QS. An Najm (Bintang) – surah 53 ayat 58 [QS. 53:58]

لَیۡسَ لَہَا مِنۡ دُوۡنِ اللّٰہِ کَاشِفَۃٌ
Laisa lahaa min duunillahi kaasyifatun;

Tidak ada yang akan menyatakan terjadinya hari itu selain Allah.
―QS. 53:58
Topik ▪ Azab orang kafir
53:58, 53 58, 53-58, An Najm 58, AnNajm 58, An-Najm 58

Tafsir surah An Najm (53) ayat 58

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. An Najm (53) : 58. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan bahwa, tidak ada seorang pun yang mengetahui waktu tibanya hari Kiamat selain dari Allah, maka bersiap-siaplah untuk menghadapi hari itu sebelum datang secara tibatiba, dalam keadaan kamu tidak memperkirakan.
Kamu akan menyesali kesalahan yang tidak ada gunanya, karenanya, beramallah selama masih ada kesempatan untuk beramal.

Dengan ayat ini diungkapkan tiga macam dasar agama yaitu:

1.
Keesaan Allah berdasarkan firman-Nya; maka dengan nikmat Tuhanmu yang manakah kamu ragu-ragu?
2.
Pengukuhan kerasulan Nabi Muhammad ﷺ, dengan firman-Nya; ini (Muhammad) adalah seorang pemberi peringatan.
3.
Pengukuhan tentang adanya pengumpulan dan kebangkitan pada hari Kiamat dengan firman-Nya; telah dekatlah kejadiannya hari Kiamat.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Hari kiamat telah dekat.
Tidak ada yang mengetahui waktu terjadinya selain Allah.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Tiada baginya selain dari Allah) tiada seorang pun selain Allah
(yang dapat menyatakan terjadinya) tiada yang mengetahui kapan terjadi dan tiada seorang pun yang dapat menyatakan kejadiannya selain Allah.

Ayat ini mempunyai arti yang senada dengan ayat lainnya yaitu, firman-Nya, “tidak ada seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia.”
(Q.S. Al A’raf, 187).

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Tidak ada yang akan menyatakan terjadinya hari itu selain Allah.
(Q.S. An-Najm [53]: 58)

Artinya, kalau demikian tiada yang dapat menolaknya selain hanya Allah, dan tiada yang dapat mengetahui saatnya kecuali hanya Dia.

An-Nazir artinya pemberi peringatan yang telah menyaksikan keburukan yang dikhawatirkan akan menimpa manusia yang diberi peringatan olehnya.
Seperti yang disebutkan di dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala dalam ayat yang lain yaitu:

Dia tidak lain hanyalah pemberi peringatan bagi kamu sebelum (menghadapi) azab yang keras.
(Saba: 46)

Di dalam hadis disebutkan bahwa Nabi ﷺ pernah bersabda:

Aku adalah pemberi peringatan yang tak sempat berpakaian.

Dikatakan demikian karena dia tergesa-gesa melihat kerasnya azab yang telah disaksikannya sehingga tidak sempat mengenakan sesuatu dari pakaiannya, dan langsung memberikan peringatan kepada kaumnya sebelum datangnya siksaan itu.
Akhirnya dia datang kepada mereka dalam keadaan telanjang saking terburu-burunya.
Pengertian ini senada dengan apa yang disebutkan di dalam firman-Nya: Telah dekat terjadinya hari kiamat.
(Q.S. An-Najm [53]: 57)

Telah dekat hari yang sudah dekat itu, yakni hari kiamat.
Ayat ini juga semakna dengan apa yang disebutkan dalam permulaan surat sesudah surat ini, yaitu melalui firman-Nya:

Telah dekat (datangnya) saat itu (kiamat).
(Q.S. Al-Qamar [54]: 1)

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Anas ibnu Iyad, telah menceritakan kepadaku Abu Hatim, yang menurut Imam Ahmad pasti dari Sahl ibnu Sa’d yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda: Hati-hatilah kalian terhadap dosa-dosa kecil, karena sesungguhnya perumpamaan dosa-dosa kecil itu sama dengan suatu kaum yang beristirahat di suatu lembah, maka datanglah seseorang dengan membawa sebatang kayu dan seseorang lagi dengan membawa sebatang kayu, hingga akhirnya mereka dapat memasak roti mereka.
Dan sesungguhnya dosa-dosa kecil itu bila pelakunya dihukum karenanya, pastilah dapat membinasakannya.

