QS. Ash Shaffaat (Barisan-barisan) – surah 37 ayat 145 [QS. 37:145]

فَنَبَذۡنٰہُ بِالۡعَرَآءِ وَ ہُوَ سَقِیۡمٌ
Fanabadznaahu bil ‘araa-i wahuwa saqiimun;

Kemudian Kami lemparkan dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam keadaan sakit.
―QS. 37:145
Topik ▪ Kekufuran manusia akan nikmat Allah
37:145, 37 145, 37-145, Ash Shaffaat 145, AshShaffaat 145, Al-Shaffat 145, AshShaffat 145, Ash Shafat 145, Ash Shaffat 145

Tafsir surah Ash Shaffaat (37) ayat 145

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ash Shaffaat (37) : 145. Oleh Kementrian Agama RI

Setelah satu, atau tiga, atau beberapa hari, menurut beberapa pendapat, Nabi Yunus berada di dalam perut ikan besar itu, Allah memerintahkan ikan tersebut memuntahkannya ke suatu daerah tandus tidak ditumbuhi tanaman apapun.
Karena beberapa saat berada di dalam perut ikan, kondisi Nabi Yunus lemah sekali.
Untuk menyelamatkannya dari terpaan panas matahari Allah menumbuhkan pohon yaqthin (sejenis labu) di sampingnya.
Daun pohon itu melindunginya dan buahnya jadi makanannya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Kemudian ia Kami campakkan di sebuah daerah luas yang tidak ada pepohonan dan bangunan.
Ia merasa sakit dengan keadaan seperti itu[1].

[1] Apa yang dialami Nabi Yunus itu merupakan mukjizat.
Secara hukum alam, peristiwa ditelannya seseorang oleh ikan hiu dan kemudian tetap hidup di dalam perutnya untuk beberapa lama, adalah sesuatu yang mungkin saja terjadi.
Ada dua kemungkinan mengapa peristiwa itu dapat terjadi.
Pertama, bisa jadi ikan hiu itu termasuk jenis hiu besar bersirip tak bergigi seperti yang terdapat di laut tengah.
Panjangnya bisa mencapai sekitar 20 meter.
Nabi Yunus berada di antara langit-langit mulutnya yang besar sampai akhirnya ia dilemparkan ke sebuah daerah tandus karena hiu itu merasakan sesak pada tenggorokannya akibat menelan manusia.
Kedua, bisa jadi pula hiu itu termasuk jenis hiu besar yang bergigi yang panjangnya mencapai sekitar 20 meter.
Jenis hiu ini juga sering dapat dilihat di laut tengah.
Hiu tersebut biasanya dapat memangsa hewan-hewan besar yang panjangnya mencapai tiga meter.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Kemudian Kami lemparkan dia) Kami campakkan dia dari dalam perut ikan besar itu (ke daerah yang tandus) di permukaan bumi yang tandus, yakni ke tepi pantai pada hari itu juga, setelah tiga hari, tujuh hari, dua puluh hari atau setelah empat puluh hari sejak ia ditelan ikan besar itu (sedangkan ia dalam keadaan sakit) yakni kurus kering dan sakit bagaikan anak ayam yang terserang penyakit kok.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Lalu Kami mengeluarkannya dari perut ikan, dan Kami melemparkannya ke sebuah daerah yang tidak berpohon dan tidak berbangunan dalam keadaan badan yang lemah.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Kemudian Kami lemparkan dia ke daerah yang tandus.
(Q.S. As-Saffat [37]: 145)

Ibnu Abbas r.a.
dan lain-lainnya menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan al’ara ialah tanah tandus yang tidak ada tetumbuhan dan tidak ada pula bangunannya.
Menurut suatu pendapat, tanah tersebut terletak di pinggir Sungai Tigris.
Dan menurut pendapat lain adalah suatu tanah yang terletak di negeri Yaman, hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

sedangkan ia dalam keadaan sakit.
(Q.S. As-Saffat [37]: 145)

Yaitu lemah sekali tubuhnya.
Ibnu Mas’ud r.a.
mengatakan bahwa tubuh Nabi Yunus saat itu tak ubahnya seperti itik yang masih belum tumbuh bulunya (yaitu baru menetas).
As-Saddi mengatakan bahwa keadaan Nabi Yunus saat itu mirip dengan bayi yang baru lahir.
Hal yang sama telah dikatakan oleh Ibnu Abbas r.a.
dan Ibnu Zaid.


Informasi Surah Ash Shaffaat (الصافات)
Surat Ash Shaaffaat terdiri atas 182 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah diturunkan se­ sudah surat Al An’aam.

Dinamai dengan “Ash Shaaffaat” (yang bershaf-shaf) ada hubungannya dengan perkataan “AshShaaffaat” yang terletak pada ayat permulaan surat ini yang mengemukakan bagaimana para malaikat yang berbaris di hadapan Tuhannya yang bersih jiwanya, tidak dapat digoda oleh syai­tan.
Hal ini hendaklah menjadi i’tibar bagi manusia dalarn menghambakan dirinya kepada Allah.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang ke-Esaan Allah
adanya hari berbangkit
adanya padang mahsyar dan adanya hari kiamat
malaikat-malaikat selalu bertasbih kepada Allah.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Nuh a.s.
kisah Ibrahim a.s.
kisah Ismail a.s.
kisah Musa a.s. dan Harun a.s.
kisah Dyas a.s.
kisah Luth a.s.
kisah Yunus a.s.

Lain-lain:

Sikap orang-orang kafir terhadap Al Qur’an
tuduh menuduh antara orang-orang kafir dengan pengikut-pengikutnya di hari Kiamat keni’matan di surga
tentang pohon zaqqum
celaan terhadap orang-orang yang mengatakan bahwa Allah ber­anak
seorang yang baik belum tentu menurunkan keturunan yang baik pula.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ash-Shaffaat (37) ayat 145 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ash-Shaffaat (37) ayat 145 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ash-Shaffaat (37) ayat 145 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ash-Shaffaat - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 182 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 37:145
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Ash Shaffaat.

Surah As-Saffat (bahasa Arab:الصّافات, "Yang Bersaf-Saf") adalah surah ke-37 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 182 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-An'am.
Dinamai dengan As-Saffat (Yang Bersaf-Saf) diambil dari kata serupa yang terletak pada ayat permulaan surah ini yang menceritakan bagaimana para malaikat yang bersih jiwanya berbaris di hadapan Tuhannya di mana mereka tidak dapat digoda oleh setan.

Nomor Surah 37
Nama Surah Ash Shaffaat
Arab الصافات
Arti Barisan-barisan
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 56
Juz Juz 23
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 182
Jumlah kata 866
Jumlah huruf 3903
Surah sebelumnya Surah Ya Sin
Surah selanjutnya Surah Sad
4.6
Ratingmu: 4.6 (20 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta