Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. An Nuur (Cahaya) - surah 24 ayat 62 [QS. 24:62]

اِنَّمَا الۡمُؤۡمِنُوۡنَ الَّذِیۡنَ اٰمَنُوۡا بِاللّٰہِ وَ رَسُوۡلِہٖ وَ اِذَا کَانُوۡا مَعَہٗ عَلٰۤی اَمۡرٍ جَامِعٍ لَّمۡ یَذۡہَبُوۡا حَتّٰی یَسۡتَاۡذِنُوۡہُ ؕ اِنَّ الَّذِیۡنَ یَسۡتَاۡذِنُوۡنَکَ اُولٰٓئِکَ الَّذِیۡنَ یُؤۡمِنُوۡنَ بِاللّٰہِ وَ رَسُوۡلِہٖ ۚ فَاِذَا اسۡتَاۡذَنُوۡکَ لِبَعۡضِ شَاۡنِہِمۡ فَاۡذَنۡ لِّمَنۡ شِئۡتَ مِنۡہُمۡ وَ اسۡتَغۡفِرۡ لَہُمُ اللّٰہَ ؕ اِنَّ اللّٰہَ غَفُوۡرٌ رَّحِیۡمٌ
Innamaal mu’minuunal-ladziina aamanuu billahi warasuulihi wa-idzaa kaanuu ma’ahu ‘ala amrin jaami’in lam yadzhabuu hatta yasta’dzinuuhu innal-ladziina yasta’dzinuunaka uula-ikal-ladziina yu’minuuna billahi warasuulihi fa-idzaaasta’dzanuuka liba’dhi sya’nihim fa’dzan liman syi-ata minhum waastaghfir lahumullaha innallaha ghafuurun rahiimun;
(Yang disebut) orang mukmin hanyalah orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya (Muhammad), dan apabila mereka berada bersama-sama dengan dia (Muhammad) dalam suatu urusan bersama, mereka tidak meninggalkan (Rasulullah) sebelum meminta izin kepadanya.
Sesungguhnya orang-orang yang meminta izin kepadamu (Muhammad), mereka itulah orang-orang yang (benar-benar) beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.
Maka apabila mereka meminta izin kepadamu karena suatu keperluan, berilah izin kepada siapa yang engkau kehendaki di antara mereka, dan mohonkanlah ampunan untuk mereka kepada Allah.
Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
―QS. An Nuur [24]: 62

Daftar isi

The believers are only those who believe in Allah and His Messenger and, when they are (meeting) with him for a matter of common interest, do not depart until they have asked his permission.
Indeed, those who ask your permission, (O Muhammad) – those are the ones who believe in Allah and His Messenger.
So when they ask your permission for something of their affairs, then give permission to whom you will among them and ask forgiveness for them of Allah.
Indeed, Allah is Forgiving and Merciful.
― Chapter 24. Surah An Nuur [verse 62]

إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah

Only
ٱلْمُؤْمِنُونَ orang-orang mu’min

the believers
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

(are) those who
ءَامَنُوا۟ beriman

believe
بِٱللَّهِ kepada Allah

in Allah
وَرَسُولِهِۦ dan Rasul-Nya

and His Messenger,
وَإِذَا dan apabila

and when
كَانُوا۟ mereka berada

they are
مَعَهُۥ bersamanya

with him
عَلَىٰٓ atas

for
أَمْرٍ suatu perkara/urusan

a matter
جَامِعٍ berkumpul/pertemuan

(of) collective action,
لَّمْ mereka tidak

not
يَذْهَبُوا۟ pergi/meninggalkan

they go
حَتَّىٰ sehingga

until
يَسْتَـْٔذِنُوهُ mereka minta izin kepadanya

they (have) asked his permission.
إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

those who
يَسْتَـْٔذِنُونَكَ (mereka) minta izin kepadamu

ask your permission,
أُو۟لَٰٓئِكَ mereka itu

those
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

[those who]
يُؤْمِنُونَ beriman

believe
بِٱللَّهِ kepada Allah

in Allah
وَرَسُولِهِۦ dan Rasul-Nya

and His Messenger.
فَإِذَا maka apabila

So when
ٱسْتَـْٔذَنُوكَ mereka minta izin kepadamu

they ask your permission
لِبَعْضِ karena sebagian

for some
شَأْنِهِمْ keperluan mereka

affair of theirs,
فَأْذَن maka izinkanlah

then give permission
لِّمَن kepada siapa

to whom

Tafsir Quran

Surah An Nuur
24:62

Tafsir QS. An-Nuur (24) : 62. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa orang yang benar-benar beriman kepada Allah dan Rasul-Nya ialah orang-orang yang bila berada bersama Rasulullah untuk membicarakan suatu hal yang penting mengenai urusan kaum muslim, mereka tidak mau meninggalkan pertemuan itu sebelum mendapatkan izin dari Rasulullah.
Setelah mendapat izin barulah mereka meninggalkan pertemuan itu dan memberi salam kepada para hadirin yang masih tinggal bersama Rasulullah.



Dari Abu Hurairah dari Rasulullah, beliau bersabda,
"Bila salah seorang di antara kamu telah sampai ke suatu majlis, hendaklah ia memberi salam.
Bila ia hendak duduk, maka duduklah.

Kemudian bila hendak pergi, hendaklah memberi salam.
Orang yang dahulu tidak lebih berhak dari yang belakangan.
(Riwayat Ahmad, Abu Daud, Ibnu hibban dan Al-hakim)

Orang-orang yang sifat tingkah lakunya seperti itu, itulah orang-orang yang benar-benar beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.
Kemudian Allah memerintahkan kepada Rasulullah, bila ada seseorang yang memajukan permohonan untuk meninggalkan suatu pertemuan bersama Rasululah, maka Rasulullah berhak sepenuhnya untuk menerima permohonan itu atau menolaknya sesuai dengan keadaan orang yang meminta izin itu dan untuk keperluan apa dia meninggalkan sidang itu.

Pernah Umar bin Al-Khaththab meminta izin kepada Rasulullah kembali ke Madinah untuk menemui keluarganya dalam suatu perjalanan bersama-sama sahabat lainnya menuju Tabuk, maka Rasulullah memberi izin kepada Umar dan berkata kepadanya.
Kembalilah! Engkau bukanlah seorang munafik.

Rasulullah diperintahkan pula setelah memberi izin kepada orang yang memohonkannya agar ia meminta ampun kepada Allah untuk orang-orang meminta izin itu.
Ini adalah satu isyarat bahwa meminta izin itu meskipun dibolehkan meninggalkan pertemuan dengan Rasulullah, namun Rasulullah disuruh meminta ampunan kepada Allah bagi orang itu.

Hal ini menunjukkan, bahwa permintaan izin dan meninggalkan pertemuan itu adalah suatu hal yang tidak layak atau tercela.
Seakan-akan orang itu lebih mengutamakan kepentingan pribadinya sendiri daripada kepentingan bersama di hadapan Rasulullah.
Demikian salah satu di antara adab sopan santun dalam bergaul dengan Rasulullah ﷺ.
Rasulullah adalah seorang Rasul yang dimuliakan Allah, karena itu tidak layak seorang muslim memperlakukannya seperti kepada pemimpin lainnya yang mungkin saja mempunyai kesalahan dan kekhilafan.

Tafsir QS. An Nuur (24) : 62. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya orang-orang Mukmin yang sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.
Mereka tidak meninggalkan Rasul sendirian dalam hal penting yang memerlukan kebersamaan, seperti jihad, kecuali setelah minta izin pergi dan mendapatkan perkenannya.


Sesungguhnya orang-orang yang menghargaimu dengan sebenarnya dan mengetahui pentingnya pertemuan, tidak akan pergi kecuali setelah kamu izinkan.
Mereka itu adalah orang-orang yang benar dalam keimanan mereka kepada Allah dan rasul-Nya.


Jika mereka meminta izin kepadamu untuk memenuhi sebagian keperluan mereka, maka izinkanlah orang yang kamu kehendaki untuk pergi, jika kamu lihat ada tanda-tanda keperluan mendesak yang mengharuskan mereka pergi selagi pertemuan itu tidak mengharuskan mereka berada di situ?
Namun demikian, mintakanlah ampunan Allah untuk mereka karena kepergian mereka yang sama sekali tidak pantas itu.
Sesungguhnya Allah Mahaluas ampunan dan rahmat-Nya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sesungguhnya orang mukmin sejati adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta mengamalkan syariat-Nya.
Apabila mereka berada bersama-sama Rasulullah dalam suatu urusan yang memerlukan pertemuan untuk kebaikan kaum muslimin, mereka tidak meninggalkan Rasulullah sebelum meminta izin kepadanya.


Sesungguhnya orang-orang yang meminta izin kepadamu wahai Nabi! Mereka itulah oranng-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dengan sebenarnya.
Apabila mereka meminta izin kepadamu karena sesuatu keperluan mereka, maka berilah izin kepada siapa yang kamu kehendaki di antara mereka karena ada udzur.


Mohonkanlah ampunan untuk mereka kepada Allah.
Sesungguhnya Allah Maha Pengampun terhadap dosa para hamba-Nya yang bertaubat dan Maha Penyayang kepada mereka.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Orang-orang Mukmin yang sesungguhnya itu tidak lain hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan apabila mereka berada bersama-sama dengannya) dengan Rasulullah


(dalam sesuatu urusan yang memerlukan pertemuan) seperti khutbah Jumat


(mereka tidak meninggalkan) Rasulullah karena hal-hal mendadak yang dialami mereka, dalam hal ini mereka dimaafkan


(sebelum meminta izin kepadanya.
Sesungguhnya orang-orang yang meminta izin kepadamu, mereka itulah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, maka apabila mereka meminta izin kepadamu karena sesuatu keperluan mereka) karena mereka mempunyai urusan penting


(berilah izin kepada siapa yang kamu kehendaki di antara mereka) untuk pergi


(dan mohonkanlah ampunan untuk mereka kepada Allah.
Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Ini pun merupakan etika yang diajarkan oleh Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman.
Sebagaimana Allah telah memerintahkan mereka untuk meminta izin bila hendak masuk ke rumah orang lain, juga Allah memerintahkan mereka meminta izin bila hendak pergi meninggalkannya.
Terlebih lagi bila mereka sedang berada dalam pertemuan dengan Rasulullah ﷺ, seperti dalam salat Jumat, atau salat hari raya, atau salat berjamaah atau pertemuan membicarakan masalah penting, dan lain sebagainya.
Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kepada mereka agar jangan pergi begitu saja meninggalkan Rasulullah ﷺ dalam keadaan seperti itu, melainkan sesudah terlebih dahulu meminta izin dan mendapat perintah darinya.
Sesungguhnya orang yang mengamalkan etika izin pamit ini termasuk orang-orang mukmin yang sempurna imannya.

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kepada Rasul-Nya bahwa apabila ada seseorang dari sahabatnya yang meminta izin untuk pamit karena ada keperluan penting, hendaknya ia memberikan izin kepadanya jika hal ini dipandang perlu olehnya.
Karena itulah Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

berilah izin kepada siapa yang kamu kehendaki di antara mereka, dan mohonkanlah ampunan untuk mereka.
(QS. An-Nuur [24]: 62), hingga akhir ayat.

Abu Daud mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Hambal dan Musaddad.
Keduanya mengatakan, telah menceritakan kepada kami Bisyr ibnul Mufaddal, dari Ajian, dari Sa’id Al-Maqbari, dari Abu Hurairah r.a. yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Apabila seseorang di antara kalian sampai di majelis (nya), hendaklah memberi salam, dan apabila hendak bangkit meninggalkannya, hendaklah memberi salam (pula), karena salam yang pertama tidaklah lebih utama daripada salam yang terakhir.

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Imam Turmuzi dan Imam Nasai melalui hadis Muhammad ibnu Ajian dengan sanad yang sama.
Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini hasan.

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah An Nuur (24) Ayat 62

Diriwayatkan oleh Ibnu Ishaq dan al-Baihaqi di dalam Kitab ad-Dalaa-il, yang bersumber dari ‘Urwah, Muhammad bin Ka’b al-Qurazhi, dan lain-lain bahwa ketika orang-orang Quraisy di bawah pimpinan Abu Sufyan menuju ke Madinah dalam Peperangan Ahzab, mereka bermarkas di dataran rendah pinggiran kota Madinah.

Sedang pasukan dari Ghathafan bermarkas di Na’ma, di samping gunung Uhud.
Berita ini sampai kepada Rasulullah ﷺ Beliau memerintahkan membuat khadaq (parit) sekeliling Madinah, bahkan beliau sendiri menyingsingkan lengan bajunya bekerja bersama kaum Muslimin.
Akan tetapi kaum munafiqin memperlambat pekerjaan tersebut dengan memilih pekerjaan yang enteng-enteng.
Mereka sering meninggalkan pekerjaannya dengan diam-diam tanpa sepengetahuan dan izin dari Rasulullah ﷺ, untuk menengok keluarganya.
Sedang kaum Muslimin, apabila harus meninggalkan pekerjaan itu karena keperluan yang tidak dapat ditangguhkan lagi, mereka berterus terang meminta izin kepada Rasulullah ﷺ, dan beliaupun mengizinkannya.

Apabila telah selesai kepentingannya, mereka segela kembali melanjutkan tugasnya tadi.
Berkenaan dengan peristiwa ini, turunlah ayat tersebut (an-Nuur: 62) yang menegaskan perbedaan antara kaum Mukminin dan kaum munafikin.

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Unsur Pokok Surah An Nuur (النور)

Surat An-Nuur terdiri atas 64 ayat, dan termasuk golongan surat-surat Madaniyyah.

Dinamai "An Nuur" yang berarti "Cahaya",
diambil dari kata An Nuur yang terdapat pada ayat 35.
Dalam ayat ini, Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan tentang Nuur Ilahi, yakni Alquran yang mengandung petunjuk-petunjuk.

Petunjuk-petunjuk Allah itu, merupakan cahaya yang terang benderang menerangi alam semesta.

Surat ini sebagian besar isinya memuat petunjuk-petunjuk Allah yang berhubungan dengan soal kemasyarakatan dan rumah tangga.

Keimanan:

▪ Kesaksian lidah dan anggota-anggota tubuh atas segala perbuatan manusia pada hari kiamat.
▪ Hanya Allah yang menguasai langit dan bumi.
▪ Kewajiban rasul hanyalah menyampaikan agama Allah.
▪ Iman rnerupakan dasar daripada diterimanya amal ibadah.

Hukum:

▪ Hukum-hukum sekitar masalah zina, li’an dan adabadab pergaulan diluar dan di dalam rumah tangga.

Kisah:

▪ Cerita tentang berita bohong terhadap Ummul mukmininAisyah r.a. (Qishshatul lfki).

Lain-lain:

▪ Semua jenis hewan diciptakan Allah dari air.
▪ Janji Allah kepada kaum muslimin yang beramal saleh.

Audio Murottal

QS. An-Nuur (24) : 1-64 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 64 + Terjemahan Indonesia



QS. An-Nuur (24) : 1-64 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 64

Gambar Kutipan Ayat

Surah An Nuur ayat 62 - Gambar 1 Surah An Nuur ayat 62 - Gambar 2
Statistik QS. 24:62
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah An Nuur.

Surah An-Nur (Arab: النّور‎) adalah surah ke-24 dari Alquran.
Surah ini terdiri atas 64 ayat, dan termasuk golongan surah Madaniyah.
Dinamai An-Nur yang berarti Cahaya yang diambil dari kata An-Nur yang terdapat pada ayat ke 35.
Dalam ayat ini, Allah ﷻ menjelaskan tentang Nur Ilahi, yakni Alquran yang mengandung petunjuk-petunjuk.
Petunjuk-petunjuk Allah itu, merupakan cahaya yang terang benderang menerangi alam semesta.
Surat ini sebagian besar isinya memuat petunjuk- petunjuk Allah yang berhubungan dengan soal kemasyarakatan dan rumah tangga.

Nomor Surah 24
Nama Surah An Nuur
Arab النور
Arti Cahaya
Nama lain
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 102
Juz Juz 18
Jumlah ruku’ 9 ruku’
Jumlah ayat 64
Jumlah kata 1381
Jumlah huruf 5755
Surah sebelumnya Surah Al-Mu’minun
Surah selanjutnya Surah Al-Furqan
Sending
User Review
4.6 (28 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

24:62, 24 62, 24-62, Surah An Nuur 62, Tafsir surat AnNuur 62, Quran An Nur 62, An-Nur 62, Surah An Nur ayat 62

Video Surah

24:62


More Videos

Kandungan Surah An Nuur

۞ QS. 24:1 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 24:2 • Dosa-dosa besar

۞ QS. 24:4 • Dosa-dosa besar

۞ QS. 24:5 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Pelebur dosa besar •

۞ QS. 24:9 • Hal-hal yang mengakibatkan kemurkaan Allah

۞ QS. 24:10 • At Tawwab (Maha Penerima taubat) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Melenyapkan kesusahan orang muslim

