QS. Ash Shaffaat (Barisan-barisan) – surah 37 ayat 66 [QS. 37:66]

فَاِنَّہُمۡ لَاٰکِلُوۡنَ مِنۡہَا فَمَالِـُٔوۡنَ مِنۡہَا الۡبُطُوۡنَ
Fa-innahum li-aakiluuna minhaa famaali-uuna minhaal buthuun(a);

Maka sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu.
―QS. 37:66
Topik ▪ Neraka ▪ Sifat neraka ▪ Tugas-tugas malaikat
37:66, 37 66, 37-66, Ash Shaffaat 66, AshShaffaat 66, Al-Shaffat 66, AshShaffat 66, Ash Shafat 66, Ash Shaffat 66

Tafsir surah Ash Shaffaat (37) ayat 66

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ash Shaffaat (37) : 66. Oleh Kementrian Agama RI

Kemudian Allah menjelaskan bahwa makanan penghuni neraka itu buah pohon zaqqum.
Walau pun mereka mengetahui baunya yang busuk dan rasanya yang pahit tetapi karena sangat lapar dan makanan lain tidak ada terpaksa mereka memakannya sampai penuh perut mereka.
Allah berfirman:

Tidak ada makanan bagi mereka selain dari pohon yang berduri, yang tidak menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar.
(Q.S. Al-Gasyiyah [88]: 6-7)

Sehabis makan buah zaqqum itu tentulah mereka memerlukan minuman.
Maka kepada mereka disediakan minuman yang bercampur dari air yang sangat panas yang menghanguskan muka mereka, sebagaimana dilukiskan Allah dalam firman-Nya:

Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka bagi orang zalim, yang gejolaknya mengepung mereka.
Jika mereka meminta pertolongan (minum), mereka akan diberi air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan wajah.

(Q.S. Al-Kahfi [18]: 29)

Setelah mereka makan dan minum maka mereka dikembalikan ke neraka Jahim, tempat asal mula mereka.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Mereka benar-benar memakan dan mengisi perutnya dengan buah pohon itu, karena tak ada apa-apa lagi yang dapat dimakan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Maka sesungguhnya mereka) yakni orang-orang kafir (benar-benar memakan sebagian dari pohon itu) sekalipun rasanya sangat memuakkan, karena mereka dalam keadaan sangat lapar (maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu.)

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Bila ia demikian, maka jangan bertanya lagi setelah ini tentang rasanya. Sesungguhnya orang-orang musyrikin itu pasti makan dari pohon tersebut, sehingga perut-perut mereka penuh dengannya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu.
(Q.S. As-Saffat [37]: 66)

Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan bahwa penghuni neraka memakan dari pohon ini yang bentuknya tiada yang lebih mengerikan dan tiada yang lebih buruk darinya, selain dari rasa, bau, dan citranya yang sangat buruk.
Mereka terpaksa memakan buah pohon zaqqum ini karena mereka tidak menemukan makanan lainnya kecuali pohon tersebut.
Hal yang semakna disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Mereka tidak memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri, yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.
(Q.S. Al-Ghaasyiyah [88]: 6-7)

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Amr ibnu Marzuq, telah menceritakan kepada kami Syu’bah, dari Al-A’masy, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas r.a., bahwa Rasulullah ﷺ membaca ayat ini (Q.S. As-Saffat [37]: 66), kemudian beliau bersabda: Bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa.
Seandainya setetes zaqqum dimasukkan ke dalam laut dunia, tentulah ia merusak (mencemari) penghidupan seluruh penduduk bumi, maka bagaimana pula dengan orang yang pohon zaqqum adalah makanannya?

Iman Turmuzi, Imam Nasai, dan Ibnu Majah mengetengahkannya melalui hadis Syu’bah, dan Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini hasan sahih.


Informasi Surah Ash Shaffaat (الصافات)
Surat Ash Shaaffaat terdiri atas 182 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah diturunkan se­ sudah surat Al An’aam.

Dinamai dengan “Ash Shaaffaat” (yang bershaf-shaf) ada hubungannya dengan perkataan “AshShaaffaat” yang terletak pada ayat permulaan surat ini yang mengemukakan bagaimana para malaikat yang berbaris di hadapan Tuhannya yang bersih jiwanya, tidak dapat digoda oleh syai­tan.
Hal ini hendaklah menjadi i’tibar bagi manusia dalarn menghambakan dirinya kepada Allah.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang ke-Esaan Allah
adanya hari berbangkit
adanya padang mahsyar dan adanya hari kiamat
malaikat-malaikat selalu bertasbih kepada Allah.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Nuh a.s.
kisah Ibrahim a.s.
kisah Ismail a.s.
kisah Musa a.s. dan Harun a.s.
kisah Dyas a.s.
kisah Luth a.s.
kisah Yunus a.s.

Lain-lain:

Sikap orang-orang kafir terhadap Al Qur’an
tuduh menuduh antara orang-orang kafir dengan pengikut-pengikutnya di hari Kiamat keni’matan di surga
tentang pohon zaqqum
celaan terhadap orang-orang yang mengatakan bahwa Allah ber­anak
seorang yang baik belum tentu menurunkan keturunan yang baik pula.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ash-Shaffaat (37) ayat 66 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ash-Shaffaat (37) ayat 66 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ash-Shaffaat (37) ayat 66 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ash-Shaffaat - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 182 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 37:66
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Ash Shaffaat.

Surah As-Saffat (bahasa Arab:الصّافات, "Yang Bersaf-Saf") adalah surah ke-37 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 182 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-An'am.
Dinamai dengan As-Saffat (Yang Bersaf-Saf) diambil dari kata serupa yang terletak pada ayat permulaan surah ini yang menceritakan bagaimana para malaikat yang bersih jiwanya berbaris di hadapan Tuhannya di mana mereka tidak dapat digoda oleh setan.

Nomor Surah 37
Nama Surah Ash Shaffaat
Arab الصافات
Arti Barisan-barisan
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 56
Juz Juz 23
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 182
Jumlah kata 866
Jumlah huruf 3903
Surah sebelumnya Surah Ya Sin
Surah selanjutnya Surah Sad
4.5
Ratingmu: 4.7 (11 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim