ali ibnu Abu Talhah, dari Ibnu Abbas.


Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku dan Abu Zur’ah, keduanya mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Sahl ibnu Usman, telah menceritakan kepada kami Abu Malik alias Amr ibnul Haris, dari Amr ibnu Hisyam, dari Juwaibir, dari Ad-Dahhak, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah ﷺ sehubungan dengan makna firman-Nya:
sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu.
(QS. Asy-Syams [91]: 9)
Maka beliau ﷺ bersabda:
Beruntunglah jiwa orang yang di sucikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala

Ibnu Abu Hatim telah meriwayatkannya pula melalui hadis Abu Malik dengan sanad yang sama.
Juwaibir yang disebutkan dalam perawi hadis ini adalah Ibnu Sa’id, orangnya berpredikat matruk, dan lagi Ad-Dahhak belum pernah bersua dengan Ibnu Abbas.

Imam Tabrani mengatakan, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Usman ibnu Saleh, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi’ah, dari Amr ibnu Dinar, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ bila bacaannya sampai pada ayat ini, yaitu firman-Nya:
dan jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.
(QS. Asy-Syams [91]: 7-8)


Maka beliau ﷺ menghentikan bacaannya, lalu berdoa:

Ya Allah, berikanlah kepada jiwaku ketakwaannya, Engkau adalah Yang Memiliki dan Yang Menguasainya, dan (Engkau) adalah sebaik-baik yang menyucikannya.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Zar’ah, telah menceritakan kepada kami Ya’qub ibnu Humaid Al-Madani, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Abdullah Al-Umawi, telah menceritakan kepada kami Ma’an ibnu Muhammad Al-Gifari, dari Hanzalah ibnu Ali Al-Aslami, dari Abu Hurairah yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah ﷺ membaca firman-Nya:
maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.
(QS. Asy-Syams [91]: 8)

Lalu beliau ﷺ berdoa:

Ya Allah, berikanlah kepada jiwaku ketakwaannya;
dan sucikanlah jiwaku, Engkau sebaik-baik yang menyucikannya, Engkau Pemiliknya dan Yang Menguasainya.

Mereka tidak ada yang mengetengahkannya dari jalur ini.
Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Waki’, dari Nafi’, dari Ibnu Umar, dari Saleh ibnu Sa’id, dari Aisyah r.a., bahwa ia merasa kehilangan Nabi ﷺ di tempat peraduannya, lalu ia mencarinya dengan meraba-rabakan tangannya (dalam kegelapan malam), dan tangannya memegang diri Nabi ﷺ yang saat itu sedang melakukan sujud seraya berdoa:

Ya Tuhanku, berikanlah kepada jiwaku ketakwaannya, dan sucikanlah ia, Engkau adalah sebaik-baik yang menyucikannya dan Engkan adalah Yang Memiliki dan Yang Menguasainya.

Imam Ahmad meriwayatkan hadis ini secara munfarid.

Hadis lain.


Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Affan, telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid ibnu Ziyad, telah menceritakan kepada kami Asim Al-Ahwal, dari Abdullah ibnul HariS, dari Zaid ibnu Arqam yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ acapkali mengucapkan doa berikut:

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, kepikunan, sifat pengecut, sifat kikir, dan azab kubur.
Ya Allah, berikanlah kepada jiwaku ketakwaannya, dan sucikanlah ia, Engkau adalah sebaik-baik yang menyucikannya, Engkau adalah Pemilik dan Yang Menguasainya.
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari hati yang tidak khusyuk, dari jiwa yang tidak pernah kenyang (puas), dari ilmu yang tidak bermanfaat, dan dari doa yang tidak diperkenankan.

Ibnu Zaid mengatakan, Rasulullah ﷺ mengajarkan kepada kami doa-doa tersebut, dan sekarang kami mengajarkannya kepada kalian.
Imam Muslim meriwayatkannya melalui hadis Abu Mu’awiyah, dari Asim Al-Ahwal, dari Abdullah ibnul HariS dan Abu Usman An-Nahdi, dari Zaid ibnu Arqam dengan lafaz yang sama.

Unsur Pokok Surah Asy Syams (الشمس)

Surat Asy Syams terdiri atas 15 ayat.
Termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qadr.

Dinamai "Asy Syams" (rnatahari), diambil dari perkataan Asy Syams yang terdapat pada ayat permulaan surat ini.

Keimanan:

Kaum Tsamud telah dihancurkan Allah karena kedurhakaannya. Tuhan menegaskan bahwa hal ini adalah mudah bagi-Nya, sebagaimana mudahnya menciptakan benda-benda alam, siang dan malam dan menciptakan jiwa yang tersebut dalam sumpah-Nya.
▪ Allah memberitahukan kepada manusia jalan ketakwaan dan jalan kekafiran.
▪ Manusia mempunyai kebebasan memilih antara kedua jalan itu.

Audio Murottal

QS. Asy-Syams (91) : 1-15 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 15 + Terjemahan Indonesia



QS. Asy-Syams (91) : 1-15 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 15

Gambar Kutipan Ayat

Surah Asy Syams ayat 10 - Gambar 1 Surah Asy Syams ayat 10 - Gambar 2
Statistik QS. 91:10
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Asy Syams.

Surah Asy-Syams (Arab: الشّمس‎) adalah surah ke-91 dalam Alquran, terdiri atas 15 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah, diturunkan sesudah surah Al-Qadr.
Dinamai Asy Syams (matahari) diambil dari perkataan Asy Syams yang terdapat pada ayat permulaan surat ini.

Nomor Surah 91
Nama Surah Asy Syams
Arab الشمس
Arti Matahari
Nama lain Nakha Saleh (Unta Betina Nabi Saleh)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 26
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 15
Jumlah kata 54
Jumlah huruf 253
Surah sebelumnya Surah Al-Balad
Surah selanjutnya Surah Al-Lail
Sending
User Review
4.6 (12 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

91:10, 91 10, 91-10, Surah Asy Syams 10, Tafsir surat AsySyams 10, Quran Asy-Syams 10, Surah As Syam ayat 10

Video Surah

91:10


More Videos

Kandungan Surah Asy Syams

۞ QS. 91:5 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 91:6 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 91:7 • Islam agama fitrah

۞ QS. 91:8 • Allah menggerakkan hati manusia • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 91:9 • Pahala iman • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 91:10 • Manusia antara memilih dan dipaksa • Azab orang kafir

۞ QS. 91:11 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 91:14 Ar Rabb (Tuhan) • Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 91:15 • Sifat Kamal (sempurna) • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

karena kesombongan (mereka) di muka bumi & karena rencana (mereka) yang jahat.
Rencana yang jahat itu tidak akan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri.
QS. Fatir [35]: 43

Demi waktu Matahari sepenggalahan naik,
dan demi malam apabila telah sunyi,
Tuhanmu tiada meninggalkan kamu & tiada benci kepadamu,
Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang.
QS. Ad-Duha [93]: 1-4

Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa & menyebarkan rahmat-Nya.
Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.
QS. Asy-Syura [42]: 28

Isa putra Maryam berdoa:
Ya Tuhan turunkan pada kami hidangan langit yang menjadi hari raya bagi orang yang bersama kami & yang datang sesudah kami, & menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau, berilah rezeki, & Kaulah pemberi rezeki Yang Utama
QS. Al-Ma’idah [5]: 114

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Hukum Khuluqiyah ini adalah hukum yang berkenaan dengan akhlak juga budi pekerti manusia. Hukum ini mencakup semua sifat-sifat terpuji yang wajib ada dalam diri manusia sebagai hamba Allah Subhanahu Wa Ta`ala terkait hakikat dirinya sebagai makhluk sosial.

Adapun cakupan hukuk khuluqiyah ini seperti moral, adab dan sopan santun, budi pekerti dan perilaku-perilaku yang jauh dari unsur tercela lainnya.

Hukum Khuluqiyah ini adalah salah satu jenis hukum dalam Alquran, adapun jenis hukum lainnya adalah Itiqodiyah dan Amaliyah.

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
u06c1u0670u0630u064eu0627 u0628u064eu06ccu064eu0627u0646u064c u0644u0651u0650u0644u0646u0651u064eu0627u0633u0650 u0648u064e u06c1u064fu062fu064bu06cc u0648u0651u064e u0645u064eu0648u06e1u0639u0650u0638u064eu06c3u064c u0644u0651u0650u0644u06e1u0645u064fu062au0651u064eu0642u0650u06ccu06e1u0646u064e

Inilah (Alquran) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
--QS. 3:138

Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Hukum Amaliah, yakni hukum yang mengatur secara lahiriah hubungan manusia dengan Allah Subhanahu Wa Ta`ala, antara sesama manusia, serta manusia dengan lingkungannya. Ilmu yang mempelajarinya disebut ilmu fiqih.

+

Array

Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..

Correct! Wrong!

Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Arti mubayyin itu menjelaskan, mencerahkan, menerangkan, menjernihkan.

Pendidikan Agama Islam #7
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #7 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #7 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Kamus Istilah Islam

kadi

Apa itu kadi? ka.di hakim yang mengadili perkara yang bersangkut-paut dengan agama Islam … •

Hijriah

Apa itu Hijriah? KBBI hij.ri.ah berhubungan dengan hijrah; berkenaan dengan tarikh Islam yang dimulai ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berpindah ke Medinah; tahun hijriah ──...

Siyasah

Apa itu Siyasah? Siyasah adalah sebuah istilah dalam Bahasa Arab yang dikaitkan dengan otoritas politik. Dalam literatur pra-Islam siyasah merujuk kepada manajemen urusan dalam suatu negeri. Pengguna...