Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Ash Shaffaat

Ash Shaffaat (Barisan-barisan) surah 37 ayat 22


اُحۡشُرُوا الَّذِیۡنَ ظَلَمُوۡا وَ اَزۡوَاجَہُمۡ وَ مَا کَانُوۡا یَعۡبُدُوۡنَ
Ahsyuruul-ladziina zhalamuu wa-azwaajahum wamaa kaanuu ya’buduun(a);

(kepada malaikat diperintahkan):
“Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan sembahan-sembahan yang selalu mereka sembah,
―QS. 37:22
Topik ▪ Hari Kebangkitan ▪ Penghimpunan manusia dan keadaan mereka ▪ Para rasul diutus untuk memberi petunjuk
37:22, 37 22, 37-22, Ash Shaffaat 22, AshShaffaat 22, Al-Shaffat 22, AshShaffat 22, Ash Shafat 22, Ash Shaffat 22
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ash Shaffaat (37) : 22. Oleh Kementrian Agama RI

Kemudian pada hari itu diperintahkan kepada malaikat Zabaniyah untuk mengumpulkan orang-orang yang telah berbuat zalim, agar pergi ke tempat hukuman menurut kelompok perbuatan dosa mereka masing-masing, yaitu para pezina sesama pezina, pemakan riba sesama pemakan riba, demikianlah seterusnya.
Demikian pula penyembah-penyembah berhala dikumpulkan bersama berhala mereka agar mereka tambah merasa malu dan sedih.
Lalu mereka digiring menuju neraka Jahanam.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada Hari Kiamat (diseret) atas muka mereka dalam keadaan buta, bisu dan pekak.
Tempat kediaman mereka adalah neraka Jahanam.
Tiap-Tiap kali nyala api itu akan padam, Kami tambah lagi bagi mereka nyalanya.

(Q.S.
Al Isra': 97)

Ash Shaffaat (37) ayat 22 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Ash Shaffaat (37) ayat 22 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Ash Shaffaat (37) ayat 22 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Kumpulkanlah, hai para malaikat-Ku, orang-orang yang menzalimi diri mereka sendiri dengan kekafiran bersama istri-istri mereka yang kafir dan tuhan-tuhan selain Allah yang selalu mereka sembah seperti berhala dan sekutu! Tunjukilah mereka jalan ke neraka untuk mereka lalui!

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

Kemudian diperintahkan kepada para malaikat itu, ("Kumpulkanlah orang-rang yang zalim) yaitu orang-orang yang berbuat aniaya terhadap diri mereka sendiri karena mereka telah berbuat kemusyrikan (beserta teman sejawat mereka) teman-teman karib mereka, yaitu setan-setan (dan sesembahan-sesembahan yang selalu mereka sembah.)

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Al-Nu'man ibnu Basyir r.a.
mengatakan bahwa yang dimaksud dengan azwajahum ialah orang-orang yang serupa dan yang semisal dengan mereka.
Hal yang sama telah dikatakan oleh Ibnu Abbas, Sa'id ibnu Jubair, Ikrimah, Mujahid, As-Saddi, Abu Saleh, Abul Aliyah, dan Zaid ibnu Aslam.

Sufyan As-Sauri telah meriwayatkan dari Sammak, dari An-Nu'man ibnu Basyir ibnu Umar ibnul Khattab r.a.
yang telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka.
(Ash Shaaffat:22) Bahwa yang dimaksud dengan azwajahum ialah teman-teman mereka.

Syarik telah meriwayatkan dari Sammak, dari An-Nu'man yang mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya ini, bahwa ia pernah mendengar Umar membaca firman-Nya: Kumpulkanlah orang-orang yang zalim bersama teman sejawat mereka.
(Ash Shaaffat:22) Makna yang dimaksud ialah orang-orang yang serupa dengan mereka.
Umar mengatakan bahwa para penzina dikumpulkan bersama-sama para penzina lainnya, para pemakan riba dikumpulkan bersama para pemakan riba lainnya, dan para peminum khamr dikumpulkan dengan para peminum khamr lainnya.

Kasif telah meriwayatkan dari Miqsam, dari Ibnu Abbas r.a, bahwa yang dimaksud dengan azwajahum ialah istri-istri mereka: tetapi pendapat ini garib, karena yang terkenal dari Ibnu Abbas adalah pendapat yang pertama tadi, seperti yang diriwayatkan oleh Mujahid dan Sa'id ibnu Jubair dari Ibnu Abbas, bahwa yang dimaksud dengan azwajahum ialah teman-teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah selain Allah, yakni berhala-berhala dan sekutu-sekutu yang mereka sembah-sembah dikumpulkan bersama-sama mereka di suatu tempat khusus buat mereka.

Kata Pilihan Dalam Surah Ash Shaffaat (37) Ayat 22

AZWAAJ
أَزْوَٰج

Lafaz ini adalah bentuk jamak dari az­ zawj.

Ibn Faris berkata,
"Kata ini pada mulanya untuk membandingkan sesuatu dengan sesuatu yang lain, antaranya adalah suami dan isteri. la juga mengandung makna setiap satu ada bersamanya yang lain dari jenisnya, bentuk yang memiliki lawan baginya seperti, basah dan kering, lelaki dan perempuan, malam dan siang, pahit dan manis, isteri, sahabat.

Ar Razi berkata,
"Ia bermakna lawan dari seorang dan setiap dari keduanya dinamakan az zawj juga. Oleh karena itu, dikatakan bagi dua adalah zawjan dan kedua-duanya adalah zawj

Al Qur'an tidak menyebut "ta marbutoh" untuk lafaz az zawjah (isteri).

Ar Raghib berkata,
"Tidak ada dalam Al Qur'an perkataan yang menyebut " wazawwajtuhaa huuzan sebagaimana yang dikatakan zawwajtuhu mra atan Hal ini adalah perkara yang perlu diperhatikan. Hal ini tidak berlaku seperti biasanya antara kita dengan jalan pernikahan."

Kata azwaaj disebut 52 kali di dalam Al Qur'an yaitu pada surah:
-Al Baqarah (2), ayat 25, 234, 240, 232, 240;
-Ali Imran (3), ayat 15;
-An Nisaa (4), ayat 12, 57;
-Al An'aam (6), ayat 139, 143;
-At Taubah (9), ayat 24;
-Ar Ra'd (13), ayat 23, 38;.
-Al Hijr (15), ayat 88;
-An Nahl (16), ayat 72, 72;
-Tha Ha (20), ayat 53, 131;
-Al Mu'minuun (23), ayat 6;
-An Nuur (24), ayat 6;
-Al Furqaan (25), ayat 74;
-Asy Syu'araa (26), ayat 166;
-Ar Rum (30), ayat 21;
-Al Ahzab (33), ayat 6, 14, 28, 37, 50, 50, 52, 53, 59;
-Faathir (35), ayat 11;
-Yaa Siin (36), ayat 36, 56;
-Ash Shaffaat (37), ayat 22;
-Shad (38), ayat 58;
-Az Zumar (39), ayat 6;
-Al Mu'min (40), ayat 8;
-Asy Syuura (42), ayat 11, 11;
-Az Zuhkruf (43), ayat 12, 70;
-Al Waaqi'ah (56), ayat 7;
-Al Mumtahanah (60), ayat 11, 11;
-At Taghaabun (64), ayat 14;
-At Tahrim (66), ayat 1, 3, 5;
-Al Ma'aarij (70), ayat 30;
-An Naba' (78), ayat 8.

Lafaz azwaaj di dalam Al Qur'an men­cakup makna yang berbeda-beda, bersesuaian dengan kaitan dan hubungan perkara yang dibincangkan, antaranya adalah:

Pertama, ia bermakna bidadari-bidadari seperti dalam surah Al Baqarah, ayat 15.

Dalam tafsir Safwah At Tafasir, lafaz azwaaj bermakna wanita-wanita dari bidadari­-bidadari yang suci dari kotoran dan najis yang hissi (nampak) dan manawi (dari segi kejiwaan), haid, nifas dan sebagainya.

Kedua, ia bermakna jenis atau macam sebagaimana makna dari surah Tha Ha, ayat 53; Al An'aam, ayat 143 dan Az Zumar, ayat 6.

Al Fayruz Abadi berkata,
"Makna azwaaj dalam surah Tha Ha ialah bermacam-macam tumbuhan yang sama, berbagai warna, di mana setiap warna terdapat yang sama. Begitu juga dengan tafsirannya dalam surah Al­ An'aam, yang bermakna delapan jenis hewan.

Ketiga, ia bermakna sahabat atau teman seperti penafsirannya dalam surah As Saffat, ayat 22 dan Tha Ha, ayat 131.

Pada surah Ash­ Shaffaat, Ibn Katsir berkata,
"Ia bermakna sahabat-sahabat mereka sebagaimana yang diriwayatkan oleh Sufyan Ats Tsawri dari Samma', dari Nu'man, dari Umar bin Khattab.

An Nu'man bin Basyir berkata,
"Makna azwaaj di sini ialah yang serupa dan sama seperti mereka."

Syarik meriwayatkan dari Samma' dari Nu'man, beliau berkata,
"Aku mendengar Umar bin Khattab berkata,
makna azwaaj ialah asybahahum (yang serupa dengan mereka), yaitu datang orang yang berbuat zina bersama orang yang berbuat zina, dan orang yang melakukan riba bersama dengan orang yang melakukan riba, dan orang yang meminum arak dengan orang yang meminum arak pula."

Begitu juga dengan makna azwaaj dalam surah Tha Ha. Allah mengabarkan kepada rasul Nya supaya jangan melihat orang yang berada dalam kemewahan dan yang sama dengan mereka yang diberikan kepada mereka kemewahan.

Sumber : Kamus Al Qur'an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:94-95

Informasi Surah Ash Shaffaat (الصافات)
Surat Ash Shaaffaat terdiri atas 182 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah diturunkan se­ sudah surat Al An'aam.

Dinamai dengan "Ash Shaaffaat" (yang bershaf-shaf) ada hubungannya dengan perkataan "AshShaaffaat" yang terletak pada ayat permulaan surat ini yang mengemukakan bagaimana para malaikat yang berbaris di hadapan Tuhannya yang bersih jiwanya, tidak dapat digoda oleh syai­tan.
Hal ini hendaklah menjadi i'tibar bagi manusia dalarn menghambakan dirinya kepada Allah.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang ke-Esaan Allah
adanya hari berbangkit
adanya padang mahsyar dan adanya hari kiamat
malaikat-malaikat selalu bertasbih kepada Allah.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Nuh a.s.
kisah Ibrahim a.s.
kisah Ismail a.s.
kisah Musa a.s. dan Harun a.s.
kisah Dyas a.s.
kisah Luth a.s.
kisah Yunus a.s.

Lain-lain:

Sikap orang-orang kafir terhadap Al Qur'an
tuduh menuduh antara orang-orang kafir dengan pengikut-pengikutnya di hari Kiamat keni'matan di surga
tentang pohon zaqqum
celaan terhadap orang-orang yang mengatakan bahwa Allah ber­anak
seorang yang baik belum tentu menurunkan keturunan yang baik pula.


Gambar Kutipan Surah Ash Shaffaat Ayat 22 *beta

Surah Ash Shaffaat Ayat 22



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Ash Shaffaat

Surah As-Saffat (bahasa Arab:الصّافات, "Yang Bersaf-Saf") adalah surah ke-37 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 182 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-An'am.
Dinamai dengan As-Saffat (Yang Bersaf-Saf) diambil dari kata serupa yang terletak pada ayat permulaan surah ini yang menceritakan bagaimana para malaikat yang bersih jiwanya berbaris di hadapan Tuhannya di mana mereka tidak dapat digoda oleh setan.

Nomor Surah 37
Nama Surah Ash Shaffaat
Arab الصافات
Arti Barisan-barisan
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 56
Juz Juz 23
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 182
Jumlah kata 866
Jumlah huruf 3903
Surah sebelumnya Surah Ya Sin
Surah selanjutnya Surah Sad
4.9
Rating Pembaca: 4.3 (9 votes)
Sending








Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku