Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Ar Rum (Bangsa Romawi) – surah 30 ayat 20 [QS. 30:20]

وَ مِنۡ اٰیٰتِہٖۤ اَنۡ خَلَقَکُمۡ مِّنۡ تُرَابٍ ثُمَّ اِذَاۤ اَنۡتُمۡ بَشَرٌ تَنۡتَشِرُوۡنَ
Wamin aayaatihi an khalaqakum min turaabin tsumma idzaa antum basyarun tantasyiruun(a);
Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak.

―QS. Ar Rum [30]: 20

Daftar isi

And of His signs is that He created you from dust;
then, suddenly you were human beings dispersing (throughout the earth).
― Chapter 30. Surah Ar Rum [verse 20]

وَمِنْ dan diantara

And among
ءَايَٰتِهِۦٓ ayat-ayat-Nya

His Signs
أَنْ bahwa

(is) that
خَلَقَكُم menciptakan kalian

He created you
مِّن dari

from
تُرَابٍ tanah

dust
ثُمَّ kemudian

then
إِذَآ tiba-tiba

behold!
أَنتُم kamu

You
بَشَرٌ manusia

(are) human beings
تَنتَشِرُونَ kamu bertebaran/berkembang biak

dispersing.

Tafsir

Alquran

Surah Ar Rum
30:20

Tafsir QS. Ar Rum (30) : 20. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini menerangkan adanya tanda-tanda kebesaran Allah pada diri manusia sendiri.
Manusia diciptakan dari tanah, sedangkan tanah itu benda mati tidak bergerak.

Sehubungan dengan kejadian manusia dari tanah itu, Rasulullah ﷺ bersabda seperti berikut:


Sesungguhnya Allah telah menjadikan Adam dari segumpal tanah yang diambil-Nya dari segala macam tanah.
Kemudian datanglah anak-anak Adam menurut tanah asal mereka.

Mereka ada yang putih, merah, hitam, dan sebagainya;
ada pula yang jelek, baik, sederhana, bersedih, dan sebagainya.
(Riwayat Abu Dawud dan at-Tirmidzi dari Abu Musa al-Asy’ari)


Alquran banyak menerangkan tentang asal kejadian manusia.

Dalam Surah al-Mu’minun umpamanya Allah ﷻ berfirman:

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ مِنْ سُلٰلَةٍ مِّنْ طِيْنٍ

Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari sari pati (berasal) dari tanah. (al-Mu’minun [23]: 12)


Dalam Surah al-Mu’minun di atas diterangkan kejadian manusia itu berasal dari sari pati tanah.

Ini adalah suatu kejadian yang tidak langsung dari manusia.
Akan tetapi, dalam ayat 20 ini disebutkan asal kejadian itu langsung dari tanah dan segera diikuti dengan gambaran manusia yang bergerak dan bertebaran.

Hal ini untuk dibandingkan antara proses dan arti tanah yang mati dan tak bergerak dengan manusia yang hidup dan bergerak, sesuai dengan firman Allah dalam ayat sebelumnya,
"Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup."


Hal itu adalah kejadian yang luar biasa dan menjadi tanda kekuasaan Allah.

Hal itu juga mengisyaratkan adanya hubungan yang kuat antara manusia dan bumi sebagai tempat hidup mereka, dan tempat bertemu dengan asal kejadian itu.
Manusia dan bumi dalam jagat raya ini tunduk pada hukumhukum Allah yang berlaku padanya.


Proses perpindahan dari bentuk tanah yang tidak bergerak dan tidak berarti kepada bentuk manusia yang bergerak dan mulia ialah suatu perpindahan yang mengandung unsur kebangkitan pada ciptaan Allah.
Hal ini menggerakkan perasaan untuk mengucapkan syukur dan tasbih kepada-Nya, dan menggerakkan hati untuk mengagungkan Pencipta Yang Mahamulia itu.


Alquran menetapkan kenyataan itu agar manusia memperhatikan ciptaan Allah, dan memikirkan proses perpindahan dari tanah menjadi manusia.
Dalam kejadian manusia, Alquran tidak memerinci proses pertumbuhan dan perkembangan manusia dari tanah sampai menjadi manusia, karena Alquran adalah kitab hidayah bukan sepenuhnya berisi ilmu pengetahuan sehingga hanya memuat isyarat-isyaratnya saja.
Adapun ahli ilmu pengetahuan telah mencoba menetapkan berbagai teori bagi pertumbuhan manusia, untuk menghubungkan mata rantai proses kejadian tersebut.



Teori-teori ilmiah mungkin benar dan mungkin pula salah.
Apa yang benar sekarang mungkin dibatalkan di masa yang akan datang, sesuai dengan kemajuan teknologi modern untuk menyelidiki suatu masalah.
Perlu untuk dipahami bahwa ilmu pengetahuan dan Alquran sama-sama berasal dari Allah, sehingga tidak akan terjadi kontradiksi.
Jika pada suatu saat teori ilmu pengetahuan salah, maka kesalahan itu pada manusia.
Sementara pernyataan Alquran tetap benar.
Ada persimpangan jalan antara pandangan Alquran terhadap manusia dengan pandangan teori-teori ilmiah tersebut.
Alquran memuliakan manusia dan menetapkan bahwa padanya ada hembusan roh ciptaan Allah.
Tuhan menciptakannya dari tanah menjadi manusia, dan memberikan kepada mereka keistimewaan-keistimewaan yang membedakan mereka dengan binatang.
Pandangan seperti ini sama sekali tidak ditemukan dalam teori-teori ilmiah, yang berdasarkan materi semata, dan tidak ada hubungannya dengan Allah sama sekali.


Bagaimana Allah menekankan mengenai pentingnya peran tanah dalam penciptaan makhluk dan juga manusia, tidak hanya dinyatakan pada ayat di atas, namun juga pada Surah al-Hijr [15]: 26, 28, 33 dan beberapa ayat lainnya, di antaranya:


هُوَ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ طِيْنٍ ثُمَّ قَضٰٓى اَجَلًا وَاَجَلٌ مُّسَمًّى عِنْدَهٗ ثُمَّ اَنْتُمْ تَمْتَرُوْنَ

Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukan-Nya ajal dan ada lagi suatu ajal yang ditentukan di sisi-Nya, kemudian kamu masih terus menerus ragu-ragu. (al-An’am [6]: 2)

خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ صَلْصَالٍ كَالْفَخَّارِ ﴿۱۴﴾ وَخَلَقَ الْجَاۤنَّ مِنْ مَّارِجٍ مِّنْ نَّارٍ ﴿۱۵﴾ فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ ﴿۱۶﴾

Dia telah menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar, dan Dia menciptakan jin dari nyala api yang murni.
Maka nikmat Tuhan kamu berdua yang manakah yang kamu berdua ingkari?
(ar-Rahman [55]: 14-16)


Menurut ilmu pengetahuan, dua komponen penting yang harus ada dalam permulaan terjadinya kehidupan adalah material genetika dan membran sel.
Kedua material ini saling bekerjasama mendukung kehidupan.
Di dalam keduanya, materi tanah liat dominan.



Hal ini dibuktikan dengan dilakukannya penelitian terhadap tanah lempung yang disebut dengan
"montmorilenite clay".
Penelitian menemukan bahwa lempung jenis ini dapat merangsang dengan cepat pembentukan kantung membran yang berisi cairan (membranous fluid-filled sac).
Penelitian juga membuktikan bahwa cairan yang ada di dalam kantung membran juga mengandung material tanah liat.
Kantung ini ternyata dapat tumbuh dengan cara pembelahan sederhana.
Cara pembelahan ini merupakan gambaran dari apa yang terjadi pada sel yang primitif.
Dari paparan ini dapat kita katakan bahwa informasi Alquran tentang asal kejadian manusia dari tanah adalah benar dan dibuktikan oleh penelitian ilmiah.

Tafsir QS. Ar Rum (30) : 20. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Di antara bukti-bukti kesempurnaan kekuasaan-Nya adalah bahwa Dia menciptakan asal kalian dari tanah yang sama sekali tidak memiliki kehidupan.
Kemudian kalian menjadi manusia yang berpencaran di bumi untuk berusaha mendapatkan apa yang dapat mempertahankan hidup kalian.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Di antara ayat-ayat yang menunjukkan kebesaran Allah dan kesempurnaan kuasa-Nya adalah bahwa Dia menciptakan bapak kalian Adam dari tanah, kemudian kalian manusia beranak-pinak dan menyebar di muka bumi mancari karunia Allah.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan di antara tanda-tanda-Nya) yang menunjukkan akan kekuasaan-Nya


(ialah Dia menciptakan kalian dari tanah) asal kalian yaitu Nabi Adam


(kemudian tiba-tiba kalian menjadi manusia) yang terdiri dari darah dan daging


(yang berkembang biak) di muka bumi.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:



Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya.
(QS. Ar-Rum [30]: 20)

Yakni tanda-tanda yang menunjukkan kebesaran dan kekuasaan-Nya yang Mahasempurna ialah bahwa Dia telah menciptakan bapak moyang kalian (Adam) dari tanah liat.

kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak.
(QS. Ar-Rum [30]: 20)

Asal mula kalian dari tanah liat, kemudian dari air yang hina, lalu menjadi ‘alaqah, kemudian menjadi segumpal daging, lalu menjadi tulang-tulang yang berbentuk manusia, setelah itu Allah memakaikan daging kepadanya dan meniupkan roh ke dalamnya, maka tiba-tiba ia menjadi manusia yang mempunyai pendengaran dan penglihatan.
Kemudian ia keluar dari perut ibunya dalam keadaan kecil lagi lemah.
Selanjutnya setiap kali bertambah usianya, maka bertambah kekuatannya, dan bertambah kuat pula gerakannya.
Pada akhirnya ia menjadi manusia yang sempurna dan mampu membangun kota-kota dan benteng-benteng serta mengadakan perjalanan ke berbagai kawasan, menempuh jalan laut menaiki perahu dan keliling dunia.
Dia mampu berusaha dan mengumpulkan harta.
Dia mempunyai akal, berwawasan, serta mempunyai daya nalar, berpengetahuan, dan berilmu dalam menganalisis perkara-perkara duniawi dan ukhrawi, masing-masing dianugerahi oleh Allah sesuai dengan kemampuannya.
Mahasuci Allah Yang telah membuat mereka berkemampuan, menjadikan mereka dapat menyesuaikan diri dan mempunyai kepandaian dalam menjalani roda kehidupan dan aneka ragam mata pencaharian.
Allah telah membeda-bedakan di antara mereka dalam hal ilmu, pemikiran, bentuk, dan rupa.
Ada yang tampan, ada yang buruk, juga ada yang kaya, ada yang miskin, serta ada yang bahagia, ada pula yang sengsara.
Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia men­ciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak.
(QS. Ar-Rum [30]: 20)

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Sa’id dan Gundar.
Mereka berdua mengatakan, telah menceritakan kepada kami Auf, dari Qasamah ibnu Zuhair, dari Abu Musa yang telah menceritakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Sesungguhnya Allah menciptakan Adam dari segenggam tanah yang Dia ambil dari semua penjuru bumi, maka jadilah anak-anak Adam sesuai dengan kadar dari tanah itu, di antara mereka ada yang berkulit putih, ada yang berkulit merah, dan ada yang berkulit hitam serta ada yang campuran di antara warna-warna tersebut, ada pula yang buruk, yang baik, yang mudah, dan yang susah serta yang campuran di antara perangai-perangai tersebut.

Imam Abu Daud dan Imam Turmuzi meriwayatkannya melalui berbagai jalur dari Auf Al-A’rabi dengan sanad yang sama.
Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini hasan sahih.

Unsur Pokok Surah Ar Rum (الروم)

Surat Ar-Rum yang terdiri atas 60 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surah Al-Insyiqaq.

Dinamakan Ar Ruum karena pada permulaan surat ini, yaitu ayat 2, 3 dan 4 terdapat pemberitaan bangsa Romawi yang pada mulanya dikalahkan oleh bangsa Persia, tetapi setelah beberapa tahun kemudian kerajaan Ruum dapat menuntut balas dan mengalahkan kerajaan Persia kembali.

Ini adalah salah satu dari mukjizat Alquran, yaitu memberitakan hal-hal yang akan terjadi di masa yang akan datang.
Dan juga suatu isyarat bahwa kaum muslimin yang demikian lemah­nya di waktu itu akan menang dan dapat menghancurkan kaum musyrikin.
Isyarat ini terbukti pertama kali pada perang Badar.

Keimanan:

▪ Bukti-bukti atas kerasulan Nabi Muhammad ﷺ dengan memberitahukan kepadanya hal yang ghaib seperti menangnya kembali bangsa Romawi atas kerajaan Persia.
▪ Bukti-bukti ke-Esaan Allah yang terdapat pada alam sebagai makhluk-Nya dan kejadian-kejadian pada alam itu sendiri.
▪ Bukti-bukti atas kebenaran adanya hari berbangkit.
▪ Contoh-contoh dan perumpamaan yang menjelaskan bahwa berhalaberhala dan sembahan-sembahan itu tidak dapat menolong dan memberi manfa’at kepada penyembah-penyembahnya sedikitpun.

Hukum:

▪ Kewajiban menyembah Allah dan mengakui ke-EsaanNya karena hal itu sesuai dengan fitrah manusia.
▪ Kewajiban berdakwah.
▪ Kewajiban memberikan nafkah (sedekah) kepada kaum kerabat, fakir miskin, musafir dan sebagainya.
▪ Larangan mengikuti orang musyrik.
Hukum riba.

Kisah:

▪ Pemberitaan tentang bangsa Romawi sebagai suatu umat yang beragama walaupun dikalahkan pada mulanya oleh kerajaan Persia yang menyembah api akhirnya dapat menang kembali.

Lain-lain:

▪ Manusia umumnya bersifat gembira dan bangga apabila mendapat nikmat dan berputus asa apabila ditimpa musibah, kecuali orang-orang yang beriman.
▪ Kewajiban rasul hanya menyampaikan dakwah.
▪ Kejadian-kejadian yang dialami oleh umat-umat yang terdahulu patut menjadi iktibar dan pelajaran bagi umat yang kemudian.

Audio

QS. Ar-Rum (30) : 1-60 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 60 + Terjemahan Indonesia



QS. Ar-Rum (30) : 1-60 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 60

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ar Rum ayat 20 - Gambar 1 Surah Ar Rum ayat 20 - Gambar 2
Statistik QS. 30:20
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Ar Rum.

Surah Ar-Rum (bahasa Arab: الرّوم) adalah surah ke-30 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 60 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini diturunkan sesudah surah Al-Insyiqaq.
Dinamakan Ar-Rum yang berarti Bangsa Romawi (Bizantium), karena pada permulaan surat ini, yakni ayat 2, 3 dan 4 (30:2-30:4) terdapat ramalan Alquran tentang kekalahan yang berlanjut dengan kebangkitan bangsa Romawi.

Nomor Surah 30
Nama Surah Ar Rum
Arab الروم
Arti Bangsa Romawi
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 84
Juz Juz 21
Jumlah ruku’ 6 ruku’
Jumlah ayat 60
Jumlah kata 820
Jumlah huruf 3472
Surah sebelumnya Surah Al-‘Ankabut
Surah selanjutnya Surah Luqman
Sending
User Review
4.6 (20 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

30:20, 30 20, 30-20, Surah Ar Rum 20, Tafsir surat ArRum 20, Quran Ar-Rum 20, Surah Ar Rum ayat 20

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Ar Rum

۞ QS. 30:4 • Kekuasaan Allah • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 30:5 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 30:6 • Allah menepati janji

۞ QS. 30:8 Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 30:9 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 30:10 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Nama-nama neraka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 30:11 • Kekuasaan Allah • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 30:12 • Nama-nama hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 30:13 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Siksa orang kafir

۞ QS. 30:14 • Nama-nama hari kiamat • Kedahsyatan hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 30:15 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman

۞ QS. 30:16 • Mengingkari hari kebangkitan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 30:19 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan •

۞ QS. 30:20 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 30:21 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 30:22 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 30:23 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 30:24 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 30:25 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur •

۞ QS. 30:26 • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 30:27 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Kekuasaan Allah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 30:28 • Mensucikan Allah dari segala sekutu

۞ QS. 30:29 • Allah menggerakkan hati manusia • Siksa orang kafirHidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 30:30 Islam agama para nabi • Islam agama fitrah • Keutamaan iman

۞ QS. 30:31 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 30:32 • Adanya perubahan dalam beberapa kitab samawi • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 30:33 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 30:34 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 30:35 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 30:37 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaSifat Masyi’ah (berkehendak) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 30:38 • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 30:39 Riyaa’ dalam berbuat baik • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 30:40 • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Al Muta’ali (Maha Luhur) • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 30:41 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 30:42 • Siksa orang kafir

۞ QS. 30:43 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Beriman ketika datang hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 30:44 • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Menanggung dosa orang lain • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 30:45 • Pahala iman • Azab orang kafir • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman •

۞ QS. 30:46 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 30:47 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Azab orang kafir

۞ QS. 30:48 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaSifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 30:49 • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 30:50 • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 30:51 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 30:52 • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 30:53 • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 30:54 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Qadiir (Maha Penguasa) •

۞ QS. 30:55 • Nama-nama hari kiamat • Azab orang kafir

۞ QS. 30:56 • Nama-nama hari kiamat • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 30:57 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 30:58 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 30:59 • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 30:60 • Allah menepati janji

Ayat Pilihan

Siapa beriman kepada Allah & kerjakan amal saleh niscaya Allah akan masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai,
mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.
Sesungguhnya Allah memberikan rezeki yang baik kepadanya.
QS. At-Talaq [65]: 11


orang-orang yang sabar (terhadap bencana),
dan mengerjakan amal-amal saleh,
mereka itu beroleh ampunan & pahala yang besar.
QS. Hud [11]: 11

Maka sembahlah selain Dia sesukamu! (wahai orang-orang musyrik)
“Sesungguhnya orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari Kiamat.”
Ingatlah! Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata
QS. Az-Zumar [39]: 15

Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.
QS. As-Saff [61]: 3

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Surah yang menjelaskan bahwa ''Allah Subhanahu Wa Ta`ala tempat meminta'', yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Salah satu hikmah mempercayai datangnya hari akhir, yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Tempat berkumpulnya manusia di akhirat di sebut padang ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Berakhirnya seluruh kehidupan di dunia dinamakan ...

Benar! Kurang tepat!

Hari kiamat di jelaskan dalam Alquran, surah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #19
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #19 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #19 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #22

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh … Takdir yang bisa diubah dinamakan … Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah …

Pendidikan Agama Islam #12

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lahir pada bulan … Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah … Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … …

Kamus

Doktor H. Komarudin Shaleh M.Ag

Siapa itu Doktor H. Komarudin Shaleh M.Ag? Doktor H. Komarudin Shaleh M.Ag menjabat sebagai Bidgar Pengembangan Sumber Daya Dakwah PP Persis, disamping juga aktif sebagai mubaligh, beliau juga menjaba...

Al Hafizh

Apa itu Al Hafizh? Allah itu Al-Hafizh . Artinya yaitu Allah yang Maha Memelihara/Menjaga semua ciptaan-Nya. Siapakah yang memelihara alam semesta ini dari kerusakan dan kehancuran jika bukan Allah S...

Kanaan

Di mana itu Kanaan ? Kanaan (Fenisia: atau , Kanaʻn; Ibrani: כְּנָעַן Kənáʻan; Arab: كنعان Kanʻān) adalah istilah kuno untuk wilayah yang meliputi Palestina, Lebanon, serta sebagia...