Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. An Nuur (Cahaya) – surah 24 ayat 54 [QS. 24:54]

قُلۡ اَطِیۡعُوا اللّٰہَ وَ اَطِیۡعُوا الرَّسُوۡلَ ۚ فَاِنۡ تَوَلَّوۡا فَاِنَّمَا عَلَیۡہِ مَا حُمِّلَ وَ عَلَیۡکُمۡ مَّا حُمِّلۡتُمۡ ؕ وَ اِنۡ تُطِیۡعُوۡہُ تَہۡتَدُوۡا ؕ وَ مَا عَلَی الرَّسُوۡلِ اِلَّا الۡبَلٰغُ الۡمُبِیۡنُ
Qul athii’uullaha wa-athii’uurrasuula fa-in tawallau fa-innamaa ‘alaihi maa hummila wa’alaikum maa hummiltum wa-in tuthii’uuhu tahtaduu wamaa ‘alarrasuuli ilaal balaaghul mubiin(u);
Katakanlah,
“Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul;
jika kamu berpaling, maka sesungguhnya kewajiban Rasul (Muhammad) itu hanyalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu hanyalah apa yang dibebankan kepadamu.
Jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk.
Kewajiban Rasul hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan jelas.”
―QS. An Nuur [24]: 54

Daftar isi

Say,
"Obey Allah and obey the Messenger;
but if you turn away – then upon him is only that (duty) with which he has been charged, and upon you is that with which you have been charged.
And if you obey him, you will be (rightly) guided.
And there is not upon the Messenger except the (responsibility for) clear notification."
― Chapter 24. Surah An Nuur [verse 54]

قُلْ katakanlah
Say,
أَطِيعُوا۟ taatlah kamu
"Obey
ٱللَّهَ Allah
Allah
وَأَطِيعُوا۟ dan taatlah kamu
and obey
ٱلرَّسُولَ Rasul
the Messenger,
فَإِن maka jika
but if
تَوَلَّوْا۟ kamu berpaling
you turn away
فَإِنَّمَا maka sesungguhnya/hanyalah
then only
عَلَيْهِ atasnya (Rasul)
upon him
مَا apa
(is) what
حُمِّلَ yang dibebankan
(is) placed on him,
وَعَلَيْكُم dan atas kamu
and on you
مَّا apa
(is) what
حُمِّلْتُمْ yang dibebankan atasmu
(is) placed on you.
وَإِن dan jika
And if
تُطِيعُوهُ kamu mentaatinya
you obey him,
تَهْتَدُوا۟ kamu mendapat petunjuk
you will be guided.
وَمَا dan tidaklah
And not
عَلَى atas
(is) on
ٱلرَّسُولِ Rasul
the Messenger
إِلَّا kecuali
except
ٱلْبَلَٰغُ penyampaian
the conveyance
ٱلْمُبِينُ nyata/terang
[the] clear."

Tafsir Al-Quran

Surah An Nuur
24:54

Tafsir QS. An Nuur (24) : 54. Oleh Kementrian Agama RI


Kemudian Allah memerintahkan lagi kepada Nabi Muhammad untuk mengatakan kepada mereka untuk taat kepada Allah dan Rasul-Nya dengan sungguh-sungguh.
Jangan selalu berpura-pura beriman, tetapi perbuatan dan tingkah laku mereka bertentangan dengan kata-kata yang mereka ucapkan.

Ini adalah sebagai peringatan terakhir kepada mereka.
Bila mereka tetap juga berpaling dari kebenaran dan melakukan hal-hal yang merugikan perjuangan kaum Muslimin maka katakanlah kepada mereka bahwa dosa perbuatan mereka itu akan dipikulkan di atas pundak mereka sendiri dan tidak akan membahayakan Nabi dan kaum Muslimin sedikit pun.

Mereka akan mendapat kemurkaan Allah dan siksaan-Nya.
Bila mereka benar-benar taat dan keluar dari kesesatan dengan menerima petunjuk Allah dan Rasul-Nya niscaya mereka akan termasuk golongan orang-orang yang beruntung.

Kewajiban Rasul hanya menyampaikan petunjuk dan nasihat.
Menerima atau menolak adalah keputusan masing-masing, di luar tanggung jawab Rasul.

Tafsir QS. An Nuur (24) : 54. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Katakan pula kepada mereka,
"Taatilah Allah dan Rasul dengan sebenar-benarnya.
Buktikanlah ketaatan itu dengan amal perbuatan kalian.


Jika orang-orang munafik itu enggan dan tidak mematuhinya, maka sesungguhnya Muhammad ditugaskan oleh Allah hanya untuk menyampaikan risalah-Nya.
Dia tidak ditugaskan untuk memberikan hidayah kepada mereka.


