Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. As Sajdah (Sajdah) – surah 32 ayat 4 [QS. 32:4]

اَللّٰہُ الَّذِیۡ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَ الۡاَرۡضَ وَ مَا بَیۡنَہُمَا فِیۡ سِتَّۃِ اَیَّامٍ ثُمَّ اسۡتَوٰی عَلَی الۡعَرۡشِ ؕ مَا لَکُمۡ مِّنۡ دُوۡنِہٖ مِنۡ وَّلِیٍّ وَّ لَا شَفِیۡعٍ ؕ اَفَلَا تَتَذَکَّرُوۡنَ
Allahul-ladzii khalaqas-samaawaati wal ardha wamaa bainahumaa fii sittati ai-yaamin tsummaastawa ‘alal ‘arsyi maa lakum min duunihi min walii-yin walaa syafii’in afalaa tatadzakkaruun(a);
Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy.
Bagimu tidak ada seorang pun penolong maupun pemberi syafaat selain Dia.
Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
―QS. As Sajdah [32]: 4

Daftar isi

It is Allah who created the heavens and the earth and whatever is between them in six days;
then He established Himself above the Throne.
You have not besides Him any protector or any intercessor;
so will you not be reminded?
― Chapter 32. Surah As Sajdah [verse 4]

ٱللَّهُ Allah

Allah
ٱلَّذِى yang

(is) the One Who
خَلَقَ menciptakan

created
ٱلسَّمَٰوَٰتِ langit(jamak)

the heavens
وَٱلْأَرْضَ dan bumi

and the earth
وَمَا dan apa yang

and whatever
بَيْنَهُمَا antara keduanya

(is) between them
فِى dalam

in
سِتَّةِ enam

six
أَيَّامٍ masa

periods.
ثُمَّ kemudian

Then
ٱسْتَوَىٰ Dia menuju

established Himself
عَلَى di atas

on
ٱلْعَرْشِ ‘Arsy

the Throne.
مَا tidak ada

Not
لَكُم bagi kalian

for you
مِّن dari

besides Him *[meaning includes next or prev. word]
دُونِهِۦ selain-Nya

besides Him *[meaning includes next or prev. word]
مِن dari

any
وَلِىٍّ seorang penolong

protector
وَلَا dan tidak ada

and not
شَفِيعٍ seorang pemberi syafa’at

any intercessor.
أَفَلَا apakah maka tidak

Then will not
تَتَذَكَّرُونَ kamu memperhatikan

you take heed?

Tafsir Quran

Surah As Sajdah
32:4

Tafsir QS. As-Sajdah (32) : 4. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan bahwa Tuhan yang telah menurunkan Alquran kepada Muhammad ﷺ itu adalah Tuhan Pencipta langit dan bumi dan segala sesuatu yang ada di antara keduanya dalam enam masa.
Maksud enam masa dalam ayat ini bukanlah hari (masa) yang dikenal seperti sekarang ini, tetapi adalah hari sebelum adanya langit dan bumi.

Hari pada waktu sekarang ini adalah setelah adanya langit dan bumi, serta setelah adanya peredaran bumi mengelilingi matahari dan sebagainya.

Setelah menciptakan langit dan bumi, Allah pun bersemayam di atas ‘Arasy, sesuai dengan kekuasaan dan kebesaran-Nya.
(lihat Al-A’raf [7]: 54) Allah menegaskan bahwa tidak seorang pun yang dapat mengurus segala urusannya, menolak bahaya, malapetaka, dan siksa.
Tidak seorang pun yang dapat memberi syafaat ketika azab menimpanya, kecuali Allah semata, karena Dialah Yang Mahakuasa menentukan segala sesuatu.

Kemudian Allah memperingatkan,
"Apakah kamu hai manusia tidak dapat mengambil pelajaran dan memikirkan apa yang selalu kamu lihat itu?
Kenapa kamu masih juga menyembah selain Allah?"

Tafsir QS. As Sajdah (32) : 4. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Allahlah yang menciptakan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya selama enam hari.
Kemudian Dia bersemayam di atas singgasanya-Nya dengan cara yang sesuai dan laik bagi diri-Nya.


Tak ada seorang pun yang dapat menolong kalian selain Allah, juga tak seorang pun yang dapat memberikan syafaat kepada kalian.
Maka, apakah kalian akan tetap berada dalam kekufuran dan pembangkangan, lalu kalian tidak dapat mengambil pelajaran-pelajaran Allah?

