QS. Ash Shaffaat (Barisan-barisan) – surah 37 ayat 176 [QS. 37:176]

اَفَبِعَذَابِنَا یَسۡتَعۡجِلُوۡنَ
Afabi’adzaabinaa yasta’jiluun(a);

Maka apakah mereka meminta supaya siksa Kami disegerakan?
―QS. 37:176
Topik ▪ Kelemahan iman bangsa Yahudi
37:176, 37 176, 37-176, Ash Shaffaat 176, AshShaffaat 176, Al-Shaffat 176, AshShaffat 176, Ash Shafat 176, Ash Shaffat 176

Tafsir surah Ash Shaffaat (37) ayat 176

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ash Shaffaat (37) : 176. Oleh Kementrian Agama RI

Setelah orang-orang kafir itu diancam kekalahan di dunia, supaya mereka beriman, mereka diancam dengan azab akhirat.
Karena keingkaran atau karena tidak percaya adanya azab akhirat itu, mereka menantang Nabi ﷺ agar menyegerakan terjadinya azab akhirat itu waktu di dunia ini juga.
Untuk menjawab tantangan itu, Allah bertanya apakah betul-betul mereka menginginkan azab akhirat itu disegerakan.
Allah menyatakan bahwa bila azab akhirat itu disegerakan dan diturunkan ke halaman rumah mereka, maka malapetaka yang menimpa akan tak terkirakan.
Yaitu datangnya malapetaka itu pada pagi hari, yakni di saat orang-orang yang diancam itu masih ingin menambah tidurnya menjelang matahari terbit, sehingga mereka belum siap menghadapinya.
Hebatnya malapetaka pagi hari dapat diambil contohnya dari serangan Nabi ﷺ terhadap Khaibar di waktu subuh yang mengakibatkan jatuhnya benteng itu:

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu bahwa ia berkata, “Rasulullah pada pagi hari berada di Khaibar.
Ketika mereka(Yahudi penduduk Khaibar) keluar dengan kampak dan tombak mereka, dan melihat pasukan, mereka lari dan berteriak, ‘Muhammad, demi Allah, Muhammad, dan pasukannya!” Nabi berkata, ‘Allah Mahaagung, Khaibar hancur.
Kita bila sampai di halaman mereka, itu adalah subuh yang jelek sekali bagi orang-orang yang diancam itu.”
(Riwayat Bukhari dan Muslim).

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Apakah mereka tidak berpikir sehingga meminta agar siksa Kami disegerakan?

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

Maka mereka mengatakan dengan nada yang mengejek, “Kapankah turunnya azab itu?”
Lalu Allah berfirman mengancam mereka yang mengatakan demikian:

(Maka apakah mereka meminta supaya siksa Kami disegerakan.)

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Apakah mereka meminta kepadamu (wahai Rasul) disegerakannya adzab Kami atas mereka?

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka apakah mereka meminta supaya siksa Kami disegerakan?
(Q.S. As-Saffat [37]: 176)

Yakni sikap mereka yang mendustakan dan mengingkari itu seakan-akan mereka minta disegerakan agar siksaan segera diturunkan kepada mereka.
Karena sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala pasti murka terhadap perbuatan mereka itu dan akan menyegerakan siksaan atas mereka.
Selain itu karena kekafiran dan keingkaran mereka yang sangat, mereka meminta agar azab dan siksaan segera diturunkan atas diri mereka.


Asbabun Nuzul
Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Ash Shaffaat (37) Ayat 176

Diriwayatkan oleh Juwaibir yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas.
Riwayat ini shahih menurut syarat asy-Syaikhaan (al-Bukhari dan Muslim), bahwa kaum musyrikin berkata: “Hai Muhammad.
Perlihatkanlah dengan segera siksaan yang engkau ancamkan kepada kami!” Ayat ini (ash-Shaaffaat: 176-177) turun sebagai peringatan terhadap ucapan mereka.

Sumber : Asbabun Nuzul-K.H.Q.Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Informasi Surah Ash Shaffaat (الصافات)
Surat Ash Shaaffaat terdiri atas 182 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah diturunkan se­ sudah surat Al An’aam.

Dinamai dengan “Ash Shaaffaat” (yang bershaf-shaf) ada hubungannya dengan perkataan “AshShaaffaat” yang terletak pada ayat permulaan surat ini yang mengemukakan bagaimana para malaikat yang berbaris di hadapan Tuhannya yang bersih jiwanya, tidak dapat digoda oleh syai­tan.
Hal ini hendaklah menjadi i’tibar bagi manusia dalarn menghambakan dirinya kepada Allah.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang ke-Esaan Allah
adanya hari berbangkit
adanya padang mahsyar dan adanya hari kiamat
malaikat-malaikat selalu bertasbih kepada Allah.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Nuh a.s.
kisah Ibrahim a.s.
kisah Ismail a.s.
kisah Musa a.s. dan Harun a.s.
kisah Dyas a.s.
kisah Luth a.s.
kisah Yunus a.s.

Lain-lain:

Sikap orang-orang kafir terhadap Al Qur’an
tuduh menuduh antara orang-orang kafir dengan pengikut-pengikutnya di hari Kiamat keni’matan di surga
tentang pohon zaqqum
celaan terhadap orang-orang yang mengatakan bahwa Allah ber­anak
seorang yang baik belum tentu menurunkan keturunan yang baik pula.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ash-Shaffaat (37) ayat 176 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ash-Shaffaat (37) ayat 176 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ash-Shaffaat (37) ayat 176 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ash-Shaffaat - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 182 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 37:176
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Ash Shaffaat.

Surah As-Saffat (bahasa Arab:الصّافات, "Yang Bersaf-Saf") adalah surah ke-37 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 182 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-An'am.
Dinamai dengan As-Saffat (Yang Bersaf-Saf) diambil dari kata serupa yang terletak pada ayat permulaan surah ini yang menceritakan bagaimana para malaikat yang bersih jiwanya berbaris di hadapan Tuhannya di mana mereka tidak dapat digoda oleh setan.

Nomor Surah 37
Nama Surah Ash Shaffaat
Arab الصافات
Arti Barisan-barisan
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 56
Juz Juz 23
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 182
Jumlah kata 866
Jumlah huruf 3903
Surah sebelumnya Surah Ya Sin
Surah selanjutnya Surah Sad
4.7
Ratingmu: 4.5 (9 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim