Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Ar Rum (Bangsa Romawi) – surah 30 ayat 32 [QS. 30:32]

مِنَ الَّذِیۡنَ فَرَّقُوۡا دِیۡنَہُمۡ وَ کَانُوۡا شِیَعًا ؕ کُلُّ حِزۡبٍۭ بِمَا لَدَیۡہِمۡ فَرِحُوۡنَ
Minal-ladziina farraquu diinahum wakaanuu syiya’an kullu hizbin bimaa ladaihim farihuun(a);
yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan.
Setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.

―QS. Ar Rum [30]: 32

Daftar isi

(Or) of those who have divided their religion and become sects, every faction rejoicing in what it has.
― Chapter 30. Surah Ar Rum [verse 32]

مِنَ dari

Of
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

those who
فَرَّقُوا۟ (mereka) memecah belah

divide
دِينَهُمْ agama mereka

their religion
وَكَانُوا۟ dan adalah mereka

and become
شِيَعًا beberapa golongan

sects,
كُلُّ tiap

each
حِزْبٍۭ golongan

party
بِمَا dengan apa-apa

in what
لَدَيْهِمْ disisi mereka

they have
فَرِحُونَ mereka bangga

rejoicing.

Tafsir

Alquran

Surah Ar Rum
30:32

Tafsir QS. Ar Rum (30) : 32. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini merupakan keterangan dari ungkapan
"orang-orang yang mempersekutukan Allah"
yang terdapat dalam ayat sebelumnya (31).
Ayat ini menyuruh kaum Muslimin agar jangan menjadi orang musyrik yang selalu berselisih dan memecah agama mereka, sehingga mereka terbelah menjadi beberapa golongan.

Mereka selalu berselisih pendapat karena menganut agama yang batil, agama ciptaan manusia.

Agama yang batil itu banyak macamnya, dan tata cara peribadatannya juga berbeda-beda.

Ada yang menyembah berhala, api, malaikat, bintang-bintang, matahari dan bulan, pohon, kuburan, dan lain sebagainya.
Semuanya itu adalah macam-macam tuhan yang disembah segolongan kaum musyrik.

Setiap golongan mempunyai tata cara peribadatan sendiri.
Mereka berpendapat bahwa mereka adalah orang yang mendapat petunjuk.

Mereka sangat gembira dan bangga dengan golongan mereka, padahal mereka adalah golongan yang merugi dan sesat.


Tafsir QS. Ar Rum (30) : 32. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka sehingga berselisih tentangnya dan menjadi berkelompok-kelompok.
Setiap kelompok didukung oleh pengikut-pengikutnya.


Setiap golongan dari mereka merasa bangga dengan apa yang mereka miliki dan mengira bahwa mereka berada dalam kebenaran.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, pengusung hawa nafsu dan bid’ah dalam agama yang mengganti agama dan merubahnya, mengambil sebagian dan meninggalkan sebagian yang lain, hanya untuk mengikuti hawa nafsu mereka.
Sehingga mereka terbelah menjadi aliran-aliran dan kelompok-kelompok, mereka menginduk kepada tokoh-tokoh mereka, aliran-aliran dan pendapat-pendapat mereka, sebagian membantu sebagian yang lain di atas kebatilan.


Masing-masing aliran berbahagia dan berbangga dengan apa yang dimilikinya, menetapkan atas diri mereka bahwa mereka di atas kebenaran, sedangkan yang selain mereka di atas kebatilan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Yaitu orang-orang) lafal ayat ini merupakan badal dari lafal minal musyrikiin berikut pengulangan huruf jarnya


(yang memecah belah agamanya) disebabkan perselisihan mereka dalam apa yang mereka sembah


(dan mereka menjadi beberapa golongan) menjadi bersekte-sekte dalam beragama.


(Tiap-tiap golongan) dari kalangan mereka


(dengan apa yang ada pada golongan mereka) maksudnya apa yang ada pada diri mereka


(merasa bangga) yakni membanggakannya.
Menurut qiraat yang lain lafal farraquu itu dibaca faraquu artinya mereka meninggalkan agama yang mereka diperintahkan untuk menjalankannya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:



Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan.
Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.
(QS. Ar-Rum [30]: 32)

Janganlah kalian menjadi seperti orang-orang musyrik yang telah memecah belah agama mereka, yakni mengganti dan mengubahnya, serta beriman kepada sebagiannya dan ingkar kepada sebagian yang lainnya.

Sebagian ulama membacanya
"فَارَقُوا دِينَهُمْ"
yang artinya menjadi seperti berikut, bahwa mereka meninggalkan agamanya di belakang punggung mereka.
Mereka adalah seperti orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Majusi, para penyembah berhala serta para pemeluk agama yang batil lainnya, selain agama Islam.
Seperti yang disebutkan oleh firman-Nya:

Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka (terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikit pun tanggung jawabmu terhadap mereka.
Sesungguhnya urusan mereka hanyalah (terserah) kepada Allah.
(QS. Al-An’am [6]: 159), hingga akhir ayat.

Agama-agama lain sebelum agama kita berselisih pendapat di antara sesamanya menjadi beberapa golongan yang masing-masing berpegang kepada pendapat-pendapat dan prinsip-prinsip yang batil.
Setiap golongan mengira bahwa dirinyalah yang benar.
Umat kita berselisih pendapat pula di antara sesama mereka menjadi beberapa golongan.
Semuanya sesat kecuali satu golongan, mereka adalah ahli sunnah wal jama’ah yang berpegang teguh kepada Kitabullah dan sunnah Rasul-Nya, serta berpegang kepada apa yang biasa diamalkan di abad pertama Islam, yaitu di masa para sahabat, para tabi’in, dan para Imam kaum muslim, sejak zaman dahulu hingga masa sekarang.


Imam Hakim telah meriwayatkan di dalam kitab Mustadrak-nya, bahwa Nabi ﷺ pernah ditanya tentang golongan yang selamat di antara golongan-golongan itu.
Maka beliau bersabda:

Yaitu orang-orang yang berpegang kepada apa yang biasa diamalkan olehku sekarang dan juga (yang biasa diamalkan) oleh para sahabatku.

Kata Pilihan Dalam Surah Ar Rum (30) Ayat 32

HIZB
حِزْب

Arab ia digunakan untuk menunjukkan beberapa makna yaitu:
(1) Sekumpulan manusia yang hatinya bersatu dan tingkah lakunya sama meskipun antara mereka tidak saling bertemu;
(2) Wirid atau bacaan seperti bacaan Al Qur’an dan shalawat yang dibaca seseorang secara rutin dinamakan al hizbu.
(3) Bahagian,
(4) Aliran air.

Di dalam Al Qur’an, Ar Rum (30), ayat 32;
Faathir (35), ayat 6;
Al Mujaadalah (58), ayat 19 (dua kali), ayat 22 (dua kali).
Dalam bentuk ganda (mutshanna) jizbain diulang hanya sekali saja yaitu dalam surah Al Kahfi (18), ayat 12.
Dan dalam bentuk jamak diulang 11 kali yaitu dalam surah:
Hud (11), ayat 17;
• Ar Ra’d (13), ayat 36;
Maryam (19), ayat 37;
Al Ahzab (33), ayat 20 (dua kali), ayat 22;
Shad (38), ayat 11, ayat 13;
• Al Mu’min (40), ayat 5, ayat 30;
• Az Zukhruuf (43), ayat 65.

Sedangkan makna hizbu syaithaan ialah kelompok orang yang mengikuti kehendak syaitan yaitu orang kafir dan munafik.
Dalam ayal-ayat itu diterangkan beberapa sifat hizbu syaithaan yaitu orang yang dilalaikan oleh dunia sehingga tidak mau mengingati Allah; menentang Allah dan rasul Nya, suka berkasih-sayang dengan orang yang menentang Allah dan rasul Nya.
Kelompok orang seperti ini ditetapkan sebagai orang yang rugi karena mereka diperdaya oleh bujuk rayu syaitan yang mengajak mereka masuk ke dalam neraka.

Bentuk ganda (mutsanna) yang ada dalam surah Al Kahfi (18), ayat 12 bermakna kaum Ashabul Kahfi yang terpecah menjadi dua kelompok dan saling berdebat dalam menentukan lamanya mereka tidur di dalam gua.
Diantara mereka ada yang mendapat petunjuk dengan kejadian yang dahsyat ini dan ada juga yang tersesat dari kebenaran.

