Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Ar Rum (Bangsa Romawi) – surah 30 ayat 20 [QS. 30:20]

وَ مِنۡ اٰیٰتِہٖۤ اَنۡ خَلَقَکُمۡ مِّنۡ تُرَابٍ ثُمَّ اِذَاۤ اَنۡتُمۡ بَشَرٌ تَنۡتَشِرُوۡنَ
Wamin aayaatihi an khalaqakum min turaabin tsumma idzaa antum basyarun tantasyiruun(a);
Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak.

―QS. Ar Rum [30]: 20

And of His signs is that He created you from dust;
then, suddenly you were human beings dispersing (throughout the earth).
― Chapter 30. Surah Ar Rum [verse 20]

وَمِنْ dan diantara

And among
ءَايَٰتِهِۦٓ ayat-ayat-Nya

His Signs
أَنْ bahwa

(is) that
خَلَقَكُم menciptakan kalian

He created you
مِّن dari

from
تُرَابٍ tanah

dust
ثُمَّ kemudian

then
إِذَآ tiba-tiba

behold!
أَنتُم kamu

You
بَشَرٌ manusia

(are) human beings
تَنتَشِرُونَ kamu bertebaran/berkembang biak

dispersing.

Tafsir

Alquran

Surah Ar Rum
30:20

Tafsir QS. Ar Rum (30) : 20. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini menerangkan adanya tanda-tanda kebesaran Allah pada diri manusia sendiri.
Manusia diciptakan dari tanah, sedangkan tanah itu benda mati tidak bergerak.

Sehubungan dengan kejadian manusia dari tanah itu, Rasulullah ﷺ bersabda seperti berikut:


Sesungguhnya Allah telah menjadikan Adam dari segumpal tanah yang diambil-Nya dari segala macam tanah.
Kemudian datanglah anak-anak Adam menurut tanah asal mereka.

Mereka ada yang putih, merah, hitam, dan sebagainya;
ada pula yang jelek, baik, sederhana, bersedih, dan sebagainya.
(Riwayat Abu Dawud dan at-Tirmidzi dari Abu Musa al-Asy’ari)


Alquran banyak menerangkan tentang asal kejadian manusia.

Dalam Surah al-Mu’minun umpamanya Allah ﷻ berfirman:

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ مِنْ سُلٰلَةٍ مِّنْ طِيْنٍ

Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari sari pati (berasal) dari tanah. (al-Mu’minun [23]: 12)


Dalam Surah al-Mu’minun di atas diterangkan kejadian manusia itu berasal dari sari pati tanah.

Ini adalah suatu kejadian yang tidak langsung dari manusia.
Akan tetapi, dalam ayat 20 ini disebutkan asal kejadian itu langsung dari tanah dan segera diikuti dengan gambaran manusia yang bergerak dan bertebaran.

Hal ini untuk dibandingkan antara proses dan arti tanah yang mati dan tak bergerak dengan manusia yang hidup dan bergerak, sesuai dengan firman Allah dalam ayat sebelumnya,
"Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup."


Hal itu adalah kejadian yang luar biasa dan menjadi tanda kekuasaan Allah.

Hal itu juga mengisyaratkan adanya hubungan yang kuat antara manusia dan bumi sebagai tempat hidup mereka, dan tempat bertemu dengan asal kejadian itu.
Manusia dan bumi dalam jagat raya ini tunduk pada hukumhukum Allah yang berlaku padanya.


Proses perpindahan dari bentuk tanah yang tidak bergerak dan tidak berarti kepada bentuk manusia yang bergerak dan mulia ialah suatu perpindahan yang mengandung unsur kebangkitan pada ciptaan Allah.
Hal ini menggerakkan perasaan untuk mengucapkan syukur dan tasbih kepada-Nya, dan menggerakkan hati untuk mengagungkan Pencipta Yang Mahamulia itu.


