Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. An Najm (Bintang) - surah 53 ayat 9 [QS. 53:9]

فَکَانَ قَابَ قَوۡسَیۡنِ اَوۡ اَدۡنٰی ۚ
Fakaana qaaba qausaini au adn(a);
sehingga jaraknya (sekitar) dua busur panah atau lebih dekat (lagi).
―QS. An Najm [53]: 9

Daftar isi

And was at a distance of two bow lengths or nearer.
― Chapter 53. Surah An Najm [verse 9]

فَكَانَ maka adalah dia

And was
قَابَ ukuran/jarak

(at) a distance
قَوْسَيْنِ dua busur panah

(of) two bow-(lengths)
أَوْ atau

or
أَدْنَىٰ lebih dekat

nearer.

Tafsir Quran

Surah An Najm
53:9

Tafsir QS. An-Najm (53) : 9. Oleh Kementrian Agama RI

Setelah itu Muhammad ﷺ melihat Jibril di tempat yang tinggi.
Kemudian Jibril memenuhi angkasa itu, lalu mendekati Muhammad ﷺ dan Jibril semakin mendekat lagi kepada Muhammad ﷺ hingga jaraknya hampir, kira-kira dua ujung busur panah lagi atau lebih dekat lagi.

Tafsir QS. An Najm (53) : 9. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kemudian Jibril mendekat lalu mendekat lagi hingga jaraknya mencapai jarak dua busur bahkan lebih.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Alquran itu diajarkan kepada Muhammad oleh malaikat yang sangat kuat, yaitu Jibril alaihisalam yang berakal cerdas.
Jibril menampakkan diri kepada Rasulullah dalam bentuk aslinya, sedangkan ia berada di ufuk yang tinggi.


Kemudian ia mendekat, lalu bertambah dekat lagi.
Ia sedemikian dekat dengan Muhammad sepanjang dua busur panah atau lebih, bahkan lebih dekat lagi.


Lalu, Allah menyampaikan kepada hamba-Nya Muhammad sallallahu alaihi wa sallam yang telah Dia wahyukan melalui perantara Jibril alaihisalam.
Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka jadilah dia) padanya


(mendekat) dalam jarak


(dua ujung busur panah atau lebih dekat lagi) dari tempatnya yang semula sehingga nabi menjadi sadar kembali dan hilanglah rasa takutnya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi).
(QS. An-Najm [53]: 9)

Yakni maka Jibril mendekat kepada Muhammad ketika turun menemuinya di bumi, hingga jarak antara dia dan Muhammad ﷺ sama dengan dua ujung busur panah bila dibentangkan.
Demikianlah menurut Mujahid dan Qatadah.
Menurut pendapat lain, makna yang dimaksud ialah jarak antara tali busur panah dengan busurnya.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

atau lebih dekat (lagi).
(QS. An-Najm [53]: 9)

Dalam pembahasan yang lalu telah disebutkan bahwa ungkapan ini menurut istilah bahasa digunakan untuk menguatkan subjek berita, tetapi bukan menunjukkan hal yang lebih daripadanya.
Ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan di dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi.
(QS. Al-Baqarah [2]: 74)

Yakni hatinya itu menjadi sekeras batu (tidak lunak), atau bahkan lebih keras lagi daripadanya.
Hal yang senada disebutkan dalam ayat lainnya lagi melalui firman-Nya:

mereka takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih sangat daripada itu takutnya.
(QS. An-Nisa’ [4]: 77)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih.
(QS. As-Saffat [37]: 147)

Yakni jumlah mereka tidak kurang dari seratus ribu orang, bahkan sesungguhnya jumlah mereka adalah seratus ribu orang atau lebih.
Ini merupakan pengukuhan dari jumlah subjek berita, bukan menunjukkan pengertian ragu atau bimbang, karena hal tersebut mustahil dalam masalah ini.
Demikian pula pengertian surat ini, yaitu:

maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi).
(QS. An-Najm [53]: 9)

Apa yang telah kami katakan —bahwa orang yang mendekat kepada Nabi ﷺ ini sedekat itu adalah Jibrilalaihis salam— berdasarkan pendapat Aisyah, Ibnu Mas’ud, Abu Zar, dan Abu Hurairah, seperti yang akan kami kemukakan hadishadis mereka sesudah ini.

Imam Muslim telah meriwayatkan di dalam kitab sahihnya dari Ibnu Abbas.
Dia telah mengatakan bahwa Muhammad ﷺ melihat Tuhannya dengan pandangan hatinya sebanyak dua kali, dan ia menganggap bahwa apa yang disebutkan dalam ayat ini merupakan salah satunya.

Di dalam hadis Syarik ibnu Abu Namir, dari Anas r.a. sehubungan dengan kisah Isra, disebutkan bahwa kemudian mendekatlah Tuhan Yang Mahaperkasa, Tuhan Yang Mahaagung, dan bertambah dekat lagi.
Karena itu, banyak ulama yang membicarakan makna hadis ini, dan mereka menyebutkan banyak hal yang garib mengenainya.
Tetapi jika memang benar, maka takwil kejadiannya adalah di lain waktu dan merupakan kisah yang lain, bukan tafsir dari ayat ini.
Karena sesungguhnya kejadian yang disebutkan dalam ayat ini adalah ketika Rasulullah ﷺ berada di bumi di malam Isra.
Untuk itulah maka disebutkan dalam firman berikutnya:

Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha.
(QS. An-Najm [53]: 13-14)

Kisah dalam ayat ini di malam Isra, sedangkan yang pertama terjadi di bumi.

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Abdul Malik ibnu Abusy Syawarib, telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid ibnu Ziyad, telah menceritakan kepada kami Sulaiman Asy-Syaibani, telah menceritakan kepada kami Zurr ibnu Hubaisy yang mengatakan bahwa Abdullah ibnu Mas’ud telah meriwayatkan sehubungan dengan firman-Nya:
maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi).
(QS. An-Najm [53]: 9)
bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda:

Aku telah melihat Malaikat Jibril yang memiliki enam ratus sayap.

Ibnu Wahb mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi’ah, dari Abul Aswad, dari Urwah, dari Aisyah r.a. yang mengatakan bahwa awal kejadian yang dialami oleh Rasulullah ﷺ ialah beliau melihat Jibril dalam mimpinya di Ajyad.
Kemudian beliau ﷺ keluar untuk suatu keperluan, maka Jibril menyerunya,
"Hai Muhammad, hai Muhammad!"
Nabi ﷺ menoleh ke arah kanan dan kiri sebanyak tiga kali, ternyata ia tidak menjumpai seorang manusia pun.
Lalu beliau menengadahkan pandangannya ke langit, tiba-tiba ia melihat Jibrilalaihis salam yang melipat salah satu kakinya ke yang lainnya berada di ufuk langit.
Jibril berseru,
"Hai Muhammad!"
Nabi ﷺ berkata,
"Jibril,"
sedangkan Jibril berusaha menenangkannya, tetapi Nabi ﷺ lari ketakutan dan bergabung dengan banyak orang, setelah itu ia melihat ke atas lagi dan ternyata tidak melihatnya lagi.
Lalu keluar dari kumpulan orang-orang, dan kembali memandang ke langit.
Ternyata ia melihatnya kembali, maka Nabi ﷺ bergabung lagi dengan orang banyak dan tidak lagi ia melihat sesuatu pun.
Tetapi bila ia keluar dari kumpulan orang-orang, maka ia melihatnya kembali.
Hal inilah yang dimaksudkan oleh firman Allah subhanahu wa ta’ala:
Demi bintang ketika terbenam.
(QS. An-Najm [53]: 1)
sampai dengan firman-Nya:
Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi.
(QS. An-Najm [53]: 8)
Yakni Jibrilalaihis salam mendekat kepada Nabi Muhammad ﷺ maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat lagi.
(QS. An-Najm [53]: 9)

Mereka mengatakan bahwa al-qab adalah separo jari, sebagian dari mereka mengatakan bahwa al-qab adalah dua hasta alias sama dengan dua ujung busur panah.
Demikianlah menurut apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan Ibnu Abu Hatim melalui hadis Ibnu Wahb.

Dalam hadis Az-Zuhri, dari Abu Salamah, dari Jabir disebutkan hal yang menguatkannya.

Imam Bukhari telah meriwayatkan dari Talq ibnu Ganam, dari Zaidah, dari Asy-Syaibani yang mengatakan bahwa aku pernah bertanya kepada Zurr tentang firman Allah subhanahu wa ta’ala:
maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi).
Lalu ia menyampaikan kepada hamba-Nya (Muhammad) apa yang telah Allah wahyukan.
(QS. An-Najm [53]: 9-10)
Lalu ia mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdullah, bahwa Muhammad ﷺ melihat Jibril dalam rupa aslinya memiliki enam ratus buah sayap.


Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepadaku Ibnu Bazr Al-Bagdadi, telah menceritakan kepada kami Ishaq ibnu Mansur, telah menceritakan kepada kami Israil, dari Abu Ishaq, dari Abdur Rahman ibnu Yazid, dari Abdullah sehubungan dengan makna firman-Nya:
Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya.
(QS. An-Najm [53]: 11)
Bahwa Rasulullah ﷺ telah melihat rupa asli Malaikat Jibril yang menyandang dua lapis pakaian rafraf, tubuhnya memenuhi cakrawala yang ada antara langit dan bumi.

Unsur Pokok Surah An Najm (النجم)

Surat An Najm terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al lkhlash.

Nama "An Najm" (Bintang), diambil dari perkataan "An Najm" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Allah bersumpah dengan "An Najm" (bintang) adalah karena bintang-bintang yang timbul dan tenggelam, amat besar manfaatnya bagi manusia sebagai pedoman bagi manusia dalam melakukan pelayaran di lautan, dalam perjalanan di padang pasir, untuk menentukan peredaran musim dan sebagainya.

Keimanan:

Alquran adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ dengan perantaraan Jibril `alaihis salam.
▪ Kebatilan penyembah berhala.
▪ Tak ada seseorangpun memberi syafa’at tanpa izin Allah.
▪ Tiap-tiap orang hanya memikul dosanya sendiri.

Hukum:

▪ Kewajiban menjauhi dosa-dosa besar.
▪ Kewajiban bersujud dan menyembah Allah saja.

Lain-lain:

Nabi Muhammad ﷺ melihat malaikat Jibril 2 kali dalam bentuk aslinya, yaitu sekali waktu menerima wahyu pertama, dan sekali lagi di Sidratul Muntaha.
▪ Anjuran supaya manusia jangan mengatakan dirinya suci karena Allah sendirilah yang mengetahui siapa yang takwa kepada-Nya.
▪ Orang-orang musyrik selalu memperolok-olokkan Alquran.

Audio Murottal

QS. An-Najm (53) : 1-62 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 62 + Terjemahan Indonesia



QS. An-Najm (53) : 1-62 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 62

Gambar Kutipan Ayat

Surah An Najm ayat 9 - Gambar 1 Surah An Najm ayat 9 - Gambar 2
Statistik QS. 53:9
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah An Najm.

SuraH An-Najm (bahasa Arab :النّجْم) adalah surah ke-53 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Ikhlas.
Nama An Najm yang berarti bintang, diambil dari perkataan An Najm yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 53
Nama Surah An Najm
Arab النجم
Arti Bintang
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 23
Juz Juz 27
Jumlah ruku’ 3 ruku’
Jumlah ayat 62
Jumlah kata 359
Jumlah huruf 1432
Surah sebelumnya Surah At-Tur
Surah selanjutnya Surah Al-Qamar
Sending
User Review
4.2 (12 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

53:9, 53 9, 53-9, Surah An Najm 9, Tafsir surat AnNajm 9, Quran An-Najm 9, Surah An Najm ayat 9

Video Surah

53:9


More Videos

Kandungan Surah An Najm

۞ QS. 53:5 • Pengajaran Jibril kepada Nabi tentang syariat

۞ QS. 53:6 • Sifat Jibril

۞ QS. 53:18 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 53:21 • Mendustai Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 53:22 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 53:23 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafirHidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 53:25 • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 53:26 • Memperoleh syafaat dengan izin Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Syafaat hanya milik Allah semata • Syafaat para nabi dan malaikat

۞ QS. 53:27 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah

۞ QS. 53:28 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 53:30 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 53:31 • Segala sesuatu milik Allah • Keadilan Allah dalam menghakimi • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 53:32 • Keluasan ilmu Allah • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Wasi’ (Maha Luas) • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 53:33 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 53:35 • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 53:36 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 53:38 • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 53:39 • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 53:40 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 53:41 • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 53:42 Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 53:43 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 53:44 • Kekuasaan Allah • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 53:45 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 53:46 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 53:47 • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 53:48 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 53:49 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 53:50 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 53:51 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 53:52 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 53:53 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 53:54 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 53:55 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 53:57 • Nama-nama hari kiamat • Kiamat telah dekat

۞ QS. 53:58 • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 53:59 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 53:60 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 53:61 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 53:62 • Kewajiban hamba pada Allah

Ayat Pilihan

Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman & beramal salih bahwasanya mereka akan mendapatkan balasan berupa surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai.
QS. Al-Baqarah [2]: 25

Dari apakah Allah menciptakannya?
Dari setetes mani,
Allah menciptakannya lalu menentukannya,
kemudian Dia mematikannya & memasukkannya ke dalam kubur,
kemudian bila Dia menghendaki,
Dia membangkitkannya kembali.
QS. ‘Abasa [80]: 18-22

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita,
maka periksa dengan teliti agar kamu tak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaan yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu
QS. Al-Hujurat [49]: 6

Allah tundukkan angin untuk menggiring awan sebagai tanda berita gembira datangnya hujan yang merupakan rahmat untuk manusia. Sungguh Kami turunkan dari langit air yang suci & menyucikan, serta hilangkan najis & kotoran
QS. Al-Furqan [25]: 48

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah ...

Correct! Wrong!

Orang yang suka berbohong adalah orang ...

Correct! Wrong!

Lawan kata dari jujur adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang ...

Correct! Wrong!

Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #5
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #5 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #5 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Pendidikan Agama Islam #28

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam? … Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa ‘Alaihissalam? … Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama? … Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah … Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu? …

Kamus Istilah Islam

talbiyah

Apa itu talbiyah? Imam al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menerangkan, talbiyah adalah bacaan yang disunnahkan ketika seseorang yang telah niat haji dan umrah, hukum membaca talbiyah adalah sunah muakkad...

isytiak

Apa itu isytiak? isy.ti.ak perasaan tertarik hati seorang hamba kepada Allah ketika berkomunikasi dengan-Nya untuk mendapatkan kenikmatan … •

Al-Lail

Apa itu Al-Lail? Surah Al-Lail adalah surah ke-92 dalam Alquran. Surah ini terdiri atas 21 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah, diturunkan sesudah Surah Al-A’la. Surat ini dinamai Al Lail , ...