Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Ash Shaffaat

Ash Shaffaat (Barisan-barisan) surah 37 ayat 28


قَالُوۡۤا اِنَّکُمۡ کُنۡتُمۡ تَاۡتُوۡنَنَا عَنِ الۡیَمِیۡنِ
Qaaluuu innakum kuntum ta’tuunanaa ‘anil yamiin(i);

Pengikut-pengikut mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka):
“Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dan kanan.
―QS. 37:28
Topik ▪ Hari Kebangkitan ▪ Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan ▪ Kelemahan tuhan selain Allah
37:28, 37 28, 37-28, Ash Shaffaat 28, AshShaffaat 28, Al-Shaffat 28, AshShaffat 28, Ash Shafat 28, Ash Shaffat 28
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ash Shaffaat (37) : 28. Oleh Kementrian Agama RI

Juga pada Hari Kiamat itu terjadi perdebatan antara pemimpin dengan pengikut-pengikutnya.
Para pengikut itu melontarkan pertanggungjawaban kepada para pemimpin mereka atas kesesatan dan kekafiran mereka.
Mereka menyatakan bahwa para pemimpin itulah yang mencegah mereka berbuat kebaikan, dan menghalang-halangi mereka serta memaksa mereka untuk memeluk keyakinan pemimpin-pemimpin itu.
Perbantahan mereka sebagaimana di atas itu dilukiskan oleh Allah dalam firman-Nya:

Dan (ingatlah) ketika mereka berbantah-bantahan dalam neraka, maka orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri; "Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebahagian azab api neraka?".
Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab: "Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka karena sesungguhnya Allah telah menetapkan keputusan antara hamba-hamba-Nya.

(Q.S.
Al Mu'min: 47-48)

Ash Shaffaat (37) ayat 28 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Ash Shaffaat (37) ayat 28 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Ash Shaffaat (37) ayat 28 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Orang-orang yang lemah berkata kepada pembesar-pembesar mereka, "Kalian telah mendatangi kami dari suatu arah, yang kami kira ada kebaikan dan harapan, untuk mengalihkan kami dari kebenaran kepada kesesatan."

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Mereka berkata) yaitu sebagian dari pengikut-pengikut mereka berkata kepada para pemimpin mereka, ("Sesungguhnya kalianlah yang datang kepada kami dari kanan") maksudnya, dari segi yang kami merasa percaya kepada kalian karena kalian telah bersumpah kepada kami, bahwa kalian adalah orang-orang yang benar, karenanya kami percaya kepada kalian, dan kami mengikuti kalian.
Maksudnya sesungguhnya kalian telah menyesatkan kami.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Ad-Dahhak telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a.
bahwa orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada pemimpin-pemimpin mereka, "Kalianlah yang memaksa kami dengan kekuasaan kalian atas diri kami' karena kami adalah orang-orang yang lemah, sedangkan kalian adalah orang-orang yang kuat."

Mujahid mengatakan bahwa yang dimaksud dengan 'anilyamin ialah dari pihak kebenaran, ini merupakan perkataan orang-orang kafir yang ditujukan kepada setan-setan yang telah menyesatkan mereka.

Qatadah mengatakan bahwa manusia berkata kepada jin, "Dahulu sesungguhnya kalian datang kepada kami dari arah kebenaran, tetapi pada akhirnya kalian menghalang-halangi kami darinya dan menahan kami darinya.

As-Saddi mengatakan bahwa kalian datang kepada kami dari arah kebenaran, padahal itu adalah kebatilan yang kalian hiasi sehingga kami menganggapnya baik, padahal hakikatnya kalian mencegah dan menghalang-halangi kami dari kebenaran.

Al-Hasan telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dari kanan.
(Ash Shaaffat:28) Yakni Allah datang kepadanya dari arah setiap kebaikan yang disukai­Nya, tetapi setan menghalang-halangi manusia dari kebaikan itu.

Ibnu Zaid mengatakan makna ayat ialah bahwa kalian menghalang-halangi antara kami dan kebaikan, dan kalian hambat kami dari Islam, Iman, dan mengerjakan amal kebaikan yang diperintahkan kepada kami, Yazid Ar-Risyk mengatakan, dari arah "Lailaha illallah" (tiada Tuhan melainkan Allah).

Khasif mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah setan-setan datang kepada mereka dari arah kanan mereka.

Ikrimah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dari kanan.
(Ash Shaaffat:28) Yakni dari arah yang membuat kami percaya kepada kalian.

Informasi Surah Ash Shaffaat (الصافات)
Surat Ash Shaaffaat terdiri atas 182 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah diturunkan se­ sudah surat Al An'aam.

Dinamai dengan "Ash Shaaffaat" (yang bershaf-shaf) ada hubungannya dengan perkataan "AshShaaffaat" yang terletak pada ayat permulaan surat ini yang mengemukakan bagaimana para malaikat yang berbaris di hadapan Tuhannya yang bersih jiwanya, tidak dapat digoda oleh syai­tan.
Hal ini hendaklah menjadi i'tibar bagi manusia dalarn menghambakan dirinya kepada Allah.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang ke-Esaan Allah
adanya hari berbangkit
adanya padang mahsyar dan adanya hari kiamat
malaikat-malaikat selalu bertasbih kepada Allah.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Nuh a.s.
kisah Ibrahim a.s.
kisah Ismail a.s.
kisah Musa a.s. dan Harun a.s.
kisah Dyas a.s.
kisah Luth a.s.
kisah Yunus a.s.

Lain-lain:

Sikap orang-orang kafir terhadap Al Qur'an
tuduh menuduh antara orang-orang kafir dengan pengikut-pengikutnya di hari Kiamat keni'matan di surga
tentang pohon zaqqum
celaan terhadap orang-orang yang mengatakan bahwa Allah ber­anak
seorang yang baik belum tentu menurunkan keturunan yang baik pula.


Gambar Kutipan Surah Ash Shaffaat Ayat 28 *beta

Surah Ash Shaffaat Ayat 28



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Ash Shaffaat

Surah As-Saffat (bahasa Arab:الصّافات, "Yang Bersaf-Saf") adalah surah ke-37 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 182 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-An'am.
Dinamai dengan As-Saffat (Yang Bersaf-Saf) diambil dari kata serupa yang terletak pada ayat permulaan surah ini yang menceritakan bagaimana para malaikat yang bersih jiwanya berbaris di hadapan Tuhannya di mana mereka tidak dapat digoda oleh setan.

Nomor Surah37
Nama SurahAsh Shaffaat
Arabالصافات
ArtiBarisan-barisan
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu56
JuzJuz 23
Jumlah ruku'5 ruku'
Jumlah ayat182
Jumlah kata866
Jumlah huruf3903
Surah sebelumnyaSurah Ya Sin
Surah selanjutnyaSurah Sad
4.9
Rating Pembaca: 4.9 (15 votes)
Sending