QS. Asy Shyuura (Musyawarah) – surah 42 ayat 4 [QS. 42:4]

لَہٗ مَا فِی السَّمٰوٰتِ وَ مَا فِی الۡاَرۡضِ ؕ وَ ہُوَ الۡعَلِیُّ الۡعَظِیۡمُ
Lahu maa fiis-samaawaati wamaa fiil ardhi wahuwal ‘alii-yul ‘azhiim(u);

Kepunyaan-Nya-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.
Dan Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.
―QS. 42:4
Topik ▪ Tugas-tugas malaikat
42:4, 42 4, 42-4, Asy Shyuura 4, AsyShyuura 4, Asy Syura 4, Asy-Syura 4

Tafsir surah Asy Shyuura (42) ayat 4

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Asy Shyuura (42) : 4. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah subhanahu wa ta’ala Yang Maha Perkasa lagi Maha bijaksana menjelaskan bahwa apa yang diwahyukan kepada Muhammad antara lain supaya ia berdakwah mengenai tauhid mengesakan Allah subhanahu wa ta’ala, juga mengenai kenabiannya, beriman kepada hari akhirat, memperbaiki diri dengan akhlak karimah dan menjauhkannya dari hal-hal yang rendah dan hina, beramal untuk kebahagiaan pribadi dan masyarakat semuanya itu, telah beramal untuk diwahyukan pula kepada Nabi-nabi sebelumnya.
Surah 87 (Al A’la) menguatkan apa yang tersebut di atas.
Pada permulaan surah A’la ini diterangkan mengenai tauhid dan pertengahannya mengenai kenabian serta di akhirnya disebutkan hari akhirat, lalu ditutup dengan.

Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam Kitab-kitab yang dahulu (yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa.
(Q.S. Al-A’la [87]: 18-19)

Kesimpulan dari surah Al A’la ialah bahwa diturunkannya Kitab-kitab samawi itu, baik yang dahulu maupun yang belakangan adalah karena tiga macam faktor penting tersebut, yaitu tauhid, kenabian Muhammad, dan percaya adanya hari akhirat, yang akan membawa manusia kepada kebahagiaan sempurna dan keberuntungan.

Dalam ayat lain Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah mewahyukan wahyu kepada Nuh dan Nabi-nabi yang kemudiannya dan kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, Isa, Ayub, Yunus, Harun dan Sulaiman.
Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.

(Q.S. an-Nisa: 163)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Hanya Allah yang mempunyai wewenang untuk mencipta, memiliki, dan mengatur segala sesuatu yang ada di langit dan bumi.
Hanya Dialah yang berkedudukan tinggi dan berkekuasaan besar.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Kepunyaan-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi) sebagai milik-Nya semua makhluk dan hamba-hamba-Nya.

(Dan Dialah Yang Maha Tinggi) di atas semua makhluk-Nya (lagi Maha Besar) atau Maha Agung.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Kepunyaan-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.
(Q.S. Asy Shyuura [42]: 4)

Yakni semuanya adalah hamba-hamba-Nya dan milik-Nya serta berada di bawah kekuasaan dan pengaturan-Nya.

Dan Dialah yang Mahatinggi lagi Mahabesar.
(Q.S. Asy Shyuura [42]: 4)

semakna dengan firman-Nya:

Yang Mahabesar lagi Mahatinggi.
(Q.S. Ar-Ra’d [13]: 9)

Dan firman-Nya:

dan Dialah Yang Mahatinggi lagi Mahabesar.
(Saba: 23)

Ayat-ayat yang semakna dengan ayat di atas di dalam Al-Qur’an cukup banyak.


Kata Pilihan Dalam Surah Asy Shyuura (42) Ayat 4

ALIYY
عَلِىّ

Lafaz ini berasal dari perkataan ‘alaa, jamaknya ‘aliyyun dan ‘iiyah, artinya yang tinggi, yang keras, dan amat kuat, berkedudukan tinggi yang mulia.

Al Fayruz berkata,
“Apabila lafaz al ‘aliy disandarkan kepada Allah, maknanya salah satu nama dari nama- nama Allah yang bermakna Dia begitu tinggi dan jauh untuk diketahui hakikatnya oleh para ahli sufi dan oleh ilmu ahli makrifat.”

Lafaz ‘aliy disebut sebanyak 11 kali di dalam Al Qur’an, yaitu dalam surah:
-Al Baqarah (2), ayat 255;
-An Nisaa’ (4), ayat 34;
-Maryam (19), ayat 50, 57;
-Al Hajj (22), ayat 62;
-Luqman (31), ayat 30;
-Saba’ (34), ayat 23;
-Al Mu’min (40), ayat 12;
-Asy Syuura (42), ayat 4, 51;
-Az Zukhruf (43), ayat 4.