Sedangkan jamak digunakan untuk menunjukkan kelompok orang kafir yang mendustakan ayat-ayat Allah, mendustakan dan memerangi para nabi, baik nabi-nabi terdahulu maupun Nabi Muhammad.
Kesemua kelompok ini mempunyai nasib yang sama yaitu mereka dikalahkan, baik kalah dalam peperangan atau hancur binasa karena azab dan di akhirat nanti mereka semua akan disiksa di neraka.

Dalam surah Shad (38), ayat 13 dan surah Al Mu’min (40), ayat 5, 30, kafir terdahulu yaitu kaum Nuh, ‘Ad, Fir’aun, Tsamud, Luth dan Ashabul Aikah.
Mereka semua adalah kaum yang menentang kebenaran, mendustakan dan memerangi para rasul yang diutus kepada mereka.
Akhirnya, mereka semua diazab oleh Allah dengan berbagai jenis azab yang dahsyat dan pedih.

Sedangkan Maryam (19), ayat 37 dan surah Az Zukhruuf (43), ayat 65 merujuk kepada kelompok yang berbeda pendapat mengenai kedudukan Nabi ‘Isa seperti kelompok dalam agama Yahudi dan Nasrani.
Sebahagian dari mereka mengatakan ‘Isa adalah Allah, sebahagian yang lain mengatakan beliau adalah anak Allah, ada juga yang mengatakan ‘Isa adalah salah satu dari tiga kesatuan (triniti), malah ada yang mengatakan ‘Isa adalah anak hasil zina.
Mereka semua akan mendapatkan kecelakaan yang besar karena di akhirat nanti mereka akan dimasukkan ke dalam neraka.

Hud (11) ayat 17 dan surah Ar Ra’d (13) ayat 36 merujuk kepada kelompok orang yang tidak beriman kepada Al Qur’an.

Ketika menafsirkan surah Hud (11), ayat 17, Imam Ibnu Katsir berkata,
"Maksudnya adalah semua penduduk bumi yang mengenal Al Qur’an, namun mereka tidak mau mempercayainya baik mereka adalah orang musyrik, kafir, Ahli Kitab maupun keturunan anak Adam lainnya dari berbagai jenis warna kulit dan rupa."

Ketika mentafsirkan surah Ar Ra’d (13), ayat 36, beliau berkata,
"Diantara kelompok manusia ada yang mendustakan sebahagian wahyu yang turun kepadamu (Muhammad).
Imam Mujahid mengatakan mereka adalah sebahagian Yahudi dan Nasrani yang tidak mempercayai kebenaran yang datang kepadamu (Muhammad). Imam Qatadah dan Imam ‘Abdur aRahman bin Zaid bin Aslam juga berpendapat demikian" Dalam ayat itu ditegaskan, Allah berjanji memasukkan mereka ke dalam neraka.

Sedangkan al ahzaab dalam surah Al Ahzab (33), ayat 20, 22 dan surah Shad (38), ayat 11 maksudnya kelompok yang bersekutu untuk menyerang dan menghancurkan umat Islam sewaktu Perang Ahzab atau Khandaq.
Mereka begitu kuat dan jumlahnya banyak.
Mereka terdiri dari Uyainah bin Hisan Al Fazari, Makkah dan kaum Quraisy yang dipimpin oleh Abu Sufyan, Yazid bin Khalf dan Al• A’war Al Sulami dan juga kaum Yahudi Bani Quraizah yang dipimpin oleh Hayi bin Akhtab.
Mereka semua mengepung bala tentara muslimin yang berada di Madinah dari berbagai arah.

Para sahabat yang kuat imannya menghadapi peperangan ini dengan penuh keyakinan, sedangkan orang munafik mencari alasan untuk menghindarkan diri dari peperangan.
Akhirnya, musuh Islam yang kuat dan banyak itu tidak berhasil karena Allah mengirim angin besar yang memporak poranda dan menghancurkan kekuatan mereka sehingga mereka pulang dengan hampa.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:197-200

Unsur Pokok Surah Ar Rum (الروم)

Surat Ar-Rum yang terdiri atas 60 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surah Al-Insyiqaq.

Dinamakan Ar Ruum karena pada permulaan surat ini, yaitu ayat 2, 3 dan 4 terdapat pemberitaan bangsa Romawi yang pada mulanya dikalahkan oleh bangsa Persia, tetapi setelah beberapa tahun kemudian kerajaan Ruum dapat menuntut balas dan mengalahkan kerajaan Persia kembali.

Ini adalah salah satu dari mukjizat Alquran, yaitu memberitakan hal-hal yang akan terjadi di masa yang akan datang.
Dan juga suatu isyarat bahwa kaum muslimin yang demikian lemah­nya di waktu itu akan menang dan dapat menghancurkan kaum musyrikin.
Isyarat ini terbukti pertama kali pada perang Badar.

Keimanan:

▪ Bukti-bukti atas kerasulan Nabi Muhammad ﷺ dengan memberitahukan kepadanya hal yang ghaib seperti menangnya kembali bangsa Romawi atas kerajaan Persia.
▪ Bukti-bukti ke-Esaan Allah yang terdapat pada alam sebagai makhluk-Nya dan kejadian-kejadian pada alam itu sendiri.
▪ Bukti-bukti atas kebenaran adanya hari berbangkit.
▪ Contoh-contoh dan perumpamaan yang menjelaskan bahwa berhala-berhala dan sembahan-sembahan itu tidak dapat menolong dan memberi manfa’at kepada penyembah-penyembahnya sedikitpun.

Hukum:

▪ Kewajiban menyembah Allah dan mengakui ke-EsaanNya karena hal itu sesuai dengan fitrah manusia.
▪ Kewajiban berdakwah.
▪ Kewajiban memberikan nafkah (sedekah) kepada kaum kerabat, fakir miskin, musafir dan sebagainya.
▪ Larangan mengikuti orang musyrik.
▪ Hukum riba.

Kisah:

▪ Pemberitaan tentang bangsa Romawi sebagai suatu umat yang beragama walaupun dikalahkan pada mulanya oleh kerajaan Persia yang menyembah api akhirnya dapat menang kembali.

Lain-lain:

▪ Manusia umumnya bersifat gembira dan bangga apabila mendapat nikmat dan berputus asa apabila ditimpa musibah, kecuali orang-orang yang beriman.
▪ Kewajiban rasul hanya menyampaikan dakwah.
▪ Kejadian-kejadian yang dialami oleh umat-umat yang terdahulu patut menjadi iktibar dan pelajaran bagi umat yang kemudian.

Audio

QS. Ar-Rum (30) : 1-60 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 60 + Terjemahan Indonesia



QS. Ar-Rum (30) : 1-60 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 60

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ar Rum ayat 32 - Gambar 1 Surah Ar Rum ayat 32 - Gambar 2
Statistik QS. 30:32
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Ar Rum.

Surah Ar-Rum (bahasa Arab: الرّوم) adalah surah ke-30 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 60 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini diturunkan sesudah surah Al-Insyiqaq.
Dinamakan Ar-Rum yang berarti Bangsa Romawi (Bizantium), karena pada permulaan surat ini, yakni ayat 2, 3 dan 4 (30:2-30:4) terdapat ramalan Alquran tentang kekalahan yang berlanjut dengan kebangkitan bangsa Romawi.

Nomor Surah 30
Nama Surah Ar Rum
Arab الروم
Arti Bangsa Romawi
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 84
Juz Juz 21
Jumlah ruku’ 6 ruku’
Jumlah ayat 60
Jumlah kata 820
Jumlah huruf 3472
Surah sebelumnya Surah Al-‘Ankabut
Surah selanjutnya Surah Luqman
Sending
User Review
4.2 (28 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

30:32, 30 32, 30-32, Surah Ar Rum 32, Tafsir surat ArRum 32, Quran Ar-Rum 32, Surah Ar Rum ayat 32

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Ar Rum

۞ QS. 30:4 • Kekuasaan Allah • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 30:5 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 30:6 • Allah menepati janji

۞ QS. 30:8 Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 30:9 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 30:10 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Nama-nama neraka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 30:11 • Kekuasaan Allah • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 30:12 • Nama-nama hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 30:13 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Siksa orang kafir

۞ QS. 30:14 • Nama-nama hari kiamat • Kedahsyatan hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 30:15 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman

۞ QS. 30:16 • Mengingkari hari kebangkitan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 30:19 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan •

۞ QS. 30:20 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 30:21 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 30:22 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 30:23 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 30:24 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 30:25 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur •

۞ QS. 30:26 • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 30:27 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Kekuasaan Allah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 30:28 • Mensucikan Allah dari segala sekutu

۞ QS. 30:29 • Allah menggerakkan hati manusia • Siksa orang kafirHidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 30:30 Islam agama para nabi • Islam agama fitrah • Keutamaan iman

۞ QS. 30:31 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 30:32 • Adanya perubahan dalam beberapa kitab samawi • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 30:33 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 30:34 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 30:35 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 30:37 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaSifat Masyi’ah (berkehendak) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 30:38 • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 30:39 Riyaa’ dalam berbuat baik • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 30:40 • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Al Muta’ali (Maha Luhur) • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 30:41 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 30:42 • Siksa orang kafir

۞ QS. 30:43 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Beriman ketika datang hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 30:44 • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Menanggung dosa orang lain • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 30:45 • Pahala iman • Azab orang kafir • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman •

۞ QS. 30:46 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 30:47 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Azab orang kafir

۞ QS. 30:48 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaSifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 30:49 • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 30:50 • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 30:51 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 30:52 • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 30:53 • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 30:54 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Qadiir (Maha Penguasa) •

۞ QS. 30:55 • Nama-nama hari kiamat • Azab orang kafir

۞ QS. 30:56 • Nama-nama hari kiamat • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 30:57 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 30:58 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 30:59 • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 30:60 • Allah menepati janji

Ayat Pilihan

Wahai umat manusia,
sungguh kalian membutuhkan Allah dalam segala hal.
Hanya Allahlah yang Mahakaya & tidak membutuhkan keberadaan ciptaan-Nya.
Oleh karena itu,
Dia berhak mendapatkan puja & puji dalam segala situasi.
QS. Fatir [35]: 15

Mengapa orang-orang mukmin dan mukminat tidak berbaik sangka terhadap diri mereka sendiri, ketika kamu mendengar berita bohong itu dan berkata,
“Ini adalah (suatu berita) bohong yang nyata.”
QS. An-Nur [24]: 12

orang-orang yang beriman & berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta,
benda & diri mereka,
adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah,
dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.
QS. At-Taubah [9]: 20

Allah berfirman kepada Musa,
“Aku telah kabulkan apa yang kau minta. Ini karunia untukmu. Sebelumnya, Kami juga telah berimu karunia lain tanpa diminta, ketika Kami ilhamkan kepada ibumu sebuah ilham yang kelak merupakan sumber hidupmu”
QS. Ta Ha [20]: 36-38

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh ...

Benar! Kurang tepat!

Takdir yang bisa diubah dinamakan ...

Benar! Kurang tepat!

Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir ...

Benar! Kurang tepat!

Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #22
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #22 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #22 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #22

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh … Takdir yang bisa diubah dinamakan … Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah …

Pendidikan Agama Islam #29

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah … Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali … وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ, potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah … Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu … Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Pendidikan Agama Islam #23

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke … Al Falaq artinya … Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu … … Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun … Meja, kursi, manusia, hewan dan tumbuhan adalah merupakan salah satu cara mengenal Allah Subhanahu Wa Ta`ala melalui …

Kamus

wirid

Apa itu wirid? ZIKIR berasal dari akar kata yang berarti menyebut, mengucapkan, mengagungkan, menyucikan, dan mengingat. Dzikrullah biasa diartikan berarti menyebut-nyebut (nama) Allah Subhanahu Wa T...

musafir

Siapa itu musafir? Menurut pandangan orang awam (yang pendapatnya kurang tepat), menyebut musafir itu lebih didasarkan pada jarak. Jadi apabila seseorang melakukan perjalanan jarak dekat (dalam kota) ...

tanah dati

Apa itu tanah dati? tanah milik kelompok kekerabatan di daerah yang penduduknya beragama Islam (dalam adat Ambon); (2) tanah yang dimiliki dan dikuasai oleh klen atau subklen … •