QS. An Naml (Semut) – surah 27 ayat 67 [QS. 27:67]

وَ قَالَ الَّذِیۡنَ کَفَرُوۡۤا ءَ اِذَا کُنَّا تُرٰبًا وَّ اٰبَآؤُنَاۤ اَئِنَّا لَمُخۡرَجُوۡنَ
Waqaalal-ladziina kafaruu a-idzaa kunnaa turaaban waaabaa’unaa a-innaa lamukhrajuun(a);

Dan orang-orang yang kafir berkata,
“Setelah kita menjadi tanah dan (begitu pula) nenek moyang kita, apakah benar kita akan dikeluarkan (dari kubur)?
―QS. 27:67
Topik ▪ Ayat yang berhubungan dengan Zainab binti Jahsy
27:67, 27 67, 27-67, An Naml 67, AnNaml 67, An-Naml 67
English Translation - Sahih International
And those who disbelieve say,
“When we have become dust as well as our forefathers, will we indeed be brought out (of the graves)?
―QS. 27:67

 

Tafsir surah An Naml (27) ayat 67

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. An Naml (27) : 67. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini, Allah menerangkan keingkaran orang-orang kafir terhadap hari Kebangkitan dari kubur.
Mereka berkata,
“Apakah setelah kita mati dan menjadi tanah, dan begitu pula nenek moyang kita, akan dikeluarkan kembali dalam keadaan hidup dari kubur?”
Pertanyaan mereka itu diucapkan secara sinis yang menunjukkan seolah-olah peristiwa itu mustahil akan terjadi, seperti tercantum dalam firman Allah:

وَقَالُوْٓا ءَاِذَا كُنَّا عِظَامًا وَّرُفَاتًا ءَاِنَّا لَمَبْعُوْثُوْنَ خَلْقًا جَدِيْدًا

Dan mereka berkata,
“Apabila kami telah menjadi tulang-belulang dan benda-benda yang hancur, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk yang baru?”
(al-Isra’ [17]: 49)