Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Ar Ra’d (Guruh (petir)) – surah 13 ayat 3 [QS. 13:3]

وَ ہُوَ الَّذِیۡ مَدَّ الۡاَرۡضَ وَ جَعَلَ فِیۡہَا رَوَاسِیَ وَ اَنۡہٰرًا ؕ وَ مِنۡ کُلِّ الثَّمَرٰتِ جَعَلَ فِیۡہَا زَوۡجَیۡنِ اثۡنَیۡنِ یُغۡشِی الَّیۡلَ النَّہَارَ ؕ اِنَّ فِیۡ ذٰلِکَ لَاٰیٰتٍ لِّقَوۡمٍ یَّتَفَکَّرُوۡنَ
Wahuwal-ladzii maddal ardha waja’ala fiihaa rawaasiya waanhaaran wamin kullits-tsamaraati ja’ala fiihaa zaujainiitsnaini yughsyiillailan-nahaara inna fii dzalika li-aayaatin liqaumin yatafak-karuun(a);
Dan Dia yang menghamparkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai di atasnya.
Dan padanya Dia menjadikan semua buah-buahan berpasang-pasangan;
Dia menutupkan malam kepada siang.
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berpikir.
―QS. Ar Ra’d [13]: 3

Daftar isi

And it is He who spread the earth and placed therein firmly set mountains and rivers;
and from all of the fruits He made therein two mates;
He causes the night to cover the day.
Indeed in that are signs for a people who give thought.
― Chapter 13. Surah Ar Ra’d [verse 3]

وَهُوَ dan Dia
And He
ٱلَّذِى yang
(is) the One Who
مَدَّ membentangkan
spread
ٱلْأَرْضَ bumi
the earth,
وَجَعَلَ dan Dia menjadikan
and placed
فِيهَا padanya
in it
رَوَٰسِىَ gunung-gunung
firm mountains
وَأَنْهَٰرًا dan sungai-sungai
and rivers,
وَمِن dan dari
and from
كُلِّ semua/setiap
all
ٱلثَّمَرَٰتِ buah-buahan
(of) the fruits
جَعَلَ Dia menjadikan
He made
فِيهَا padanya
in it
زَوْجَيْنِ berpasang-pasangan
pairs
ٱثْنَيْنِ dua
two.
يُغْشِى Dia menutupkan
He covers
ٱلَّيْلَ malam
the night
ٱلنَّهَارَ siang
(with) the day.
إِنَّ sesungguhnya
Indeed,
فِى pada
in
ذَٰلِكَ yang demikian
that
لَءَايَٰتٍ sungguh tanda-tanda
surely (are) Signs
لِّقَوْمٍ bagi kamu
for a people
يَتَفَكَّرُونَ mereka memikirkan
who ponder.

Tafsir Al-Quran

Surah Ar Ra’d
13:3

Tafsir QS. Ar Ra’d (13) : 3. Oleh Kementrian Agama RI


Pada ayat ini Allah menerangkan sisi lain dari tanda-tanda kekuasaan-Nya yang ada di bumi, yaitu:


1. Dialah Allah yang membentangkan bumi menjadi luas dan lebar supaya mudah dijadikan tempat kediaman makhluk-Nya.

Semua binatang dapat hidup di atasnya dengan leluasa.
Manusia dapat mengambil manfaat dari hasil buminya, hewan-hewannya, dan benda-benda logam yang terpendam di dalam perutnya, serta dapat berkeliaran di muka bumi untuk mencari rezeki dan segala kemanfaatannya.

Karena sangat luas, bumi ini kelihatannya seperti lahan datar, meskipun keadaan yang sebenarnya berbentuk bola sebagaimana diyakini oleh para ulama ahli falak.



2. Allah telah mengadakan gunung-gunung di atas permukaan bumi ini sebagai tonggak dan pasak yang menjaga kestabilan bumi supaya tidak bergerak dan tidak bergeser.


3. Allah telah menciptakan sungai-sungai di bumi untuk kepentingan manusia dan binatang-binatang.
Manusia dapat mengairi dengan air sungai itu kebun-kebun dan sawah ladangnya yang nantinya menghasil-kan bermacam-macam hasil bumi dan buah-buahan.



4. Bunga dari pohon buah-buahan dijadikan Allah berpasang-pasangan dimana terdapat unsur jantan dan unsur betina.

Ilmu pengetahuan telah menetapkan bahwa sebuah pohon itu tidak akan berbuah kecuali jika telah terjadi perkawinan antara unsur jantan (serbuk sari) dan betina (putik bunga) yang biasanya berada pada sebagian besar dari jenis pohon.
Ada pohon yang hanya memiliki unsur jantan saja, sedangkan unsur betinanya ada pada pohon yang lain sehingga perlu dikawinkan supaya dapat berbuah seperti pohon kurma.
Ada pula yang mempunyai unsur jantan dan betina dalam satu bunga seperti pohon kapas.



5. Allah menutupkan malam kepada siang sehingga suasana alam yang terang berubah menjadi gelap gulita seperti menutup sesuatu dengan kain hitam.
Demikian pula Allah menyinarkan siang kepada malam sehingga kegelapan hilang dan alam kelihatan terang benderang.
Semuanya itu dijadikan Allah untuk menyempurnakan kemanfaatan bagi manusia dengan memberikan kesempatan istirahat dan tidur di malam hari dan bekerja mencari nafkah pada siang hari sesuai dengan firman Allah:


Apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Kami telah menjadikan malam agar mereka beristirahat padanya dan (menjadikan) siang yang menerangi?
(an-Naml [27]: 86)


Dalam ayat 3 di atas, dijelaskan bahwa Allah menutupkan malam kepada siang.
Dalam ayat yang lainnya juga disebutkan bahwa malam menutup siang dan siang menutup malam.
Kata-kata yang digunakan dalam bahasa Arab ini mirip seperti orang memakai sorban, yaitu kain yang satu menutup yang lain dan secara berlapis-lapis menutup kepala.
Dengan demikian kata menutupkan malam kepada siang, sebetulnya mengisyaratkan bahwa planet bumi kita ini bulat;
bukannya datar seperti gambaran orang-orang jahiliah kuno.



Setelah Allah menerangkan dalildalil kekuasaan-Nya yang dapat dilihat oleh mata tiap pagi dan petang, tiap-tiap waktu dan keadaan, maka Allah menerangkan bahwa tanda-tanda itu tidak diperhatikan kecuali oleh orang-orang yang suka bersyukur dan merenungi tanda-tanda kekuasaan-Nya.
Lalu dengan akal pikirannya dapat mencapai kebenaran dan beralih dari memandang sebab kepada yang menyebabkan.
Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda kebesaran Allah bagi kaum yang mau memikirkan bahwa pencipta alam itu adalah Tuhan yang mempunyai kehendak yang mutlak dan kekuasaan yang meliputi segala sesuatu, yang Kuasa untuk menghidupkan yang telah mati di antara makhluk-Nya, dan mengembalikan mereka dari alam fana.
Oleh karena itu, tidak boleh beribadah kecuali kepada-Nya, tidak boleh tunduk dan berserah diri kecuali kepada kekuasaan-Nya.
Beribadah tidak boleh ditujukan kepada patung-patung, berhalaberhala, batu-batu, pohon, malaikat, nabi-nabi, dan lain sebagainya karena benda-benda itu tidak dapat menolak kemudaratan dari dirinya sendiri, sesuai dengan firman Allah:

اِنَّ الَّذِيْنَ تَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ لَنْ يَّخْلُقُوْا ذُبَابًا وَّلَوِ اجْتَمَعُوْا لَهٗ وَاِنْ يَّسْلُبْهُمُ الذُّبَابُ شَيْـًٔا لَّا يَسْتَنْقِذُوْهُ مِنْهُ ضَعُفَ الطَّالِبُ وَالْمَطْلُوْبُ

Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya.
Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, mereka tidak akan dapat merebutnya kembali dari lalat itu.
(al-Hajj [22]: 73)


Dan telah diriwayatkan pula dalam sebuah hadis Nabi ﷺ
Pikirkanlah olehmu sekalian tentang makhluk Allah dan jangan memikirkan tentang Allah.
(Riwayat Abu Nuaim dari Ibnu Abbas)

Tafsir QS. Ar Ra’d (13) : 3. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Allahlah yang membentangkan bumi dan menjadikannya takluk, hingga kalian dapat berjalan di atasnya ke timur dan ke barat.
Allah menciptakan pula gunung yang menancap dan sungai yang mengalirkan air tawar.


Dari air itu, Dia menumbuhkan bermacam-macam jenis buah yang beranak pinak.
Berbagai jenis buah itu diciptakan berpasangan.


Ada yang manis, ada pula yang masam, ada yang putih, ada pula yang hitam.
Selain itu, Allah subhanahu wa ta’ala menutup siang dengan malam.


Di dalam keajaiban alam raya ini sungguh terdapat bukti-bukti yang jelas yang menunjukkan kemahakuasaan dan kemahaesaan Allah subhanahu wa ta’ala bagi orang-orang yang mau berfikir dan merenungkan ciptaan-Nya[1].


[1] Segala macam jenis bunga yang menghasilkan buah hanya dapat berproduksi bila ada perkawinan antara unsur jantan dan unsur betina, baik yang berasal dari bunga itu sendiri maupun dari dua jenis bunga yang berbeda.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dia-lah Rabb yang menjadikan bumi luas terbentang dan menyiapkannya untuk kehidupan kalian, menjadikan padanya gunung-gunung untuk mengokohkannya, dan sungai-sungai untuk minuman dan kemanfaatan kalian.
Dia menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, di antaranya ada yang putih dan hitam, ada yang manis dan asam.


Dia menjadikan malam menutupi siang dengan kegelapannya.
Sesungguhnya pada semua itu benar-benar terdapat pelajaran-pelajaran bagi kaum yang memikirkannya lalu mengambil pelajarannya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan Dialah yang membentangkan) menghamparkan


(bumi dan menjadikan) membuat


(gunung-gunung padanya) gunung-gunung yang kokoh


(dan sungai-sungai.
Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan) dari setiap jenis yang ada


(Allah menutupkan) menutup


(malam) dengan kegelapannya


(kepada siang.
Sesungguhnya pada yang demikian itu) dalam hal yang telah disebutkan itu


(terdapat tanda-tanda) bukti-bukti yang menunjukkan akan keesaan Allah subhanahu wa ta’ala


(bagi kaum yang memikirkan) tentang ciptaan Allah.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Setelah menyebutkan tentang alam langit, maka Allah menyebutkan kekuasaan, kebijaksanaan, dan hukum-hukumnya di alam bagian bawah.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala, berfirman:

Dan Dialah Tuhan yang membentangkan bumi.

Yaitu menjadikannya luas membentang secara memanjang dan melebar, lalu Allah memancangkan gunung-gunung yang kokoh dan tinggi-tinggi untuk memantapkannya, serta mengalirkan padanya sungai-sungai, mata air-mata air, dan sungai-sungai kecil untuk mengairi segala sesuatu yang Dia ciptakan padanya, yaitu buah-buahan yang beraneka ragam warna, bentuk, rasa, dan baunya.
berpasang-pasangan.
(QS. Ar-Ra’d [13]: 3)
Artinya, dari tiap jenis ada dua macam yang berpasangan.

Allah menutupkan malam kepada siang.

Dia menjadikan masing-masing dari keduanya menyusul yang lainnya dengan cepat.
Dengan kata lain, apabila yang satunya pergi, maka yang lainnya datang, dan apabila yang lainnya pergi, maka yang satunya datang.
Allah pulalah yang mengatur waktu, sebagaimana Dia mengatur tempat dan penduduknya.

Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.

Yakni memikirkan tanda-tanda kebesaran Allah, kebijaksanaan, dan bukti-bukti yang menunjukkan keesaan-Nya.

Unsur Pokok Surah Ar Ra’d (الرعد)

Surat Ar-Ra’d ini terdiri atas 43 ayat termasuk golongan surat-surat Madaniyyah.

Surat ini dinamakan "Ar-Ra’d" yang berarti "guruh" karena dalam ayat 13 Allah berfirman yang artinya, "Dan guruh itu bertasbih sambil memuji-Nya",
menunjukkan sifat kesucian dan kesempumaan Allah subhanahu wa ta’ala.
Dan lagi sesuai dengan sifat Alquran yang mengandung ancaman dan harapan, maka demikian pulalah halnya bunyi guruh itu menimbulkan kecemasan dan harapan kepada manusia.

Isi yang terpenting dari surat ini ialah bahwa bimbingan Allah kepada makhluk-Nya bertalian erat dengan hukum sebab dan akibat.
Bagi Allah subhanahu wa ta’ala tidak ada pilih kasih dalam menetapkan hukuman.
Balasan atau hukuman adalah akibat dari ketaatan atau keingkaran terhadap hukum Allah.

Keimanan:

▪ Allah-lah yang menciptakan alam semesta serta mengaturnya.
▪ Ilmu Allah meliputi segala sesuatu.
▪ Adanya malaikat yang selalu memelihara manusia yang datang silih berganti, yaitu malaikat Hafazhah.
▪ Hanya Allah yang menerima do’a dari hamba Nya.
▪ Memberi taufiq hanya hak Allah, sedang tugas para rasul menyampaikan agama Allah.

Hukum:

▪ Manusia dilarang mendoakan yang jelek-jelek untuk dirinya.
▪ Kewajiban mencegah perbuatan-perbuatan yang mungkar.

Kisah:

▪ Kisah pengalaman nabi-nabi zaman dahulu.

Lain-lain:

▪ Beberapa sifat yang terpuji.
▪ Perumpamaan bagi orang-orang yang menyembah berhala dan orang-orang yang menyembah Allah.
▪ Allah tidak mengubah nasib suatu bangsa sehingga mereka mengubah keadaan mereka sendiri.

Ayat-ayat dalam Surah Ar Ra’d (43 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Ar-Ra'd (13) : 1-43 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 43 + Terjemahan Indonesia
QS. Ar-Ra'd (13) : 1-43 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 43

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ar Ra'd ayat 3 - Gambar 1 Surah Ar Ra'd ayat 3 - Gambar 2
Statistik QS. 13:3
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Ar Ra’d.

Surah Ar-Ra’d (bahasa Arab:الرّعد, ar-Ra’d, “Guruh”) adalah surah ke-13 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 43 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan Ar-Ra’d yang berarti Guruh (Petir) karena dalam ayat 13 Allah berfirman yang artinya …dan guruh itu bertasbih sambil memuji-Nya, menunjukkan sifat kesucian dan kesempurnaan Allah subhanahu wa ta’ala, dan lagi sesuai dengan sifat Alquran yang mengandung ancaman dan harapan, maka demikian pulalah halnya bunyi guruh itu menimbulkan kecemasan dan harapan kepada manusia.
Isi yang terpenting dari surah ini ialah bahwa bimbingan Allah kepada makhluk-Nya bertalian erat dengan hukum sebab dan akibat.
Bagi Allah subhanahu wa ta’ala tidak ada pilih kasih dalam menetapkan hukuman.
Balasan atau hukuman adalah akibat dan ketaatan atau keingkaran terhadap hukum Allah.

Nomor Surah 13
Nama Surah Ar Ra’d
Arab الرعد
Arti Guruh (petir)
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 96
Juz Juz 13 (ayat 1-43)
Jumlah ruku’ 3 ruku’
Jumlah ayat 43
Jumlah kata 854
Jumlah huruf 3541
Surah sebelumnya Surah Yusuf
Surah selanjutnya Surah Ibrahim
Sending
User Review
4.7 (9 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
13:3, 13 3, 13-3, Surah Ar Ra'd 3, Tafsir surat ArRad 3, Quran Ar Rad 3, Ar-Ra’d 3, Surah Ar Rad ayat 3
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 13:3

More Videos

Kandungan Surah Ar Ra’d

۞ QS. 13:1 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 13:2 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Kewajiban beriman pada hari akhir • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 13:3 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 13:4 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 13:5 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Kewajiban beriman pada hari akhir • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 13:6 • Siksaan Allah sangat pedih • Ar Rabb (Tuhan) • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 13:7 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 13:8 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 13:9 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al Kabir (Maha Besar) • Al Muta’ali (Maha Luhur) •

۞ QS. 13:10 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 13:11 Hukum alam • Tugas-tugas malaikat • Kebenaran dan hakikat takdir • Ketentuan Allah tak dapat dihindari • Azab orang kafir

۞ QS. 13:12 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 13:13 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat-sifat malaikat • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 13:14 Tauhid Uluhiyyah • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia • Kelemahan tuhan selain Allah • Siksa orang kafir

۞ QS. 13:15 Tauhid Uluhiyyah • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 13:16 Tauhid RububiyyahTauhid Uluhiyyah • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah

۞ QS. 13:17 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 13:18 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Sifat hari penghitungan • Nama-nama surga

۞ QS. 13:19 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 13:20 • Sifat-sifat orang mukmin

۞ QS. 13:21 Ar Rabb (Tuhan) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Sifat-sifat orang mukmin

۞ QS. 13:22 Ar Rabb (Tuhan) • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Sifat-sifat orang mukmin

۞ QS. 13:23 • Tugas-tugas malaikat • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga •

۞ QS. 13:24 • Tugas-tugas malaikat • Sifat ahli surga

۞ QS. 13:25 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 13:26 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 13:27 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 13:28 • Sifat-sifat orang mukmin

۞ QS. 13:29 • Pahala iman • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Iman adalah ucapan dan perbuatan •

۞ QS. 13:30 Tauhid RububiyyahTauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 13:31 • Allah menepati janji • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Malikul Mulk (Maha Pemilik kerajaan) • Kebenaran hari penghimpunan • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 13:32 • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 13:33 Tauhid Uluhiyyah • Keluasan ilmu Allah • Ketentuan Allah tak dapat dihindari • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 13:34 • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 13:35 • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Makanan dan minuman ahli surga • Azab orang kafir

۞ QS. 13:36 Tauhid Uluhiyyah • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 13:37 Al Wali (Maha Pelindung) • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 13:38 • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 13:39 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Kebenaran dan hakikat takdir

۞ QS. 13:40 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 13:41 • Sifat hari penghitungan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 13:42 • Keluasan ilmu Allah • Kekuatan umat Islam di dunia • Menghitung amal kebaikan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 13:43 Al Syahid (Maha Menyaksikan)

Ayat Pilihan

Tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan & takwa,
dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa & pelanggaran.
Dan bertakwalah kamu kepada Allah,
sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.
QS. Al-Ma’idah [5]: 2

Bila memegang kekuasaan, mereka tak mengusahakan perbaikan. Bahkan mereka menggunakannya untuk merusak & menghancurkan tanam-tanaman & binatang ternak. Allah tidak menyukai orang-orang seperti ini, karena Dia tidak menyukai kerusakan
QS. Al-Baqarah [2]: 205

Demi waktu Matahari sepenggalahan naik,
dan demi malam apabila telah sunyi,
Tuhanmu tiada meninggalkan kamu & tiada benci kepadamu,
Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang.
QS. Ad-Duha [93]: 1-4

Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu,
dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).
QS. Az-Zumar [39]: 54

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu ...

Correct! Wrong!

وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ,

potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
--QS. Al Mujadalah [58] : 11

Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali ...

Correct! Wrong!

+

Array

Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Correct! Wrong!

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #29
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #29 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #29 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Pendidikan Agama Islam #17

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah …Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah …اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- …وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah …Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah …

Kamus Istilah Islam

tawaruk

Apa itu tawaruk? ta.wa.ruk duduk dalam salat pada tahiat akhir dengan kaki kiri melintang di bawah kaki kanan, telapak kaki kanan ditegakkan … •

Al-Infitar

Apa itu Al-Infitar? Surah Al-Infitar (bahasa Arab:الانفطار) adalah surah ke-82 dalam al Qur’an. Surah ini terdiri atas 19 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan setelah su...

kafarat

Apa itu kafarat? ka.fa.rat (1) denda yang harus dibayar karena melanggar larangan Allah atau melanggar janji; (2) persembahan kepada Allah sebagai tanda mohon pengampunan (krn telah melanggar hukum-N...