Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. An Naml (Semut) – surah 27 ayat 84 [QS. 27:84]

حَتّٰۤی اِذَا جَآءُوۡ قَالَ اَکَذَّبۡتُمۡ بِاٰیٰتِیۡ وَ لَمۡ تُحِیۡطُوۡا بِہَا عِلۡمًا اَمَّا ذَا کُنۡتُمۡ تَعۡمَلُوۡنَ
Hatta idzaa jaa-uu qaala akadz-dzabtum biaayaatii walam tuhiithuu bihaa ‘ilman ammaadzaa kuntum ta’maluun(a);
Hingga apabila mereka datang, Dia (Allah) berfirman,
“Mengapa kamu telah mendustakan ayat-ayat-Ku, pada-hal kamu tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, atau apakah yang telah kamu kerjakan?”
―QS. An Naml [27]: 84

Daftar isi

Until, when they arrive (at the place of Judgement), He will say,
"Did you deny My signs while you encompassed them not in knowledge, or what (was it that) you were doing?"
― Chapter 27. Surah An Naml [verse 84]

حَتَّىٰٓ sehingga

Until,
إِذَا apabila

when
جَآءُو mereka datang

they come,
قَالَ (Allah) berfirman

He will say,
أَكَذَّبْتُم apakah kamu telah mendustakan

"Did you deny
بِـَٔايَٰتِى dengan ayat-ayat-Ku

My Signs
وَلَمْ dan/padahal kamu tidak

while not
تُحِيطُوا۟ meliputi

you encompassed
بِهَا padanya

them
عِلْمًا pengetahuan

(in) knowledge,
أَمَّاذَا atau apakah

or what
كُنتُمْ kalian adalah

you used (to)
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan

do?"

Tafsir

Alquran

Surah An Naml
27:84

Tafsir QS. An Naml (27) : 84. Oleh Kementrian Agama RI


Pada ayat-ayat ini, Allah menerangkan tingkah laku dan perbuatan orang-orang kafir yang mengingkari Allah dan Rasul-Nya ketika mereka menyaksikan sendiri datangnya hari Kiamat.
Pada hari itu, Allah mengumpulkan orang-orang yang mengingkari ayat-ayat-Nya dari setiap umat manusia.

Setelah mereka berkumpul di Padang Mahsyar untuk dihisab, mereka semuanya berdiri di hadapan Allah untuk menghadapi berbagai pertanyaan dan pemeriksaan.


Orang-orang kafir dan musyrik mendengar dakwaan yang sangat menusuk perasaan.

Di antaranya adalah mengapa mereka telah mengingkari ayat-ayat Allah yang secara jelas memberitahukan akan adanya hari kebangkitan dan hari penghisaban ini.
Mengapa mereka tidak memikirkan persoalan itu, padahal dalil-dalilnya jelas dan gamblang disampaikan oleh rasul-rasul kepada mereka?
Mengapa mereka bersikap sombong dan angkuh tidak mau menerima keterangan para rasul itu, padahal mereka tidak memiliki pengetahuan yang pasti dan tidak pernah memikirkannya secara teliti dan sungguh-sungguh.


Tafsir QS. An Naml (27) : 84. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Pada saat berdiri di hadapan Tuhan untuk diperhitungkan amal perbuatannya, dengan nada mencemooh para pendusta itu, Allah berfirman,
"Kalian telah mengingkari semua ayat Kami, tanpa kalian renungkan dan kalian pikirkan terlebih dahulu.
Apa yang selama ini kalian perbuat di dunia, sedangkan Kami tidak menciptakan kalian untuk sesuatu yang sia-sia?"

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Saat setiap golongan yang mendustakan dari setiap umat sudah hadir, Allah berfirman:
Apakah kalian mendustakan ayat-ayat-Ku yang telah Aku turunkan kepada utusan-utusan-Ku, dan ayat-ayat yang Aku tegakkan sebagai bukti atas Tauhid-Ku, dan bahwa hanya Aku-lah semata yang berhak untuk disembah, dan kalian tidak mengetahui kebatilannya, sehingga kalian berpaling darinya dan mendustakannya, atau apakah yang kalian lakukan?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:


Sehingga apabila mereka datang) di tempat perhitungan amal perbuatan


(Allah berfirman) kepada mereka,


("Apakah kalian telah mendustakan) nabi-nabi-Ku yang membawa


(ayat-ayat-Ku, padahal tidak sampai ke sana) disebabkan kalian tidak mempercayainya


(ilmu kalian, atau apakah) pada lafal Amma ini terdapat Ma Istifham yang diidgamkan kepada Am


(yang) Dza di sini merupakan Isim Maushul, artinya apakah yang


(telah kalian kerjakan?") dari apa yang telah diperintahkan kepada kalian untuk melakukannya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Hingga apabila mereka datang.
(QS. An-Naml [27]: 84)


dan diberhentikan di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala di tempat penghisaban.

Allah berfirman,
"Apakah kalian telah mendustakan ayat-ayat-Ku, padahal ilmu kalian tidak meliputinya, atau apakah yang telah kalian kerjakan?"
(QS. An-Naml [27]: 84)

Maka mereka ditanyai mengenai akidah mereka dan amal perbuatan mereka, dan sudah barang tentu mereka bukanlah termasuk golongan orang-orang yang beruntung.
Keadaan mereka adalah seperti digambarkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Alquran) dan tidak mau mengerjakan salat, tetapi ia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran).
(QS. Al-Qiyaamah [75]: 31-32)

Maka pada saat itulah mereka dihujat dan mereka tidak mempunyai alasan yang bisa diajukan.
Seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Ini adalah hari yang mereka tidak dapat berbicara (pada hari itu), dan tidak diizinkan kepada mereka minta uzur sehingga mereka (dapat) minta uzur.
(QS. Al-Mursalaat:
35-36)

Hal yang sama disebutkan dalam surat ini melalui firman-Nya:

Dan jatuhlah perkataan (azab) atas mereka disebabkan kezaliman mereka, maka mereka tidak dapat berkata (apa-apa).
(QS. An-Naml [27]: 85)

Yakni mereka didustakan (dibungkam) dan tidak dapat menjawab, sebab selama di dunia mereka adalah orang-orang yang berbuat aniaya terhadap diri mereka sendiri’.
Dan sekarang mereka telah sampai di hadapan Tuhan Yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, tiada sesuatu pun yang tersembunyi bagi-Nya.

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala mengingatkan (manusia) akan kekuasaan-Nya yang sempurna, pengaruh-Nya yang besar, dan kedudukan-Nya Yang Mahatinggi, yang sudah seharusnya bagi mereka taat kepada-Nya dan tunduk kepada perintah-perintah-Nya serta membenarkan perkara hak yang disampaikan oleh nabi-nabi-Nya tanpa bisa ditentang.

Unsur Pokok Surah An Naml (النمل)

Surat An-Naml terdiri atas 93 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah dan diturunkan sesudah surat Asy-Syu’ara’.

Dinamai dengan "An Naml", karena pada ayat 18 dan 19 terdapat perkataan "An Naml" (semut), di mana raja semut mengatakan kepada anak buahnya agar masuk sarangnya masing-masing, supaya jangan terpijak oleh Nabi Sulaiman ‘alaihis salam dan tentaranya yang akan lalu di tempat itu.

Mendengar perintah raja semut kepada anak buahnya itu, Nabi Sulaiman tersenyum dan ta’jub atas keteraturan kerajaan semut itu dan beliau mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah melimpahkan nikmat kepadanya, berupa kerajaan, kekayaan, memahami ucapan-ucapan binatang, mempunyai tentara yang terdiri atas jin, manusia, burung dan sebagainya.

Nabi Sulaiman ‘alaihis salam yang telah diberi Allah nikmat yang besar itu tidak merasa takabur dan sombong, dan sebagai seorang hamba Allah mohon agar Allah memasukkannya ke dalam golongan orang-orang yang saleh.

Allah subhanahu wa ta’ala menyebut binatang semut dalam surat ini agar manusia mengambil pelajaran dari kehidupan semut itu.
Semut adalah binatang yang hidup berkelompok di dalam tanah, membuat liang dan ruang yang bertingkat-tingkat sebagai rumah dan gudang tempat menyimpan makanan musim dingin.