At Tabari berkata,
Al uliy, wazannya (bentuk katanya) adalah al fa’il dari ungkapan ‘alaa-ya’lu-‘uluwwan maknanya apabila ia naik, dan ism fa’ilnya ialah ‘ali dan ‘aliy.

Makna ‘aliy adalah yang memiliki ketinggian di atas makhluk Nya dengan kekuasaannya. Terdapat perbedaan pendapat berkenaan lafaz al ‘aliy.

– Sebahagian ulama berpendapat, makna al ‘aliy adalah yang maha tinggi dari segala apa yang serupa dengannya dan mereka tidak ber­sepakat jika ia diberi makna yang tinggi tempatnya karena makna itu bisa diartikan Allah berada di suatu tempat dan tidak berada di suatu tempat.

– Sebahagian yang lain mengatakan, makna al ‘aliy adalah yang Maha Tinggi diatas makhluk Nya dengan ketinggian tempatnya dari tempat makhluk­ Nya karena Allah di atas seluruh makhluk Nya dan makhluk Nya berada di bawah Nya, sebagaimana Allah me­nyifatkan diri Nya di atas Al Arsy, yaitu yang tinggi tempatnya di atas mereka.

Ibn ‘Atiyyah berkata,
“Pendapat kedua di atas adalah dari kalangan Mufassirin yang jahil karena sepatutnya ianya (makna Al ‘aliy) jangan diperselisihkan.”

Asy Syawkani berkata,
“Makna lafaz al ‘aliy adalah ke­ tinggian, kekuasaan dan kedudukan Nya.”

Kesimpulannya, lafaz al ‘aliy adalah salah satu nama dari nama-nama Allah yang bermakna yang Maha Tinggi dari segala tasybih (penyerupaan) dan tamthil (pe­ nyamaan dengan yang lain) lagi Maha Mulia dari segala sesuatu.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:378-379

Informasi Surah Asy Shyuura (الشورى)
Surat Asy Syuura terdiri atas S 3 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Fushshilat.

Dinamai “Asy Syuura” (musyawarat) diambil dari perkataan “Syuura” yang terdapat pada ayat 38 surat ini.
Dalam ayat tersebut diletakkan salah satu dari dasar-dasar pemerintahan Islam ialah musyawarat.

Dinamai juga “Haa Miim ‘Ain Siin Qaaf” karena surat ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiy­yah itu.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang Allah Yang Maha Esa dengan menerangkan kejadian langit dan bumi, turunnya hujan, berlayarnya kapal di lautan dengan aman dan sebagai­nya
Allah memberi rezki kepada hamba-Nya dengan ukuran tertentu sesuai dengan kemaslahatan mereka dan sesuai pula dengan hikmah dan ilmu-Nya
Allah mem­berikan anak-anak laki-laki atau anak-anak perempuan atau anak laki-laki dan perempuan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, atau tidak memberi anak se­orangpun
cara-cara Allah menyampaikan perkataan-Nya kepada manusia
pokok­ pokok agama yang dibawa para rasul adalah sama.

Hukum:

Tidak ada dasar untuk menuntut orang yang mempertahankan diri.

Lain-lain:

Keterangan bagaimana keadaan orang-orang kafir dan keadaan orang-orang mu’ min nanti di akhirat
memberi ampun lebih baik daripada membalas dan mem­balas jangan sampai melampaui batas
orang-orang kafir mendesak Nabi Muham­ mad ﷺ supaya hari kiamat disegerakan datangnya
kewajiban rasul hanya me­ nyampaikan risalahnya.

Ayat-ayat dalam Surah Asy Shyuura (53 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Asy-Shyuura (42) ayat 4 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Asy-Shyuura (42) ayat 4 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Asy-Shyuura (42) ayat 4 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Asy-Shyuura - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 53 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 42:4
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Asy Shyuura.

Surah Asy-Syura (bahasa Arab:الشورى) adalah surah ke-42 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 53 ayat.
Dinamakan Asy-Syura yang berarti Musyawarah diambil dari kata Syuura yang terdapat pada ayat 38 pada surah ini.
Dalam ayat tersebut diletakkan salah satu dari dasar-dasar pemerintahan Islam ialah musyawarah.
Surah ini kadang kala disebut juga Ha Mim 'Ain Sin Qaf karena surah ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiyah itu.

Nomor Surah 42
Nama Surah Asy Shyuura
Arab الشورى
Arti Musyawarah
Nama lain Ha Mim Ain Syin Qaf
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 62
Juz Juz 25
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 53
Jumlah kata 860
Jumlah huruf 3521
Surah sebelumnya Surah Fussilat
Surah selanjutnya Surah Az-Zukhruf
4.7
Ratingmu: 4.5 (13 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/42-4









Iklan

Video

Tidak ada.


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim