Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Asy Shyuura (Musyawarah) – surah 42 ayat 28 [QS. 42:28]

وَ ہُوَ الَّذِیۡ یُنَزِّلُ الۡغَیۡثَ مِنۡۢ بَعۡدِ مَا قَنَطُوۡا وَ یَنۡشُرُ رَحۡمَتَہٗ ؕ وَ ہُوَ الۡوَلِیُّ الۡحَمِیۡدُ
Wahuwal-ladzii yunazzilul ghaitsa min ba’di maa qanathuu wayansyuru rahmatahu wahuwal walii-yul hamiid(u);
Dan Dialah yang menurunkan hujan setelah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya.
Dan Dialah Maha Pelindung, Maha Terpuji.
―QS. Asy Shyuura [42]: 28

Daftar isi

And it is He who sends down the rain after they had despaired and spreads His mercy.
And He is the Protector, the Praiseworthy.
― Chapter 42. Surah Asy Shyuura [verse 28]

وَهُوَ dan Dia

And He
ٱلَّذِى yang

(is) the One Who
يُنَزِّلُ menurunkan

sends down
ٱلْغَيْثَ hujan

the rain
مِنۢ dari

after *[meaning includes next or prev. word]
بَعْدِ sesudah

after *[meaning includes next or prev. word]
مَا apa

[what]
قَنَطُوا۟ mereka berputus asa

they have despaired,
وَيَنشُرُ dan Dia menyebarkan

and spreads
رَحْمَتَهُۥ rahmat-Nya

His mercy.
وَهُوَ dan Dia

And He
ٱلْوَلِىُّ Maha Pelindung

(is) the Protector,
ٱلْحَمِيدُ Maha Terpuji

the Praiseworthy.

Tafsir Quran

Surah Asy Shyuura
42:28

Tafsir QS. Asy Shyuura (42) : 28. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa Dia-lah yang menurunkan hujan dari langit, membantu mereka yang telah berputus asa karena air yang diharapkan datang dari langit tak kunjung datang.
Dia-lah yang memberi berkah hujan itu dan mendatangkan manfaat yang banyak serta menjadikan tanah subur.

Dia-lah yang menguasai urusan hamba-Nya, memberikan mereka maslahat.
Dia-lah yang wajib dipuji atas rahmat yang telah dikaruniakan kepada mereka.

Qatadah berkata,
"Diriwayatkan bahwa seorang laki-laki berkata kepada ‘Umar bin Al-Khaththab,
"Hujan tidak turun, manusia sudah putus asa wahai Amirul Mukminin."
Umar menjawab,
"Engkau sekalian akan dikaruniai hujan,"
lalu beliau membaca ayat ini.

Tafsir QS. Asy Shyuura (42) : 28. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Allah sematalah yang menurunkan air hujan yang dapat menyelamatkan mereka dari rasa putus asa akibat kekeringan dan tanah yang tandus, sebagai perwujudan kasih sayang kepada hamba-Nya.
Manfaat air hujan itu Dia bagi-bagikan kepada tumbuh-tumbuhan, buah-buahan, hewan, dataran rendah dan pegunungan.


Hanya Dia yang mengatur urusan hamba-hamba-Nya.
Dia Maha Terpuji karena pemberian nikmat dan semua perbuatan-Nya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Hanya Allah yang menurunkan hujan dari langit.
Dia menolong mereka setelah manusia berputus asa akan turunnya hujan kemudian Dia menyiramkannya.


Dia Maha Penolong terhadap hamba dengan kebaikan dan karunia, Maha Terpuji dalam perlindungan dan aturan-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan Dialah Yang menurunkan hujan) yakni air hujan


(sesudah mereka berputus asa) putus harapan dari turunnya hujan


(dan menyebarkan rahmat-Nya) maksudnya, menyebarkan hujan yang diturunkan-Nya.


(Dan Dialah Yang Maha Pelindung) yang berbuat baik kepada orang-orang Mukmin


(lagi Maha Terpuji) di kalangan orang-orang beriman.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa.
(QS. Asy Shyuura [42]: 28)

Yaitu sesudah manusia putus harapan dari turunnya hujan, maka hujan diturunkan kepada mereka di saat mereka sangat memerlukannya.
Semakna dengan apa yang disebutkan dalam firman-Nya:

Dan sesungguhnya sebelum hujan diturunkan kepada mereka, mereka benar-benar telah berputus asa.
(QS. Ar-Rum [30]: 49)

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan menyebarkan rahmat-Nya.
(QS. Asy Shyuura [42]: 28)

Artinya meluberkan rahmat-Nya kepada semua penduduk negeri yang disiraminya segala sesuatu yang ada di kawasan itu melalui hujan tersebut.
Qatadah mengatakan, telah diceritakan kepada kami bahwa pernah ada seorang lelaki berkata kepada Khalifah Umar ibnul Khattab r.a,
"Hai Amirul Mu’minin, hujan telah lama tidak turun dan manusia berputus asa dari turunnya hujan."
Maka Umar r.a. menjawab,
"Kalian sebentar lagi akan diberi hujan,"
lalu ia membaca firman-Nya:
Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya.


Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.
(QS. Asy Shyuura [42]: 28)

Dialah Yang Mengatur makhluk-Nya terhadap apa yang bermanfaat bagi mereka untuk kehidupan dunia dan kehidupan akhirat mereka, dan Dia Maha Terpuji akibatnya dalam semua apa yang telah ditetapkan dan dilakukan-Nya.

Unsur Pokok Surah Asy Shyuura (الشورى)

Surat Asy Syuura terdiri atas 53 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Fushshilat.

Dinamai "Asy Syuura" (musyawarat) diambil dari perkataan "Syuura" yang terdapat pada ayat 38 surat ini.
Dalam ayat tersebut diletakkan salah satu dari dasar-dasar pemerintahan Islam ialah musyawarat.

Dinamai juga "Haa Miim ‘Ain Siin Qaaf" karena surat ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiyyah itu.

Keimanan:

Dalildalil tentang Allah Yang Maha Esa dengan menerangkan kejadian langit dan bumi, turunnya hujan, berlayarnya kapal di lautan dengan aman dan sebagainya.
▪ Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya dengan ukuran tertentu sesuai dengan kemaslahatan mereka dan sesuai pula dengan hikmah dan ilmu-Nya.
▪ Allah memberikan anak-anak laki-laki atau anak-anak perempuan atau anak laki-laki dan perempuan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, atau tidak memberi anak seorangpun.
▪ Cara-cara Allah menyampaikan perkataan-Nya kepada manusia.
▪ Pokok pokok agama yang dibawa para rasul adalah sama.

Hukum:

▪ Tidak ada dasar untuk menuntut orang yang mempertahankan diri.

Lain-lain:

▪ Keterangan bagaimana keadaan orang-orang kafir dan keadaan orang-orang mukmin nanti di akhirat.
▪ Memberi ampun lebih baik daripada membalas dan membalas jangan sampai melampaui batas.
▪ Orang-orang kafir mendesak Nabi Muhammad ﷺ supaya hari kiamat disegerakan datangnya.
▪ Kewajiban rasul hanya menyampaikan risalahnya.

Audio Murottal

QS. Asy-Shyuura (42) : 1-53 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 53 + Terjemahan Indonesia



QS. Asy-Shyuura (42) : 1-53 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 53

Gambar Kutipan Ayat

Surah Asy Shyuura ayat 28 - Gambar 1 Surah Asy Shyuura ayat 28 - Gambar 2
Statistik QS. 42:28
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Asy Shyuura.

Surah Asy-Syura (bahasa Arab:الشورى) adalah surah ke-42 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 53 ayat.
Dinamakan Asy-Syura yang berarti Musyawarah diambil dari kata Syuura yang terdapat pada ayat 38 pada surah ini.
Dalam ayat tersebut diletakkan salah satu dari dasar-dasar pemerintahan Islam ialah musyawarah.
Surah ini kadang kala disebut juga Ha Mim ‘Ain Sin Qaf karena surah ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiyah itu.

Nomor Surah 42
Nama Surah Asy Shyuura
Arab الشورى
Arti Musyawarah
Nama lain Ha Mim Ain Syin Qaf
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 62
Juz Juz 25
Jumlah ruku’ 5 ruku’
Jumlah ayat 53
Jumlah kata 860
Jumlah huruf 3521
Surah sebelumnya Surah Fussilat
Surah selanjutnya Surah Az-Zukhruf
Sending
User Review
4.5 (9 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

42:28, 42 28, 42-28, Surah Asy Shyuura 28, Tafsir surat AsyShyuura 28, Quran Asy Syura 28, Asy-Syura 28, Surah Asy Syura ayat 28

Video Surah

42:28

No videos found matching your query.

Kandungan Surah Asy Shyuura

۞ QS. 42:3 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 42:4 • Segala sesuatu milik Allah • Al ‘Azim (Maha Agung) • Al ‘Aliyy (Maha Tinggi)

۞ QS. 42:5 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Sifat-sifat malaikat

۞ QS. 42:6 • Al Hafiz (Maha Penjaga) • Wali Allah dan wali syetan • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 42:7 • Nama-nama hari kiamat • Derajat para pemeluk agama • Kebenaran hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan •

۞ QS. 42:8 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 42:9 • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Al Wali (Maha Pelindung) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 42:10 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 42:11 • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Al Bashir (Maha Melihat) • Al Sami’ (Maha Pendengar)

۞ QS. 42:12 • Segala sesuatu milik Allah • Keluasan ilmu Allah • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 42:13 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya • Allah menggerakkan hati manusia • Islam agama para nabi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 42:14 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 42:15 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan • Perintah tidak mengikuti orang musyrik • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 42:16 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa • Hal-hal yang mengakibatkan kemurkaan Allah

۞ QS. 42:17 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kiamat telah dekat

۞ QS. 42:18 • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Kebenaran hari penghimpunan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 42:19 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Qawiy (Maka Kuat) • Al Lathif (Maha Halus)

۞ QS. 42:20 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Macam-macam fitnah • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Perbuatan dan niat

۞ QS. 42:21 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 42:22 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 42:23 • Ampunan Allah yang luas • Al Syakur (Maha Penerima syukur) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin

۞ QS. 42:24 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 42:25 • Keluasan ilmu Allah • Menghitung amal kebaikan • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 42:26 • Azab orang kafir • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Keutamaan iman •

۞ QS. 42:27 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Bashir (Maha Melihat) • Al Khabir (Maha Waspada) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 42:28 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al Wali (Maha Pelindung)

۞ QS. 42:29 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 42:30 • Kasih sayang Allah yang luas • Menyiksa pelaku maksiat • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat

۞ QS. 42:31 • Al Wali (Maha Pelindung) • An-Nashir (Maha Penolong)

۞ QS. 42:32 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 42:33 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 42:34 • Kekuasaan Allah • Menyiksa pelaku maksiat • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat

۞ QS. 42:35 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 42:36 Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian surga • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 42:38 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 42:40 • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 42:43 • Hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)

۞ QS. 42:44 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Allah menggerakkan hati manusia • Azab orang kafir

۞ QS. 42:45 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Keabadian neraka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 42:46 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Allah menggerakkan hati manusia • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 42:47 Ar Rabb (Tuhan) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 42:48 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 42:49 • Segala sesuatu milik Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 42:50 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 42:51 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aliyy (Maha Tinggi) • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 42:52 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 42:53 Tauhid Rububiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Kebenaran hari penghimpunan

Ayat Pilihan

Dan sederhanalah kamu dalam berjalan & lunakkanlah suaramu.
Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.
(Yakni pada permulaannya adalah ringkikan kemudian disusul oleh lengkingan-lengkingan yang sangat tidak enak didengar)
QS. Luqman [31]: 19

Bahwa kebaikan ada dalam sikap mengutamakan & perlakuan yang baik kepada orang lain, karena lebih dapat membawa kepada cinta kasih antara sesama manusia. Allah Mahaperiksa atas hati-hati kalian & akan memberi balasan atas sikap mengutamakan itu
QS. Al-Baqarah [2]: 237

Pada hari ketika wajah mereka dibolak-balikkan di atas api.
Dan dengan penuh rasa sesal,
mereka mengatakan,
“Alangkah baiknya,
kalau dulu kami menaati Allah & Rasul-Nya.”
QS. Al-Ahzab [33]: 66

Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.
QS. Qaf [50]: 18

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan ...

Correct! Wrong!

Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang ...

Correct! Wrong!

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Lawan kata dari jujur adalah ...

Correct! Wrong!

Orang yang suka berbohong adalah orang ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #5
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #5 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #5 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #29

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah … Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali … potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah … Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu … Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Kamus Istilah Islam

Al-Munafiqun

Apa itu Al-Munafiqun? Surah Al-Munafiqun adalah surah ke-63 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Madaniyah, terdiri atas 11 ayat. Dinamakan Al Munaafiqun yang berarti Orang-orang yang munafik kar...

Imran bin Hushain

Siapa itu Imran bin Hushain? Imran bin Hushain adalah salah seorang Sahabat Nabi Muhammad, qadi, serta periwayat hadits. Nama lengkapnya ialah Imran bin Hushain bin Ubaid bin Khalaf al-Khuza’i....

jihad

Apa itu jihad? ji.had usaha dengan segala daya upaya untuk mencapai kebaikan; usaha sungguh-sungguh membela agama Islam dengan mengorbankan harta benda, jiwa, dan raga; perang suci melawan orang k...