Kerapian dan kedisiplinan yang terdapat dalam kerajaan semut ini, dinyatakan Allah dalam ayat ini dengan bagaimana rakyat semut mencari perlindungan segera agar jangan terpijak oleh Nabi Sulaiman ‘alaihis salam dan tentaranya, setelah menerima peringatan dari rajanya.

Secara tidak langsung Allah mengingatkan juga kepada manusia agar dalam berusaha untuk mencukupkan kebutuhan sehari-hari, mementingkan pula kemaslahatan bersama dan sebagainya, rakyat semut mempunyai organisasi dan kerja sama yang baik pula.

Dengan mengisah­kan kisah Nabi Sulaiman ‘alaihis salam dalam surat ini Allah mengisyaratkan hari depan dan kebesaran nabi Muhammad ﷺ Nabi Sulaiman ‘alaihis salam sebagai seorang nabi, rasul dan raja yang dianugerahi kekayaan yang melimpah ruah, begitu pula Nabi Muhammad ﷺ, sebagai seorang nabi, rasul dan seorang kepala negara yang ummi’ dan miskin akan berhasil membawa dan memimpin umatnya ke jalan Allah.

Keimanan:

▪ Alquran adalah rahmat dan petunjuk bagi orang-orang mukmin.
▪ Ke-Esaan dan kekuasaan Allah subhanahu wa ta’ala dan keadaan-Nya tidak memerlukan sekutu-sekutu dalam mengatur alam ini.
▪ Hanya Allah-lah Yang tahu tentang yang ghaib.
▪ Adanya hari berbangkit bukanlah suatu dongengan.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Sulaiman `alaihis salam dengan semut, dengan burung hud-hud dan dengan ratu Balqis.
▪ Kisah Nabi Shaleh `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Kisah Nabi Luth `alaihis salam dengan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Ciri-ciri orang mukmin.
▪ Alquran menjelaskan apa yang diperselisilhkan Bani Israil.
▪ Hanya orang-orang mukminlah yang dapat menerima petunjuk kejadian-kejadian sebelum datangnya kiamat dan keadaan orang-orang yang beriman dan tidak beriman waktu itu.
▪ Allah menyuruh Nabi Muhammad ﷺ dan umatnya memuji dan menyembah Allah saja dan membaca Alquran.
▪ Allah akan memperlihatkan kepada kaum musyrikin akan kebenaran ayat-ayat-Nya.

Audio

QS. An-Naml (27) : 1-93 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 93 + Terjemahan Indonesia



QS. An-Naml (27) : 1-93 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 93

Gambar Kutipan Ayat

Surah An Naml ayat 84 - Gambar 1 Surah An Naml ayat 84 - Gambar 2
Statistik QS. 27:84
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah An Naml.

Surah An-Naml (bahasa Arab:النّمل, “Semut”) adalah surah ke-27 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 93 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah dan diturunkan sesudah Surah Asy-Syu’ara.
Dinamai dengan An-Naml yang berarti semut, karena pada ayat 18 dan 19 terdapat perkataan An-Naml (semut), di mana raja semut mengatakan kepada anak buahnya agar masuk sarangnya masing-masing, supaya jangan terlindas oleh Nabi Sulaiman dan tentaranya yang akan melewati tempat itu.

Nomor Surah 27
Nama Surah An Naml
Arab النمل
Arti Semut
Nama lain Sulaiman, Tha Sin
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 48
Juz Juz 19 (1-59) sampai juz 20 (60-93)
Jumlah ruku’ 7 ruku’
Jumlah ayat 93
Jumlah kata 1166
Jumlah huruf 4795
Surah sebelumnya Surah Asy-Syu’ara’
Surah selanjutnya Surah Al-Qasas
Sending
User Review
4.4 (16 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

27:84, 27 84, 27-84, Surah An Naml 84, Tafsir surat AnNaml 84, Quran An-Naml 84, Surah An Naml ayat 84

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah An Naml

۞ QS. 27:2 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 27:3 • Kewajiban beriman pada hari akhir • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat

۞ QS. 27:4 • Mengingkari hari kebangkitan • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Kebodohan orang kafir • Istidraj (memperdaya) •

۞ QS. 27:5 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 27:6 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 27:8 Tauhid Rububiyyah • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 27:9 • Sifat Kalam (berfirman) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 27:11 • Ampunan Allah yang luas • Sifat Kalam (berfirman) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 27:13 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 27:14 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 27:17 Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 27:19 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 27:24 • Sifat iblis dan pembantunya • Syetan menyesatkan dan menghinakan manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 27:25 Tauhid Uluhiyyah • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 27:26 Tauhid RububiyyahTauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi •

۞ QS. 27:30 Al Rahman (Maha Pengasih) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 27:31 Islam agama para nabi

۞ QS. 27:39 Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 27:40 Ar Rabb (Tuhan) • Al Ghaniy (Maha Kaya) • Al Karim (Maha Mulia) • Kewajiban hamba pada Allah •

۞ QS. 27:44 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi

۞ QS. 27:46 • Ampunan Allah yang luas • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 27:47 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir • Meramal nasib

۞ QS. 27:50 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 27:51 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 27:52 • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 27:53 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Keutamaan iman

۞ QS. 27:56 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 27:57 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Keutamaan iman

۞ QS. 27:58 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 27:59 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 27:60 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kesucian Allah dari sekutu dan anak

۞ QS. 27:61 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kesucian Allah dari sekutu dan anak

۞ QS. 27:62 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak

۞ QS. 27:63 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Al Muta’ali (Maha Luhur) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 27:64 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 27:65 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Manusia dibangkitkan dari kubur •

۞ QS. 27:66 • Kedahsyatan hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 27:67 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 27:68 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 27:69 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 27:71 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 27:72 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 27:73 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Ar Rabb (Tuhan) • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan)

۞ QS. 27:74 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui) •

۞ QS. 27:75 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Penentuan takdir sebelum penciptaan

۞ QS. 27:76 • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya

۞ QS. 27:78 Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Keadilan Allah dalam menghakimi •

۞ QS. 27:80 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 27:81 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 27:82 • Munculnya binatang melata sebelum kiamat • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 27:83 • Kebenaran hari penghimpunan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 27:84 • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 27:85 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 27:87 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Peniupan sangkakala • Kedahsyatan hari kiamat • Manusia dibangkitkan dari kubur • Pedihnya penderitaan manusia pada hari kebangkitan

۞ QS. 27:88 Al Khabir (Maha Waspada) • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 27:89 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 27:90 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Memasuki neraka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 27:91 Tauhid Rububiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi •

۞ QS. 27:92 • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 27:93 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Menghitung amal kebaikan

Ayat Pilihan

Sebelum masa kalian, wahai Mukmin, ketentuan Allah telah berlalu dan berlaku pada bangsa yang dustakan kebenaran.
Lalu Allah menyiksa mereka karena dosa yang mereka perbuat.
Maka renungkan bagaimana nasib orang yang dustakan kebenaran itu.
QS. Ali ‘Imran [3]: 137

Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah tahu apa yang di hadapan mereka & di belakang mereka, dan mereka tak tahu apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit & bumi
QS. Al-Baqarah [2]: 255

Di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin. dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tak memperhatikan?
Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu & terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu
QS. Az-Zariyat [51]: 20-22

Ia berkata
“Ya Tuhanku,
sesungguhnya tulangku telah lemah & kepalaku telah ditumbuhi uban,
dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau,
ya Tuhanku.”
QS. Maryam [19]: 4

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Takdir yang bisa diubah dinamakan ...

Benar! Kurang tepat!

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh ...

Benar! Kurang tepat!

Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #22
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #22 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #22 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah terdiri dari … ayat.Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal … أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti …وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat …Surah Al-Insyirah turun sesudah surah …

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Kamus

Al-‘Alaq

Apa itu Al-‘Alaq? Surah Al-‘Alaq (bahasa Arab:العلق, “Segumpal Darah”) adalah surah ke- dalam Alquran. Surah ini terdiri atas 19 ayat dan termasuk golongan surah-surah Mak...

Fardu ain

Apa itu Fardu ain?
Fardu ain adalah status hukum dari sebuah aktivitas dalam Islam yang wajib dilakukan oleh seluruh individu yang telah memenuhi syaratnya. Dalam Islam, meninggalkan aktivitas yang h...

Anas bin Malik

Siapa itu Anas bin Malik? Anas bin Malik bin Nadar al-Khazraj (Arab:العربية) – lahir: 612-wafat:709/712) – adalah Sahabat Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wasallam. Biografi Anas bi...