Kewajiban kalian adalah melaksanakan dan mematuhi apa yang telah dibebankan Allah kepada kalian.
Kalian akan diberi hukuman jika terus melakukan maksiat.


Dan jika kalian mematuhi Rasul, maka kalian akan mendapatkan petunjuk kepada kebaikan.
Kewajiban Rasul hanyalah sekedar menyampaikan secara jelas, baik kalian menaatinya maupun melanggarnya.


Dan dia sudah menyampaikan itu semua."

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Katakanlah (wahai Rasul) kepada para manusia:
Taatlah kalian kepada Allah dan taatlah kepada Rasul-Nya.
Jika kalian menolak, maka sesungguhnya tugas Rasul itu hanyalah melaksanakan apa yang diperintahkan kepadanya yakni menyampaikan risalah-Nya.


Sedang bagi para manusia melaksanakan perintah yang dibebankan kepadanya.
Jika kalian menaati-Nya, niscaya kalian akan dibimbing kepada kebenaran.


Tugas seorang Rasul hanyalah menyampaikan risalah dari Rabb-nya dengan penyampaian yang jelas.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Katakanlah!
"Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul dan jika kalian berpaling) dari taat kepadanya.
Lafal Tawallau asalnya adalah Tatawallau, maksudnya pembicaraan ini ditujukan kepada mereka


(maka sesungguhnya kewajiban Rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya) yaitu menyampaikan risalah


(dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepada kalian) yakni untuk taat kepadanya


(dan jika kalian taat kepadanya, niscaya kalian mendapat petunjuk.
Dan tidak lain kewajiban Rasul itu melainkan menyampaikan amanat Allah dengan terang") yaitu secara jelas dan gamblang.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Katakanlah,
"Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul."
(QS. An-Nuur [24]: 54)

Artinya, ikutilah petunjuk Kitabullah dan sunnah Rasul-Nya.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan jika kalian berpaling.
(QS. An-Nuur [24]: 54)

Yakni jika kalian berpaling dan meninggalkan apa yang disampaikan oleh rasul kepada kalian.

maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya.
(QS. An-Nuur [24]: 54)

Yaitu menyampaikan risalah dan menunaikan amanat.

dan kewajiban kalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepada kalian.
(QS. An-Nuur [24]: 54)

Yakni menerima hal tersebut, menghormatinya, dan mengerjakan apa yang telah digariskan olehnya.

Dan jika kalian taat kepadanya, niscaya kalian mendapat petunjuk.
(QS. An-Nuur [24]: 54)

Demikian itu karena rasul menyeru kalian kepada jalan yang lurus, yaitu:

jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.
(QS. Asy Shyuura [42]: 53), hingga akhir ayat.


Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.
(QS. An-Nuur [24]: 54)

Sama dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, sedangkan Kamilah yang menghisab amalan mereka.
(QS. Ar-Ra’d [13]: 40)


Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala yang mengatakan:

Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan.
Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka.
(QS. Al-Ghaasyiyah [88]: 21-22)

Wahb ibnu Munabbih mengatakan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan wahyu kepada salah seorang nabi bangsa Bani Israil yang dikenal dengan nama Sya’ya,
"Berdirilah kamu di kalangan Bani Israil, karena sesungguhnya Aku akan membuat lisanmu menyampaikan wahyu-Ku."
Maka nabi itu berdiri dan berkata,
"Hai langit, dengarlah.
Hai bumi, dengarlah, karena sesungguhnya Allah hendak memutuskan suatu perkara dan mengatur suatu urasan penting, Dialah yang akan melaksanakannya.
Dia bermaksud memindahkan kampung ke daerah yang tak berpenghuni, dan kota ke daerah pedalaman, dan sungai-sungai ke padang sahara, dan nikmat­nya sampai kepada orang-orang fakir, dan kerajaan di tangan para pengembala.
Dia bermaksud mengutus seorang nabi yang ummi dari kalangan orang-orang ummi.
Nabi tersebut tidak kasar, tidak keras, tidak pula bersuara keras di pasar-pasar.
Seandainya dia melewati lentera, tentulah lentera itu tidak padam karena ketenangannya.
Dan seandainya dia berjalan di atas ranting-ranting yang kering, tidak terdengar suara dari bawah kedua telapak kakinya.
(Allah berfirman), ‘Aku mengutusnya sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dia tidak pernah berkata dusta.
Melalui dia Aku buka mata yang buta, telinga yang tuli dan hati yang terkunci.
Dan aku bimbing dia ke setiap perbuatan yang baik.
Aku anugerahkan kepadanya semua akhlak yang mulia, dan Aku jadikan sakinah (ketenangan) sebagai pakaiannya, kebaikan sebagai per­lambangnya, takwa sebagai isi hatinya, hikmah sebagai lisannya, kejujuran dan kesetiaan sebagai wataknya, suka memberi maaf dan ber­buat kebajikan adalah akhlaknya.
Kebenaran adalah syariatnya, keadilan adalah sepak terjangnya, hidayah adalah imamnya, Islam adalah agama­nya.
Namanya adalah Ahmad, Aku memberi petunjuk (manusia) dari kesesatan melalui dia, dan Aku memberikan pengajaran (kepada manusia) melalui dia (sehingga mereka terbebas dari) kejahilan (kebodohan), dan Aku angkat (harkat manusia) sesudah tenggelam di dalam kerendahan, dan Aku menjadikan (mereka) terkenal melaluinya sesudah tak dikenal.
Dan Aku jadikan (mereka) melaluinya menjadi banyak sesudah sedikit.
Dan Aku jadikan (mereka) berkecukupan melaluinya sesudah hidup dalam serba kekurangan.
Dan Aku jadikan (mereka) bersatu melaluinya sesudah berpecah belah.
Dan Aku jadikan hidup rukun di antara umat yang berbeda-beda, hati yang bertentangan dan kecenderungan yang beraneka ragam (melaluinya).
Dan Aku selamatkan melaluinya beberapa golongan besar manusia dari kebinasaan.
Dan Aku jadikan umatnya sebagai umat yang terbaik yang dikeluarkan untuk umat manusia, memerintahkan kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran, mengesakan Tuhan, beriman, ikhlas, dan percaya dengan apa yang disampaikan oleh rasul-rasul’."

Demikianlah menurut apa yang telah diriwayatkan oleh Ibnu Abu Hatim.

Unsur Pokok Surah An Nuur (النور)

Surat An-Nuur terdiri atas 64 ayat, dan termasuk golongan surat-surat Madaniyyah.

Dinamai "An Nuur" yang berarti "Cahaya",
diambil dari kata An Nuur yang terdapat pada ayat 35.
Dalam ayat ini, Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan tentang Nuur Ilahi, yakni Alquran yang mengandung petunjuk-petunjuk.

Petunjuk-petunjuk Allah itu, merupakan cahaya yang terang benderang menerangi alam semesta.

Surat ini sebagian besar isinya memuat petunjuk-petunjuk Allah yang berhubungan dengan soal kemasyarakatan dan rumah tangga.

Keimanan:

▪ Kesaksian lidah dan anggota-anggota tubuh atas segala perbuatan manusia pada hari kiamat.
▪ Hanya Allah yang menguasai langit dan bumi.
▪ Kewajiban rasul hanyalah menyampaikan agama Allah.
▪ Iman rnerupakan dasar daripada diterimanya amal ibadah.

Hukum:

▪ Hukum-hukum sekitar masalah zina, li’an dan adab-adab pergaulan diluar dan di dalam rumah tangga.

Kisah:

▪ Cerita tentang berita bohong terhadap Ummul mukminin ‘Aisyah r.a. (Qishshatul lfki).

Lain-lain:

▪ Semua jenis hewan diciptakan Allah dari air.
▪ Janji Allah kepada kaum muslimin yang beramal saleh.

Audio Murottal

QS. An-Nuur (24) : 1-64 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 64 + Terjemahan Indonesia
QS. An-Nuur (24) : 1-64 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 64

Gambar Kutipan Ayat

Surah An Nuur ayat 54 - Gambar 1 Surah An Nuur ayat 54 - Gambar 2
Statistik QS. 24:54
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah An Nuur.

Surah An-Nur (Arab: النّور‎) adalah surah ke-24 dari Alquran.
Surah ini terdiri atas 64 ayat, dan termasuk golongan surah Madaniyah.
Dinamai An-Nur yang berarti Cahaya yang diambil dari kata An-Nur yang terdapat pada ayat ke 35.
Dalam ayat ini, Allah ﷻ menjelaskan tentang Nur Ilahi, yakni Alquran yang mengandung petunjuk-petunjuk.
Petunjuk-petunjuk Allah itu, merupakan cahaya yang terang benderang menerangi alam semesta.
Surat ini sebagian besar isinya memuat petunjuk- petunjuk Allah yang berhubungan dengan soal kemasyarakatan dan rumah tangga.

Nomor Surah 24
Nama Surah An Nuur
Arab النور
Arti Cahaya
Nama lain
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 102
Juz Juz 18
Jumlah ruku’ 9 ruku’
Jumlah ayat 64
Jumlah kata 1381
Jumlah huruf 5755
Surah sebelumnya Surah Al-Mu’minun
Surah selanjutnya Surah Al-Furqan
Sending
User Review
4.6 (10 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
24:54, 24 54, 24-54, Surah An Nuur 54, Tafsir surat AnNuur 54, Quran An Nur 54, An-Nur 54, Surah An Nur ayat 54
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 24:54

More Videos

Kandungan Surah An Nuur

۞ QS. 24:1 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 24:2 • Dosa-dosa besar

۞ QS. 24:4 • Dosa-dosa besar

۞ QS. 24:5 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Pelebur dosa besar •

۞ QS. 24:9 • Hal-hal yang mengakibatkan kemurkaan Allah

۞ QS. 24:10 At Tawwab (Maha Penerima taubat) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Melenyapkan kesusahan orang muslim

۞ QS. 24:11 • Siksa orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 24:14 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 24:15 • Dosa-dosa besar

۞ QS. 24:18 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:19 • Keluasan ilmu Allah • Maksiat dan dosa

۞ QS. 24:20 Al Ra’uf (Maha Kasih) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 24:21 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat Sama’ (mendengar) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 24:22 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 24:23 • Dosa-dosa besar • Maksiat dan dosa

۞ QS. 24:24 • Manusia bersaksi atas dirinya • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 24:25 Al Haq (Maha Benar) • Al Mubin (Maha Penjelas) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 24:26 • Ampunan Allah yang luas

۞ QS. 24:28 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:29 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 24:30 Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 24:32 Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Wasi’ (Maha Luas)

۞ QS. 24:33 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Keistimewaan Islam • Perbuatan dan niat

۞ QS. 24:34 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 24:35 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • An Nur (Cahaya) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 24:36 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 24:37 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 24:38 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 24:39 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 24:41 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:42 • Segala sesuatu milik Allah • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 24:43 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaSifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 24:44 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 24:45 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Khaliq (Maha Pencipta) • Al Qadiir (Maha Penguasa) •

۞ QS. 24:46 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 24:47 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 24:48 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 24:49 • Sifat orang munafik

۞ QS. 24:50 • Sifat orang munafik • Siksa orang munafik

۞ QS. 24:52 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 24:53 Al Khabir (Maha Waspada) • Sifat orang munafik • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 24:54 • Sifat orang munafik • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 24:55 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminTauhid Uluhiyyah • Kekuatan umat Islam di dunia • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 24:57 • Sifat neraka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 24:58 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:59 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:60 • Sifat Sama’ (mendengar) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:61 • Toleransi Islam

۞ QS. 24:62 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Iman adalah ucapan dan perbuatan •

۞ QS. 24:63 • Sifat orang munafik • Peringatan Allah terhadap hambaNya • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 24:64 • Segala sesuatu milik Allah • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Kebenaran hari penghimpunan • Menghitung amal kebaikan

Ayat Pilihan

Demi malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa kebaikan.

dan yang menyebarkan (rahmat Tuhannya) dengan seluas-luasnya,

dan yang menyampaikan wahyu,

sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu itu pasti terjadi.
QS. Al-Mursalat [77]: 1-7

Tuhanku menyuruh jalankan keadilan. Luruskan muka (diri)mu di setiap sembahyang & sembahlah Allah dengan ikhlaskan ketaatanmu kepada-Nya.
Sebagaimana Dia telah ciptakan kamu pada permulaan (demikian pulalah kamu akan kembali kepada-Nya)
QS. Al-A’raf [7]: 29

Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian),
dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani lsrail.
QS. Az-Zukhruf [43]: 59

Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya & berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) & harapan (akan dikabulkan).
Sungguh rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik
QS. Al-A’raf [7]: 56

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan ...

Correct! Wrong!

Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah ...

Correct! Wrong!

Ilmu yang bermanfaat adalah ...

Correct! Wrong!

+

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya ...

Correct! Wrong!

Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan ...

Correct! Wrong!

Kuis Agama Islam #31
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Kuis Agama Islam #31 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Kuis Agama Islam #31 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #13

Nama pedang Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Apa nama peperangan pertama yang berlaku dalam sejarah Islam? … Apa makanan kegemaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Apa warna kesukaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya … kali.”

Kuis Agama Islam #31

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya …Ilmu yang bermanfaat adalah …Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan …Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah …Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan …

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Kamus Istilah Islam

Al Khaafidh

Apa itu Al Khaafidh? Allah itu Al-Khafidh ◀ Allah itu Al-Khafidh, maksudnya adalah Allah Maha Merendahkan siapapun yang dikehendaki-Nya sesuai dengan kebijaksanaan-Nya. Misalnya, Allah bisa merend...

Hadits Hasan

Apa itu Hadits Hasan? Hadits Hasan adalah tingkatan hadits yang ada di bawah hadits Shahih. Menurut Imam Tirmidzi, hadits Hasan adalah hadits yang tidak berisi informasi yang bohong, tidak bertentang...

Ibrahim `alaihis salam

Siapa itu Ibrahim `alaihis salam? Ibrahim merupakan nabi dalam agama Samawi. Ia bergelar Khalilullah . Ibrahim bersama anaknya, Ismail, dikenal sebagai para pendiri Baitullah. Ia diangkat menjadi nab...