Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

An Naml

An Naml (Semut) surah 27 ayat 1


طٰسٓ ۟ تِلۡکَ اٰیٰتُ الۡقُرۡاٰنِ وَ کِتَابٍ مُّبِیۡنٍ ۙ
Thaa siin tilka aayaatul quraani wakitaabin mubiinin;

Thaa Siin (Surat) ini adalah ayat-ayat Al Quran, dan (ayat-ayat) Kitab yang menjelaskan,
―QS. 27:1
Topik ▪ Keutamaan Al Qur’an ▪ Al Qur’an menerangkan segala sesuatu ▪ Allah memiliki kunci alam ghaib
27:1, 27 1, 27-1, An Naml 1, AnNaml 1, An-Naml 1
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. An Naml (27) : 1. Oleh Kementrian Agama RI

Surah ini adalah wahyu dari Allah subhanahu wa ta'ala yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai Nabi dan Rasul yang terakhir.
Ia merupakan ayat-ayat Alquran, yang diturunkan melalui perantaraan malaikat Jibril as.

Ayat-ayat ini memberikan penjelasan dan keterangan bagi orang yang berpikir bahwa Alquran benar-benar suatu Kitab yang diturunkan Allah subhanahu wa ta'ala kepada Nabi Muhammad ﷺ, bukan kata-kata tipuan atau hasil ciptaan Nabi Muhammad ﷺ, demikian pula ciptaan seorang dari makhluk Allah, karena tidak mungkin dapat membuat dan menyamainya, meskipun jin dan manusia bekerja sama untuk itu.

Yang dimaksud dengan "Kitab yang menjelaskan" adalah Alquran.
Dalam ayat ini berkumpul dua nama dari Alquran itu, yaitu "Alquran" (yang dibaca) dan "Kitab" (yang dituliskan).
Dua buah nama yang mempunyai arti dan maksud yang sama.
Dalam ayat yang lain Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

Alif Lam Ra, (surah) ini adalah (sebagian dari) ayat-ayat Al-Kitab (yang sempurna), yaitu (ayat-ayat) Alquran yang memberi penjelasan.

(Q.S.
Al Hijir: 1)

Ayat-ayat Alquran memberi penjelasan tentang arti ayat-ayatnya, karena di dalam Alquran itu terdapat ayat-ayat yang jelas-menjelaskan, yakni ada ayat yang menjelaskan ayat-ayat yang lain.
Begitu juga memberi penjelasan tentang tujuan-tujuan menurunkan Alquran, tentang hukum-hukum yang berupa halal dan yang haram, serta janji-janji dan ancaman-ancaman, yang kesemuanya itu dijadikan pedoman hidup di dunia sebagai jalan mencapai kebahagiaan hidup di akhirat kelak.

An Naml (27) ayat 1 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy An Naml (27) ayat 1 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi An Naml (27) ayat 1 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Tha, Sin.
Dua buah huruf fonemis yang membuka surat ini bertujuan untuk menggugah perhatian para pendengar kepada rahasia mukjizat Al Quran sambil memberi isyarat bahwa bahasa Al Quran itu sama dengan bahasa yang mereka pergunakan dalam berkomunikasi.
Di samping kegunaan tersebut, huruf-huruf seperti itu memiliki fungsi psikologis, memusatkan konsentrasi para pendengar.
Itulah ayat-ayat yang diturunkan Allah yang telah dibacakan kepada kalian dan kalian dapat membacanya sendiri.
Itulah kitab yang menjelaskan apa yang dikandungnya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Tha Sin) hanya Allah saja yang mengetahui maksudnya (ini) yakni ayat-ayat ini (adalah ayat-ayat Alquran) sebagian daripada Alquran (dan ayat-ayat Kitab yang menjelaskan) yang memenangkan perkara yang hak di atas perkara yang batil.
Lafal Kitabin di'athafkan kepada lafal yang sebelumnya dengan ditambahi sifat.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Thaa, siin.
Perbincangan tentang huruf-huruf terpenggal telah hadir di awa; surat al-Baqarah.
Ini adalah ayat-ayat al-Qur’an, ayat-ayat sebuah kitab yang mulia, maknanya jelas, petunjuknya terang, mengandung ilmu-ilmu, hikmah-hikmah dan syariat-syariat.
Al-Qur’an adalah al-Kitab, Allah memberinya dua nama tersebut.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Dalam surat Al-Baqarah telah diterangkan huruf-huruf hijaiyah yang mengawali banyak surat Al-Qur'an.

Firman Allah subhanahu wa ta'ala:

(Surat) ini adalah ayat-ayat Al-Qur’an, dan (ayat-ayat) Kitab yang menjelaskan.
(An-Naml: l)

Yakni ayat-ayat Al-Qur'an alias Kitab yang jelas lagi gamblang ini.

Informasi Surah An Naml (النمل)
Surat An Naml terdiri atas 93 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah dan diturun­kan sesudah surat Asy Syu'araa'.

Dinamai dengan "An Naml",
karena pada ayat 18 dan 19 terdapat perkataan "An Naml" (semut), di mana raja semut mengatakan kepada anak buahnya agar masuk sarangnya masing­-masing, supaya jangan terpijak oleh Nabi Sulaiman 'alaihis salam dan tentaranya yang akan lalu di tempat itu.
Mendengar perintah raja semut kepada anak buahnya itu, Nabi Sulaiman tersenyum dan ta'jub atas keteraturan kerajaan semut itu dan beliau mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah melimpahkan ni'mat kepadanya, berupa kerajaan, kekayaan, memahami ucapan-ucapan binatang, mempunyai tentara yang terdiri atas jin, manusia, burung dan sebagai­ nya.
Nabi Sulaiman 'alaihis salam yang telah diberi Allah ni'mat yang besar itu tidak merasa takbur dan sombong, dan sebagai seorang hamba Allah mohon agar Allah memasukkannya ke dalam golong­an orang-orang yang saleh.
Allah subhanahu wa ta'ala menyebut binatang semut dalam surat ini agar manusia mengambil pelajaran dari kehidupan semut itu.
Semut adalah binatang yang hidup berkelompok di dalam tanah, membuat liang dan ruang yang bertingkat-tingkat sebagai rumah dan gudang tempat menyimpan makanan musim dingin.
Kerapian dan kedisiplinan yang terdapat dalam kerajaan semut ini, di­ nyatakan Allah dalam ayat ini dengan bagaimana rakyat semut mencari perlindungan segera agar jangan terpijak oleh Nabi Sulaiman 'alaihis salam dan tentaranya, setelah menerima peringatan dari rajanya.

Secara tidak langsung Allah mengingatkan juga kepada manusia agar dalam berusaha untuk mencukupkan kebutuhan sehari-hari, mementingkan pula kemaslahatan bersama dan se­bagainya, rakyat semut mempunyai organisasi dan kerja sama yang baik pula.
Dengan mengisah­kan kisah Nabi Sulaiman 'alaihis salam dalam surat ini Allah mengisyaratkan hari depan dan kebesaran nabi Muhammad ﷺ Nabi Sulaiman 'alaihis salam sebagai seorang nabi, rasul dan raja yang dianugerahi ke­kayaan yang melimpah ruah, begitu pula Nabi Muhammad s.a.w, sebagai seorang nabi, rasul dan seorang kepala negara yang ummi' dan miskin akan berhasil membawa dan memimpin umatnya ke jalan Allah.

Keimanan:

Al Qur'an adalah rahmat dan petunjuk bagi orang-orang mu'min
ke Esaan dan kekuasaan Allah subhanahu wa ta'ala dan keadaan-Nya tidak memerlukan sekutu-sekutu dalam mengatur alam ini
hanya Allah-lah Yang tahu tentang yang ghaib
adanya hari berbangkit bukanlah suatu dongengan.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Nabi Sulaiman a.s. dengan semut, dengan burung hud-hud dan dengan ratu Balqis
kisah Nabi Shaleh a.s. dengan kaumnya
kisah Nabi Luth a.s. dengan kaum­nya.

Lain-lain:

Ciri-ciri orang mu'min
Al Qur'an menjelaskan apa yang diperselisilhkan Bani Israil
hanya orang-orang mu'minlah yang dapat menerima petunjuk kejadian-kejadian sebelum datangnya kiamat dan keadaan orang-orang yang beriman dan tidak beriman waktu itu
Allah menyuruh Nabi Muhammad ﷺ dan umatnya memuji dan menyembah Allah saja dan membaca Al Qur'an
Allah akan memperlihatkan kepada kaum musyrikin akan kebenaran ayat-ayat-Nya.


Gambar Kutipan Surah An Naml Ayat 1 *beta

Surah An Naml Ayat 1



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah An Naml

Surah An-Naml (bahasa Arab:النّمل, "Semut") adalah surah ke-27 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 93 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah dan diturunkan sesudah Surah Asy-Syu’ara.
Dinamai dengan An-Naml yang berarti semut, karena pada ayat 18 dan 19 terdapat perkataan An-Naml (semut), di mana raja semut mengatakan kepada anak buahnya agar masuk sarangnya masing-masing, supaya jangan terlindas oleh Nabi Sulaiman dan tentaranya yang akan melewati tempat itu.

Nomor Surah 27
Nama Surah An Naml
Arab النمل
Arti Semut
Nama lain Sulaiman, Tha Sin
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 48
Juz Juz 19 (1-59) sampai juz 20 (60-93)
Jumlah ruku' 7 ruku'
Jumlah ayat 93
Jumlah kata 1166
Jumlah huruf 4795
Surah sebelumnya Surah Asy-Syu'ara'
Surah selanjutnya Surah Al-Qasas
4.7
Rating Pembaca: 4.9 (27 votes)
Sending








Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku