QS. An Najm (Bintang) – surah 53 ayat 49 [QS. 53:49]

وَ اَنَّہٗ ہُوَ رَبُّ الشِّعۡرٰی
Wa-annahu huwa rabbusy-syi’r(a);

dan bahwasanya Dialah yang Tuhan (yang memiliki) bintang syi’ra,
―QS. 53:49
Topik ▪ Sikap manusia terhadap kitab samawi
53:49, 53 49, 53-49, An Najm 49, AnNajm 49, An-Najm 49

Tafsir surah An Najm (53) ayat 49

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. An Najm (53) : 49. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah menyatakan bahwa Dia-lah Tuhan yang memiliki bintang Syi’ra, yang sangat gemerlapan ini, yang terbit beriringan dengan bintang Jauza’ di pertengahan musim panas.
Mengkhususkan sebutan bintang ini dari planet-planet angkasa lainnya yang lebih besar dan lebih gemerlapan, karena bintang ini disembah pada zaman jahiliyah, yang menyembahnya adalah kabilah Himyar dan Khuza’ah.
Orang pertama yang mengadakan penyembahan ini adalah Abu Kabsyah.
Dia adalah pembesar bangsa Arab, sehingga orang Quraisy menyatakan, bahwa Nabi Muhammad ﷺ, adalah anak Abu Kabsyah, sebagai persamaan karena berbeda dalam hal prinsip agamanya dengan agama nenek moyang mereka.
Abu Kabsyah ini adalah salah seorang dari nenek Nabi Muhammad ﷺ, dari pihak ibunya.
Sebagaimana yang dikatakan Abu Sufyan ketika ia berada di hadapan Heraklius yang menjadi Pembesar Rum, “Sungguh telah menjadi besar persoalan anak Abu Kabsyah ini (Nabi ﷺ).
Di antara bangsa Arab ada yang memuja bintang dan mengakui pengaruhnya terhadap alam semesta dan mereka membicarakan tentang masalah-masalah yang gaib ketika bintang itu terbit.
Bintang Syi’ra ini ada dua, satu di antaranya berada di sebelah Syam (Palestina) dan yang lain berada di sebelah Yaman.
Keterangan inilah yang dimaksudkan di sini yang disembah selain Allah.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Bahwa Dia adalah Pemelihara bintang besar yang disebut Syi’ra (Sirius).

[1] Sirius adalah bintang paling terang pada gugusan “Bintang Anjing” (Dog Star) Besar, yang juga merupakan bintang paling terang yang dapat dilihat di langit.
Bintang Sirius ini berada di sekitat 18 derajat sebelah selatan garis tengah langit dan dikenal juga dengan nama Dog Star (Bintang Anjing).
Nama ini sudah dikenal sejak 3.
000 tahun yang lalu.
Dalam bahasa Hiroglif (bahasa Mesir kuno, yaitu pada zaman Fir’aun) ditemukan gambar anjing yang melambangkan bintang ini.
Allah secara khusus menyebut bintang Sirius pada ayat ini karena sebagian bangsa Arab pada zaman jahiliah menyembah bintang itu.
Demikian pula orang-orang Mesir kuno.
Hal itu disebabkan karena munculnya bintang ini dari sebelah timur pada sekitar pertengahan bulan Juli sebelum terbit matahari itu bersamaan dengan masa pasang naik sungai Nil di Mesir bagian tengah yang merupakan peristiwa penting dunia.
Peristiwa ini bisa jadi merupakan batas penentuan awal tahun baru karena munculnya Sirius beberapa saat sebelum matahari terbit hanya terjadi sekali dalam satu tahun.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan bahwasanya Dia-lah Rabb bintang syi’ra) nama bintang yang berada di belakang bintang Jauza, bintang itu pada zaman jahiliah disembah-sembah.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan bahwasanya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang syi’ra.
(Q.S. An-Najm [53]: 49)

Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, Ibnu Zaid, dan lain-lainnya mengatakan bahwa bintang yang dimaksud adalah bintang yang cahayanya cemerlang, yang juga dikenal dengan nama Mirzamul Jauza (Venus) yang oleh segolongan orang Arab Badui disembah-sembah (di masa Jahiliahnya).

dan bahwasanya Dia telah membinasakan kaum ‘Ad yang pertama.
(Q.S. An-Najm [53]: 50)

Mereka adalah kaum Nabi Hud, yang juga dikenal dengan nama ‘Ad ibnu Iram ibnu Sam ibnu Nuh, seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum Ad?, (yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi, yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain.
(Q.S. Al-Fajr [89]: 6-8)

Mereka termasuk manusia yang keras lagi kuat dan paling menentang kepada Allah dan rasul-Nya, maka Allah membinasakan mereka.

dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang, yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus-menerus.
(Q.S. Al-Haqqah [69]: 6-7)

Yakni berturut-turut tanpa henti-hentinya selama tujuh malam delapan hari.


Informasi Surah An Najm (النجم)
Surat An Najm terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al lkhlash.

Nama “An Najm” (Bintang), diambil dari perkataan “An Najm” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Allah bersumpah dengan “An Najm” (bintang) adalah karena bintang-bintang yang timbul dan tenggelam, amat besar manfaatnya bagi manusia sebagai pedoman bagi manusia dalam melakukan pelayaran di lautan, dalam perjalanan di padang pasir, untuk menentukan peredaran musim dan sebagainya.

Keimanan:

Al Qur’an adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ dengan perantaraan Jibril a.s.
kebatilan penyembah berhala
tak ada seseorangpun memberi syafa’at tanpa izin Allah
tiap-tiap orang hanya memikul dosanya sendiri.

Hukum:

Kewajiban menjauhi dosa-dosa besar
kewajiban bersujud dan menyembah Allah saja

Lain-lain:

Nabi Muhammad ﷺ melihat malaikat Jibril 2 kali dalam bentuk aslinya, yaitu sekali waktu menerima wahyu pertama dan sekali lagi di Sidratul Muntaha
anjuran supaya manusia jangan mengatakan dirinya suci karena Allah sendirilah yang mengetahui siapa yang takwa kepada-Nya
orang-orang musyrik selalu memperolok­olokkan Al Qur’an

Ayat-ayat dalam Surah An Najm (62 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. An-Najm (53) ayat 49 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. An-Najm (53) ayat 49 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. An-Najm (53) ayat 49 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. An-Najm - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 62 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 53:49
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah An Najm.

SuraH An-Najm (bahasa Arab :النّجْم) adalah surah ke-53 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Ikhlas.
Nama An Najm yang berarti bintang, diambil dari perkataan An Najm yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 53
Nama Surah An Najm
Arab النجم
Arti Bintang
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 23
Juz Juz 27
Jumlah ruku' 3 ruku'
Jumlah ayat 62
Jumlah kata 359
Jumlah huruf 1432
Surah sebelumnya Surah At-Tur
Surah selanjutnya Surah Al-Qamar
4.6
Ratingmu: 4.2 (10 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim