QS. Ash Shaffaat (Barisan-barisan) – surah 37 ayat 75 [QS. 37:75]

وَ لَقَدۡ نَادٰىنَا نُوۡحٌ فَلَنِعۡمَ الۡمُجِیۡبُوۡنَ
Walaqad naadaanaa nuuhun falani’mal mujiibuun(a);

Sesungguhnya Nuh telah menyeru Kami:
maka sesungguhnya sebaik-baik yang memperkenankan (adalah Kami).
―QS. 37:75
Topik ▪ Allah memiliki kunci alam ghaib
37:75, 37 75, 37-75, Ash Shaffaat 75, AshShaffaat 75, Al-Shaffat 75, AshShaffat 75, Ash Shafat 75, Ash Shaffat 75

Tafsir surah Ash Shaffaat (37) ayat 75

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ash Shaffaat (37) : 75. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan bahwa Nabi Nuh berdoa kepada Tuhan supaya memberikan pertolongan kepadanya terhadap ancaman penganiayaan dari kaumnya.
Bahkan mereka sudah bermaksud membunuhnya sewaktu dia menyeru mereka kepada agama tauhid.
Meskipun cukup lama Nabi Nuh menyeru kaumnya siang dan malam, secara sembunyi dan terang-terangan, namun hanya sedikit di antara mereka yang beriman.
Setiap kali diberi peringatan dan pengajaran, mereka bertambah jauh dari agama dan tambah sengit permusuhannya kepada Nabi Nuh.
Hal itu menyebabkan Nabi Nuh sangat kecewa lalu dia berdoa kepada Tuhan agar orang-orang kafir itu segera dibinasakan.
Firman Allah:

Dan Nuh berkata, “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi.
Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka hanya akan melahirkan anak-anak yang jahat dan tidak tahu bersyukur.

(Q.S. Nuh [71]: 26-27)

Allah mengabulkan doa Nabi Nuh itu.
Allah menyebutkan dirinya sebagai Zat yang paling baik dalam mengabulkan doa.
Pengabulan itu sangat diharapkan oleh Nabi Nuh pada saat itu karena kaumnya mendustakan dan menentangnya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Sesungguhnya Nuh memohon kepada Kami ketika telah merasa putus asa menghadapi kaumnya.
Sungguh, Kami adalah sebaik-baik yang memperkenankan, karena Kami mengabulkan doanya dan membinasakan kaumnya dengan topan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Sesungguhnya Nuh telah menyeru Kami) melalui doanya, sebagaimana yang disitir oleh ayat lain, yaitu firman-Nya, “Sesungguhnya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu menangkanlah
(aku).”
(Q.S. Al-Qamar, 10).

(maka sesungguhnya sebaik-baik yang memperkenankan) doanya adalah Kami.

Maksudnya, Nuh berdoa kepada Allah untuk dimenangkan atas kaumnya, lalu Allah binasakan mereka melalui banjir besar hingga mereka tenggelam semuanya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Nabi Kami Nuh berseru kepada Kami, dan Kami pasti akan menolongnya atas kaumnya, dan Kami adalah sebaik-baik penjawab untuk seruannya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Setelah Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan bahwa kebanyakan orang-orang terdahulu sesat dari jalan keselamatan, lalu Allah menjelaskan hal tersebut secara rinci.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan perihal Nabi Nuh ‘alaihis salam dan apa yang dijumpainya dari kaumnya yaitu mereka mendustakannya, dan bahwa tiada yang beriman dari kalangan kaumnya kecuali hanya sedikit, padahal masa kerasulannya cukup lama.
Nabi Nuh ‘alaihis salam tinggal di kalangan kaumnya selama sembilan ratus lima puluh tahun.

Dan dalam kurun waktu yang lama sekali Nabi Nuh ‘alaihis salam menyeru mereka dan semakin keras pula kedustaan kaumnya terhadap dirinya.
Manakala dia menyeru mereka ke jalan Allah, makin bertambahlah keingkaran kaumnya.
Lalu Nuh ‘alaihis salam berdoa kepada Tuhannya, “Bahwa sesungguhnya aku dalam keadaan terkalahkan, maka tolonglah aku.” Maka Allah subhanahu wa ta’ala murka dengan marahnya Nabi Nuh ‘alaihis salam terhadap kaumnya.
Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:

Sesungguhnya Nuh telah menyeru Kami, maka sesungguhnya sebaik-baik yang memperkenankan (adalah Kami).
(Q.S. As-Saffat [37]: 75)

Yakni Kamilah yang sebaik-baik memperkenankan seruannya.


Informasi Surah Ash Shaffaat (الصافات)
Surat Ash Shaaffaat terdiri atas 182 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah diturunkan se­ sudah surat Al An’aam.

Dinamai dengan “Ash Shaaffaat” (yang bershaf-shaf) ada hubungannya dengan perkataan “AshShaaffaat” yang terletak pada ayat permulaan surat ini yang mengemukakan bagaimana para malaikat yang berbaris di hadapan Tuhannya yang bersih jiwanya, tidak dapat digoda oleh syai­tan.
Hal ini hendaklah menjadi i’tibar bagi manusia dalarn menghambakan dirinya kepada Allah.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang ke-Esaan Allah
adanya hari berbangkit
adanya padang mahsyar dan adanya hari kiamat
malaikat-malaikat selalu bertasbih kepada Allah.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Nuh a.s.
kisah Ibrahim a.s.
kisah Ismail a.s.
kisah Musa a.s. dan Harun a.s.
kisah Dyas a.s.
kisah Luth a.s.
kisah Yunus a.s.

Lain-lain:

Sikap orang-orang kafir terhadap Al Qur’an
tuduh menuduh antara orang-orang kafir dengan pengikut-pengikutnya di hari Kiamat keni’matan di surga
tentang pohon zaqqum
celaan terhadap orang-orang yang mengatakan bahwa Allah ber­anak
seorang yang baik belum tentu menurunkan keturunan yang baik pula.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ash-Shaffaat (37) ayat 75 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ash-Shaffaat (37) ayat 75 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ash-Shaffaat (37) ayat 75 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ash-Shaffaat - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 182 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 37:75
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Ash Shaffaat.

Surah As-Saffat (bahasa Arab:الصّافات, "Yang Bersaf-Saf") adalah surah ke-37 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 182 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-An'am.
Dinamai dengan As-Saffat (Yang Bersaf-Saf) diambil dari kata serupa yang terletak pada ayat permulaan surah ini yang menceritakan bagaimana para malaikat yang bersih jiwanya berbaris di hadapan Tuhannya di mana mereka tidak dapat digoda oleh setan.

Nomor Surah 37
Nama Surah Ash Shaffaat
Arab الصافات
Arti Barisan-barisan
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 56
Juz Juz 23
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 182
Jumlah kata 866
Jumlah huruf 3903
Surah sebelumnya Surah Ya Sin
Surah selanjutnya Surah Sad
4.8
Ratingmu: 4.8 (20 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta