QS. An Najm (Bintang) – surah 53 ayat 1 [QS. 53:1]

وَ النَّجۡمِ اِذَا ہَوٰی ۙ
Wannajmi idzaa haw(a);

Demi bintang ketika terbenam.
―QS. 53:1
Topik ▪ Azab orang kafir
53:1, 53 1, 53-1, An Najm 1, AnNajm 1, An-Najm 1

Tafsir surah An Najm (53) ayat 1

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. An Najm (53) : 1. Oleh Kementrian Agama RI

Allah subhanahu wa ta’ala menerangkan bahwa Ia bersumpah dengan makhlukNya yang besar yakni bintang yang beredar pada porosnya, sehingga tidak saling berbenturan satu dengan yang lainnya.
Bintang-bintang itu merupakan petunjuk bagi manusia dalam hutan dan di padang pasir, di tempat kediaman dan dalam perjalanan, di kampung dan di kota, dan juga di lautan, bintang-bintang itu besar sekali faedahnya bagi kehidupan manusia.
Allah subhanahu wa ta’ala mengarahkan sumpah-Nya kepada kaum musyrikin agar mengetahui betapa banyak manfaatnya bintang-bintang bagi mereka.
Antara lain untuk mengetahui perubahan musim supaya mereka bersiap-siap untuk menggembalakan ternak mereka, kemudian setelah turun hujan mereka dapat menanam tanaman yang sesuai dengan musimnya.
Sumpah Allah tersebut mengingatkan manusia bahwa di sana ada benda-benda yang perkasa di ruang angkasa yang harus mereka ketahui supaya mereka dapat meyakini besarnya sumber kekuasaan Allah dan indahnya ciptaan-Nya.

Ilmu pengetahuan modern telah menerangkan bahwa di angkasa raya ada keajaiban yang dapat dilihat dari cepatnya peredaran dan bentuknya yang besar.
Alam matahari terdiri dari matahari dan 9 buah planet yang kebanyakan dikelilingi oleh beberapa buah bulan.
Matahari itu dalam alamnya adalah sebahagian daripada alam angkasa.
Di alam angkasa ada sekitar 30.000.000.000 (tigapuluh milyar) bintangbintang.
Setiap bintang adalah sebagai matahari seperti mataharinya manusia di bumi ini.
Ada yang lebih besar dan ada pula yang lebih kecil daripadanya.
Umur matahari adalah sekitar lima milyar tahun, umur bumi sekitar 2.000 juta tahun.
Umur air di atas bumi sekitar 300 juta tahun.
Dan umur manusia sekitar 300.000 tahun.
Dan alam semesta itu mempunyai penjaga (hanya Allah-lah yang mengetahuinya).
Dan tidak seorang pun yang mengetahui bala tentara Tuhan kecuali Dia.

Al-‘Amasy dari Mujahid mengatakan bahwa ayat ini merujuk pada Al-Qur’an ketika diturunkan seperti dalam firman-Nya:

Lalu Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang.
Dan sesungguhnya itu benar-benar sumpah yang besar sekiranya kamu mengetahui, dan (ini) sesungguhnya Al-Qur’an yang sangat mulia, dalam Kitab yang terpelihara (Lauh Mahfudz), tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan.
Diturunkan dari Tuhan seluruh alam.

(Al-Waqi’ah/56: 75-80)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Demi bintang ketika turun hendak terbenam, Muhammad tidak melenceng dari kebenaran dan tidak menyakini suatu kepalsuan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Demi bintang) yaitu bintang Tsurayya (ketika terbenam) sewaktu terbenam.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Asy-Sya’bi dan lain-lainnya menyebutkan bahwa Pencipta boleh saja bersumpah dengan menyebut nama makhluk-Nya yang dikehendaki-Nya, tetapi bagi makhluk tidak boleh bersumpah dengan menyebut nama selain Tuhan Yang Maha Pencipta (Allah subhanahu wa ta’ala), menurut riwayat Ibnu Abu Hatim.

Ulama tafsir berbeda pendapat sehubungan dengan makna firman-Nya:

Demi bintang ketika terbenam.
(Q.S. An-Najm [53]: 1)

Ibnu Abu Nujaih telah meriwayatkan dari Mujahid, bahwa yang dimaksud dengan bintang di sini adalah bintang surayya, yakni apabila terbenam bersamaan dengan munculnya fajar.
Hal yang sama telah diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan Sufyan As-Sauri, lalu dipilih oleh Ibnu Jarir.

As-Saddi mengatakan bahwa bintang yang dimaksud adalah bintang zahrah (venus).

Lain pula dengan Ad-Dahhak, ia mengatakan sehubungan dengan firman-Nya: Demi bintang ketika terbenam.
(Q.S. An-Najm [53]: 1) Yakni apabila dilemparkan ke arah setan-setan; pendapat ini mempunyai alasannya yang tersendiri.

Al-A’masy telah meriwayatkan dari Mujahid sehubungan dengan firman-Nya: Demi bintang ketika terbenam.
(Q.S. An-Najm [53]: 1) Yaitu Al-Qur’an pada saat diturunkan.
Ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang.
Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui, sesungguhnya Al-Qur’an ini adalah bacaan yang sangat mulia, pada kitab yang terpelihara (Lauh Mahfuz), tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan.
Diturunkan dari Tuhan semesta alam.
(Q.S. Al-Waqi’ah [56]: 75-80)


Informasi Surah An Najm (النجم)
Surat An Najm terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al lkhlash.

Nama “An Najm” (Bintang), diambil dari perkataan “An Najm” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Allah bersumpah dengan “An Najm” (bintang) adalah karena bintang-bintang yang timbul dan tenggelam, amat besar manfaatnya bagi manusia sebagai pedoman bagi manusia dalam melakukan pelayaran di lautan, dalam perjalanan di padang pasir, untuk menentukan peredaran musim dan sebagainya.

Keimanan:

Al Qur’an adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ dengan perantaraan Jibril a.s.
kebatilan penyembah berhala
tak ada seseorangpun memberi syafa’at tanpa izin Allah
tiap-tiap orang hanya memikul dosanya sendiri.

Hukum:

Kewajiban menjauhi dosa-dosa besar
kewajiban bersujud dan menyembah Allah saja

Lain-lain:

Nabi Muhammad ﷺ melihat malaikat Jibril 2 kali dalam bentuk aslinya, yaitu sekali waktu menerima wahyu pertama dan sekali lagi di Sidratul Muntaha
anjuran supaya manusia jangan mengatakan dirinya suci karena Allah sendirilah yang mengetahui siapa yang takwa kepada-Nya
orang-orang musyrik selalu memperolok­olokkan Al Qur’an

Ayat-ayat dalam Surah An Najm (62 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. An-Najm (53) ayat 1 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. An-Najm (53) ayat 1 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. An-Najm (53) ayat 1 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. An-Najm - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 62 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 53:1
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah An Najm.

SuraH An-Najm (bahasa Arab :النّجْم) adalah surah ke-53 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Ikhlas.
Nama An Najm yang berarti bintang, diambil dari perkataan An Najm yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 53
Nama Surah An Najm
Arab النجم
Arti Bintang
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 23
Juz Juz 27
Jumlah ruku' 3 ruku'
Jumlah ayat 62
Jumlah kata 359
Jumlah huruf 1432
Surah sebelumnya Surah At-Tur
Surah selanjutnya Surah Al-Qamar
4.6
Ratingmu: 4.2 (28 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/53-1







Pembahasan ▪ qs 53:1

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim