Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. As Sajdah (Sajdah) - surah 32 ayat 18 [QS. 32:18]

اَفَمَنۡ کَانَ مُؤۡمِنًا کَمَنۡ کَانَ فَاسِقًا ؕؔ لَا یَسۡتَوٗنَ
Afaman kaana mu’minan kaman kaana faasiqan laa yastawuun(a);
Maka apakah orang yang beriman seperti orang yang fasik (kafir)?
Mereka tidak sama.
―QS. As Sajdah [32]: 18

Daftar isi

Then is one who was a believer like one who was defiantly disobedient?
They are not equal.
― Chapter 32. Surah As Sajdah [verse 18]

أَفَمَن apakah maka orang

Then is one who
كَانَ adalah dia

is
مُؤْمِنًا orang yang beriman

a believer
كَمَن seperti orang

like (him) who
كَانَ adalah dia

is
فَاسِقًا orang yang fasik

defiantly disobedient?
لَّا tidak

Not
يَسْتَوُۥنَ mereka sama

they are equal.

Tafsir Quran

Surah As Sajdah
32:18

Tafsir QS. As-Sajdah (32) : 18. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini diterangkan bahwa setelah menerangkan sifat-sifat orang kafir dan sifat-sifat orang-orang mukmin, Allah menyuruh membandingkan kedua sifat itu, apakah orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah, tidak percaya kepada janji dan ancaman-Nya, mengingkari perintah-perintah dan larangan-larangan-Nya itu sama dengan orang-orang yang mengikuti ayat-ayat Allah, mengakui kebenaran janji dan ancaman-Nya mengikuti perintah-perintah-Nya dan menghentikan larangan-larangan-Nya?
Allah menegaskan bahwa kedua golongan itu sama sekali tidak sama, amat besar perbedaannya di sisi-Nya.
Orang yang tidak berpengetahuan dan tidak mempunyai pandangan yang tajam saja dapat membedakan kedua macam golongan itu.

Firman Allah yang lain yang sama isinya dengan ayat ini, ialah:

اَمْ حَسِبَ الَّذِيْنَ اجْتَرَحُوا السَّيِّاٰتِ اَنْ نَّجْعَلَهُمْ كَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ سَوَاۤءً مَّحْيَاهُمْ وَمَمَاتُهُمْ سَاۤءَ مَا يَحْكُمُوْنَ

Apakah orang-orang yang melakukan kejahatan itu mengira bahwa Kami akan memperlakukan mereka seperti orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, yaitu sama dalam kehidupan dan kematian mereka?
Alangkah buruknya penilaian mereka itu.
(Al-Jasiyah [45]: 21)

Firman Allah:

اَمْ نَجْعَلُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ كَالْمُفْسِدِيْنَ فِى الْاَرْضِ اَمْ نَجْعَلُ الْمُتَّقِيْنَ كَالْفُجَّارِ

Pantaskah Kami memperlakukan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di bumi?
Atau pantaskah Kami menganggap orang-orang yang bertakwa sama dengan orang-orang yang jahat?
(Shad [38]: 28)

Tafsir QS. As Sajdah (32) : 18. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Apakah balasan manusia itu sama, sedangkan perbuatan mereka berbeda-beda, sehingga orang yang beriman seperti orang yang kafir dan durhaka kepada-Nya?
Mereka tidak akan sama!

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Apakah orang yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, membenarkan janji dan ancaman-Nya seperti orang yang kafir kepada Allah dan utusan-utusan-Nya dan mendustakan Hari Kiamat?
Mereka tidak sama di sisi Allah.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka apakah orang-orang yang beriman sama seperti orang yang fasik?
Mereka tidak sama) maksudnya orang-orang mukmin dan orang-orang fasik atau kafir itu tidak sama.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan tentang keadilan dan kemuliaan-Nya, bahwa di hari kiamat kelak Dia tidak akan menyamakan keputusan hukum-Nya antara orang yang beriman kepada ayat-ayat-Nya lagi mengikuti rasulrasul-Nya dan orang yang fasik.
Yang dimaksud dengan orang fasik ialah orang yang keluar dari jalan ketaatan kepada Tuhannya lagi mendustakan rasulrasul Allah yang diutus kepadanya, sebagaimana yang disebutkan di dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Apakah orang-orang yang membuat kejahatan itu menyangka bahwa Kami akan menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh, yaitu sama antara kehidupan dan kematian mereka?
Amat buruklah apa yang mereka sangka itu.
(QS. Al-Jasiyah [45]: 21)

Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi?
Patutkah (pula) Kami menganggap orang-orang yang bertakwa sama dengan orang-orang yang berbuat maksiat?
(Sad: 28)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Tiada sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni surga.
(QS. Al-Hasyr [59]: 20), hingga akhir ayat.

Karena itulah dalam surat ini disebutkan oleh firman-Nya:

Maka apakah orang yang beriman seperti orang yang fasik (kafir)?
Mereka tidak sama.
(QS. As-Sajdah [32]: 18)

Artinya, mereka tidak sama kelak di sisi Allah pada hari kiamat.

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah As Sajdah (32) Ayat 18

Diriwayatkan oleh al-Wahidi dan Ibnu ‘Asakir, dari Sa’id bin Jubair, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas.
Diriwayatkan pula oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari ‘Atha’ bin Yasar.
Diriwayatkan pula oleh Ibnu ‘Adi dan al-Kathib di dalam kitab Tarikh-nya, dari al-Kalbi, dari Abu Shalih, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa al-Walid bin ‘Uqbah bin Abi Mu’aith berkata kepada ‘Ali bin Abi Thalib: “Mata tombak kami lebih tajam daripada tombakmu, lidah kami lebih lancar daripada lidahmu, dan anak buah kami lebih banyak daripada anak buahmu.” ‘Ali menjawab:
“Tutup mulutmu.
Sesungguhnya engkau orang fasik.” Ayat ini (as-Sajdah: 18) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut yang menegaskan bahwa orang fasik tidak sama dengan orang Mukmin.

Diriwayatkan oleh al-Khathib dan Ibnu ‘Asakir, dari Ibnu Luhai’ah dari ‘Amr bin Dinar, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa ayat ini (as-Sajdah: 18) turun berkenaan dengan percekcokan lisan antara ‘Ali bin Abi Thalib dan ‘Uqbah bin Abi Mu’aith.
Dalam riwayat ini dikemukakan pula bahwa ayat tersebut turun berkenaan dengan ‘Uqbah bin al-Walid, dan bukan al-Walid.

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Unsur Pokok Surah As Sajdah (السجدة)

Surat As Sajdah terdiri atas 30 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al mukminuun.

Dinamakan "As Sajdah" berhubung pada surat ini terdapat ayat sajdah, yaitu ayat yang kelima belas.

Keimanan:

▪ Menyatakan bahwa Nabi Muhammad ﷺ itu benar-benar seorang rasul dan menjelaskan bahwa kepada musyrikin Mekah belum pernah diutus seorang rasul pun sebelumnya.
▪ Menegaskan bahwa Allah Maha Esa, bahwa Dia-lah yang menguasai alam semesta dan Dialah yang mengaturnya dengan aturan yang paling sempurna.
▪ Menyatakan bahwa hari berbangkit benar-benar akan terjadi.

Hukum:

▪ Anjuran melakukan shalat malam (shalat tahajud dan shalat witir).

Lain-lain:

▪ Keterangan mengenai kejadian manusia di dalam rahim dan fase-fase yang dilaluinya sampai ia menjadi manusia.
▪ Penjelasan bagaimana keadaan orang-orang mukmin di dunia dan nikmat serta pahala-pahala yang disediakan Allah bagi mereka di akhirat.
▪ Kehinaan yang menimpa orang-orang kafir di akhirat dan mereka pada waktu itu meminta supaya dikembalikan saja ke dunia untuk bertobat dan berbuat kebaikan, tetapi keinginan ini ditolak.
▪ Keingkaran kaum musyrikin terhadap hari berbangkit dan mereka menganggap bahwa hal itu adalah mustahil.

Ayat-ayat dalam Surah As Sajdah (30 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. As-Sajdah (32) : 1-30 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 30 + Terjemahan Indonesia



QS. As-Sajdah (32) : 1-30 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 30

Gambar Kutipan Ayat

Surah As Sajdah ayat 18 - Gambar 1 Surah As Sajdah ayat 18 - Gambar 2
Statistik QS. 32:18
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah As Sajdah.

Surah As-Sajdah (bahasa Arab :السّجدة) adalah surah ke-32 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 30 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-Mu’minun.
Dinamakan As-Sajdah berhubung pada surah ini terdapat ayat Sajdah (sujud), yaitu ayat yang kelima belas.

Nomor Surah 32
Nama Surah As Sajdah
Arab السجدة
Arti Sajdah
Nama lain Al-Madhāji’, Alif Lam Mim As-Sajdah
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 75
Juz Juz 21
Jumlah ruku’ 3 ruku’
Jumlah ayat 30
Jumlah kata 375
Jumlah huruf 1564
Surah sebelumnya Surah Luqman
Surah selanjutnya Surah Al-Ahzab
Sending
User Review
4.2 (14 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

32:18, 32 18, 32-18, Surah As Sajdah 18, Tafsir surat AsSajdah 18, Quran As-Sajdah 18, Surah As Sajdah ayat 18

Video Surah

32:18


More Videos

Kandungan Surah As Sajdah

۞ QS. 32:2 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 32:3 • Mendustai Allah • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 32:4 ArsySyafaat hak Allah semata • Al Wali (Maha Pelindung)

۞ QS. 32:5 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 32:6 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) •

۞ QS. 32:7 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 32:10 Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 32:11 Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur •

۞ QS. 32:12 Ar Rabb (Tuhan) • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 32:13 • Nama-nama neraka • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 32:14 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 32:15 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 32:16 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 32:17 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 32:18 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Keutamaan iman

۞ QS. 32:19 • Pahala iman • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman •

۞ QS. 32:20 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 32:21 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 32:22 Ar Rabb (Tuhan) • Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 32:23 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 32:25 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat hari penghitungan • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 32:26 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 32:28 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 32:29 • Beriman ketika datang hari kiamat • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 32:30 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

Bila memegang kekuasaan, mereka tak mengusahakan perbaikan. Bahkan mereka menggunakannya untuk merusak & menghancurkan tanam-tanaman & binatang ternak. Allah tidak menyukai orang-orang seperti ini, karena Dia tidak menyukai kerusakan
QS. Al-Baqarah [2]: 205

Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa & menyebarkan rahmat-Nya.
Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.
QS. Asy-Syura [42]: 28

Orang yang makan (ambil) riba tak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang kemasukan setan lantaran (tekanan) gila. Disebabkan mereka berkata jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah halalkan jual beli & mengharamkan riba
QS. Al-Baqarah [2]: 275

Dan barang siapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati,
maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.
QS. Al-Baqarah [2]: 158

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah ...

Correct! Wrong!

Arti hadits maudhu' adalah ...

Correct! Wrong!

Era ketidaktahuan juga disebut zaman ...

Correct! Wrong!

+

Array

Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Mujtahid (bahasa Arab: u0627u0644u0645u062cu062au0647u062f) atau fakih (u0627u0644u0641u0642u064au0647) adalah seseorang yang dalam ilmu fikih sudah mencapai derajat ijtihad dan memiliki kemampuan istinbath (inferensi) hukum-hukum syariat dari sumber-sumber muktabar dan diandalkan.

Pengertian ijtihad menurut istilah adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #9
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #9 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #9 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #28

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam? … Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa ‘Alaihissalam? … Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama? … Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah … Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu? …

Pendidikan Agama Islam #14

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut? … Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah … Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan … Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah … Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan …

Kamus Istilah Islam

wali mujbir

Apa itu wali mujbir? wali yang berhak menikahkan seseorang yang masih gadis tanpa memerlukan izin gadis tsb … •

mutawif

Apa itu mutawif? mu.ta.wif orang yang membimbing tawaf; pembimbing tawaf; pemandu tawaf … •

amanah

Apa itu amanah? Secara etimologis kata-kata amanah, iman, aman, dan amn berasal dari akar kata yang sama yaitu ‘ham zah, mim’, dan ‘nun’ yang memiliki pangkal makna ‘aman’, ...