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Allah menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari, karena sebuah hikmah yang Dia ketahui.
Padahal Dia mampu untuk menciptakannya dengan kalimat:
Kun, maka iapun jadi.


Kemudian Allah bersemayam, yakni naik dan meninggi sehingga Dia di atas Arsy sesuai dengan keagungan-Nya, tidak ditanyakan bagaimana dan tidak disamakan dengan makhluk.
Tidak ada untuk kalian (wahai manusia) yang mengurusi perkara kalian, atau pemberi syafaat yang membantu kalian di sisi Allah untuk mengentaskan kalian dari siksa-Nya.


Mengapa kalian tidak merenungkan dan memikirkan hal itu sehingga kalian mengesakan Allah dalam uluhiyah-Nya dan mengikhlaskan ibadah hanya kepada-Nya?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Allahlah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari) dimulai dari hari Ahad dan selesai pada hari Jumat


(kemudian Dia berkuasa di atas Arasy) kata Arasy menurut terminologi bahasa artinya singgasana seorang raja, maksudnya kekuasaan yang layak bagi kebesaran dan keagungan-Nya.


(Tidak ada bagi kalian) hai orang-orang kafir Mekah


(selain daripada-Nya) yakni selain-Nya


(seorang penolong pun) lafal min waliyyin adalah isim daripada maa zaidah hanya ditambahi dengan huruf min pada permulaannya.
Makna yang dimaksud ialah tiada seorang penolong pun


(dan tidak pula seorang pemberi manfaat) yang dapat menolak azab Allah dari diri kalian.


(Maka apakah kalian tidak memperhatikan) hal ini, yang oleh karenanya kalian mau beriman?

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala memberitahukan bahwa Dialah Yang Menciptakan segala sesuatu, dan Dia menciptakan langit dan bumi serta semua yang ada di antara keduanya dalam enam hari, kemudian Dia berkuasa di atas ‘Arasy.
Pembahasan mengenai makna bersemayam (berkuasa) ini telah dijelaskan sebelumnya.

Tidak ada bagi kamu selain dari-Nya seorang penolong pun dan tidak (pula) seorang pemberi syafaat.
(QS. As-Sajdah [32]: 4)

Bahkan Dialah Yang Menguasai semua urusan, Yang Menciptakan sesuatu bagimu, Yang Mengatur segala sesuatu, Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.
Maka tiada seorang penolong pun bagi makhluk-Nya selain Dia.
Tiada pula seorang pemberi syafaat pun memberikan syafaatnya kecuali setelah mendapat izin dari-Nya.

Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
(QS. As-Sajdah [32]: 4)

Hai orang-orang yang menyembah selain Allah dan yang berserah diri kepada selain Dia.
Mahasuci dan Mahatinggi Allah dari semua tandingan atau sekutu atau pembantu atau lawan atau imbangan, tidak ada Tuhan dan tidak ada Rabb selain Dia.

Imam Nasai sehubungan dengan hal ini telah mengetengahkan sebuah hadis.


Untuk itu dia mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibrahim ibnu Ya’qub, telah menceritakan kepadaku Muhammad ibnus Sabbah, telah menceritakan kepada kami Abu Ubaidah Al-Haddad, telah menceritakan kepada kami Al-Akhdar ibnu Ajian, dari Abu Juraij Al-Makki, dari Ata, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah ﷺ memegang tangannya, lalu bersabda:
Sesungguhnya Allah menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya selama enam hari, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy pada hari ketujuhnya.
Dia menciptakan bumi pada hari Sabtu, gunung-gunung pada hari Ahad, pepohonan pada hari Senin, hal yang tidak disukai pada hari Selasa, Cahaya pada hari Rabu, hewan-hewan pada hari Kamis, dan Adam pada hari Jumat, yaitu di penghujung siang hari sesudah Asar.
Allah menciptakannya dari lapisan tanah yang merah, dan yang hitam, dan yang baik, serta yang buruknya, karena itulah maka Allah menjadikan sebagian dari Bani Adam ada yang baik dan ada yang buruk.

Demikianlah menurut apa yang diketengahkan oleh Imam Nasai berikut sanad dan matannya.


Imam Muslim dan Imam Nasai telah mengetengahkannya pula melalui hadis Hajjaj ibnu Muhammad Al-A’war, dari Ibnu Juraij, dari Ismail ibnu Umayyah, dari Ayyub ibnu Khalid, dari Abdullah ibnu Rafi’, dari Abu Hurairah, dari Nabi ﷺ dengan lafaz yang semisal dengan hadis di atas.

Imam Bukhari menilainya lemah hadis ini di dalam kitab Tarikhul Kabir-nya, untuk itu Imam Bukhari mengatakan bahwa sebagian dari mereka ada yang menuturkan bahwa Abu Hurairah menerima hadis ini dari Ka’bul Ahbar, dan inilah yang paling sahih.
Hal yang sama dikatakan oleh para ahli huffaz hadis yang bukan hanya seorang, mereka mengatakan bahwa hadis ini lemah.
Hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Kata Pilihan Dalam Surah As Sajdah (32) Ayat 4

SITTAH
سِتَّة

Lafaz ini mengisyaratkan bilangan antara tujuh dan lima, digunakan untuk mudzakkar dan sitt untuk mu’annats.

Lafaz sittah disebut tujuh kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
• Al A’raaf (7), ayat 54;
Yunus (10), ayat 3;
Hud (11), ayat 7;
Al Furqaan (25), ayat 59;
• As Sajadah (32), ayat 4;
Qaf (50), ayat 38 ;
Al Hadid (57), ayat 4.

Keseluruhan lafaz sittah di dalam Al Qur’an dihubungkan dengan lafaz ayyaam yaitu hari dan kesemuanya bercerita mengenai penciptaan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya.
Maksudnya, Allah mencipta langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya selama enam hari.

Muhammad Rasyid Rida berkata,
"Enam hari adalah hari-hari Allah sebagai batasan penciptaan Nya dan tidak masuk akal enam hari itu bermaksud seperti harihari manusia di muka bumi ini yang dibatasi malam dan siang yang terdiri dari 24 jam.
Ini karena, hari-hari itu ada setela Allah menjadikan bumi ini."

Mengenai zaman dan unsur penciptaan langit dan bumi, ia diterangkan dalam surah Fushshilat (41) ayat 9-12 yang artinya,

Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi• Nya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam".
Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya.
Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa.
(Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.
Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa".
Keduanya menjawab:
"Kami datang dengan suka hati".
Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa.
Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya.
Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya.
Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

Allah juga menjelaskan asal penciptaan dan keadaan unsur keduanya dalam surah Al Anbiyaa (21) ayat 30 yang artinya,

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya.
Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup.
Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?

Dari sini diketahui, hari pertama atau masa pertama dari hari-hari bumi diciptakan adalah masa atau zaman yang ada di dalamnya seperti asap ketika dipisahkan dari satu benda atau unsur yang bercantum.
Dijadikan darinya segala sesuatu secara langsung maupun tidak langsung.
Hari kedua adalah zaman di mana dalam bentuk air setela ia menjadi asap atau uap.
Hari ketiga adalah zaman yang terbentuk di dalamnya sesuatu yang kering dan gununggunang yang menetap.
Hari keempat adalah zaman yang tampak darinya jenis-jenis yang hidup dari air yaitu tumbuh-tumbuhan dan hewan.

Sedangkan langit secara umumnya menurut ahli bumi diciptakan dari unsurnya yang berbentuk uap atau asap pada dua masa atau dua hari seperti dua masa dalam penciptaan bentuk bumi.

Kesimpulannya, makna sittah ialah enam.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:300-301

Unsur Pokok Surah As Sajdah (السجدة)

Surat As Sajdah terdiri atas 30 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al mukminuun.

Dinamakan "As Sajdah" berhubung pada surat ini terdapat ayat sajdah, yaitu ayat yang kelima belas.

Keimanan:

▪ Menyatakan bahwa Nabi Muhammad ﷺ itu benar-benar seorang rasul dan menjelaskan bahwa kepada musyrikin Mekah belum pernah diutus seorang rasul pun sebelumnya.
▪ Menegaskan bahwa Allah Maha Esa, bahwa Dia-lah yang menguasai alam semesta dan Dialah yang mengaturnya dengan aturan yang paling sempurna.
▪ Menyatakan bahwa hari berbangkit benar-benar akan terjadi.

Hukum:

▪ Anjuran melakukan shalat malam (shalat tahajud dan shalat witir).

Lain-lain:

▪ Keterangan mengenai kejadian manusia di dalam rahim dan fase-fase yang dilaluinya sampai ia menjadi manusia.
▪ Penjelasan bagaimana keadaan orang-orang mukmin di dunia dan nikmat serta pahala-pahala yang disediakan Allah bagi mereka di akhirat.
▪ Kehinaan yang menimpa orang-orang kafir di akhirat dan mereka pada waktu itu meminta supaya dikembalikan saja ke dunia untuk bertobat dan berbuat kebaikan, tetapi keinginan ini ditolak.
▪ Keingkaran kaum musyrikin terhadap hari berbangkit dan mereka menganggap bahwa hal itu adalah mustahil.

Ayat-ayat dalam Surah As Sajdah (30 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. As-Sajdah (32) : 1-30 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 30 + Terjemahan Indonesia



QS. As-Sajdah (32) : 1-30 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 30

Gambar Kutipan Ayat

Surah As Sajdah ayat 4 - Gambar 1 Surah As Sajdah ayat 4 - Gambar 2
Statistik QS. 32:4
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah As Sajdah.

Surah As-Sajdah (bahasa Arab :السّجدة) adalah surah ke-32 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 30 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-Mu’minun.
Dinamakan As-Sajdah berhubung pada surah ini terdapat ayat Sajdah (sujud), yaitu ayat yang kelima belas.

Nomor Surah 32
Nama Surah As Sajdah
Arab السجدة
Arti Sajdah
Nama lain Al-Madhāji’, Alif Lam Mim As-Sajdah
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 75
Juz Juz 21
Jumlah ruku’ 3 ruku’
Jumlah ayat 30
Jumlah kata 375
Jumlah huruf 1564
Surah sebelumnya Surah Luqman
Surah selanjutnya Surah Al-Ahzab
Sending
User Review
4.4 (14 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

32:4, 32 4, 32-4, Surah As Sajdah 4, Tafsir surat AsSajdah 4, Quran As-Sajdah 4, Surah As Sajdah ayat 4

Video Surah

32:4


Load More

Kandungan Surah As Sajdah

۞ QS. 32:2 • Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 32:3 • Mendustai Allah • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 32:4 • Arsy • Syafaat hak Allah semata • Al Wali (Maha Pelindung)

۞ QS. 32:5 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 32:6 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) •

۞ QS. 32:7 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 32:10 • Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 32:11 • Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur •

۞ QS. 32:12 • Ar Rabb (Tuhan) • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 32:13 • Nama-nama neraka • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 32:14 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 32:15 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 32:16 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 32:17 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 32:18 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Keutamaan iman

۞ QS. 32:19 • Pahala iman • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman •

۞ QS. 32:20 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 32:21 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 32:22 • Ar Rabb (Tuhan) • Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 32:23 • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 32:25 • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat hari penghitungan • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 32:26 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 32:28 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 32:29 • Beriman ketika datang hari kiamat • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 32:30 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

Isa berkata
“Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan padaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal & dibangkitkan hidup kembali”
Itulah Isa putra Maryam, katakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah tentang kebenarannya
QS. Maryam [19]: 33-34

Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang ingkar & mereka pandang hina orang beriman. Padahal orang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas
QS. Al-Baqarah [2]: 212

Barang siapa yang murtad di antara kamu dari agamanya,
lalu dia mati dalam kekafiran,
maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia & di akhirat,
dan mereka itulah penghuni neraka,
mereka kekal di dalamnya.
QS. Al-Baqarah [2]: 217

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan,
lalu Dia memberikan kecukupan.
Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.
QS. Ad-Duha [93]: 7-9

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
'Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.
Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.'
--QS. Ar Ra'd [13] : 11

Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab ...

Correct! Wrong!

Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini ... Allah Subhanahu Wa Ta`ala.

Correct! Wrong!

+

Array

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah ...

Correct! Wrong!

Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #21
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #21 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #21 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #28

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam? … Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa ‘Alaihissalam? … Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama? … Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah … Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu? …

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Pendidikan Agama Islam #23

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke … Al Falaq artinya … Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu … … Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun … Meja, kursi, manusia, hewan dan tumbuhan adalah merupakan salah satu cara mengenal Allah Subhanahu Wa Ta`ala melalui …

Kamus Istilah Islam

salat Idulfitri

Apa itu salat Idulfitri? salat sunah dua rakaat yang dikerjakan pada Idulfitri tanggal 1 Syawal … •

Al Kabiir

Apa itu Al Kabiir? Allah itu Al-Kabir ◀ Artinya adalah Allah itu Maha Besar dan kebesaran-Nya sungguh tidak terkira. &128161; Allah tidak bergantung kepada apapun dan siapapun, justru semua it...

Al-Qari’ah

Apa itu Al-Qari’ah? Surah Al-Qari’ah adalah surah ke-101 dalam Alquran. Surah ini terdiri atas 11 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyyah, diturunkan sesudah surah Quraisy. Nama Al-...