Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Ar Rum (Bangsa Romawi) – surah 30 ayat 50 [QS. 30:50]

فَانۡظُرۡ اِلٰۤی اٰثٰرِ رَحۡمَتِ اللّٰہِ کَیۡفَ یُحۡیِ الۡاَرۡضَ بَعۡدَ مَوۡتِہَا ؕ اِنَّ ذٰلِکَ لَمُحۡیِ الۡمَوۡتٰی ۚ وَ ہُوَ عَلٰی کُلِّ شَیۡءٍ قَدِیۡرٌ
Faanzhur ila aatsaari rahmatillahi kaifa yuhyiil ardha ba’da mautihaa inna dzalika lamuhyiil mauta wahuwa ‘ala kulli syai-in qadiirun;
Maka perhatikanlah bekas-bekas rahmat Allah, bagaimana Allah menghidupkan bumi setelah mati (kering).
Sungguh, itu berarti Dia pasti (berkuasa) menghidupkan yang telah mati.
Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

―QS. Ar Rum [30]: 50

Daftar isi

So observe the effects of the mercy of Allah – how He gives life to the earth after its lifelessness.
Indeed, that (same one) will give life to the dead, and He is over all things competent.
― Chapter 30. Surah Ar Rum [verse 50]

فَٱنظُرْ maka perhatikanlah

So look
إِلَىٰٓ kepada

at
ءَاثَٰرِ bekas-bekas

(the) effects
رَحْمَتِ rahmat

(of the) Mercy
ٱللَّهِ Allah

(of) Allah,
كَيْفَ bagaimana

how
يُحْىِ Dia menghidupkan

He gives life
ٱلْأَرْضَ bumi

(to) the earth
بَعْدَ sesudah

after
مَوْتِهَآ matinya

its death.
إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
ذَٰلِكَ yang demikian

that
لَمُحْىِ benar-benar menghidupkan

surely He (will) give life
ٱلْمَوْتَىٰ orang mati

(to) the dead.
وَهُوَ dan Dia

And He
عَلَىٰ atas

(is) on
كُلِّ segala

every
شَىْءٍ sesuatu

thing
قَدِيرٌ Maha Kuasa

All-Powerful.

Tafsir Quran

Surah Ar Rum
30:50

Tafsir QS. Ar-Rum (30) : 50. Oleh Kementrian Agama RI

Demikianlah rahmat Allah kepada manusia.
Allah meminta Nabi Muhammad dan seluruh umatnya untuk melihat bagaimana pengaruh rahmat Allah berupa hujan itu bagi bumi.

Tanah yang tadinya mati, kering, dan tandus menjadi hidup, gembur, dan subur, sehingga menumbuhkan segala macam tanaman.
Allah menegaskan bahwa peristiwa itu merupakan petunjuk bahwa Allah mampu menghidupkan kembali manusia di akhirat setelah mati.

Dalam Alquran diterangkan bahwa dengan satu tiupan sangkakala saja, semua makhluk hidup akan mati pada hari Kiamat.
Kemudian dengan satu tiupan lagi, semuanya akan hidup kembali, baik yang mati sebelum hari Kiamat maupun yang mati pada hari Kiamat itu.

Allah ﷻ berfirman:

وَنُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَصَعِقَ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنْ فِى الْاَرْضِ اِلَّا مَنْ شَاۤءَ اللّٰهُ ثُمَّ نُفِخَ فِيْهِ اُخْرٰى فَاِذَا هُمْ قِيَامٌ يَّنْظُرُوْنَ

Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah.
Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun (dari kubur-nya) menunggu (keputusan Allah).
(Az-Zumar [39]: 68)

Bagaimana hakikat kiamat dan kehidupan kembali itu tidak dapat diketahui dengan pasti, karena termasuk peristiwa gaib yang tidak bisa diketahui secara konkrit sekarang.
Manusia hanya perlu mengimaninya bahwa Allah mampu mewujudkan semua itu karena Ia Mahakuasa.

Tafsir QS. Ar Rum (30) : 50. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Maka perhatikanlah–dengan merenung dan berpikir–bekas-bekas turunnya hujan.
Bagaimana Allah menghidupkan bumi dengan tumbuh-tumbuhan setelah sebelumnya gersang bagaikan orang mati.


Sesungguhnya yang mampu menghidupkan bumi setelah sebelumnya mati, pasti mampu pula untuk menghidupkan orang-orang mati.
Kekuasaan-Nya amat sempurna.


Tak ada sesuatu pun yang dapat mengalahkan-Nya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Lihatlah (wahai orang yang menyaksikan) dengan penuh perhatian dan perenungan kepada apa yang diakibatkan oleh hujan, yaitu tumbuhnya pohon-pohon, tanaman-tanaman dan buah-buahan, bagaimana Allah menghidupkan dengan hujan itu bumi setelah ia mati, lalu Dia menumbuhkannya dan ia pun hidup?
Sesungguhnya Allah Dzat yang mampu menghidupkan bumi yang mati, benar-benar mampu menghidupkan orang-orang yang sudah mati.
Dia Mahakuasa atas segala sesuatu sehingga tidak ada yang melemahkan-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka perhatikanlah bekas-bekas) menurut suatu qiraat dibaca dalam bentuk mufrad yakni atsari


(rahmat Allah) nikmat yang dilimpahkan-Nya, yaitu berbentuk air hujan


(bagaimana Allah menghidupkan bumi yang sudah mati) sesudah bumi itu kering dan tidak dapat menumbuhkan tetumbuhan lagi.


(Sesungguhnya Dia yang berkuasa melakukan hal itu benar-benar berkuasa menghidupkan orang-orang yang telah mati.
Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka perhatikanlah bekas-bekas rahmat Allah.
(QS. Ar-Rum [30]: 50)


Yakni hujan itu.

bagaimana Allah menghidupkan bumi yang sudah mati.
(QS. Ar-Rum [30]: 50)

Selanjutnya Allah subhanahu wa ta’ala menegaskan bahwa tubuh-tubuh yang telah mati dan telah tercabik-cabik serta menjadi tulang belulang yang hancur, kelak akan dihidupkan kembali.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Sesungguhnya (Tuhan yang berkuasa seperti) demikian benar-benar (berkuasa) menghidupkan orang-orang yang telah mati.
(QS. Ar-Rum [30]: 50)

Artinya, Tuhan yang memperbuat hal tersebut benar-benar mampu menghidupkan orang-orang yang telah mati.

Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
(QS. Ar-Rum [30]: 50)

Unsur Pokok Surah Ar Rum (الروم)

Surat Ar-Rum yang terdiri atas 60 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surah Al-Insyiqaq.

Dinamakan Ar Ruum karena pada permulaan surat ini, yaitu ayat 2, 3 dan 4 terdapat pemberitaan bangsa Romawi yang pada mulanya dikalahkan oleh bangsa Persia, tetapi setelah beberapa tahun kemudian kerajaan Ruum dapat menuntut balas dan mengalahkan kerajaan Persia kembali.

Ini adalah salah satu dari mukjizat Alquran, yaitu memberitakan hal-hal yang akan terjadi di masa yang akan datang.
Dan juga suatu isyarat bahwa kaum muslimin yang demikian lemah­nya di waktu itu akan menang dan dapat menghancurkan kaum musyrikin.
Isyarat ini terbukti pertama kali pada perang Badar.

Keimanan:

▪ Bukti-bukti atas kerasulan Nabi Muhammad ﷺ dengan memberitahukan kepadanya hal yang ghaib seperti menangnya kembali bangsa Romawi atas kerajaan Persia.
▪ Bukti-bukti ke-Esaan Allah yang terdapat pada alam sebagai makhluk-Nya dan kejadian-kejadian pada alam itu sendiri.
▪ Bukti-bukti atas kebenaran adanya hari berbangkit.
▪ Contoh-contoh dan perumpamaan yang menjelaskan bahwa berhala-berhala dan sembahan-sembahan itu tidak dapat menolong dan memberi manfa’at kepada penyembah-penyembahnya sedikitpun.

Hukum:

▪ Kewajiban menyembah Allah dan mengakui ke-EsaanNya karena hal itu sesuai dengan fitrah manusia.
▪ Kewajiban berdakwah.
▪ Kewajiban memberikan nafkah (sedekah) kepada kaum kerabat, fakir miskin, musafir dan sebagainya.
▪ Larangan mengikuti orang musyrik.
▪ Hukum riba.

Kisah:

▪ Pemberitaan tentang bangsa Romawi sebagai suatu umat yang beragama walaupun dikalahkan pada mulanya oleh kerajaan Persia yang menyembah api akhirnya dapat menang kembali.

Lain-lain:

▪ Manusia umumnya bersifat gembira dan bangga apabila mendapat nikmat dan berputus asa apabila ditimpa musibah, kecuali orang-orang yang beriman.
▪ Kewajiban rasul hanya menyampaikan dakwah.
▪ Kejadian-kejadian yang dialami oleh umat-umat yang terdahulu patut menjadi iktibar dan pelajaran bagi umat yang kemudian.

Audio Murottal

QS. Ar-Rum (30) : 1-60 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 60 + Terjemahan Indonesia



QS. Ar-Rum (30) : 1-60 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 60

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ar Rum ayat 50 - Gambar 1 Surah Ar Rum ayat 50 - Gambar 2
Statistik QS. 30:50
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Ar Rum.

Surah Ar-Rum (bahasa Arab: الرّوم) adalah surah ke-30 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 60 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini diturunkan sesudah surah Al-Insyiqaq.
Dinamakan Ar-Rum yang berarti Bangsa Romawi (Bizantium), karena pada permulaan surat ini, yakni ayat 2, 3 dan 4 (30:2-30:4) terdapat ramalan Alquran tentang kekalahan yang berlanjut dengan kebangkitan bangsa Romawi.

Nomor Surah 30
Nama Surah Ar Rum
Arab الروم
Arti Bangsa Romawi
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 84
Juz Juz 21
Jumlah ruku’ 6 ruku’
Jumlah ayat 60
Jumlah kata 820
Jumlah huruf 3472
Surah sebelumnya Surah Al-‘Ankabut
Surah selanjutnya Surah Luqman
Sending
User Review
4.4 (8 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

30:50, 30 50, 30-50, Surah Ar Rum 50, Tafsir surat ArRum 50, Quran Ar-Rum 50, Surah Ar Rum ayat 50

Video Surah

30:50


Load More

Kandungan Surah Ar Rum

۞ QS. 30:4 • Kekuasaan Allah • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 30:5 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 30:6 • Allah menepati janji

۞ QS. 30:8 • Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 30:9 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 30:10 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Nama-nama neraka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir •

۞ QS. 30:11 • Kekuasaan Allah • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 30:12 • Nama-nama hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 30:13 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Siksa orang kafir

۞ QS. 30:14 • Nama-nama hari kiamat • Kedahsyatan hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 30:15 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman

۞ QS. 30:16 • Mengingkari hari kebangkitan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 30:19 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan •

۞ QS. 30:20 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 30:21 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 30:22 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 30:23 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 30:24 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 30:25 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur •

۞ QS. 30:26 • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 30:27 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Kekuasaan Allah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 30:28 • Mensucikan Allah dari segala sekutu

۞ QS. 30:29 • Allah menggerakkan hati manusia • Siksa orang kafir • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 30:30 • Islam agama para nabi • Islam agama fitrah • Keutamaan iman

۞ QS. 30:31 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 30:32 • Adanya perubahan dalam beberapa kitab samawi • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 30:33 • Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 30:34 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 30:35 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 30:37 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 30:38 • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 30:39 • Riyaa’ dalam berbuat baik • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 30:40 • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Al Muta’ali (Maha Luhur) • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 30:41 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 30:42 • Siksa orang kafir

۞ QS. 30:43 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Beriman ketika datang hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 30:44 • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Menanggung dosa orang lain • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 30:45 • Pahala iman • Azab orang kafir • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman •

۞ QS. 30:46 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 30:47 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Azab orang kafir

۞ QS. 30:48 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 30:49 • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 30:50 • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 30:51 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 30:52 • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 30:53 • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 30:54 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Qadiir (Maha Penguasa) •

۞ QS. 30:55 • Nama-nama hari kiamat • Azab orang kafir

۞ QS. 30:56 • Nama-nama hari kiamat • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 30:57 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 30:58 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 30:59 • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 30:60 • Allah menepati janji

Ayat Pilihan

Wahai orang-orang yang beriman,
jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan,
menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa & kaum kerabatmu.
QS. An-Nisa’ [4]: 135

Dialah yang bentangkan bumi & jadikan gunung & sungai.
Dan jadikan semua buah-buahan berpasang-pasangan,
Allah menutupkan malam kepada siang.
Sungguh pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan
QS. Ar-Ra’d [13]: 3

Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka,
dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya),
dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.
QS. Al-Anfal [8]: 2

Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka,
mereka berkata:
“Ya Tuhan kami,
janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim itu”.
QS. Al-A’raf [7]: 47

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah ...

Correct! Wrong!

Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah ...

Correct! Wrong!

Orang yang menceritakan hadits disebut ...

Correct! Wrong!

+

Array

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah ...

Correct! Wrong!

Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Hadis Muu2019allaq adalah bila sanad sebuah hadits terputus pada penutur 5 hingga penutur 1, alias tidak ada sanadnya.
Contoh:

'Seorang pencatat hadis mengatakan, telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah mengatakan....'

tanpa ia menjelaskan sanad antara dirinya hingga Rasulullah.

Pendidikan Agama Islam #8
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #8 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #8 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #17

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah …Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah …اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- …وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah …Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah …

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna …Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu …

Kamus Istilah Islam

Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam

Siapa itu Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? Nabi Muhammad lahir di Mekkah, 570 M – meninggal di Madinah, 8 Juni 632 M) adalah seorang nabi dan rasul terakhir bagi umat Muslim. Nabi Muhammad memulai penyebaran ajaran Islam untuk seluruh umat manusia dan mewariskan pemerintahan tunggal Islam. Nabi Muhammad sama-sama menegakkan ajaran tauhid untuk mengesakan Allah sebagaimana yang diba … • • Rasulullah Shallallahu‘alaihi wasallam, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, Nabi Muhammad ﷺ, Nabi Muhammad, Muhammad ﷺ, Nabi ﷺ, Rasulullah ﷺ, Rasulullah, Muhammad sallallahu alaihi wa sallam, shallallahu ‘alaihi wa sallam, shallallahu’alaihi wa sallam, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam, shallallahu’alaihi wasallam, Muhammad Saw, Shalallaahu ‘Alayhi Wasallam, Muhammad s.a.w, s.a.w

mukena

Apa itu mukena? mu.ke.na kain selubung berjahit untuk menutup aurat wanita Islam pada waktu salat; telekung … •

Sanad

Apa itu Sanad? Struktur hadis Secara struktur hadis terdiri atas dua komponen utama yakni sanad/isnad dan matan . Contoh: Musaddad mengabari bahwa Yahya menyampaikan sebagaimana diberitakan oleh Syu’bah, dari Qatadah dari Anas dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa dia bersabda: “Tidak sempurna iman seseorang di … • isnad