Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages
Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

QS. Asy Shyuura (Musyawarah) – surah 42 ayat 21 [QS. 42:21]

اَمۡ لَہُمۡ شُرَکٰٓؤُا شَرَعُوۡا لَہُمۡ مِّنَ الدِّیۡنِ مَا لَمۡ یَاۡذَنۡۢ بِہِ اللّٰہُ ؕ وَ لَوۡ لَا کَلِمَۃُ الۡفَصۡلِ لَقُضِیَ بَیۡنَہُمۡ ؕ وَ اِنَّ الظّٰلِمِیۡنَ لَہُمۡ عَذَابٌ اَلِیۡمٌ
Am lahum syurakaa-u syara’uu lahum minaddiini maa lam ya’dzan bihillahu walaulaa kalimatul fashli laqudhiya bainahum wa-innazh-zhaalimiina lahum ‘adzaabun aliimun;
Apakah mereka mempunyai sesembahan selain Allah yang menetapkan aturan agama bagi mereka yang tidak diizinkan (diridai) Allah?
Dan sekiranya tidak ada ketetapan yang menunda (hukuman dari Allah) tentulah hukuman di antara mereka telah dilaksanakan.
Dan sungguh, orang-orang zalim itu akan mendapat azab yang sangat pedih.
―QS. 42:21
Topik ▪ Maksiat dan dosa ▪ Menyiksa pelaku maksiat ▪ Keseimbangan bumi
English Translation - Sahih International
Or have they other deities who have ordained for them a religion to which Allah has not consented?
But if not for the decisive word, it would have been concluded between them.
And indeed, the wrongdoers will have a painful punishment.
―QS. 42:21

Alquran Arti Perkata (Indonesia & English)
أَمْ atau

Or
لَهُمْ mereka mempunyai

for them
شُرَكَٰٓؤُا۟ sekutu-sekutu

(are) partners
شَرَعُوا۟ mereka mensyari’atkan

who have ordained
لَهُم bagi mereka

for them
مِّنَ daripada

of
ٱلدِّينِ agama

the religion
مَا apa-apa

what
لَمْ tidak

not
يَأْذَنۢ mengizinkan

Allah has given permission of it *[meaning includes next or prev. word]
بِهِ dengannya

Allah has given permission of it *[meaning includes next or prev. word]
ٱللَّهُ Allah

Allah has given permission of it *[meaning includes next or prev. word]
وَلَوْلَا dan jika tidak

And if not
كَلِمَةُ kalimat/ketetapan

(for) a word
ٱلْفَصْلِ putusan

decisive,
لَقُضِىَ niscaya diputuskan

surely, it (would have) been judged
بَيْنَهُمْ diantara mereka

between them.
وَإِنَّ dan sesungguhnya

And indeed,
ٱلظَّٰلِمِينَ orang-orang yang zalim

the wrongdoers,
لَهُمْ bagi mereka

for them
عَذَابٌ azab

(is a) punishment
أَلِيمٌ pedih

painful.

 

Tafsir surah Asy Shyuura (42) ayat 21

Tafsir

Alquran

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Apakah mereka mempunyai tuhan-tuhan yang mensyariatkan suatu ajaran agama yang tidak diperintahkan oleh Allah?
Tidak, hal itu tidak terjadi! Kalau bukan karena ketentuan terdahulu tentang ditundanya penyelesaian antara orang kafir dan orang Mukmin sampai hari kiamat, niscaya hal itu akan terjadi di dunia ini.
Orang-orang yang menganiaya diri mereka dengan kekafiran benar-benar akan mendapatkan azab yang sangat menyakitkan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Apakah) sebenarnya

(mereka mempunyai) yang dimaksud adalah orang-orang kafir Mekah

(sesembahan-sesembahan) yaitu setan-setan mereka

(yang mensyariatkan) maksudnya, sesembahan-sesembahan mereka itu mensyariatkan

(untuk mereka) untuk orang-orang kafir

(agama) yang rusak

(yang tidak diizinkan oleh Allah?) seperti ajaran menyekutukan Allah dan mengingkari adanya hari berbangkit.

(Sekiranya tidak ada ketetapan yang menentukan dari Allah) ketentuan yang telah terdahulu yang menetapkan bahwa pembalasan itu pada hari kiamat

(tentulah telah diputuskan di antara mereka) dan orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang kafir akan langsung diazab di dunia.

(Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu) yakni orang-orang kafir

(akan memperoleh azab yang amat pedih) yang amat menyakitkan.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Ataukah untuk orang-orang yang menyekutukan Allah itu ada sesembahan dalam perbuatan syirik dan sesat mereka, yakni sesembahan yang membuat syariat agama dan kemusyrikan yang tidak diizinkan Allah?
Jikalau sekiranya bukan karena ketetapan dan takdir Allah untuk menangguhkan siksaan mereka bahwa Dia tidak menyegerakan siksaan itu di dunia, tentu siksaan itu sudah disegerakan kepada mereka.
Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah akan mendapatkan siksaan yang pedih dan menyakitkan pada hari Kiamat.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah?
(QS. Asy Shyuura [42]: 21)

Yakni mereka tidak mau mengikuti apa yang telah disyariatkan oleh Allah kepadamu berupa agama yang lurus, bahkan mereka mengikuti apa yang telah diperintahkan oleh setan-setan mereka dari kalangan <a aria-describedby="tt" href="https://risalahmuslim.id/kamus/jin" class="glossaryLink cmtt_Tokoh" data-cmtooltip="

Jin
Jin (bahasa arab: جن Janna) secara harfiah berarti sesuatu yang berkonotasi"tersembunyi"atau"tidak terlihat".<BR CLASS="">Bangsa Jin dahulu dikatakan dapat menduduki beberapa tempat dilangit dan mendengarkan berita-berita dari Allah, setelah diutusnya seorang nabi yang bernama Muhammad maka mereka tidak lagi bisa mendengarkannya karena ada barisan yang menjaga rahasia itu.<BR CLASS="">“ …dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya).<BR CLASS="">Tetapiㅤ(…)</BR></BR></BR>

” >jin dan manusia, seperti mengharamkan apa yang dihalalkan bagi mereka, misalnya hewan bahirah, saibah, wasilah, dan ham.
Dan mereka menghalalkan memakan bangkai, darah, berjudi, dan kesesatan-kesesatan lainnya.
Itulah kejahilan yang batil yang telah mereka ada-adakan di masa Jahiliahnya, seperti menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal, dan melakukan penyembahan-penyembahan yang batil yang mengusahakan harta yang haram.

Di dalam kitab sahih disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Aku melihat Amr ibnu Luhay ibnu Qam’ah menyeret ususnya di dalam neraka.

Dikatakan demikian karena dia adalah orang yang pertama mengadakan peraturan hewan saibah.
Dia adalah salah seorang raja di kalangan Bani Khuza’ah, dialah orang yang mula-mula menetapkan hal-hal tersebut.
Dia pulalah yang mendorong orang-orang Quraisy menyembah berhala.
Karena itulah disebutkan dalam firman berikutnya:

Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan (dari Allah), tentulah mereka telah dibinasakan.
(QS. Asy Shyuura [42]: 21)

Yaitu niscaya hukuman di segerakan kepada mereka sekiranya tidak ada ketetapan yang terdahulu yang memberikan masa tangguh bagi mereka sampai hari kiamat.

Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu akan memperoleh azab yang amat pedih.
(QS. Asy Shyuura [42]: 21)

Yakni siksaan yang sangat menyakitkan di dalam neraka Jahanam, dan seburuk-buruk tempat kembali adalah neraka Jahanam.

Unsur Pokok Surah Asy Shyuura (الشورى)
Surat Asy Syuura terdiri atas 53 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Fushshilat.

Dinamai “Asy Syuura” (musyawarat) diambil dari perkataan “Syuura” yang terdapat pada ayat 38 surat ini.
Dalam ayat tersebut diletakkan salah satu dari dasar-dasar pemerintahan Islam ialah musyawarat.

Dinamai juga “Haa Miim ‘Ain Siin Qaaf” karena surat ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiyyah itu.

Keimanan:

Dalildalil tentang Allah Yang Maha Esa dengan menerangkan kejadian langit dan bumi, turunnya hujan, berlayarnya kapal di lautan dengan aman dan sebagainya.
▪ Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya dengan ukuran tertentu sesuai dengan kemaslahatan mereka dan sesuai pula dengan hikmah dan ilmu-Nya.
▪ Allah memberikan anak-anak laki-laki atau anak-anak perempuan atau anak laki-laki dan perempuan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, atau tidak memberi anak seorangpun.
▪ Cara-cara Allah menyampaikan perkataan-Nya kepada manusia.
▪ Pokok pokok agama yang dibawa para rasul adalah sama.

Hukum:

▪ Tidak ada dasar untuk menuntut orang yang mempertahankan diri.

Lain-lain:

▪ Keterangan bagaimana keadaan orang-orang kafir dan keadaan orang-orang mukmin nanti di akhirat.
▪ Memberi ampun lebih baik daripada membalas dan membalas jangan sampai melampaui batas.
▪ Orang-orang kafir mendesak Nabi Muhammad ﷺ supaya hari kiamat disegerakan datangnya.
▪ Kewajiban rasul hanya menyampaikan risalahnya.

Ayat-ayat dalam Surah Asy Shyuura (53 ayat)
Qari Internasional

QS. Asy-Shyuura (42) : 21 ⊸ Syekh Mishari Alafasy

QS. Asy-Shyuura (42) : 21 ⊸ Syekh Sa’ad Al-Ghamidi

QS. Asy-Shyuura (42) : 21 ⊸ Syekh Muhammad Ayyub

Murottal Alquran & Terjemahan Indonesia
QS. Asy-Shyuura (42) : 1-53 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 53 + Terjemahan

Ayat 1 sampai 53 + Terjemahan

Gambar Ayat

Surah Asy Shyuura ayat 21 - Gambar 1 Surah Asy Shyuura ayat 21 - Gambar 2

Statistik QS. 42:21
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Asy Shyuura.

Surah Asy-Syura (bahasa Arab:الشورى) adalah surah ke-42 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 53 ayat.
Dinamakan Asy-Syura yang berarti Musyawarah diambil dari kata Syuura yang terdapat pada ayat 38 pada surah ini.
Dalam ayat tersebut diletakkan salah satu dari dasar-dasar pemerintahan Islam ialah musyawarah.
Surah ini kadang kala disebut juga Ha Mim ‘Ain Sin Qaf karena surah ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiyah itu.

Nomor Surah 42
Nama Surah Asy Shyuura
Arab الشورى
Arti Musyawarah
Nama lain Ha Mim Ain Syin Qaf
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 62
Juz Juz 25
Jumlah ruku’ 5 ruku’
Jumlah ayat 53
Jumlah kata 860
Jumlah huruf 3521
Surah sebelumnya Surah Fussilat
Surah selanjutnya Surah Az-Zukhruf
Sending
User Review
4.6 (16 votes)

Video

Tidak ada.

Tags:

Quran 42:21, 42 21, 42-21, Asy Shyuura 21, tafsir surat AsyShyuura 21, Asy Syura 21, Asy-Syura 21

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Hadits Shahih

Podcast

Haditds & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Instagram

Ayat Pilihan

Hadits Pilihan

Kamus Istilah Islam