Abu Hazim mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda.
Abu Nadrah mengatakan bahwa dia tidak mengetahui hadis ini diriwayatkan melainkan dari Sahl ibnu Sa’d.
Disebutkan seperti berikut:

Perumpamaan antara aku dan hari kiamat adalah seperti kedua jari ini.

Beliau ﷺ bersabda demikian seraya memisahkan di antara kedua jarinya, yaitu jari tengah dan jari telunjuknya.
Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda pula:

Perumpamaan antara aku dan hari kiamat sama dengan (jarak) di antara dua kuda (yang sama-sama kencang) dalam perlombaan balapan.

Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda lagi:

Perumpamaanku dan hari kiamat sama dengan seorang lelaki yang dikirim oleh kaumnya untuk mengintai di hadapan mereka.
Ketika lelaki itu merasa takut akan kedahuluan, maka ia mengibarkan bajunya yang berarti bahwa kalian diserang, kalian diserang (musuh)

Lalu beliau ﷺ bersabda,

“Akulah lelaki itu.”

Masih banyak lagi syahid dan bukti yang menguatkannya dari berbagai jalur yang terdapat di dalam himpunan hadis-hadis sahih dan hasan.


Informasi Surah An Najm (النجم)
Surat An Najm terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al lkhlash.

Nama “An Najm” (Bintang), diambil dari perkataan “An Najm” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Allah bersumpah dengan “An Najm” (bintang) adalah karena bintang-bintang yang timbul dan tenggelam, amat besar manfaatnya bagi manusia sebagai pedoman bagi manusia dalam melakukan pelayaran di lautan, dalam perjalanan di padang pasir, untuk menentukan peredaran musim dan sebagainya.

Keimanan:

Al Qur’an adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ dengan perantaraan Jibril a.s.
kebatilan penyembah berhala
tak ada seseorangpun memberi syafa’at tanpa izin Allah
tiap-tiap orang hanya memikul dosanya sendiri.

Hukum:

Kewajiban menjauhi dosa-dosa besar
kewajiban bersujud dan menyembah Allah saja

Lain-lain:

Nabi Muhammad ﷺ melihat malaikat Jibril 2 kali dalam bentuk aslinya, yaitu sekali waktu menerima wahyu pertama dan sekali lagi di Sidratul Muntaha
anjuran supaya manusia jangan mengatakan dirinya suci karena Allah sendirilah yang mengetahui siapa yang takwa kepada-Nya
orang-orang musyrik selalu memperolok­olokkan Al Qur’an

Ayat-ayat dalam Surah An Najm (62 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. An-Najm (53) ayat 58 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. An-Najm (53) ayat 58 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. An-Najm (53) ayat 58 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. An-Najm - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 62 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 53:58
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah An Najm.

SuraH An-Najm (bahasa Arab :النّجْم) adalah surah ke-53 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Ikhlas.
Nama An Najm yang berarti bintang, diambil dari perkataan An Najm yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 53
Nama Surah An Najm
Arab النجم
Arti Bintang
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 23
Juz Juz 27
Jumlah ruku' 3 ruku'
Jumlah ayat 62
Jumlah kata 359
Jumlah huruf 1432
Surah sebelumnya Surah At-Tur
Surah selanjutnya Surah Al-Qamar
4.9
Ratingmu: 4.3 (29 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta