Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. An Najm (Bintang) – surah 53 ayat 34 [QS. 53:34]

وَ اَعۡطٰی قَلِیۡلًا وَّ اَکۡدٰی
Wa-a’tha qaliilaa wa-akd(a);
dan dia memberikan sedikit (dari apa yang dijanjikan) lalu menahan sisanya.
―QS. An Najm [53]: 34

And gave a little and (then) refrained?
― Chapter 53. Surah An Najm [verse 34]

وَأَعْطَىٰ dan Dia memberi

And gave
قَلِيلًا sedikit

a little,
وَأَكْدَىٰٓ dan Dia menahan/tidak memberi

and withheld?

Tafsir

Alquran

Surah An Najm
53:34

Tafsir QS. An Najm (53) : 34. Oleh Kementrian Agama RI


Menurut Mujahid dan Ibnu Zaid ayat ini turun pada peristiwa al-Walid bin al-Mugirah, dia telah mendengar bacaan Nabi ﷺ dan selalu mendampingi beliau dan menerima nasihat-nasihat daripadanya sehingga hatinya tertarik kepada Islam dan Nabi juga mengharapkan keimanannya.
Kebetulan seorang musyrik yang mengetahui keadaan al-Walid mencelanya, dan mengatakan,
"apakah akan engkau tinggalkan agama nenek moyangmu?
Kembalilah kepada agamamu dan terus berpegang padanya! Saya akan menanggung semua yang mengkhawatirkanmu di akhirat nanti, dengan imbalan engkau berikan kepadaku sesuatu.
"
Al-Walid menyetujui ajakan ini, lalu ia menarik kembali keinginannya memeluk agama Islam.
Dengan demikian jadilah dia seorang sesat yang nyata dan dia telah menyerahkan sebagian imbalan yang disetujuinya kepada orang yang dijanjikannya dan ditahan bagian yang lain.

Al-Walid hampir saja menjadi seorang Mukmin dan mengikuti petunjuk-petunjuk rasul, lalu salah seorang dari setan-setan manusia menggodanya agar ia tidak menerima bujukan, dan mengajak kembali kepada agama nenek moyangnya.
Seseorang akan memikul dosa-dosanya bila al-Walid bin al-Mugirah sudi menyumbangkan sedikit dari hartanya.

Ia menerima gagasan tersebut, tetapi ia hanya memberikannya sekali saja, dan tidak diberikannya apa-apa sesudah itu.
Apakah ia mengetahui sesuatu yang gaib, bahwa temannya itu dapat memikul dosa-dosanya yang ditakutinya pada hari Kiamat nanti?
Ditegaskan bahwa syariatsyariat terdahulu tidak membenarkan tentang pemikulan dosa oleh orang lain.

Tafsir QS. An Najm (53) : 34. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Tidakkah kamu merenung lalu melihat orang yang berpaling dari kebenaran dan memberi sedikit hartanya kemudian tidak mau memberi lagi?
Apakah orang itu mempunyai pengetahuan tentang alam gaib, sehingga ia mengetahui apa yang mendorongnya untuk berpaling dari kebenaran dan kikir dalam membelanjakan harta?

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Maka apakah kamu melihat, wahai Muhammad, orang yang berpaling dari ketaatan kepada Allah dan memberi sedikit dari hartanya serta tidak mau memberi lagi.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Serta memberi sedikit) dari harta yang telah disebutkan tadi


(dan tidak mau memberi lagi?) yaitu dia tidak mau memberikan sisanya.
Lafal Akdaa diambil dari asal kata Al Kidyah, arti asalnya adalah tanah yang keras seperti tanah yang berbatu, sehingga penggali sumur bila sampai kepada lapisan yang berbatu itu tidak dapat melanjutkan penggaliannya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, mencela orang-orang yang berpaling dari ketaatan terhadap-Nya.
Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain:

Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Alquran) dan tidak mau mengerjakan .salat, tetapi ia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran).
(QS. Al-Qiyaamah [75]: 31-32)

Dan disebutkan dalam firman selanjutnya dari surat ini:

serta memberi sedikit dan tidak mau memberi lagi?
(QS. An-Najm [53]: 34)

Yakni taat sebentar, kemudian berhenti, menurut Ibnu Abbas.
Hal yang sama dikatakan oleh Mujahid, Sa’id ibnu Jubair, Ikrimah dan Qatadah serta lain-lainnya yang bukan hanya seorang.

Ikrimah dan Sa’id mengatakan bahwa perumpamaannya sama dengan suatu kaum yang menggali sebuah sumur, dan di tengah-tengah pekerjaannya mereka menjumpai batu besar yang menghambat mereka dari menyempurnakan pekerjaannya.
Lalu mereka berkata,
"Kami telah lelah,"
kemudian mereka tinggalkan pekerjaannya.

Unsur Pokok Surah An Najm (النجم)

Surat An Najm terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al lkhlash.

Nama "An Najm" (Bintang), diambil dari perkataan "An Najm" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Allah bersumpah dengan "An Najm" (bintang) adalah karena bintang-bintang yang timbul dan tenggelam, amat besar manfaatnya bagi manusia sebagai pedoman bagi manusia dalam melakukan pelayaran di lautan, dalam perjalanan di padang pasir, untuk menentukan peredaran musim dan sebagainya.

Keimanan:

Alquran adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ dengan perantaraan Jibril `alaihis salam.
▪ Kebatilan penyembah berhala.
▪ Tak ada seseorangpun memberi syafa’at tanpa izin Allah.
▪ Tiap-tiap orang hanya memikul dosanya sendiri.

Hukum:

▪ Kewajiban menjauhi dosa-dosa besar.
▪ Kewajiban bersujud dan menyembah Allah saja.

Lain-lain:

Nabi Muhammad ﷺ melihat malaikat Jibril 2 kali dalam bentuk aslinya, yaitu sekali waktu menerima wahyu pertama, dan sekali lagi di Sidratul Muntaha.
▪ Anjuran supaya manusia jangan mengatakan dirinya suci karena Allah sendirilah yang mengetahui siapa yang takwa kepada-Nya.
▪ Orang-orang musyrik selalu memperolok-olokkan Alquran.

Audio

QS. An-Najm (53) : 1-62 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 62 + Terjemahan Indonesia

QS. An-Najm (53) : 1-62 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 62

Gambar Kutipan Ayat

Surah An Najm ayat 34 - Gambar 1 Surah An Najm ayat 34 - Gambar 2
Statistik QS. 53:34
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah An Najm.

SuraH An-Najm (bahasa Arab :النّجْم) adalah surah ke-53 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Ikhlas.
Nama An Najm yang berarti bintang, diambil dari perkataan An Najm yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah53
Nama SurahAn Najm
Arabالنجم
ArtiBintang
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu23
JuzJuz 27
Jumlah ruku’3 ruku’
Jumlah ayat62
Jumlah kata359
Jumlah huruf1432
Surah sebelumnyaSurah At-Tur
Surah selanjutnyaSurah Al-Qamar
Sending
User Review
4.3 (9 votes)
Tags:

53:34, 53 34, 53-34, Surah An Najm 34, Tafsir surat AnNajm 34, Quran An-Najm 34, Surah An Najm ayat 34

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Muthaffifin (Orang-orang yang curang) – surah 83 ayat 26 [QS. 83:26]

26. Khamar itu dilak dengan rapat, di mana laknya berasal dari kasturi yang beraroma harum dan menyegarkan. Bagusnya lak menunjukkan khamr itu sangat baik dan berkualitas. Dan untuk yang demikian itu … 83:26, 83 26, 83-26, Surah Al Muthaffifin 26, Tafsir surat AlMuthaffifin 26, Quran Al-Tatfif 26, Al Tatfif 26, Al Mutafifin 26, Surah Al Mutafifin ayat 26

QS. Faathir (Pencipta) – surah 35 ayat 24 [QS. 35:24]

24. Sungguh, Kami mengutus engkau, wahai Nabi Muhammad, dengan membawa kebenaran agama tauhid dan hukum-hukumnya, sebagai pembawa berita gembira bahwa orang yang taat akan masuk surga, dan se-bagai pe … 35:24, 35 24, 35-24, Surah Faathir 24, Tafsir surat Faathir 24, Quran AlFathir 24, Al-Fathir 24, Fatir 24, Surah Al Fathir ayat 24

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Muḥammad bin Mūsā al-Khawārizmī adalah seorang ahli dalam bidang matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Lahir sekitar tahun 780 di Khwārizm dan wafat sekitar tahun 850 di Baghdad.

Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali ...

Benar! Kurang tepat!

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Dalam hadits shahih disebutkan.

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

Barangsiapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran maka hendaklah ia merubahnya dengan tangannya jika tidak bisa maka dengan lisannya, jika tidak bisa juga maka dengan hatinya, itulah selemah-lemahnya iman.'
[HR. Muslim dalam Al-Iman (49)]

+

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا
Arti dari kalimat di atas adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Dari Anas bin Malik Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا

'Hampir-hampir kefakiran (kemiskinan) itu menjadi kekafiran'
--HR. Imam al-Baihaqi dalam kitab 'Syu’abul Iman' (no. 6612). Hadits ini adalah hadits yang lemah.

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً
Arti dari hadist diatas adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Rasulullah Shallalhu'alaihi wa sallam bersabda:

بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً

'Sampaikanlah dariku, meskipun satu ayat.'
(HR. Bukhari no. 3461)

Pendidikan Agama Islam #30
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #30 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #30 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #22

Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … keturunan kematian kelahiran kelahiran dan kematian kepandaian Benar! Kurang tepat! Takdir

Pendidikan Agama Islam #5

Lawan kata dari jujur ​​adalah … muslihat takwa ajur kebohongan riya’ Benar! Kurang tepat! Bekerja tepat waktu adalah salah satu

Pendidikan Agama Islam #9

Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … mujtahid ijtihad ulama jumhur

Instagram