۞ QS. 24:11 • Siksa orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 24:14 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 24:15 • Dosa-dosa besar

۞ QS. 24:18 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:19 • Keluasan ilmu Allah • Maksiat dan dosa

۞ QS. 24:20 • Al Ra’uf (Maha Kasih) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 24:21 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat Sama’ (mendengar) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 24:22 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 24:23 • Dosa-dosa besar • Maksiat dan dosa

۞ QS. 24:24 • Manusia bersaksi atas dirinya • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 24:25 • Al Haq (Maha Benar) • Al Mubin (Maha Penjelas) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 24:26 • Ampunan Allah yang luas

۞ QS. 24:28 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:29 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 24:30 • Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 24:32 • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Wasi’ (Maha Luas)

۞ QS. 24:33 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Keistimewaan Islam • Perbuatan dan niat

۞ QS. 24:34 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 24:35 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • An Nur (Cahaya) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 24:36 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 24:37 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 24:38 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 24:39 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 24:41 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:42 • Segala sesuatu milik Allah • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 24:43 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 24:44 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 24:45 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Khaliq (Maha Pencipta) • Al Qadiir (Maha Penguasa) •

۞ QS. 24:46 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 24:47 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 24:48 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 24:49 • Sifat orang munafik

۞ QS. 24:50 • Sifat orang munafik • Siksa orang munafik

۞ QS. 24:52 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 24:53 • Al Khabir (Maha Waspada) • Sifat orang munafik • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 24:54 • Sifat orang munafik • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 24:55 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminTauhid Uluhiyyah • Kekuatan umat Islam di dunia • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 24:57 • Sifat neraka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 24:58 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:59 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:60 • Sifat Sama’ (mendengar) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:61 • Toleransi Islam

۞ QS. 24:62 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Iman adalah ucapan dan perbuatan •

۞ QS. 24:63 • Sifat orang munafik • Peringatan Allah terhadap hambaNya • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 24:64 • Segala sesuatu milik Allah • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Kebenaran hari penghimpunan • Menghitung amal kebaikan

Ayat Pilihan

Bekerjalah kamu, Allah & Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib & yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan
QS. At-Taubah [9]: 105

Orang-orang yang menyimpang dari jalan yang lurus & mendustakan tanda-tanda kebesaran Kami,
urusan & maksud mereka tidak akan tersembunyi dari Kami.
Mereka akan Kami balas dengan yang semestinya mereka terima.
QS. Fussilat [41]: 40

Isa alaihissalam berkata:
Tak layak bagi Allah mempunyai anak,
Maha Suci Dia.
Bila Dia telah tetapkan sesuatu,
maka Dia hanya berkata:
“Jadilah”,
maka jadilah ia.
Sunggu Allah Tuhanku & Tuhanmu, maka sembahIah Dia.
QS. Maryam [19]: 35-36

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
u0623u064eu0641u0652u0636u064eu0644u064f u0627u0644u0652u062cu0650u0647u064eu0627u062fu0650 u0623u064eu0646u0652 u064au064fu062cu064eu0627u0647u064eu062fu064e u0627u0644u0631u0651u064eu062cu064fu0644u064f u0646u064eu0641u0652u0633u064eu0647u064e u0648u064e u0647u064eu0648u064eu0627u0647u064f

(Jihad yang paling utama adalah seseorang berjihad [berjuang] melawan dirinya dan hawa nafsunya),
Hadits ini derajatnya shahih. Diriwayatkan oleh Ibnu An-Najjar dari Abu Dzarr Radhiyallahu anhu. Juga diriwayatkan oleh Abu Nu'aim dan Ad-Dailami. Hadits ini juga dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahih Al-Jami'ush-Shaghu00eer, no 1099, dan beliau menjelaskannya secara rinci dalam Silsilah Ash-Shu00e2hihah, no. 1496.

Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah ...

Correct! Wrong!

Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan ...

Correct! Wrong!

+

Array

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut?

Correct! Wrong!

Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #14
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #14 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #14 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Kamus Istilah Islam

keislaman

Apa itu keislaman? ke.is.lam.an segala sesuatu yang bertalian dengan agama Islam … •

fukaha

Apa itu fukaha? fu.ka.ha para ahli hukum Islam … • fuqaha

syahadat

Apa itu syahadat? sya.ha.dat persaksian; persaksian dan pengakuan yang benar, diikrarkan dengan lisan dan dibenarkan dengan hati bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah...