QS. An Naml (Semut) – surah 27 ayat 21 [QS. 27:21]

لَاُعَذِّبَنَّہٗ عَذَابًا شَدِیۡدًا اَوۡ لَاَاذۡبَحَنَّہٗۤ اَوۡ لَیَاۡتِیَنِّیۡ بِسُلۡطٰنٍ مُّبِیۡنٍ
A’adz-dzibannahu ‘adzaaban syadiidan au adzbahannahu au laya’tiyannii bisulthaanin mubiinin;

Pasti akan kuhukum ia dengan hukuman yang berat atau kusembelih ia, kecuali jika ia datang kepadaku dengan alasan yang jelas.”
―QS. 27:21
Topik ▪ Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka
27:21, 27 21, 27-21, An Naml 21, AnNaml 21, An-Naml 21
English Translation - Sahih International
I will surely punish him with a severe punishment or slaughter him unless he brings me clear authorization.”
―QS. 27:21

 

Tafsir surah An Naml (27) ayat 21

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. An Naml (27) : 21. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan ancaman Nabi Sulaiman kepada burung hud-hud yang pergi tanpa pamit.
Ia berkata,
“Seandainya burung hud-hud kembali nanti, tanpa mengemukakan alasan yang kuat atas kepergiannya dengan tidak minta izin itu, maka aku akan menyiksanya dengan mencabut bulu-bulunya, sehingga ia tidak dapat terbang lagi atau akan kusembelih.
Salah satu dari dua hukuman itu akan aku laksanakan terhadapnya, agar dapat menjadi pelajaran bagi yang lain yang bertindak seperti burung hud-hud itu.”

Dari ayat ini dipahami bahwa jika burung hud-hud itu dapat mengemukakan alasan-alasan kepergiannya tanpa pamit dan alasan-alasan itu dapat diyakini kebenarannya, maka Sulaiman tidak akan melaksanakan hukuman yang telah diancamkan itu.











27:21, 27 21, 27-21, An Naml 21, tafsir surat AnNaml 21, An-Naml 21



Iklan



Ikuti RisalahMuslim
               






Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta