Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. An Najm (Bintang) – surah 53 ayat 23 [QS. 53:23]

اِنۡ ہِیَ اِلَّاۤ اَسۡمَآءٌ سَمَّیۡتُمُوۡہَاۤ اَنۡتُمۡ وَ اٰبَآؤُکُمۡ مَّاۤ اَنۡزَلَ اللّٰہُ بِہَا مِنۡ سُلۡطٰنٍ ؕ اِنۡ یَّتَّبِعُوۡنَ اِلَّا الظَّنَّ وَ مَا تَہۡوَی الۡاَنۡفُسُ ۚ وَ لَقَدۡ جَآءَہُمۡ مِّنۡ رَّبِّہِمُ الۡہُدٰی
In hiya ilaa asmaa-un sammaitumuuhaa antum waaabaa’ukum maa anzalallahu bihaa min sulthaanin in yattabi’uuna ilaazh-zhanna wamaa tahwal anfusu walaqad jaa-ahum min rabbihimul hud(a);
Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu mengada-adakannya;
Allah tidak menurunkan suatu keterangan apa pun untuk (menyembah)nya.
Mereka hanya mengikuti dugaan, dan apa yang diingini oleh keinginannya.
Padahal sungguh, telah datang petunjuk dari Tuhan mereka.

―QS. An Najm [53]: 23

They are not but (mere) names you have named them – you and your forefathers – for which Allah has sent down no authority.
They follow not except assumption and what (their) souls desire, and there has already come to them from their Lord guidance.
― Chapter 53. Surah An Najm [verse 23]

إِنْ tidak lain

Not
هِىَ dia

they
إِلَّآ kecuali

(are) except
أَسْمَآءٌ nama-nama

names
سَمَّيْتُمُوهَآ kamu menamainya

you have named them,
أَنتُمْ kamu

you
وَءَابَآؤُكُم dan bapak-bapakmu

and your forefathers,
مَّآ tidak

not
أَنزَلَ menurunkan

has Allah sent down *[meaning includes next or prev. word]
ٱللَّهُ Allah

has Allah sent down *[meaning includes next or prev. word]
بِهَا dengannya

for it
مِن dari

any
سُلْطَٰنٍ kekuasaan

authority.
إِن tidak lain

Not
يَتَّبِعُونَ mereka mengikuti

they follow
إِلَّا kecuali

except
ٱلظَّنَّ sangkaan

assumption
وَمَا dan apa yang

and what
تَهْوَى menginginkan

desire
ٱلْأَنفُسُ hawa nafsu

the(ir) souls.
وَلَقَدْ dan sesungguhnya

And certainly
جَآءَهُم telah datang kepada mereka

has come to them
مِّن dari

from
رَّبِّهِمُ Tuhan mereka

their Lord
ٱلْهُدَىٰٓ petunjuk

the guidance.

Tafsir

Alquran

Surah An Najm
53:23

Tafsir QS. An Najm (53) : 23. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa mereka menamakan berhalaberhala itu tuhan, padahal itu hanyalah nama-nama yang tidak mempunyai arti sama sekali.
Mereka mengira dan berkeyakinan bahwa berhalaberhala itu mempunyai hak untuk diiktikafi demi ibadat kepadanya dan sebagai tempat menyajikan binatang kurban.

Mereka tidak mempunyai alasan atau mereka tidak dapat menjelaskan sebab dari apa yang mereka katakan dan mereka lakukan.
Mereka hanya meniru orang-orang yang terdahulu yang selanjutnya akan diikuti oleh anak cucu mereka.

Dalam ayat yang bersamaan artinya Allah ﷻ berfirman:


مَا تَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِهٖٓ اِلَّآ اَسْمَاۤءً سَمَّيْتُمُوْهَآ اَنْتُمْ وَاٰبَاۤؤُكُمْ مَّآ اَنْزَلَ اللّٰهُ بِهَا مِنْ سُلْطٰنٍ

Apa yang kamu sembah selain Dia, hanyalah nama-nama yang kamu buat-buat, baik oleh kamu sendiri maupun oleh nenek moyangmu.
Allah tidak menurunkan suatu keterangan pun tentang hal (nama-nama) itu.
(Yusuf [12]: 40)


Kemudian Allah ﷻ menguatkan penjelasan-Nya dengan menerangkan bahwa mereka tidak mempunyai alasan kecuali karena berbaik sangka kepada bapak-bapaknya, yang berjalan pada jalan yang salah dan mempertahankan kedudukan mereka dalam masyarakat, atau karena hormat mereka terhadap bapak-bapaknya.
Yang jelas mereka menyembah berhalaberhala itu hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan saja, bahwa bapak-bapak mereka dahulu itu berjalan pada jalan yang benar, padahal sebenarnya mereka mengikuti hawa nafsu mereka.

Selanjutnya, Allah ﷻ menerangkan bahwa seharusnya mereka tidak pantas untuk berbuat seperti itu karena telah datang peringatan, apa yang mereka lakukan saat itu adalah suatu kelalaian dan kesalahan.
Kemudian dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa mereka hanyalah mengikuti pendapat saja, sedangkan Allah telah mengutus rasul-Nya dengan kebenaran yang nyata dan dengan alasan yang jelas.

Maka sudah seharusnyalah mereka menyadari kesalahannya.



Akan tetapi, mereka masih tetap berpaling dari kebenaran.

Diterangkan dalam firman Allah sebagai berikut:


كَاَنَّهُمْ حُمُرٌ مُّسْتَنْفِرَةٌ ﴿۵۰﴾ فَرَّتْ مِنْ قَسْوَرَةٍ ﴿۵۱﴾

Seakan-akan mereka keledai liar yang lari terkejut, lari dari singa. (al-Muddatstsir [74]: 50-51)

Tafsir QS. An Najm (53) : 23. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Patung-patung itu tidak lain hanyalah nama yang tak mengandung makna ketuhanan.
Kalian dan bapak- bapak kalian memberinya nama sesuai dengan hawa nafsu buruk.


Padahal Allah tidak menurunkan suatu keterangan apa pun yang menguatkan dugaan kalian itu.
Mereka hanya mengikuti hawa nafsu yang menyimpang dari fitrah yang benar.


Sesungguhnya telah datang kepada mereka petunjuk dari Tuhan jika mereka mau mengikutinya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Apakah kalian menjadikan menjadikan bagi kalian anak laki-laki yang kalian merasa senang dengannya, sedangkan kalian menjadikan anak perempuan yang kalian sendiri tidak menyukainya untuk diri kalian, -dengan penuh sangkaan-, kalian menisbatkannya untuk Allah?
Jikalau begitu, itulah pembagian yang penuh dosa karena tidaklah berhalaberhala ini kecuali hanya nama, mereka tidak mempunyai sedikit pun sifat sempurna, sungguh mereka adalah nama-nama yang kalian dan nenek moyang kalian nisbatkan sesuai dengan hawa nafsu kalian yang batil, Allah tidak pernah menurunkan hujah yang membenarkan sangkaan kalian.
Orang-orang musyrik itu hanya mengikuti sangkaan dan hawa nafsu diri mereka yang melenceng dari fitrah yang lurus.


Sungguh telah datang kepada mereka petunjuk dari Tuhan yang disampaikan melalui lisan nabi Muhammad, tetapi mereka tidak mau mengambil manfaat.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Itu tidak lain) apa-apa yang telah disebutkan itu


(hanyalah nama-nama yang kalian adakan) kalian menamakannya


(yakni oleh kalian dan bapak-bapak kalian) sebagai berhalaberhala yang kalian menyembahnya


(Allah tidak menurunkan tentangnya) tentang menyembah kepada berhalaberhala itu


(suatu keterangan pun) yakni bukti dan hujjah


(tiada lain)


(mereka hanya mengikuti) di dalam menyembah berhalaberhala itu


(sangkaan saja dan apa yang diinginkan oleh hawa nafsu mereka) mengikuti apa yang dihiaskan oleh setan, ke dalam hati mereka, yaitu bahwasanya berhalaberhala itu dapat memberikan syafaat kepada diri mereka di sisi Allah subhanahu wa ta’ala


(dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Rabb mereka) melalui lisan Nabi ﷺ yang membawa bukti yang pasti, akan tetapi mereka tidak mau meninggalkan apa yang biasa mereka lakukan itu, yaitu menyembah berhala.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, menyanggah kedustaan dan kebohongan yang mereka buat-buat serta kekafiran, seperti menyembah berhala dan menjadikannya tuhan yang banyak.

Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengada-adakannya.
(QS. An-Najm [53]: 23)

Yakni, dari diri kamu sendiri.

Allah tidak menurunkan suatu keterangan pun untuk (menyembah)nya.
(QS. An-Najm [53]: 23)

Artinya, tiada suatu keterangan pun yang memerintahkan mereka berbuat demikian.

Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka.
(QS. An-Najm [53]: 23)

Yakni tiada sandaran selain dari prasangka baik mereka terhadap bapak moyang mereka yang menempuh jalan yang batil itu sebelum mereka;
dan jika tidak demikian, berarti mereka hanya menginginkan agar tetap menjadi pemimpin dan mengagung-agungkan bapak moyang mereka yang terdahulu.

dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka.
(QS. An-Najm [53]: 23)

Sesungguhnya Allah telah mengutus kepada mereka rasulrasul dengan membawa kebenaran yang menerangi dan keterangan yang jelas, tetapi sekalipun demikian mereka tidak mau mengikuti apa yang disampaikan oleh rasulrasul Allah itu dan tidak mau pula tunduk kepada-Nya.

Kata Pilihan Dalam Surah An Najm (53) Ayat 23

ANFUS
أَنفُس

Lafaz ini dalam bentuk jamak, mufradnya adalah an nafs yang mengandung beberapa makna.
Diantaranya darah.
Oleh itu, al haidh dinamakan an nufasa karena darahnya keluar, an nifas adalah kelahiran atau persalinan, dan apabila sudah melahirkan dinamakan nufasa.
la juga bermakna roh, mata, dan di sisi.
la juga bermakna jasad.

Dikatakan huwa aztm an nafs berarti dia mempunyai jasad yang besar.
Apabila disandarkan kepada al amr atau nafs al amr bermaksud hakikat perkara itu atau perintah yang sama.
Apabila disandarkan kepada sesuatu atau nafs asy syai’ bermaksud sesuatu itu sendiri.

Lafaz anfus disebut sebanyak 153 kali dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
Al Baqarah (2), ayat 9, 44, 54, 54, 57, 84, 85, 87, 90, 102, 109, 110, 155, 187, 223, 228, 234, 234, 240, 235, 235, 265, 284;
Ali Imran (3), ayat 61, 61, 69, 117, 135, 154, 154, 164,165, 168, 178, 186;
An Nisaa (4), ayat 29, 49, 63, 64, 65, 66, 95, 95, 97, 107, 113, 128, 135;
-Al Maa’idah (5), ayat 52, 70, 80, 105;
-Al An’aam (6), ayat 12, 20, 24, 26, 93, 123, 130, 130;
-Al A’raaf (7), ayat 9, 23, 37, 53, 160, 172, 177, 192, 197;
Al Anfaal (8), ayat 53, 72;
At Taubah (9), ayat 17, 20, 35, 36, 41, 42, 44, 55, 70, 81, 85, 88, 111, 118, 120, 128;
Yunus (10), ayat 23, 44;
Hud (11), ayat 21, 31, 101;
Yusuf (12), ayat 18, 83;
-Ar Ra’d (13), ayat 11, 16;
Ibrahim (14), ayat 22, 45;
An Nahl (16), ayat 7, 28, 33, 72, 89, 118;
Al Israa (17), ayat 7;
Al Kahfi (18), ayat 51;
-Al Anbiyaa (21), ayat 43, 64, 102;
-Al Mu’minun (23), ayat 103;
An Nuur (24), ayat 6, 12, 61, 61;
Al Furqaan (25), ayat 3, 21;
An Naml (27), ayat: 14;
Al Ankabut (29), ayat 40;
Ar Rum (3), ayat 8, 9, 21, 28, 44;
As Sajadah (32), ayat 27;
Al Ahzab (33), ayat 6;
Saba‘ (34), ayat 19;
Az Zumar (39), ayat 15, 42, 53;
-Al Mu’min (40), ayat 10;
Fushshilat (41), ayat 31, 53;
Asy Syuura (42), ayat 11, 45;
Az-Zukhruf (43), ayat 71;
Al Hujurat (49), ayat 11, 15;
-Adz Dhariyat (51), ayat 21;
An Najm (53), ayat 23, 32;
Al Hadid (57), ayat 14, 22;
-Al Mujadalah (58), ayat 8;
Al Hasyr (59), ayat 9, 19;
Ash Shaff (61), ayat 11;
-At Taghaabun (64), ayat 16;
At Tahrim (66), ayat 6;
Al Muzzammil (73), ayat 20.

Lafaz anfus di dalam Al Qur’an bermakna jiwa atau diri.

Dalam surah Al Baqarah, ayat 155, At Tibrisi berkata,
”Allah menguji dengan segala cobaan, antaranya diuji dengan naqs al-anfus yaitu dengan kematian diri."

Dalam surah Ali Imran, ayat 165 As Sabuni menafsirkan, "Katakanlah kepada mereka wahai Muhammad, sesungguhnya sebab datangnya musibah ialah dari diri mereka dan keingkaran mereka pada suruhan rasul serta tamak pada harta rampasan."

Dalam surah An Nisaa, ayat 128, anfus dikaitkan dengan as syuhh (bakhil).

Dalam Tafsir Al Jalalain memiliki makna sangat bakhil yaitu diri seorang isteri hampir tidak dapat bertolak-ansur dengan suaminya dan diri seorang suami hampir tidak dapat bertolak-ansur dengan isterinya apabila dia mencintai wanita lain.

Sedangkan dalam surah An Nahl, ayat 7, al anfus dikaitkan dengan asy syiqq (bi syiqqil anfus).

Asy Syawkani berkata,
"Kamu tidak sampai kepada suatu negeri melainkan dengan kehilangan separuh diri karena susah payah atau penat."

Makna anfus yang memiliki pengertian diri atau jiwa juga diisyaratkan dalam surah surah yang lain berdasarkan sandarannya.
Diantaranya :

dalam surah Az Zumar ayat 42, al anfus dikaitkan dengan tawaffa (mematikan),

dalam surah Az Zukhruf ayat 71, al anfus dikaitkan dengan tasytahi (mau),

dalam surah An Najm ayat 23, al anfus dikaitkan dengan tahwi, yaitu tahwi al anfus yang bermakna dihiasi dan dibisikkan oleh syaitan kepada diri mereka apa yang mereka sembah selain Allah memberi syafaat kepada mereka di sisi Allah.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal: 53-54

Unsur Pokok Surah An Najm (النجم)

Surat An Najm terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al lkhlash.

Nama "An Najm" (Bintang), diambil dari perkataan "An Najm" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Allah bersumpah dengan "An Najm" (bintang) adalah karena bintang-bintang yang timbul dan tenggelam, amat besar manfaatnya bagi manusia sebagai pedoman bagi manusia dalam melakukan pelayaran di lautan, dalam perjalanan di padang pasir, untuk menentukan peredaran musim dan sebagainya.

Keimanan:

Alquran adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ dengan perantaraan Jibril `alaihis salam.
▪ Kebatilan penyembah berhala.
▪ Tak ada seseorangpun memberi syafa’at tanpa izin Allah.
▪ Tiap-tiap orang hanya memikul dosanya sendiri.

Hukum:

▪ Kewajiban menjauhi dosa-dosa besar.
▪ Kewajiban bersujud dan menyembah Allah saja.