Alquran menetapkan kenyataan itu agar manusia memperhatikan ciptaan Allah, dan memikirkan proses perpindahan dari tanah menjadi manusia.
Dalam kejadian manusia, Alquran tidak memerinci proses pertumbuhan dan perkembangan manusia dari tanah sampai menjadi manusia, karena Alquran adalah kitab hidayah bukan sepenuhnya berisi ilmu pengetahuan sehingga hanya memuat isyarat-isyaratnya saja.
Adapun ahli ilmu pengetahuan telah mencoba menetapkan berbagai teori bagi pertumbuhan manusia, untuk menghubungkan mata rantai proses kejadian tersebut.



Teori-teori ilmiah mungkin benar dan mungkin pula salah.
Apa yang benar sekarang mungkin dibatalkan di masa yang akan datang, sesuai dengan kemajuan teknologi modern untuk menyelidiki suatu masalah.
Perlu untuk dipahami bahwa ilmu pengetahuan dan Alquran sama-sama berasal dari Allah, sehingga tidak akan terjadi kontradiksi.
Jika pada suatu saat teori ilmu pengetahuan salah, maka kesalahan itu pada manusia.
Sementara pernyataan Alquran tetap benar.
Ada persimpangan jalan antara pandangan Alquran terhadap manusia dengan pandangan teori-teori ilmiah tersebut.
Alquran memuliakan manusia dan menetapkan bahwa padanya ada hembusan Bagaimana Allah menekankan mengenai pentingnya peran tanah dalam penciptaan makhluk dan juga manusia, tidak hanya dinyatakan pada ayat di atas, namun juga pada Surah al-Hijr [15]: 26, 28, 33 dan beberapa ayat lainnya, di antaranya:


هُوَ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ طِيْنٍ ثُمَّ قَضٰٓى اَجَلًا وَاَجَلٌ مُّسَمًّى عِنْدَهٗ ثُمَّ اَنْتُمْ تَمْتَرُوْنَ

Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukan-Nya ajal dan ada lagi suatu ajal yang ditentukan di sisi-Nya, kemudian kamu masih terus menerus ragu-ragu. (al-An’am [6]: 2)

خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ صَلْصَالٍ كَالْفَخَّارِ ﴿۱۴﴾ وَخَلَقَ الْجَاۤنَّ مِنْ مَّارِجٍ مِّنْ نَّارٍ ﴿۱۵﴾ فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ ﴿۱۶﴾

Dia telah menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar, dan Dia menciptakan jin dari nyala api yang murni.
Maka nikmat Tuhan kamu berdua yang manakah yang kamu berdua ingkari?
(ar-Rahman [55]: 14-16)


Menurut ilmu pengetahuan, dua komponen penting yang harus ada dalam permulaan terjadinya kehidupan adalah material genetika dan membran sel.
Kedua material ini saling bekerjasama mendukung kehidupan.
Di dalam keduanya, materi tanah liat dominan.



Hal ini dibuktikan dengan dilakukannya penelitian terhadap tanah lempung yang disebut dengan
"montmorilenite clay".
Penelitian menemukan bahwa lempung jenis ini dapat merangsang dengan cepat pembentukan kantung membran yang berisi cairan (membranous fluid-filled sac).
Penelitian juga membuktikan bahwa cairan yang ada di dalam kantung membran juga mengandung material tanah liat.
Kantung ini ternyata dapat tumbuh dengan cara pembelahan sederhana.
Cara pembelahan ini merupakan gambaran dari apa yang terjadi pada sel yang primitif.
Dari paparan ini dapat kita katakan bahwa informasi Alquran tentang asal kejadian manusia dari tanah adalah benar dan dibuktikan oleh penelitian ilmiah.

Tafsir QS. Ar Rum (30) : 20. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Di antara bukti-bukti kesempurnaan kekuasaan-Nya adalah bahwa Dia menciptakan asal kalian dari tanah yang sama sekali tidak memiliki kehidupan.
Kemudian kalian menjadi manusia yang berpencaran di bumi untuk berusaha mendapatkan apa yang dapat mempertahankan hidup kalian.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Di antara ayat-ayat yang menunjukkan kebesaran Allah dan kesempurnaan kuasa-Nya adalah bahwa Dia menciptakan bapak kalian Adam dari tanah, kemudian kalian manusia beranak-pinak dan menyebar di muka bumi mancari karunia Allah.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan di antara tanda-tanda-Nya) yang menunjukkan akan kekuasaan-Nya


(ialah Dia menciptakan kalian dari tanah) asal kalian yaitu Nabi Adam


(kemudian tiba-tiba kalian menjadi manusia) yang terdiri dari darah dan daging


(yang berkembang biak) di muka bumi.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:



Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya.
(QS. Ar-Rum [30]: 20)

Yakni tanda-tanda yang menunjukkan kebesaran dan kekuasaan-Nya yang Mahasempurna ialah bahwa Dia telah menciptakan bapak moyang kalian (Adam) dari tanah liat.

kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak.
(QS. Ar-Rum [30]: 20)

Asal mula kalian dari tanah liat, kemudian dari air yang hina, lalu menjadi ‘alaqah, kemudian menjadi segumpal daging, lalu menjadi tulang-tulang yang berbentuk manusia, setelah itu Allah memakaikan daging kepadanya dan meniupkan firman-Nya:

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia men­ciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak.
(QS. Ar-Rum [30]: 20)

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Sa’id dan Gundar.
Mereka berdua mengatakan, telah menceritakan kepada kami Auf, dari Qasamah ibnu Zuhair, dari Abu Musa yang telah menceritakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Sesungguhnya Allah menciptakan Adam dari segenggam tanah yang Dia ambil dari semua penjuru bumi, maka jadilah anak-anak Adam sesuai dengan kadar dari tanah itu, di antara mereka ada yang berkulit putih, ada yang berkulit merah, dan ada yang berkulit hitam serta ada yang campuran di antara warna-warna tersebut, ada pula yang buruk, yang baik, yang mudah, dan yang susah serta yang campuran di antara perangai-perangai tersebut.

Imam Abu Daud dan Imam Turmuzi meriwayatkannya melalui berbagai jalur dari Auf Al-A’rabi dengan sanad yang sama.
Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini hasan sahih.

Unsur Pokok Surah Ar Rum (الروم)

Surat Ar-Rum yang terdiri atas 60 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surah Al-Insyiqaq.

Dinamakan Ar Ruum karena pada permulaan surat ini, yaitu ayat 2, 3 dan 4 terdapat pemberitaan bangsa Romawi yang pada mulanya dikalahkan oleh bangsa Persia, tetapi setelah beberapa tahun kemudian kerajaan Ruum dapat menuntut balas dan mengalahkan kerajaan Persia kembali.

Ini adalah salah satu dari mukjizat Alquran, yaitu memberitakan hal-hal yang akan terjadi di masa yang akan datang.
Dan juga suatu isyarat bahwa kaum muslimin yang demikian lemah­nya di waktu itu akan menang dan dapat menghancurkan kaum musyrikin.
Isyarat ini terbukti pertama kali pada perang Badar.

Keimanan:

▪ Bukti-bukti atas kerasulan Nabi Muhammad ﷺ dengan memberitahukan kepadanya hal yang ghaib seperti menangnya kembali bangsa Romawi atas kerajaan Persia.
▪ Bukti-bukti ke-Esaan Allah yang terdapat pada alam sebagai makhluk-Nya dan kejadian-kejadian pada alam itu sendiri.
▪ Bukti-bukti atas kebenaran adanya hari berbangkit.
▪ Contoh-contoh dan perumpamaan yang menjelaskan bahwa berhalaberhala dan sembahan-sembahan itu tidak dapat menolong dan memberi manfa’at kepada penyembah-penyembahnya sedikitpun.

Hukum:

▪ Kewajiban menyembah Allah dan mengakui ke-EsaanNya karena hal itu sesuai dengan fitrah manusia.
▪ Kewajiban berdakwah.
▪ Kewajiban memberikan nafkah (sedekah) kepada kaum kerabat, fakir miskin, musafir dan sebagainya.
▪ Larangan mengikuti orang musyrik.
Hukum riba.

Kisah:

▪ Pemberitaan tentang bangsa Romawi sebagai suatu umat yang beragama walaupun dikalahkan pada mulanya oleh kerajaan Persia yang menyembah api akhirnya dapat menang kembali.

Lain-lain:

▪ Manusia umumnya bersifat gembira dan bangga apabila mendapat nikmat dan berputus asa apabila ditimpa musibah, kecuali orang-orang yang beriman.
▪ Kewajiban rasul hanya menyampaikan dakwah.
▪ Kejadian-kejadian yang dialami oleh umat-umat yang terdahulu patut menjadi iktibar dan pelajaran bagi umat yang kemudian.

Audio

QS. Ar-Rum (30) : 1-60 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 60 + Terjemahan Indonesia

QS. Ar-Rum (30) : 1-60 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 60

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ar Rum ayat 20 - Gambar 1 Surah Ar Rum ayat 20 - Gambar 2
Statistik QS. 30:20
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Ar Rum.

Surah Ar-Rum (bahasa Arab: الرّوم) adalah surah ke-30 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 60 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini diturunkan sesudah surah Al-Insyiqaq.
Dinamakan Ar-Rum yang berarti Bangsa Romawi (Bizantium), karena pada permulaan surat ini, yakni ayat 2, 3 dan 4 (30:2-30:4) terdapat ramalan Alquran tentang kekalahan yang berlanjut dengan kebangkitan bangsa Romawi.

Nomor Surah30
Nama SurahAr Rum
Arabالروم
ArtiBangsa Romawi
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu84
JuzJuz 21
Jumlah ruku’6 ruku’
Jumlah ayat60
Jumlah kata820
Jumlah huruf3472
Surah sebelumnyaSurah Al-‘Ankabut
Surah selanjutnyaSurah Luqman
Sending
User Review
4.6 (20 votes)
Tags:

30:20, 30 20, 30-20, Surah Ar Rum 20, Tafsir surat ArRum 20, Quran Ar-Rum 20, Surah Ar Rum ayat 20

▪ Q s ar-rum 20-25 tafsir
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Ayat Lainnya

QS. An Nuur (Cahaya) – surah 24 ayat 46 [QS. 24:46]

46. Menutup uraian tentang bukti-bukti kekuasaan-Nya pada ayat-ayat yang lalu, Allah menyatakan sebagai berikut, Sungguh, Kami telah menurunkan baik pada surah ini maupun surah yang lain, ayat-ayat ya … 24:46, 24 46, 24-46, Surah An Nuur 46, Tafsir surat AnNuur 46, Quran An Nur 46, An-Nur 46, Surah An Nur ayat 46

QS. Ash Shaff (Satu barisan) – surah 61 ayat 13 [QS. 61:13]

13. Bagi orang yang beriman dan berjihad selain mendapat ampunan dan masuk surga ‘Adn juga akan mendapat keuntungan lain yang sangat berharga. Dan ada lagi karunia yang lain yang kamu sukai dari keunt … 61:13, 61 13, 61-13, Surah Ash Shaff 13, Tafsir surat AshShaff 13, Quran AshShaff 13, As-Saff 13, As Saff 13, Surah Ash Shaf ayat 13

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pesan utama dari kandungan Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Baqarah adalah surah ke-2 dalam Alquran. Surah ini terdiri dari 286 ayat, 6.121 kata, dan 25.500 huruf dan tergolong surah Madaniyah. Surah ini merupakan surah dengan jumlah ayat terbanyak dalam Alquran.

Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut ...

Benar! Kurang tepat!

Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #26
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #26 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #26 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah turun sesudah surah … Al Asr Ali Imron Ad Duha Al lahab An Nasr Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Surah

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat

Pendidikan Agama Islam #19

Tempat berkumpulnya manusia di akhirat di sebut padang … mahsyar ilalang rembulan pasir savanna Benar! Kurang tepat! Berakhirnya seluruh kehidupan

Instagram