[wpdreams_ajaxsearchpro id=1]
Ash Shaffaat

Ash Shaffaat (Barisan-barisan) surah 37 ayat 158


وَ جَعَلُوۡا بَیۡنَہٗ وَ بَیۡنَ الۡجِنَّۃِ نَسَبًا ؕ وَ لَقَدۡ عَلِمَتِ الۡجِنَّۃُ اِنَّہُمۡ لَمُحۡضَرُوۡنَ
Waja’aluu bainahu wabainal jinnati nasaban walaqad ‘alimatil jinnatu innahum lamuhdharuun(a);

Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan antara jin.
Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka),
―QS. 37:158
Topik ▪ Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir
37:158, 37 158, 37-158, Ash Shaffaat 158, AshShaffaat 158, Al-Shaffat 158, AshShaffat 158, Ash Shafat 158, Ash Shaffat 158
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ash Shaffaat (37) : 158. Oleh Kementrian Agama RI

Di samping kaum kafir Mekah itu memandang malaikat sebagai anak Allah, mereka juga memandang Allah punya hubungan nasab (kekerabatan) dengan jin.
Yaitu bahwa Allah memperistri sejumlah jin-jin perempuan, dan dari hubungan itu lahirlah malaikat dan malaikat itu jenisnya perempuan.
Pandangan itu sangat keliru, karena bila demikian jin-jin itu berkedudukan sama dengan Allah, padahal mereka sendiri mengakui bahwa mereka pun nanti akan dihadirkan di depan-Nya, diminta tanggung jawabnya berkenaan dengan perbuatan-perbuatan mereka, serta disiksa bila bersalah.
Dengan pertanggungjawaban itu berarti bahwa mereka tidaklah sama dengan Allah dan bukan keluarga Allah, tetapi adalah hamba-hamba-Nya yang akan diberi pahala bila berbuat baik dan akan dihukum bila berbuat jahat, sesuai dengan firman-Nya:

Dan mereka berkata, "Tuhan Yang Maha Pengasih telah menjadikan (malaikat) sebagai anak." Mahasuci Dia.
Sebenarnya mereka (para malaikat itu) adalah hamba-hamba yang dimuliakan

(Al-Anbiya': 26)

Ash Shaffaat (37) ayat 158 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Ash Shaffaat (37) ayat 158 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Ash Shaffaat (37) ayat 158 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Mereka semakin melenceng jauh dari akidah.
Mereka menciptakan hubungan kerabat antara Allah dan jin yang tidak mereka lihat.
Sesungguhnya para jin sudah mengetahui bahwa orang-orang kafir itu benar- benar akan diseret ke hadapan Allah untuk menerima balasan yang telah ditentukan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan mereka adakan) orang-orang musyrik itu (antara Dia) yakni Allah subhanahu wa ta'ala (dan antara jin) yakni malaikat dinamakan Al-Jinnah karena mereka tidak dapat dilihat oleh mata (hubungan nasab) melalui perkataan mereka yang menyatakan bahwasanya malaikat-malaikat itu adalah anak-anak perempuan Allah.
(Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka) yakni orang-orang yang mengatakan demikian (benar-benar akan diseret) ke dalam neraka dan mereka akan diazab di dalamnya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta'ala:

Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan antara jin.
(Ash Shaaffat:158)

Mujahid mengatakan bahwa orang-orang musyrik menganggap malaikat-malaikat itu adalah anak-anak perempuan Allah subhanahu wa ta'ala Maka Abu Bakar r.a.
bertanya kepada mereka, "Lalu siapakah ibunya?"
Mereka (orang-orang musyrik) menjawab, "Anak-anak perempuan jin yang terkemuka." Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Qatadah dan Ibnu Zaid.
Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:

Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka).
(Ash Shaaffat:158)

Yakni orang-orang yang menisbatkan hal tersebut kepada jin, kelak mereka benar-benar akan diseret ke dalam azab di hari penghisaban karena kebohongan mereka dalam hal tersebut yang telah dibuat-buat oleh mereka sendiri dan ucapan mereka yang batil tanpa pengetahuan.

Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a.
sehubungan dengan makna firman-Nya: Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan antara jin.
(Ash Shaaffat:158) Musuh-musuh Allah menduga bahwa Dia dan iblis adalah dua bersaudara, Mahasuci lagi Mahatinggi Allah dari hal tersebut dengan ketinggian yang setinggi-tingginya.
Demikianlah menurut apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Jarir.

Asbabun Nuzul
Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Ash Shaffaat (37) Ayat 158

Diriwayatkan oleh Juwaibir dari adl-Dlahhak yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa ayat ini (Ash-Shaaffaat: 158) turun sebagai bantahan kepada tiga suku Quraisy, yaitu Sulaim, Khuza’ah, dan Juhainah yang mengganggap bahwa Allah dan iblis itu bersaudara.

Diriwayatkan oleh al-Baihaqi di dalam kitab Syu’abul Iimaan, yang bersumber dari Mujahid bahwa pembesar-pembesar Quraisy berkata: “Malaikat itu putri-putri Allah”.
Bertanyalah Abu Bakr Ash-Shidiq: “Kalau begitu siapakah ibu-ibunya ?” Mereka menjawab:
“Putri-putri pembesar jin.”

Berkenaan dengan peristiwa itu, turunlah akhir ayat ini (Ash-Shaaffaat: 158) yang menegaskan bahwa jin-jin itu akan dihadapkan pada pengadilan Allah.

Sumber : Asbabun Nuzul-K.H.Q.Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Informasi Surah Ash Shaffaat (الصافات)
Surat Ash Shaaffaat terdiri atas 182 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah diturunkan se­ sudah surat Al An'aam.

Dinamai dengan "Ash Shaaffaat" (yang bershaf-shaf) ada hubungannya dengan perkataan "AshShaaffaat" yang terletak pada ayat permulaan surat ini yang mengemukakan bagaimana para malaikat yang berbaris di hadapan Tuhannya yang bersih jiwanya, tidak dapat digoda oleh syai­tan.
Hal ini hendaklah menjadi i'tibar bagi manusia dalarn menghambakan dirinya kepada Allah.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang ke-Esaan Allah
adanya hari berbangkit
adanya padang mahsyar dan adanya hari kiamat
malaikat-malaikat selalu bertasbih kepada Allah.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Nuh a.s.
kisah Ibrahim a.s.
kisah Ismail a.s.
kisah Musa a.s. dan Harun a.s.
kisah Dyas a.s.
kisah Luth a.s.
kisah Yunus a.s.

Lain-lain:

Sikap orang-orang kafir terhadap Al Qur'an
tuduh menuduh antara orang-orang kafir dengan pengikut-pengikutnya di hari Kiamat keni'matan di surga
tentang pohon zaqqum
celaan terhadap orang-orang yang mengatakan bahwa Allah ber­anak
seorang yang baik belum tentu menurunkan keturunan yang baik pula.


Gambar Kutipan Surah Ash Shaffaat Ayat 158 *beta

Surah Ash Shaffaat Ayat 158



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Ash Shaffaat

Surah As-Saffat (bahasa Arab:الصّافات, "Yang Bersaf-Saf") adalah surah ke-37 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 182 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-An'am.
Dinamai dengan As-Saffat (Yang Bersaf-Saf) diambil dari kata serupa yang terletak pada ayat permulaan surah ini yang menceritakan bagaimana para malaikat yang bersih jiwanya berbaris di hadapan Tuhannya di mana mereka tidak dapat digoda oleh setan.

Nomor Surah 37
Nama Surah Ash Shaffaat
Arab الصافات
Arti Barisan-barisan
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 56
Juz Juz 23
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 182
Jumlah kata 866
Jumlah huruf 3903
Surah sebelumnya Surah Ya Sin
Surah selanjutnya Surah Sad
4.7
Rating Pembaca: 4.3 (29 votes)
Sending








[apsl-login-lite login_text='❤ Bookmark ayat ini?'] [bookmark] 📖 Lihat Semua Bookmark-ku