Lain-lain:

Nabi Muhammad ﷺ melihat malaikat Jibril 2 kali dalam bentuk aslinya, yaitu sekali waktu menerima wahyu pertama, dan sekali lagi di Sidratul Muntaha.
▪ Anjuran supaya manusia jangan mengatakan dirinya suci karena Allah sendirilah yang mengetahui siapa yang takwa kepada-Nya.
▪ Orang-orang musyrik selalu memperolok-olokkan Alquran.

Audio

QS. An-Najm (53) : 1-62 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 62 + Terjemahan Indonesia

QS. An-Najm (53) : 1-62 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 62

Gambar Kutipan Ayat

Surah An Najm ayat 23 - Gambar 1 Surah An Najm ayat 23 - Gambar 2
Statistik QS. 53:23
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah An Najm.

SuraH An-Najm (bahasa Arab :النّجْم) adalah surah ke-53 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Ikhlas.
Nama An Najm yang berarti bintang, diambil dari perkataan An Najm yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah53
Nama SurahAn Najm
Arabالنجم
ArtiBintang
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu23
JuzJuz 27
Jumlah ruku’3 ruku’
Jumlah ayat62
Jumlah kata359
Jumlah huruf1432
Surah sebelumnyaSurah At-Tur
Surah selanjutnyaSurah Al-Qamar
Sending
User Review
4.8 (12 votes)
Tags:

53:23, 53 23, 53-23, Surah An Najm 23, Tafsir surat AnNajm 23, Quran An-Najm 23, Surah An Najm ayat 23

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Kahfi (Penghuni-penghuni Gua) – surah 18 ayat 45 [QS. 18:45]

Dan berilah perumpamaan kepada mereka, semua manusia, bahwa kehidupan dunia adalah seperti air hujan yang Kami turunkan dari langit, lalu menyirami tumbuh-tumbuhan maka bercampurlah dengannya tumbuhtu … 18:45, 18 45, 18-45, Surah Al Kahfi 45, Tafsir surat AlKahfi 45, Quran Al-Kahf 45, Surah Al Kahfi ayat 45

QS. Al Ahqaaf (Bukit-bukit pasir) – surah 46 ayat 7 [QS. 46:7]

7. Pada ayat yang lalu Allah menerangkan dalil-dalil untuk menolak argumentasi orang-orang yang menyekutukan Allah dan tidak percaya kepada hari akhir. Akan tetapi mereka menolak dalil-dalil yang diny … 46:7, 46 7, 46-7, Surah Al Ahqaaf 7, Tafsir surat AlAhqaaf 7, Quran Al Ahqaf 7, AlAhqaf 7, Al-Ahqaf 7, Surah Al Ahqaf ayat 7

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Alquran dimulai dengan surah Al Fatihah (pembukaan) dan berakhir dengan surah ...

Benar! Kurang tepat!

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai ...

Benar! Kurang tepat!

Alquran bertindak sebagai Hudan, yang artinya adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Alquran adalah panduan dan pedoman manusia bagi mereka yang beriman. Ini dikonfirmasikan oleh Allah dalam surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
ہٰذَا بَصَآئِرُ لِلنَّاسِ وَ ہُدًی وَّ رَحۡمَۃٌ لِّقَوۡمٍ یُّوۡقِنُوۡنَ

(Alquran) ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini.
--QS. 45:20

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
ذٰلِکَ الۡکِتٰبُ لَا رَیۡبَ ۚۖۛ فِیۡہِ ۚۛ ہُدًی لِّلۡمُتَّقِیۡنَ

Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang muttaqin (bertakwa),
--QS. 2:2

Pendidikan Agama Islam #6
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #6 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #6 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Madinah Masjid Al Haram Padang Arafat Gua Hira Ka’bah Benar!

Pendidikan Agama Islam #13

Apa nama peperangan pertama yang berlaku dalam sejarah Islam? Uhud Perang Salib Badar Khandaq Hunain Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Pertempuran Badar

Kuis Agama Islam #31

Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan … Aqidah Akhlaq Al-Yakiin Ilmu kalam Tauhid Benar! Kurang

Instagram