Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. An Nuur (Cahaya) – surah 24 ayat 4 [QS. 24:4]

وَ الَّذِیۡنَ یَرۡمُوۡنَ الۡمُحۡصَنٰتِ ثُمَّ لَمۡ یَاۡتُوۡا بِاَرۡبَعَۃِ شُہَدَآءَ فَاجۡلِدُوۡہُمۡ ثَمٰنِیۡنَ جَلۡدَۃً وَّ لَا تَقۡبَلُوۡا لَہُمۡ شَہَادَۃً اَبَدًا ۚ وَ اُولٰٓئِکَ ہُمُ الۡفٰسِقُوۡنَ ۙ
Waal-ladziina yarmuunal muhshanaati tsumma lam ya’tuu biarba’ati syuhadaa-a faajliduuhum tsamaaniina jaldatan walaa taqbaluu lahum syahaadatan abadan wa-uula-ika humul faasiquun(a);
Dan orang-orang yang menuduh perempuan-perempuan yang baik (berzina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka delapan puluh kali, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka untuk selama-lamanya.
Mereka itulah orang-orang yang fasik,
―QS. An Nuur [24]: 4

Daftar isi

And those who accuse chaste women and then do not produce four witnesses – lash them with eighty lashes and do not accept from them testimony ever after.
And those are the defiantly disobedient,
― Chapter 24. Surah An Nuur [verse 4]

وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang

And those who
يَرْمُونَ (mereka) menuduh

accuse
ٱلْمُحْصَنَٰتِ wanita-wanita yang baik

the chaste women,
ثُمَّ kemudian

then
لَمْ mereka tidak

not
يَأْتُوا۟ datang/membawa

they bring
بِأَرْبَعَةِ dengan empat (orang)

four
شُهَدَآءَ saksi-saksi

witnesses,
فَٱجْلِدُوهُمْ maka deralah mereka

then flog them
ثَمَٰنِينَ delapan puluh

(with) eighty
جَلْدَةً deraan

lashe(s)
وَلَا dan jangan

and (do) not
تَقْبَلُوا۟ kamu terima

accept
لَهُمْ bagi mereka

their
شَهَٰدَةً kesaksian

testimony
أَبَدًا selama-lamanya

ever.
وَأُو۟لَٰٓئِكَ dan mereka itu

And those,
هُمُ mereka

they
ٱلْفَٰسِقُونَ orang-orang yang fasik

(are) the defiantly disobedient,

Tafsir

Alquran

Surah An Nuur
24:4

Tafsir QS. An Nuur (24) : 4. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang menuduh perempuan yang baik-baik (muhsanat) berzina, kemudian mereka itu tidak dapat membuktikan kebenaran tuduhan mereka, dengan mendatangkan empat orang saksi yang adil yang menyaksikan dan melihat sendiri dengan mata kepala mereka perbuatan zina itu, maka hukuman untuk mereka ialah didera delapan puluh kali, karena mereka itu telah membuat malu dan merusak nama baik orang yang dituduh, begitu juga keluarganya.
Yang dimaksud dengan perempuan muhsanat di sini ialah perempuan-perempuan muslimat yang baik sesudah akil balig dan merdeka.

Penuduh-penuduh itu tidak dapat dipercayai ucapannya dan tidak dapat diterima kesaksiannya dalam hal apapun selamanya, karena mereka itu pembohong dan fasik, yaitu sengaja melanggar hukum-hukum Allah.


Disebutkan secara jelas perempuan di sini tidaklah berarti bahwa ketentuan itu hanya berlaku bagi perempuan.

Bentuk hukuman seperti itu disebut aglabiyah, yaitu bahwa ketentuan itu menurut kebiasaan mencakup pihak-pihak lain.
Dengan demikian laki-laki juga termasuk yang dikenai hukum tersebut.

Tafsir QS. An Nuur (24) : 4. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Orang-orang yang melontarkan tuduhan zina kepada wanita-wanita yang menjaga kesuciannya tanpa dapat mendatangkan empat orang saksi yang membenarkan tuduhannya, hukumannya adalah delapan puluh cambuk dan dengan tidak lagi menerima persaksian mereka atas perkara apa pun selamanya.
Sebab, mereka memang pantas disebut sebagai orang-orang yang keluar dari batas-batas agama.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dan orang-orang yang menuduh jiwa-jiwa yang bersih dari kaum wanita dan laki-laki dengan perbuatan zina dan mereka tidak bisa mendatangkan empat orang saksi yang adil, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera.
Dan janganlah kamu terima kesaksian yang mereka buat selama-lamanya.


Mereka itulah orang-orang yang keluar dari ketaatan kepada Allah.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik) menuduh berzina wanita-wanita yang memelihara dirinya dari perbuatan zina


(dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi) yang menyaksikan perbuatan zina mereka dengan mata kepala sendiri


(maka deralah mereka) bagi masing-masing dari mereka


(delapan puluh kali dera, dan janganlah kalian terima kesaksian mereka) dalam suatu perkara pun


(buat selama-lamanya.
Dan mereka itulah orang-orang yang fasik) karena mereka telah melakukan dosa besar.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Di dalam ayat ini diterangkan hukum dera bagi orang yang menuduh wanita yang baik-baik berbuat zina.
Yang dimaksud dengan istilah muhsanah dalam ayat ini ialah wanita merdeka yang sudah balig lagi memelihara kehormatan dirinya.
Jika yang dituduh melakukan zina itu adalah seorang lelaki yang terpelihara kehormatan dirinya, maka begitu pula ketentuan hukumnya, yakni si penuduh dikenai hukuman dera.
Tiada seorang pun dari kalangan ulama yang memperselisihkan masalah hukum ini.
Jika si penuduh dapat membuktikan kebenaran dari persaksiannya, maka terhindarlah dirinya dari hukuman had (dan yang dikenai hukuman had adalah si tertuduhnya).
Karena itulah Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan dalam firman-Nya:

dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kalian terima kesaksian mereka buat selama-lamanya.
Dan mereka itulah orang-orang yang fasik.


Ada tiga macam sangsi hukuman yang ditimpakan kepada orang yang menuduh orang lain berbuat zina tanpa bukti yang membenarkan kesaksiannya, yaitu:

Pertama, dikenai hukuman dera sebanyak delapan puluh kali.

Kedua, kesaksiannya tidak dapat diterima buat selama-lamanya.

Ketiga, dicap sebagai orang fasik dan bukan orang adil, baik menurut Allah maupun menurut manusia.

Kata Pilihan Dalam Surah An Nuur (24) Ayat 4

ARBA’AH
أَرْبَعَة

Al Baqarah (2), ayat 226, 234, 260;
• Al Nisaa (4), ayat 15;
At Taubah (9), ayat 2, 36;
An Nuur (24), ayat 4, 13;
Fushshilat (41), ayat 10.

syahadat sebagaimana dalam surah An Nisaa ayat 15 dan An Nuur, ayat 41 dan 13

"Bagi isteri-isteri yang berzina, suami-suami mereka perlu mendatangkan empat orang saksi dari lelaki muslim yang merdeka.
Apabila terbukti kesalahan, wanita itu hendaklah dikurung sehingga mati.’"

Ibnu Katsir berkata,
"Pada awal Islam, hukuman bagi seorang perempuan yang dibuktikan berzina dengan adanya saksi yang adil, ia dikurung di dalam rumah dan tidak dibolehkan keluar sehingga mati.
Kemudian Allah memansuhkannya dengan perkataan sabila.

Kedua, ia disandarkan kepada bulan (arba’ah asyhur) sebagaimana dalam surah Al Baqarah (2), ayat 226, 234 dan At Taubah (9), ayat 2. Dalam ayat 226, surah Al Baqarah, Allah memberikan tempoh empat bulan bagi orang yang bersumpah tidak mencampuri isterinya.

Ketiga, ia disandarkan kepada hari atau malam (arba’ah ayyaam) yaitu yang terdapat dalam surah Fushshilat, ayat 10.

Az Zamakhsyari berkata,
"Maksud dari empat hari itu ialah tempoh di mana Allah menciptakan bumi dan segala yang ada di dalamnya, seakan-akan Dia berkata,
"Penciptaan semua itu adalah sempurna dalam empat hari," tidak kurang dan tidak lebih"

Keempat, ia disandarkan kepada hurum (arba’ah hurum), yaitu yang terdapat pada surah At Taubah, ayat 36.
Dalam Tafsir Al Jalalain, ia bermaksud empat bulan yang dihormati dalam Islam di antara dua belas bulan yaitu Zulkaedah, Zulhijjah, Muharam dan Rajab.

Kelima, ia disandarkan kepada burung (arba’ah min al-tayr) sebagaimana dalam surah Al Baqarah, ayat 260.
Ibnu Katsir berkata,
"Para mufassir berbeda pendapat tentang empat burung itu.
Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, ia adalah ayam jantan (al-dik), burung merpati (al-hamamah), burung merak (altawus) dan burung bangau (al-ghurnuq).
Dari Mujahid, Ibnu Iuraij, Ibnu Zaid, ia adalah al hamiimah (burung merpati), al dik (ayam jantan), al-tawus (burung merak) dan al ghurab (burung gagak).

Kesimpulannya adalah Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:60-61

Unsur Pokok Surah An Nuur (النور)

Surat An-Nuur terdiri atas 64 ayat, dan termasuk golongan surat-surat Madaniyyah.

Dinamai "An Nuur" yang berarti "Cahaya",
diambil dari kata An Nuur yang terdapat pada ayat 35.
Dalam ayat ini, Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan tentang Nuur Ilahi, yakni Alquran yang mengandung petunjuk-petunjuk.

Petunjuk-petunjuk Allah itu, merupakan cahaya yang terang benderang menerangi alam semesta.

Surat ini sebagian besar isinya memuat petunjuk-petunjuk Allah yang berhubungan dengan soal kemasyarakatan dan rumah tangga.

Keimanan:

▪ Kesaksian lidah dan anggota-anggota tubuh atas segala perbuatan manusia pada hari kiamat.
▪ Hanya Allah yang menguasai langit dan bumi.
▪ Kewajiban rasul hanyalah menyampaikan agama Allah.
▪ Iman rnerupakan dasar daripada diterimanya amal ibadah.

Hukum:

▪ Hukum-hukum sekitar masalah zina, li’an dan adab-adab pergaulan diluar dan di dalam rumah tangga.

Kisah:

▪ Cerita tentang berita bohong terhadap Ummul mukminin ‘Aisyah r.a. (Qishshatul lfki).

Lain-lain:

▪ Semua jenis hewan diciptakan Allah dari air.
▪ Janji Allah kepada kaum muslimin yang beramal saleh.

Audio

QS. An-Nuur (24) : 1-64 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 64 + Terjemahan Indonesia



QS. An-Nuur (24) : 1-64 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 64

Gambar Kutipan Ayat

Surah An Nuur ayat 4 - Gambar 1 Surah An Nuur ayat 4 - Gambar 2
Statistik QS. 24:4
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah An Nuur.

Surah An-Nur (Arab: النّور‎) adalah surah ke-24 dari Alquran.
Surah ini terdiri atas 64 ayat, dan termasuk golongan surah Madaniyah.
Dinamai An-Nur yang berarti Cahaya yang diambil dari kata An-Nur yang terdapat pada ayat ke 35.
Dalam ayat ini, Allah ﷻ menjelaskan tentang Nur Ilahi, yakni Alquran yang mengandung petunjuk-petunjuk.
Petunjuk-petunjuk Allah itu, merupakan cahaya yang terang benderang menerangi alam semesta.
Surat ini sebagian besar isinya memuat petunjuk- petunjuk Allah yang berhubungan dengan soal kemasyarakatan dan rumah tangga.

Nomor Surah 24
Nama Surah An Nuur
Arab النور
Arti Cahaya
Nama lain
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 102
Juz Juz 18
Jumlah ruku’ 9 ruku’
Jumlah ayat 64
Jumlah kata 1381
Jumlah huruf 5755
Surah sebelumnya Surah Al-Mu’minun
Surah selanjutnya Surah Al-Furqan
Sending
User Review
5 (1 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

24:4, 24 4, 24-4, Surah An Nuur 4, Tafsir surat AnNuur 4, Quran An Nur 4, An-Nur 4, Surah An Nur ayat 4

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah An Nuur

۞ QS. 24:1 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 24:2 • Dosa-dosa besar

۞ QS. 24:4 • Dosa-dosa besar

۞ QS. 24:5 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Pelebur dosa besar •

۞ QS. 24:9 • Hal-hal yang mengakibatkan kemurkaan Allah

۞ QS. 24:10 At Tawwab (Maha Penerima taubat) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Melenyapkan kesusahan orang muslim

۞ QS. 24:11 • Siksa orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 24:14 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 24:15 • Dosa-dosa besar

۞ QS. 24:18 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:19 • Keluasan ilmu Allah • Maksiat dan dosa

۞ QS. 24:20 Al Ra’uf (Maha Kasih) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 24:21 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat Sama’ (mendengar) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 24:22 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 24:23 • Dosa-dosa besar • Maksiat dan dosa

۞ QS. 24:24 • Manusia bersaksi atas dirinya • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 24:25 • Al Haq (Maha Benar) • Al Mubin (Maha Penjelas) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 24:26 • Ampunan Allah yang luas

۞ QS. 24:28 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:29 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 24:30 Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 24:32 Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Wasi’ (Maha Luas)

۞ QS. 24:33 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Keistimewaan Islam • Perbuatan dan niat

۞ QS. 24:34 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 24:35 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • An Nur (Cahaya) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 24:36 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 24:37 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 24:38 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 24:39 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 24:41 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:42 • Segala sesuatu milik Allah • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 24:43 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaSifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 24:44 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 24:45 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Khaliq (Maha Pencipta) • Al Qadiir (Maha Penguasa) •

۞ QS. 24:46 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 24:47 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 24:48 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 24:49 • Sifat orang munafik

۞ QS. 24:50 • Sifat orang munafik • Siksa orang munafik

۞ QS. 24:52 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 24:53 Al Khabir (Maha Waspada) • Sifat orang munafik • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 24:54 • Sifat orang munafik • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 24:55 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminTauhid Uluhiyyah • Kekuatan umat Islam di dunia • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 24:57 • Sifat neraka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 24:58 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:59 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:60 • Sifat Sama’ (mendengar) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:61 • Toleransi Islam

۞ QS. 24:62 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Iman adalah ucapan dan perbuatan •

۞ QS. 24:63 • Sifat orang munafik • Peringatan Allah terhadap hambaNya • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 24:64 • Segala sesuatu milik Allah • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Kebenaran hari penghimpunan • Menghitung amal kebaikan

Ayat Pilihan

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga & kenikmatan.
QS. At-Tur [52]: 17

“Ya Tuhan jadikan negeri ini negeri yang aman & berikan rezeki pada penduduknya yang beriman”
Allah berfirman
“Dan kepada orang kafirpun Aku beri kesenangan, lalu Aku paksa ia menjalani siksa neraka & itulah seburuk-buruk tempat kembali”
QS. Al-Baqarah [2]: 126

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan,
menyuruh kepada yang ma’ruf & mencegah dari yang munkar,
merekalah orang-orang yang beruntung.
QS. Ali ‘Imran [3]: 104

Jangan kau sekali-kali menyembahyangkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka (munafik), dan jangan kamu berdiri (mendoakan) di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah & Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik
QS. At-Taubah [9]: 84

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah ...

Benar! Kurang tepat!

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut?

Benar! Kurang tepat!

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
u0623u064eu0641u0652u0636u064eu0644u064f u0627u0644u0652u062cu0650u0647u064eu0627u062fu0650 u0623u064eu0646u0652 u064au064fu062cu064eu0627u0647u064eu062fu064e u0627u0644u0631u0651u064eu062cu064fu0644u064f u0646u064eu0641u0652u0633u064eu0647u064e u0648u064e u0647u064eu0648u064eu0627u0647u064f

(Jihad yang paling utama adalah seseorang berjihad [berjuang] melawan dirinya dan hawa nafsunya),
Hadits ini derajatnya shahih. Diriwayatkan oleh Ibnu An-Najjar dari Abu Dzarr Radhiyallahu anhu. Juga diriwayatkan oleh Abu Nu'aim dan Ad-Dailami. Hadits ini juga dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahih Al-Jami'ush-Shaghu00eer, no 1099, dan beliau menjelaskannya secara rinci dalam Silsilah Ash-Shu00e2hihah, no. 1496.

+

Array

Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #14
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #14 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #14 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Kamus

Ghadir Khum

Di mana itu Ghadir Khum? Ghadir Khum (Persia/Arab: غدیر خم) adalah lokasi di Arab Saudi, tengah-tengah antara Mekkah dan Madinah lebih kurang 200 mil.
Tempat ini menjadi terkenal karena diyakin...

Malikul Mulk

Apa itu Malikul Mulk? Allah itu Malikul Mulk . Artinya adalah Allah itu Maha Penguasa Kerajaan. Allah adalah penguasa kerajaan Alam Semesta meliputi dunia dan akhirat. Kekuasaan Allah ini sangat luas...

Muttafaqun ’alaih

Apa itu Muttafaqun ’alaih? Syarat (kriteria) Al-Bukhari dan Muslim Hadits yang keotentikannya (keshahihannya) disepakati oleh keduanya, yaitu Imam Bukhari dan Imam Muslim, disebutkan dalam istilah h...