Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. An Nas (Umat Manusia) – surah 114 ayat 1 [QS. 114:1]

Say,
"I seek refuge in the Lord of mankind,
― Chapter 114. Surah An Nas [verse 1]

قُلْ katakanlah

Say,
أَعُوذُ aku berlindung

"I seek refuge
بِرَبِّ Tuhannya

in (the) Lord
ٱلنَّاسِ manusia

(of) mankind,

Tafsir

Alquran

Surah An Nas
114:1

Tafsir QS. An Nas (114) : 1. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini, Allah memerintahkan Nabi Muhammad termasuk pula di dalamnya seluruh umatnya agar memohon perlindungan kepada Tuhan yang menciptakan, menjaga, menumbuhkan, mengembangkan, dan menjaga kelangsungan hidup manusia dengan nikmat dan kasih sayang-Nya serta memberi peringatan kepada mereka dengan ancaman-ancaman-Nya.

Tafsir QS. An Nas (114) : 1. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Katakanlah, aku berlindung kepada Tuhan manusia, dan pengatur segala urusannya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai Rasul, Katakanlah
"Aku berlindung kepada Tuhan manusia, Yang Mahakuasa untuk menolak keburukan was-was."

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Katakanlah,
"Aku berlindung kepada Rabb manusia) Yang menciptakan dan Yang memiliki mereka, di sini manusia disebutkan secara khusus sebagai penghormatan buat mereka, dan sekaligus untuk menyesuaikan dengan pengertian Isti’adzah dari kejahatan yang menggoda hati mereka.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Ketiga ayat yang pertama merupakan sebagian dari sifat-sifat Allah subhanahu wa ta’ala yaitu sifat Rububiyah (Tuhan), sifat Al-Mulk (Raja), dan sifat Uluhiyyah (Yang disembah).
Dia adalah Tuhan segala sesuatu, Yang memilikinya dan Yang disembah oleh semuanya.
Maka segala sesuatu adalah makhluk yang diciptakan-Nya dan milik-Nya serta menjadi hamba-Nya.

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah An Nas (114) Ayat 1

Diriwayatkan oleh al-Baihaqi di dalam kitab Dalaa-ilun Nubuwwah, dari al-Kalbi, dari Abu Shalih, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas, bahwa Rasulullah ﷺ pernah mengalami sakit parah.
Maka datanglah kepada beliau dua malaikat, yang satu duduk sebelah kepala beliau dan satu lagi duduk sebelah kaki beliau.
Berkatalah malaikat yang duduk di sebelah kaki beliau kepada malaikat yang duduk di sebelah kepala beliau:
“Apa yang engkau lihat ?”

Ia menjawab, “Beliau terkena guna-guna.” Ia bertanya lagi, “Apa guna-guna itu ?” Ia menjawab, “Guna-guna itu sihir.” Ia bertanya lagi, “Siapa yang membuat sihirnya ?” Ia menjawab, “Labid bin al-Asham al-Yahudi, yang sihirnya merupakan gulungan yang disimpan di dalam sumur keluarga si fulan di bawah sebuah batu besar.

Datanglah ke sumur itu, timbalah airnya dan angkatlah batunya, kemudian amblillah gulungannya dan bakarlah.”

Pada pagi harinya Rasulullah ﷺ mengutus ‘Ammar bin Yasir dan kawan-kawannya.
Setibanya di sumur itu, tampaklah airnya merah seperti air pacar.
Air itu ditimbanya, diangkat batunya, serta dikeluarkan gulungannya serta gulungannya dibakar.
Ternyata di dalam gulungan itu ada tali yang terdiri atas sebelas simpul.
Kedua surat ini (al-Falaq dan an-Naas) diturunkan berkenaan dengan hal tersebut.
Setia kali Rasulullah mengucapkan satu ayat, terbukalah simpulnya.

Dalam kitab Shahihul Bukhari terdapat syaaHid (penguat) yang ceritanya seperti itu, tapi tidak menyebutkan sebab turunnya kedua surat itu.
Namun dalam riwayat lain ada syaHid (penguat) yang ceritanya seperti itu juga dan menyebutkan sebab turunnya kedua surat itu.

Diriwayatkan oleh Abu Nu’aim di dalam Kitab ad-Dalaa-il, dari Ja’far ar-Razi, dari Ar-Rabi’bin Anas, yang bersumber dari Anas bin Malik bahwa kaum Yahudi membuatkan makanan untuk Rasulullah ﷺ Setelah memakan makanan itu, tiba-tiba Rasulullah sakit keras, sehingga sahabat-sahabatnya mengira bahwa penyakit itu timbale akibat perbuatan Yahudi itu.
Maka turunlah Jibril membawa dua surat ini.
Seketika itu juga Rasulullah keluar menemui shahabat-shahabatnya dalam keadaan sehat wal-afiat.

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Unsur Pokok Surah An Nas (الناس)

Surat ini terdiri atas 6 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Falaq.

Nama "An-Nas" diambil dari "An Naas" yang berulang kali disebut dalam surat ini yang artinya manusia.

Keimanan:

▪ Perintah kepada manusia agar berlindung kepada Allah dari segala macam kejahatan yang datang ke dalam jiwa manusia dari jin dan manusia.

Audio

QS. An-Nas (114) : 1-6 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 6 + Terjemahan Indonesia

QS. An-Nas (114) : 1-6 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 6

Gambar Kutipan Ayat

Surah An Nas ayat 1 - Gambar 1 Surah An Nas ayat 1 - Gambar 2
Statistik QS. 114:1
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah An Nas.

Surah An-Nas (bahasa Arab:النَّاسِ, “Manusia”) adalah surah penutup (ke-114) dalam Alquran.
Nama An-Nas diambil dari kata An-Nas yang berulang kali disebut dalam surah ini yang berarti manusia.
Surah ini termasuk dalam golongan surah makkiyah.
Isi surah adalah anjuran supaya manusia memohon perlindungan kepada Allah terhadap pengaruh hasutan jahat setan yang menyelinap di dalam diri.

Nomor Surah114
Nama SurahAn Nas
Arabالناس
ArtiUmat Manusia
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu21
JuzJuz 30
Jumlah ruku’1 ruku’
Jumlah ayat6
Jumlah kata20
Jumlah huruf78
Surah sebelumnyaSurah Al-Falaq
Surah selanjutnyaTidak ada
Sending
User Review
4.8 (8 votes)
Tags:

114:1, 114 1, 114-1, Surah An Nas 1, Tafsir surat AnNas 1, Quran Anas 1, An-Nas 1, Surah An Nas ayat 1

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Muthaffifin (Orang-orang yang curang) – surah 83 ayat 17 [QS. 83:17]

17. Kemudian dikatakan kepada mereka dengan nada geram, “Inilah azab yang dahulu kamu dustakan.” Pada saat itulah mereka yang dahulu mendustakan hari akhirat merasakan sakitnya siksa, kerugian, dan pe … 83:17, 83 17, 83-17, Surah Al Muthaffifin 17, Tafsir surat AlMuthaffifin 17, Quran Al-Tatfif 17, Al Tatfif 17, Al Mutafifin 17, Surah Al Mutafifin ayat 17

QS. Fushshilat (Yang dijelaskan) – surah 41 ayat 26 [QS. 41:26]

26. Contoh dari teman-teman para pendurhaka itu dapat dilihat pada perbuatan orang-orang yang melarang mendengarkan bacaan Al-Qur’an. Dan orang-orang yang kafir berkata satu sama lain di antara sesama … 41:26, 41 26, 41-26, Surah Fushshilat 26, Tafsir surat Fushshilat 26, Quran Fushilat 26, Fusilat 26, Fussilat 26, Surah Fusilat ayat 26

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Al Falaq artinya ...

Benar! Kurang tepat!

Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun ...

Benar! Kurang tepat!

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Meja, kursi, manusia, hewan dan tumbuhan adalah merupakan salah satu cara mengenal Allah Subhanahu Wa Ta`ala melalui ...

Benar! Kurang tepat!

Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
وَ مِنۡ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ

'dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.'
--QS. Al Falaq [113] : 5

Pendidikan Agama Islam #23
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #23 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #23 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #29

Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta? Nabi Sulaiman Nabi Musa Nabi Isa Nabi Ibrahim Nabi Nuh Benar! Kurang

Pendidikan Agama Islam #7

Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah .. melengkapi mengkabarkan menyelesaikan menterjemahkan menjelaskan Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Arti mubayyin

Pendidikan Agama Islam #10

Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … akhlakul karimah zakat berperang melawan hawa

Instagram