Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. As Sajdah (Sajdah) – surah 32 ayat 5 [QS. 32:5]

یُدَبِّرُ الۡاَمۡرَ مِنَ السَّمَآءِ اِلَی الۡاَرۡضِ ثُمَّ یَعۡرُجُ اِلَیۡہِ فِیۡ یَوۡمٍ کَانَ مِقۡدَارُہٗۤ اَلۡفَ سَنَۃٍ مِّمَّا تَعُدُّوۡنَ
Yudabbirul amra minassamaa-i ilal ardhi tsumma ya’ruju ilaihi fii yaumin kaana miqdaaruhu alfa sanatin mimmaa ta’udduun(a);
Dia mengatur segala urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.
―QS. As Sajdah [32]: 5

Daftar isi

He arranges (each) matter from the heaven to the earth;
then it will ascend to Him in a Day, the extent of which is a thousand years of those which you count.
― Chapter 32. Surah As Sajdah [verse 5]

يُدَبِّرُ Dia mengatur

He regulates
ٱلْأَمْرَ urusan

the affair
مِنَ dari

of
ٱلسَّمَآءِ langit

the heaven
إِلَى sampai

to
ٱلْأَرْضِ bumi

the earth;
ثُمَّ kemudian

then
يَعْرُجُ ia naik

it will ascend
إِلَيْهِ kepada-Nya

to Him
فِى dalam

in
يَوْمٍ satu hari

a Day,
كَانَ adalah

(the) measure of which is *[meaning includes next or prev. word]
مِقْدَارُهُۥٓ ukurannya

(the) measure of which is *[meaning includes next or prev. word]
أَلْفَ seribu

a thousand
سَنَةٍ tahun

years
مِّمَّا dari apa(menurut)

of what
تَعُدُّونَ perhitunganmu

you count.

Tafsir Quran

Surah As Sajdah
32:5

Tafsir QS. As-Sajdah (32) : 5. Oleh Kementrian Agama RI

Hanya Allah-lah yang mengurus, mengatur, mengadakan, dan melenyapkan segala yang ada di dunia ini.
Segala yang terjadi itu adalah sesuai dengan kehendak dan ketetapan-Nya, tidak ada sesuatu pun yang menyimpang dari kehendak-Nya itu.

Pengaturan Allah dimulai dari langit hingga sampai ke bumi, kemudian urusan itu naik kembali kepada-Nya.

Semua yang tersebut pada ayat ini merupakan gambaran dari kebesaran dan kekuasaan Allah, agar manusia mudah memahaminya.

Kemudian Dia menggambarkan pula waktu yang digunakan Allah mengurus, mengatur, dan menyelesaikan segala urusan alam semesta ini, yaitu selama sehari.
Akan tetapi, ukuran sehari itu sama lamanya dengan 1000 tahun dari ukuran tahun yang dikenal manusia di dunia ini.

Perkataan seribu tahun dalam bahasa Arab tidak selamanya berarti 1000 dalam arti sebenarnya, tetapi kadang-kadang digunakan untuk menerangkan banyaknya sesuatu jumlah atau lamanya waktu yang diperlukan.
Dalam ayat ini bilangan seribu itu digunakan untuk menyatakan lamanya waktu kehidupan alam semesta ini sejak diciptakan Allah pertama kali sampai kehancurannya di hari Kiamat, kemudian kembalinya segala urusan ke tangan Allah, yaitu hari berhisab.

Semua itu menempuh waktu yang lama sekali, sehingga sukar bagi manusia menghitungnya.

Dalam ayat yang lain digunakan perkataan ribuan itu untuk menerangkan lamanya waktu yang dibutuhkan seandainya manusia ingin naik menghadap Allah, sekalipun para malaikat hanya perlu sehari saja.

Allah ﷻ berfirman:

تَعْرُجُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ اِلَيْهِ فِيْ يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهٗ خَمْسِيْنَ اَلْفَ سَنَةٍ

Para malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan, dalam sehari setara dengan lima puluh ribu tahun. (Al-Ma’arij [70]: 4)

Ada pula yang berpendapat bahwa maksud ayat ini ialah segala urusan dunia ini kembali kepada Allah di hari Kiamat dalam waktu satu hari, yang sama lamanya dengan 1000 tahun waktu di dunia ini.

Sebagian mufasir menafsirkan ayat ini,
"Para malaikat naik kepada Allah ke langit dalam satu hari.
Jika jarak itu ditempuh oleh selain malaikat, maka ia memerlukan waktu 1000 tahun."

Rasulullah ﷺ dalam malam mi’raj pernah naik ke langit bersama malaikat Jibril menghadap Allah.
Jarak itu ditempuh dalam waktu kurang lebih setengah malam.

Tafsir QS. As Sajdah (32) : 5. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dia yang mengurus seluruh urusan ciptaan-Nya dari langit sampai ke bumi.
Kemudian urusan itu naik kepada-Nya dalam waktu satu hari yang lamanya sama dengan seribu tahun dunia, sebagaimana hitungan kalian.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Allah mengatur urusan seluruh makhluk dari langit ke bumi, kemudian urusan dan pengaturan tersebut naik kepada Allah dari bumike langit pada hari yang kadarnya seribu tahun dari hari dunia yang dihitung manusia.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dia mengatur urusan dari langit ke bumi) selama dunia masih ada


(kemudian naiklah) urusan dan pengaturan itu


(kepada-Nya dalam suatu hari yang lamanya adalah seribu tahun menurut perhitungan kalian) di dunia.
Dan di dalam surah Al-Ma’arij ayat 4 disebutkan bahwa kadar masa itu adalah lima puluh ribu tahun.
Makna yang dimaksud ialah bahwa saat hari kiamat bagi orang-orang kafir terasa begitu lama sekali karena sangat ngerinya.
Berbeda halnya dengan orang yang beriman, ia merasa seolah-olah hanya sebentar saja bahkan waktunya terasa lebih pendek daripada satu salat fardu yang dilakukannya di dunia.
Demikianlah menurut keterangan yang dijelaskan di dalam hadis.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya.
(QS. As-Sajdah [32]: 5)

Yaitu perintah-Nya turun dari langit yang tertinggi sampai ke lapisan yang paling bawah dari bumi lapis ketujuh, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Allah-lah Yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi.
Perintah Allah berlaku padanya.
(QS. At-Talaq [65]: 12), hingga akhir ayat.

Semua amal perbuatan dilaporkan oleh para malaikat pencatatnya ke atas langit yang terdekat, sedangkan jarak antara langit yang terdekat dan bumi sama dengan jarak perjalanan lima ratus tahun, dan ketebalan langit sama dengan jarak lima ratus tahun.

Mujahid, Qatadah, dan Ad-Dahhak mengatakan bahwa jarak yang ditempuh oleh malaikat yang turun ke bumi adalah lima ratus tahun.
Begitu pula naiknya sama dengan perjalanan lima ratus tahun, tetapi malaikat dapat menempuhnya sekejap mata.
Karena itulah maka disebutkan oleh firman-Nya:

dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.
Yang demikian itu ialah Tuhan Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata.
(QS. As-Sajdah [32]: 5-6)

Tuhan Yang Mengatur semua urusan ini, Dialah Yang Mengetahui semua amal perbuatan hamba-hamba-Nya.
Semua amal perbuatan yang agung dan yang rendah dilaporkan kepada-Nya, juga yang besar dan yang kecilnya, semuanya dilaporkan kepada-Nya.
Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Yang menundukkan segala sesuatu, mengalahkannya dan membuat semua hamba tunduk kepada-Nya, lagi Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya yang beriman.
Dia Mahaperkasa dalam kasih sayangNya, lagi Maha Penyayang dalam keperkasaan-Nya, dan inilah sifat Yang Mahasempurna.
Yakni keperkasaan yang disertai dengan kasih sayang, dan kasih sayang yang disertai keperkasaan.
Karena itu, Dia Maha Penyayang bukan karena kalah.

Unsur Pokok Surah As Sajdah (السجدة)

Surat As Sajdah terdiri atas 30 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al mukminuun.

Dinamakan "As Sajdah" berhubung pada surat ini terdapat ayat sajdah, yaitu ayat yang kelima belas.

Keimanan:

▪ Menyatakan bahwa Nabi Muhammad ﷺ itu benar-benar seorang rasul dan menjelaskan bahwa kepada musyrikin Mekah belum pernah diutus seorang rasul pun sebelumnya.
▪ Menegaskan bahwa Allah Maha Esa, bahwa Dia-lah yang menguasai alam semesta dan Dialah yang mengaturnya dengan aturan yang paling sempurna.
▪ Menyatakan bahwa hari berbangkit benar-benar akan terjadi.

Hukum:

▪ Anjuran melakukan shalat malam (shalat tahajud dan shalat witir).

Lain-lain:

▪ Keterangan mengenai kejadian manusia di dalam rahim dan fase-fase yang dilaluinya sampai ia menjadi manusia.
▪ Penjelasan bagaimana keadaan orang-orang mukmin di dunia dan nikmat serta pahala-pahala yang disediakan Allah bagi mereka di akhirat.
▪ Kehinaan yang menimpa orang-orang kafir di akhirat dan mereka pada waktu itu meminta supaya dikembalikan saja ke dunia untuk bertobat dan berbuat kebaikan, tetapi keinginan ini ditolak.
▪ Keingkaran kaum musyrikin terhadap hari berbangkit dan mereka menganggap bahwa hal itu adalah mustahil.

Ayat-ayat dalam Surah As Sajdah (30 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. As-Sajdah (32) : 1-30 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 30 + Terjemahan Indonesia



QS. As-Sajdah (32) : 1-30 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 30

Gambar Kutipan Ayat

Surah As Sajdah ayat 5 - Gambar 1 Surah As Sajdah ayat 5 - Gambar 2
Statistik QS. 32:5
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah As Sajdah.

Surah As-Sajdah (bahasa Arab :السّجدة) adalah surah ke-32 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 30 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-Mu’minun.
Dinamakan As-Sajdah berhubung pada surah ini terdapat ayat Sajdah (sujud), yaitu ayat yang kelima belas.

Nomor Surah 32
Nama Surah As Sajdah
Arab السجدة
Arti Sajdah
Nama lain Al-Madhāji’, Alif Lam Mim As-Sajdah
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 75
Juz Juz 21
Jumlah ruku’ 3 ruku’
Jumlah ayat 30
Jumlah kata 375
Jumlah huruf 1564
Surah sebelumnya Surah Luqman
Surah selanjutnya Surah Al-Ahzab
Sending
User Review
4.5 (15 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

32:5, 32 5, 32-5, Surah As Sajdah 5, Tafsir surat AsSajdah 5, Quran As-Sajdah 5, Surah As Sajdah ayat 5

Video Surah

32:5


More Videos

Kandungan Surah As Sajdah

۞ QS. 32:2 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 32:3 • Mendustai Allah • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 32:4 ArsySyafaat hak Allah semata • Al Wali (Maha Pelindung)

۞ QS. 32:5 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 32:6 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) •

۞ QS. 32:7 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 32:10 Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 32:11 Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur •

۞ QS. 32:12 Ar Rabb (Tuhan) • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 32:13 • Nama-nama neraka • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 32:14 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 32:15 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 32:16 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 32:17 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 32:18 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Keutamaan iman

۞ QS. 32:19 • Pahala iman • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman •

۞ QS. 32:20 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 32:21 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 32:22 Ar Rabb (Tuhan) • Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 32:23 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 32:25 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat hari penghitungan • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 32:26 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 32:28 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 32:29 • Beriman ketika datang hari kiamat • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 32:30 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku & kepada ibu bapakku & untuk kerjakan amal saleh yang Engkau ridai, dan masukkan aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh
QS. An-Naml [27]: 19

Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan),
maka siapa berat timbangan kebaikannya,
maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.
QS. Al-A’raf [7]: 8

Karena itu,
ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu,
dan bersyukurlah kepada-Ku,
dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.
QS. Al-Baqarah [2]: 152

―Doa Agar Diberi Keistiqomahan
Ya Rabb kami, janganlah Kau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Kau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakan kami rahmat dari sisi-Mu,
karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)
QS. Ali ‘Imran [3]: 8

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah ...

Correct! Wrong!

Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah ...

Correct! Wrong!

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Assabiqunal awwalun adalah sebutan untuk sahabat-sahabat nabi Muhammad yang pertama kali memeluk islam.

Contohnya: Abu Bakar Ash Shiddiq, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan Khadijah ra. Assabiqunal awwalun artinya adalah orang-orang yang awal masuk atau memeluk agama islam.

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
QS. Al Mudatsir adalah surah ke 74 dalam Alquran yang tergolong ke dalam surah Makkiyyah.

Pembahasan:

Ayat 1

u064au064eu0627 u0623u064eu064au0651u064fu0647u064eu0627 u0627u0644u0652u0645u064fu062fu0651u064eu062bu0651u0650u0631u064f

yaa ayyuhaal muddatstsir

Hai orang yang berkemul (berselimut)


Ayat 2

u0642u064fu0645u0652 u0641u064eu0623u064eu0646u0652u0630u0650u0631u0652

Qum faandzir

bangunlah, lalu berilah peringatan


Ayat 3

u0648u064eu0631u064eu0628u0651u064eu0643u064e u0641u064eu0643u064eu0628u0651u0650u0631u0652

warabbaka fakabbir

dan Tuhanmu agungkanlah


Ayat 4

u0648u064eu062bu0650u064au064eu0627u0628u064eu0643u064e u0641u064eu0637u064eu0647u0651u0650u0631u0652

wa shiyabaqa fathahhir

dan pakaianmu bersihkanlah


Ayat 5

u0648u064eu0627u0644u0631u0651u064fu062cu0652u0632u064e u0641u064eu0627u0647u0652u062cu064fu0631u0652

warrujja fahjur

dan perbuatan dosa tinggalkanlah


Ayat 6

u0648u064eu0644u064eu0627 u062au064eu0645u0652u0646u064fu0646u0652 u062au064eu0633u0652u062au064eu0643u0652u062bu0650u0631u064f

wa laa tamnun tastakstir

dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.


Ayat 7

u0648u064eu0644u0650u0631u064eu0628u0651u0650u0643u064e u0641u064eu0627u0635u0652u0628u0650u0631u0652

walirabbaka fashbir

Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

Pendidikan Agama Islam #11
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #11 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #11 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah …

Pendidikan Agama Islam #15

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti …َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaituSalah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik … Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah …

Kamus Istilah Islam

masbuk

Apa itu masbuk? mas.buk makmum yang datang terlambat pada saat salat berjamaah, sementara imam sudah mengerjakan sebagian rukun salat … •

Żul Qarnain

Siapa itu Żul Qarnain? Żulkarnain adalah julukan seorang raja yang disebutkan di dalam kitab Al-Qur’an, ia digambarkan sebagai seorang pemimpin yang adil dan bijaksana. Dikisahkan bahwa ia te...

Hasan bin Ali

Siapa itu Hasan bin Ali? Al-Hasan bin ‘Ali adalah putra Ali bin Abi Thalib dan Fatima Zahra dan cucu dari Nabi. Dia adalah Imam kedua Syiah dan nenek moyang ibu dari Dua Belas Imam, dari Muhamm...